Ekonomi
( 40733 )162 Perusahaan Berminat Relokasi Investasi Rp 1.222 Triliun ke Indonesia
Kementerian Investasi/Badan
Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)
mengungkapkan, sebanyak 162 perusahaan
dari 10 negara dengan total rencana investasi
US$ 84,18 miliar atau setara Rp 1.222 triliun
menyatakan minat untuk merelokasi atau
ekspansi usaha ke Indonesia. Bahkan, 23
perusahaan di antaranya, dengan total rencana
investasi US$ 8,13 miliar, sudah memastikan
keputusan untuk relokasi atau ekspansi tersebut.
“Sampai saat ini ada 162 perusahaan yang berminat relokasi investasi ke Indonesia, termasuk
dari Tiongkok,” ujar Deputi Bidang
Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi/Badan Koordinasi
Penanaman Modal (BKPM) Ikmal
Lukman dalam webinar yang berlangsung akhir pekan lalu.
Menurut Ikmal, secara keseluruhan, 162 perusahaan tersebut
berpotensi menyerap tenaga kerja
hingga 331.060. Sedangkan 10 negara asal 162 perusahaan tersebut
adalah Amerika Serikat, Taiwan,
Korea Selatan, Tiongkok, Jepang,
Hong Kong, Belgia, Jerman, Swiss,
dan Belanda.
Ia merinci, 162 perusahaan tersebut terbagi menjadi tiga kelompok,
yakni sebanyak 23 perusahaan sudah pasti melakukan relokasi atau
diversifikasi investasi ke Indonesia
de ngan rencana nilai investasi sebesar US$ 8,13 miliar. Investasi tersebut berpotensi menyerap tenaga
kerja sebanyak 70.950.
Kelompok kedua adalah perusahaan yang memiliki intensi relokasi
atau diversifikasi ke Indonesia sebanyak 25 perusahaan dengan nilai
investasi sebanyak US$ 35,55 miliar
yang berpotensi menyerap tenaga
kerja sebanyak 103.680.
(Oleh - HR1)
Mochtar Riady: Blockchain Sangat Penting untuk Ekonomi Masa Depan
Universitas Pelita Harapan (UPH)
membuka program studi (prodi) Magister (S2)
Teknik Informatika, salah satunya spesialisasi
Komputasi Awan (Cloud) dan Teknologi Blockchain. Khusus Teknologi Blockchain, spesialisasi
ini sangat penting diaplikasikan untuk menopang ekonomi masa depan.
Founder Lippo Group Mochtar
Riady pun mengapresiasi inisiatif
UPH karena blockhain yang merupakan sistem penyimpanan data
digital yang terhubung melalui
kriptografi kini menjadi sangat
penting, khususnya untuk mencegah pemalsuan dan meningkatkan
efisiensi dalam sistem keuangan.
“Kita sudah menyaksikan Bitcoin menggunakan blockchain,
sehingga Bitcoin menjadi suatu
alat pembayaran yang tidak bisa
di-hack oleh siapa pun. Ini sangat
penting bagi perkembangan perekonomian dunia akan datang,”
kata Mochtar, dalam webinar
peluncuran prodi Magister Teknik
Informatika UPH, Sabtu (17/7).
Menurut dia, teknologi blockchain bisa mencegah terjadinya
pemalsuan karena barang apa pun
bisa terdeteksi keasliannya
Dia melanjutkan, hal yang terpenting untuk mendorong penetrasi blockchain di Indonesia,
pertama, harus didorong dari
pemerintah, dan kedua, dimulai
dari unit-unit yang kecil.
“Katakan Lippo, bisnis ini, mungkin kita bisa mulai menggunakan
blockchain dalam pembukuan. Di
situ bisa terus berkembang. Kalau
setiap grup bisnis mempunyai pandangan begini, maka perkembangan, pertumbuhan teknologi blockchain akan sangat cepat,” ujarnya.
(Oleh - HR1)
Kenaikan Harga CPO Global Berlanjut
Tren kenaikan harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) di pasar internasional pada paruh pertama tahun ini akan berlanjut pada periode paruh kedua. Permintaan yang masih tinggi, terutama dari pasar India, menjadi pemicu kenaikan harga komoditas perkebunan tersebut. Harga CPO pada semester II-2021 diperkirakan bisa meningkat 6-8% dari semester I-2021 dan rata-rata harga komoditas itu sepanjang tahun ini tetap bertengger di angka US$ 1.000 per ton. Dalam data Bank Dunia disebutkan, harga CPO sepanjang semester I-2021 telah mencapai US$ 1.049 per ton. Angka itu jauh melebihi rata-rata harga CPO pada semester I-2020 yang hanya US$ 700 per ton. Selain itu, jauh lebih tinggi dari ratarata harga sepanjang tahun 2020 sebesar US$ 752 per ton dan sepanjang 2019 yang hanya sebesar US$ 601 per ton. Bank Dunia sendiri memproyeksikan harga CPO sepanjang tahun ini di angka US$ 975 per ton dan pada 2022 sebesar US$ 983 per ton.
Sementara itu, harga CPO di
Bursa Malaysia juga menunjukkan tren peningkatan sejak awal
bulan ini. Harga CPO sempat
turun jauh pada Juni dengan
titik terendah RM 3.375 per ton
namun pada Juli ini menunjukkan pergerakan hingga di atas
RM 3.700 per ton. Harga CPO di
Bursa Malaysia sempat menyentuh RM 4.500 per ton pada Mei
2021. Sementara itu, harga CPO
di bursa tersebut pada Senin
(12/7) mencapai RM 3.863 per
ton dan terus menanjak menjadi
RM 4.111 per ton pada Kamis
(15/7).
Wakil Ketua Umum III Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Urusan
Perdagangan dan Keberlanjutan
Togar Sitanggang menuturkan,
harga CPO pada semester II2021 masih akan menguat
de ngan kenaikan dibanding semester I-2021 di kisaran 8% dan
hingga akhir tahun harga CPO
tetap di angka US$ 1.000 per
ton. Faktor utama yang mempengaruhi harga CPO tetap berada
di level terkuatnya adalah permintaan terhadap minyak nabati
dunia yang terus meningkat,
terutama untuk soybean yang
diekori CPO. “Harga CPO pasti
akan mengikuti permintaan
soy bean, jika harga soybean naik
pasti harga CPO juga terdampak
positif, ikut naik,” kata dia saat
dihubungi Investor Daily, Jumat
(16/7).
Ekonom senior Indef Fadhil Hasan mengatakan, harga
CPO pada semester II-2021
akan terus menguat dan tetap
stabil tinggi. Kenaikan harga
CPO dipengaruhi permintaan
minyak nabati global yang
meningkat dan CPO menjadi
pilihan komoditas yang dicari.
Kebijakan India yang memangkas tarif bea masuk (BM) juga
berpengaruh pada harga CPO
global ditambah India merupakan pasar ekspor terbesar Indonesia. Karena kondisi Covid-19
di India semakin meningkat
maka pemerintahnya memberlakukan insentif pemangkasan
tarif BM dan kebijakan ini
berdampak positif pada pergerakan harga CPO. “Harga
CPO terus membaik dan akan
terus menguat hingga akhir
tahun, saya tidak bisa memperkirakan pada level berapa
tetapi tidak akan menurun,”
ujar dia, Sabtu (17/7)
(Oleh - HR1)
Regulasi Tuna Indonesia Sudah Memadai
Regulasi sistem pengelolaan tuna di Indonesia telah cukup lengkap dan memadai dengan mengadopsi sistem yang bersifat regional dan internasional. Dalam mengelola sumber daya ikan tuna, Pemerintah Indonesia telah meratifikasi dan mengadopsi aturan internasional ke dalam hukum nasional terkait pemanfaatan tuna dan sejenisnya sehingga pengelolaan ikan tuna di Tanah Air berjalan lancar. Contoh, aturan dasar dalam United Nations Convention on The Law of The Sea (Unclos) 1982 pasal 64 telah diratifikasi Pemerintah RI melalui UU No 17 Tahun 1985 yang salah satu isinya adalah pemanfaatan dan konservasi tuna di wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) dan laut lepas harus dilakukan melalui kerja sama internasional. Indonesia hingga saat ini juga tercatat sebagai anggota Indian Ocean Tuna Commission (IOTC), ini membuktikan bahwa potensi tuna yang ada di Indonesia sangat menjanjikan.
Direktur Pengelolaan Sumber
Daya Ikan Ditjen Perikanan
Tangkap Kementerian Kelautan
dan Perikanan (KKP) Trian Yunanda mengatakan, pemerintah
juga sudah membuat beberapa
payung hukum pengelolaan tuna
melalui Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen
KP). “Regulasi internasional
sudah banyak yang diratifikasi.
Apabila pemerintah tidak meratifikasi peraturan internasional
tentang tuna ke dalam peraturan
nasional maka risikonya ikan
tuna asal Indonesia tidak bisa
diekspor dan ditolak oleh pasar
dunia, padahal tuna termasuk
produk unggulan,” kata dia saat
diskusi daring bertema Menuju
Pengelolaan dan Keberlanjutan
Produksi Ikan Tuna Indonesia,
kemarin.
(Oleh - HR1)
Peta Jalan Industri, Mobil Listrik & Nasib Emiten Nikel
Peta jalan kendaraan listrik di Indonesia sudah meluncur, berikut dengan target operasional pabrik baterai listrik. Bagaimana pengaruhnya terhadap kinerja dan saham emiten produsen nikel?. Penjualan mobil listrik di dalam negeri pada semester I/2021, memang mengalami perbaikan angka ketimbang tahun-tahun sebelumnya. Namun, bisnis segmen kendaraan ini bukannya tanpa kendala.Meski meningkat, angka penjualan yang berkisar 1.900 unit pada paruh pertama tahun ini, masih jauh dari kata memuaskan. Apalagi, jika ditarik ke target pemerintah.Atas situasi tersebut, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyebut harga sebagai faktor kunci.“Kalau ingin berkembang di Indonesia, kita perlu menekan harga mobil listrik di bawah Rp300 juta agar daya beli masyarakat dapat menjangkau,” kata Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nagoi dalam seminar daring, Rabu (14/7).
Seperti diutarakan Kementerian BUMN usai pembentukan Indonesia Battery Company (IBC) pada Maret 2021, kemitraan dari berbagai produsen kelas dunia untuk memproduksi kendaraan di Indonesia diharapkan bakal menekan harga. Begitu pula pembentukan holding baterai listrik yang bertugas menyiapkan infrastruktur pengisian daya berikut ketersediaan baterai.Khusus untuk perkara terakhir, bukan cuma Erick Thohir dan Kementerian BUMN yang memberi penegasan. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmitra juga yakin dengan makin agresifnya produksi baterai listrik, maka secara otomatis harga mobil listrik juga bakal lebih terjangkau. Dalam roadmap yang disebut Agus, secara spesifik Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan penjualan mobil tahunan di Indonesia bisa menembus 2,1 juta unit dan ekspor 900.000 unit, atau total 3 juta unit pada 2030. Dari angka tersebut, sebanyak 20% atau 600.000 unit di antaranya ditargetkan berjenis mobil listrik.
Di sisi lain, produsen nikel seperti enggan terlambat menangkap sinyal yang dimaksud pemerintah. Seperti diketahui, komoditas tambang ini merupakan salah satu bahan baku utama dalam produksi baterai kendaraan listrik.PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) alias Antam misal, menargetkan produksi biji nikel sebanyak 8,44 juta metrik ton sepanjang tahun ini. Jumlah tersebut hampir dua kali lipat dibandingkan realisasi produksi nikel perseroan yang berkisar 4,67 juta metrik ton pada 2020.Sementara itu, penjualan feronikel Antam juga ditargetkan bisa mencapai 26.000 ton nikel dalam feronikel (TNi), naik dari produksi 25.970 TNi pada tahun lalu.Dari sisi penjualan, Antam mematok target bijih nikelnya terjual 6,71 juta metrik ton pada tahun ini, meningkat 104% dari realisasi penjualan 3,3 juta metrik ton sepanjang tahun lalu. Untuk penjualan feronikel, perusahaan masih mematok target 26.000 TNi atau tak beda jauh dari tahun lalu.
(Oleh - HR1)
Sentimen PPKM Darurat, Emiten Jasa Logistik Tuai Untung
Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hingga akhir Juli 2021 berpotensi menjadi sentimen positif bagi emiten jasa logistik, terutama jika transaksi e-commerce makin meningkat.Pembatasan aktivitas masyarakat yang dipicu oleh pandemi memang menyebabkan banyak gerai ritel offline mengalami tekanan penjualan. Namun, hal itu tidak berarti masyarakat telah mengurangi belanja secara signifikan.
Pelonggaran pembatasan sosial sebelumnya memang sempat kembali menggairahkan transaksi offline, tetapi dengan berlakunya PPKM Darurat bulan ini, tren pergeseran ke belanja online bakal kembali berlanjut.Emiten pengantaran barang, PT Satria Antaran Prima Tbk. (SAPX) atau SAP Express mengami hal itu. Sebelumnya, pelonggaran aktivitas masyarakat turut mendongkrak permintaan jasa logistik, sebab banyak pelaku usaha offline yang kembali buka dan turut membutuhkan jasa logistik.Di sisi lain, kontribusi dari segmen e-commerce tetap kuat seperti biasa. Total volume pengiriman SAP Express mengalami kenaikan sekitar 15% hingga 20% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya. “Dari sisi kinerja justru mengalami peningkatan, semasa PPKM transaksi digital naik hingga 32%. Industri kurir adalah turunan dari industri e-commerce. Jadi, secara langsung atau tidak langsung peningkatan transaksi digital ini memberikan kontibusi positif terhadap kinerja kami,” urainya, Minggu (18/7).
(Oleh - HR1)Ekspor Komoditas Pertanian RI Meningkat
Laporan Badan Pusat Statistik (BPS) nilai ekspor sektor pertanian pada Juni 2021 mengalami kenaikan sebesar 33,04% (M-to-M) atau sebesar 15,19 persen secara (yoy). Kenaikan terjadi setelah komoditas tanaman obat, aromatik, rempah, kopi, dan sarang burung walet memberi sumbangsih besar dalam kinerja ekspor kita selama Juni 2021.
BPS mencatat nilai ekspor pertanian mencapai US$ 0,32 miliar, Menanggapi hal tersebut, Wakil Menteri Pertanian RI Harvick Hasnul Qolbi menyampaikan bahwa capaian itu harus disyukuri dan terus optimistis untuk meningkatkan kinerja ekspor Indonesia.
Harvick menambahkan, pemerintah juga menyiapkan dukungan untuk sektor pertanian. Presiden Jokowi mengharapkan sektor pertanian dapat menyerap 1/3 dari dana KUR yang tersedia. Menurut data hingga bulan ini sudah Rp 40 triliun yang sudah tersalurkan.
Penjualan Purun Meningkat Jelang Idul Adha
Kebijakan pemerintah yang mengimbau panitia kurban di Iduladha untuk tidak menggunakan kantong plastik, berimbas kepada pembelian dan pemesanan purun.
Dia mengaku orderan tas purun bertambah jelang Idul adha. Ada yang pesan seribu. Katanya mau dipakai untuk wadah daging kurban. Sehingga pesanan itu dibagi di kelompok kami. Dalam sehari ini, Hamsiah dengan keluarganya bisa membuat lima buah tas. Namun kalau orderan banyak, maka akan dibagi pergrup sehingga memudahkan penggarapan.
Terpisah Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kalsel, Hanifah Dwi Nirwana menjelaskan bahwa pihaknya mendukung pemakaian kantung purun untuk dijadikan wadah daging kurban dimomen lebaran dan mengimbau kepada panitia kurban tidak menggunakan kantong kresek.
Safrizal mengimbau, para pemangku kepentingan baik Lembaga/pemerintah daerah/organisasi kemasyarakatan dan panitia, agar melakukan pengurangan penggunaan kemasan kantung, botol dan gelas berbahan plastik sekali pakai.
Kongsi Tsingshan Batal, Freeport Gandeng Chiyoda
Teka-teki pelaksanaan proyek smelter PT Freeport Indonesia mulai terjawab. Pada Kamis (15/7) lalu, Freeport dan PT Chiyoda International Indonesia telah meneken kontrak kerjasama untuk kegiatan engineering, procurement and construction (EPC) proyek smelter Manyar, Gresik, Jawa Timur.
Vice President Corporate Communications PT Freeport Indonesia Riza Pratama mengungkapkan, saat ini pengerjaan smelter di Gresik telah mencapai 7%. "Hingga Juni 2021, pembangunan Smelter Manyar sudah 7%. Kemajuan ini termasuk menyelesaikan fase front-end engineering design, dimulainya detail engineering, serta kemajuan pada penguatan atau persiapan lahan," ungkap dia kepada KONTAN, Jumat (16/7). Adapun nilai investasi untuk proyek smelter tersebut masih berada di kisaran US$ 3 miliar.Kripto : Harga Doge Koin Masih Sulit untuk Bangkit Kembali
Sempat menjadi salah satu aset kripto paling populer, kini nasib dogecoin (doge) justru tersungkur. Bahkan, kinerjanya diperkirakan sulit bangkit lagi. Merujuk coinmarketcap.com, harga doge Jumat (16/7) pada 17.15 WIB berada di level US$ 0,18 atau turun 7,09% dalam 24 jam terakhir. Sementara jika dihitung dalam sepekan, penurunannya sudah mencapai 18,33%.
Co-founder Cryptowatch dan pengelola kanal Duit Pintar Christopher Tahir melihat, prospek doge ke depan masih belum jelas. Sedari awal, mata uang kripto ini memang dibuat tanpa dasar apapun. Bahkan pembuatnya sudah dengan jelas menyatakan, doge dibuat untuk eksperimen dan iseng belaka. "Memang cukup sulit untuk melihat potensi doge, karena penggunaannya hanya sebatas pada spekulasi," kata Christopher, Jumat (16/7). Christopher menilai, Jika masih ada yang mendengungkan doge bisa menuju US$ 1, dalam jangka pendek-menengah itu adalah hal yang hampir tidak mungkin. "Kecuali, Elon berkicau ataupun harga bitcoin menguat tajam, sehingga doge dan koin lainnya mengekor," kata dia.Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









