;
Kategori

Ekonomi

( 40460 )

Thai Oil Jadi Investor Strategis, Chandra Asri Raih Investasi Hingga US$ 1,7 Miliar

30 Jul 2021
PT Chandra Asri Petrochemical Tbk , perusahaan petrokimia terbesar dan terintegrasi di Indonesia, memilih Thai Oil PCL , kilang refinery unggulan dari PTT PCL, sebagai investor strategis. Chandra Asri memperoleh komitmen investasi senilai total US$ 1,7 miliar atau setara Rp 24,6 triliun dari Thai Oil dan SCG Chemicals Co Ltd untuk pengembangan kompleks petrokimia CAP II. Chandra Asri dan Thai Oil telah menandatangani perjanjian-perjanjian definitif untuk dilanjutkan ke penambahan modal Chandra Asri melalui penawaran umum terbatas atau rights issue. Nilai investasi Thai Oil yang bakal memperoleh 15% saham Chandra Asri setelah rights issue dan SCG Chemicals yang akan mempertahankan 30,57% saham Chandra Asri, mencapai US$ 1,3 miliar. Pemegang saham utama Chandra Asri, yaitu PT Barito Pacific Tbk dan SCG Chemicals mendukung penuh aksi korporasi ini untuk menyuntikkan ekuitas ke Chandra Asri. Hasilnya akan digunakan untuk pengembangan proyek CAP II berskala global oleh anak usaha perseroan, PT Chandra Asri Perkasa. "Ini adalah momen yang luar biasa bagi Chandra Asri. Hasil dari rights issue akan secara signifikan meningkatkan rencana kami untuk mengembangkan kompleks petrokimia kedua, seiring dengan langkah perseroan untuk mempercepat pengambilan FID pada 2022," kata Presiden Direktur dan Chief Executive Officer Chandra Asri Erwin Ciputra dalam keterangan tertulis. Kemitraan ini juga akan berkolaborasi secara komersial antara Thai Oil dan Chandra Asri, dimana Thai Oil dapat memasok nafta untuk Chandra Asri dari Clean Fuel Project senilai US$ 4,8 miliar yang dijadwalkan selesai pada 2023. Dengan pengembangan ini, produk Chandra Asri tidak hanya ethylene, polyethylene, propylene, serta polypropylene, tetapi menjadi industri petrokimia Indonesia pertama yang menghasilkan butadiene.

Transaksi E-Commerce Diprediksi Rp 395 Triliun

30 Jul 2021

Transaksi perdagangan elektronik (e-commerce) tahun ini diprediksi mencapai Rp 395 triliun atau tumbuh 48,45% dibandingkan 2020 sebesar Rp 253 triliun. Hal ini dipicu pandemi Covid-19 yang mempercepat transformasi digital di jasa keuangan. “Saat ini, masyarakat mulai meninggalkan pembayaran fisik dan memilih bertransaksi secara digital,” ujar Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (BI) Fitria Irmi Triswati dalam webinar Financial Services Industry Menuju Era Society 5.0: Dukungan Lembaga Keuangan Untuk Pengusaha Muda, Kamis (29/7) Dia mengungkapkan ekonomi keuangan digital pada 2021 diperkirakan melesat, didorong meningkatnya prevalensi dan akseptasi masyarakat. BI melihat pergeseran pola transaksi masyarakat ke digital terus meningkat. Hal ini dibuktikan oleh peningkatan signifikan transaksi e-commerce, bank digital, dan uang elektronik, terutama di masa pandemi Covid-19. Dia menerangkan, statistik terakhir volume transaksi e-commerce mencapai 600 juta lebih transaksi dan secara nominal hampir mencapai Rp 100 triliun. Proyeksi terbaru BI lebih tinggi dibanding awal sekitar Rp 370 triliun.

(Oleh - HR1)

Pemulihan Ekonomi Jawa Barat, Petani Milenial Siap Mendunia

30 Jul 2021

Jagung hibrida di tangan empat petani milenial binaan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat itu tampak menggiurkan. Abdul, petani milenial binaan Dinas TPH Jabar, mengatakan bahwa banyak pelajaran dan pengalaman yang didapatkan selama membudidayakan jagung, seperti menghadapi serangan ulat grayak. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan program Petani Milenial bertujuan mendorong regenerasi tenaga kerja di sektor pertanian Jabar. Tak hanya regenerasi, program itu juga menghadirkan SDM petani yang punya inovasi, gagasan dan kreativitas. "Hadirnya petani milenial diharapkan bisa menahan laju urbanisasi dengan tagline tinggal di desa, rezeki kota, bisnis mendunia," katanya. 

Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia Jawa Barat Entang Sastramadja mengatakan mendukung upaya Ridwan Kamil mendorong anak muda terlibat dalam regenerasi petani lewat program Petani Milenial. Menurutnya, HKTI mendukung dan mengapresiasi upaya yang menunjukan pembelaan, keberpihakan dan perlindungan pada petani. Sebagai pihak yang kerap mengkritisi kebijakan pertanian, imbuhnya, program Petani Milenial melahirkan harapan bisa membebaskan petani dari sejumlah persoalan kesejahteraan.Kepala DKPP Jabar Jafar Ismail mengatakan model bisnis yang diterapkan PMBP disusun secara komprehensif.   Menilai para peserta Petani Milenial bisa melepaskan jebakan kemiskinan yang merundung para petani. Program ini melahirkan optimisme, menunjukan adanya nilai tambah dan bisa menarik minat petani lain untuk terlibat dalam program Petani Milenial, katanya. 

Program Petani Milenial digulirkan dengan penuh kehati-hatian. Animo milenial Jabar mengikuti program Petani Milenial tergolong tinggi. Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Jabar Benny Bachtiar mengatakan setiap tahapan program Petani Milenial dilalui dengan optimal. Prinsip kehati-hatian pun diterapkan agar calon petani milenial mendapatkan hasil yang maksimal. Pemagangan dan pelatihan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan calon petani milenial. " Pemagangan bertujuan untuk membekali petani milenial agar paham tentang tata cara bertani yang baik dan benar, sehingga bisa menghasilkan panen yang baik," ujarnya Salah satu jaminan agar program ini bisa berjalan mulus juga kepastian dari lembaga pembiayaan dan offtaker hasil budi daya. 

Direktur Utama BUMD PT Agro Jabar Kurnia Fajar mengatakan selalu menerapkan prinsip kehati-hatian selaku offtaker atau pembeli komoditas peserta Petani Milenial. Prinsip itu terutama diberlakukan dalam menentukan komoditas yang diproduksi peserta Petani Milenial. Menurut Kurnia, pemilihan komoditas yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar menjadi faktor utama menyukseskan program Petani Milenial. "Itu semua dilakukan agar pendapatan peserta Petani Milenial bisa sesuai atau melebihi besaran yang diharapkan. Itu yang kami lakukan dalam menentukan komoditas untuk petani milenial," ucapnya. Prinsip kehati-hatian dilakukan PT Agro Jabar agar Petani Milenial tahap I berjalan maksimal. Alasannya, keberhasilan pada tahap I akan menentukan bagaimana program Petani Milenial berjalan pada tahap-tahap berikutnya. PT Agro Jabar pun akan melakukan pendampingan secara intensif kepada peserta Petani Milenial. Pendampingan ini dilakukan agar petani milenial tidak mengambil keputusan yang salah manakala terjadi masalah saat menja-lankan usahanya. 

Organisasi Perangkat Daerah yang terlibat dalam program Petani Milenial memastikan komoditas yang dibudidayakan mampu diterima pasar. Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Jabar Dadan Hidayat mengatakan dalam program Petani Milenial Tanaman Hias misalnya menyiapkan tiga jenis tanaman hias unggulan, yakni Amydrium Silver, Scindapus Lucens, dan Homalomena Frog. Jika ditotalkan, setiap petani milenial bisa mendapatkan Rp27,5 juta. Lain lagi dengan Petani Milenial Burung Puyuh yang diampu oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Jawa Barat. Program bagian dari Petani Milenial ini meluncurkan lima peserta PMBP pada tahap I yang akan membudidayakan masing-masing 2.000 ekor burung puyuh.

Tarik-Ulur Moratorium Lahan Sawit

30 Jul 2021

Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2018 tentang Penundaan dan Evaluasi Perizinan Perkebunan Kelapa Sawit serta Peningkatan Produktivitas Perkebunan Kelapa Sawit akan kedaluwarsa pada September mendatang. Aturan itu mengamanatkan penundaan perizinan dan evaluasi atas perizinan perkebunan kelapa sawit dilakukan paling lama tiga tahun.

Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Kementerian Koordinator Perekonomian, Musdhalifah Machmud, menyatakan pemerintah telah mengevaluasi pelaksanaan inpres moratorium. Namun hingga saat ini belum diputuskan Inpres 8/2018 akan diperpanjang atau tidak.

Ia mengklaim pelaksanaan kegiatan yang terdapat dalam Inpres 8/2018 berjalan progresif. Menurut dia, evaluasi di masing-masing provinsi juga sudah tergambar jelas. Meski begitu, Musdhalifah tidak merincii hasil evaluasi tersebut.

Evaluasi moratorium merupakan salah satu amanat dari Instruksi Presiden Nomor 8/2018. Disebutkan, paling lambat tiga tahun setelah instruksi itu terbit, pemerintah akan mengevaluasi apakah moratorium akan diperpanjang atau tidak. Karena itu, keputusan harus diambil paling lambat pada 19 September mendatang.

Sekretaris Jenderal Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki), Eddy Martono, mengatakan pelaku usaha bakal mengikuti keputusan pemerintah. Menurut dia, pengusaha saat ini lebih menaruh perhatian terhadap peningkatan produktivitas internal perusahaan. Selain itu, pengusaha akan membantu pemerintah dalam mempercepat pelaksanaan program peremajaan sawit rakyat untuk meningkatkan produktivitas petani.


Investasi di Kawasan Ekonomi Khusus Meningkat

30 Jul 2021

Kementerian Koordinator Perekonomian memastikan pembangunan kawasan ekonomi khusus (KEK) tak tersendat di tengah pandemi Covid-19. Sekretaris Kementerian Koordinator Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, mengatakan hal itu terlihat dari realisasi investasi KEK nasional sepanjang tahun ini yang mencapai Rp 50,3 triliun.

Menurut Susiwijono, investasi KEK meningkat Rp 10,44,riliun atau sekitar 26 persen dari capaian akhir 2020. Berdasarkan catatan Dewan Nasional KEK, hingga Mei lalu terdapat 11 dari 15 KEK yang sudah aktif. Empat KEK lainnya masih mengejar sisa pembangunan. Dewan KEK juga sudah menyetujui empat usul KEK baru.

Susiwijono mengatakan kinerja KEK industri manufaktur paling moncer selama masa pandemi. Dia memberi contoh realisas investasi pengolahan bauksit di KEK Galang Batang, Kepulauan Riau, yang sudah mencapai Rp 14,45 triliun pada bulan ini. KEK itu juga memproduksi alumina yang sudah diekspor hingga 70 ribu ton pada bulan ini, nilai ekspornya US$ 21 juta.

KEK Kendal di Jawa Tengah juga mencetak investasi sebesar Rp 6,6 triliun. Kawasan itu menampung usaha tekstil, furnitur, mainan anak, elektronik, makanan dan minuman, serta otomotif. Nilai ekspor KEK itu sedang digenjot agar bisa mencapai US$ 17,2 juta pada tahun ini. Sedangkan investasi KEK Sei Mangkei, Sumatera Utara, mencapai Rp 5,4 triliun.


Perikanan : Mengurai Ketimpangan

30 Jul 2021

Penerimaan negara bukan pajak atau PNBP kini tengah digenjot. Kementerian Kelautan dan Perikanan menargetkan PNBP perikanan tangkap tahun ini sebesar Rp 1 triliun dan pada 2024 bakal mencapai Rp 12 triliun. Pada tahun 2020, realisasi PNBP dari subsektor perikanan tangkap tercatat Rp 600 miliar. Artinya, tahun ini diharapkan terjadi peningkatan PNBP sebesar 66 persen. Upaya menggenjot PNBP hingga tahun 2024 tersebut berkorelasi dengan peningkatan produksi perikanan dan pascaproduksi. Kementerian Kelautan dan Perikanan memetakan setidaknya enam dari 11 wilayah pengelolaan perikanan negara Republik Indonesia (WPP-NRI) akan didorong untuk digarap industri perikanan. Keenam WPP-NRI itu dinilai belum mengalami penangkapan ikan berlebih (overfishing). Untuk Laut Arafura, misalnya, pemerintah berencana menambah izin penangkapan untuk 3.000 kapal guna mendorong produksi tuna, tongkol, dan cakalang.

Mayoritas pelaku usaha sektor perikanan saat ini masih kaum marjinal. Sekitar 96 persen dari total 2,1 juta nelayan di Indonesia adalah nelayan kecil dan tradisional. Ketimpangan itu pun tecermin pada pemanfaatan perairan teritorial, zona ekonomi eksklusif Indonesia (ZEEI), dan laut lepas. Dari data Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI), sebagian besar kapal nelayan beroperasi di perairan pesisir. Sejumlah 14.725 kapal atau 76 persen dari total armada perikanan beroperasi di perairan kepulauan di bawah 12 mil. Hanya 24 persen beroperasi di ZEEI. Di laut lepas, hanya tercatat 571 kapal ikan beroperasi. Sarana operasional juga masih timpang. Potensi sumber daya ikan di wilayah timur Indonesia mencapai 60 persen dari total potensi nasional, tetapi jumlah kapal ikan di sana hanya 41 persen dari total armada perikanan nasional. Sebaliknya, potensi ikan di barat Indonesia hanya 40 persen, dengan kapal ikan di wilayah barat mencapai 59 persen dari total armada.

Pandemi Tak Pandang Bulu, Banyak Orang Kaya Jual Aset Mewah

30 Jul 2021

Pandemi Covid-19 telah berdampak besar pada ekonomi masyarakat Bahkan banyak orang kaya banyak yang menjual aset mewahnya dengan harga miring, Ekonom berpendapat dampak pandemi memang tidak pandang bulu.

Center for Strategic and International Studies (CSIS), Fajar Hirawan mengatakan fenomena orang kaya yang menjual asetnya di masa pandemi ini menjadi bukti, kondisi pandemi saat ini ternyata bukan hanya berdampak pada orang menengah ke bawah tetapi juga berimbas ke orang menengah ke atas.

Menurut Fajar sebenarnya orang kaya yang menjual asetnya itu wajar terutama jika memang punya kendala dalam keuangannya. Menjual aset itu menjadi keunggulan bagi orang kaya saat kekurangan uang di masa pandemi ini. Fajar menjelaskan dengan menjual aset itu orang kaya bisa menempatkan asetnya ke instrumen keuangan yang lebih menguntungkan.


Potensi Bisnis Berlimpah Limbah Medis

30 Jul 2021

Pemerintah membuka peluang keterlibatan swasta dalam rencana pembangunan fasilitas pengolah limbah bahan berbahaya dan bercaun (B3) khususnya sampah medis. Sebab limbah medis kategori B3 semakin menggunung. Untuk itulah, pemerintah berupaya menambah fasilitas pengolah limbah medis tersebut di daerah-daerah. Alhasil, rencana tersebut juga bisa menciptakan peluang bagi pebisnis yang berminat. "Peluang untuk bisa diambil swasta tetap ada karena pada dasarnya bisnis recycle itu bersifat cost recovery," ujar Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya kepada KONTAN, Kamis (29/7). Selain mengandalkan swasta, pemerintah juga menyiapkan anggaran sekitar Rp 1,3 triliun. Anggaran tersebut terdapat pada sejumlah kementerian dan lembaga, serta dana transfer ke daerah. Adapun di KLHK sendiri terdapat anggaran untuk pembangunan fasilitas pengolah limbah B3 totalnya Rp 53 miliar. 

(Oleh - HR1) 

Pasokan Menipis, Bitcoin Berpotensi Menuju US$ 50.000

30 Jul 2021

Bitcoin bergerak menguat menembus level US$ 40.000 per btc. Kamis (29/7), berdasarkan data coinmarketcap pada pukul 18.10 WIB, harga bitcoin berada di level US$ 40.197,46 per btc. Dengan demikian, kurs mata uang kripto ini mencetak penguatan 26,19% dalam seminggu. Harga bitcoin menguat dipicu langkah sejumlah bank dan pengelola dana investasi secara terbuka menerima pengelolaan investasi berbasis aset kripto. Terbaru, ada Bank of America dan JP Morgan yang mengumumkan bersedia mengelola aset kripto. CEO Indodax Oscar Damarwan meyakini, pengelolaan investasi di aset kripto akan membawa institusi keuangan menanam modal di aset kripto. Menurut dia, masih banyak bank yang saat ini sedang mengevaluasi dan melihat peluang ikut masuk ekosistem aset kripto. 


(Oleh - HR1)

GoTo IPO Tahun Ini, 4 Unicorn dann 5 Centaur bakal Menyusul

29 Jul 2021

Satu-satunya decacorn Indonesia, GoTo, diperkirakan melangsungkan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham tahun ini. Selain itu, empat unicorn dan lima centaur bakal menyusul. Bursa Efek Indonesia (BEI) memproyeksikan kapitalisasi pasar (market cap) bursa bertambah Rp 553,9 triliun setelah lima unicorn dan satu decacorn melantai di bursa saham domestik.Satu dari lima unicorn, yaitu Bukalapak, sedang menggelar penawaran umum dan akan mencatatkan saham (listing) pada 6 Agustus mendatang. Sedangkan empat unicorn lainnya masih mempersiapkan diri. Market cap BEI akan meningkat lagi setelah lima centaur ikut menyemarakkan lantai bursa.Decacorn adalah perusahaan rintisan teknologi (startup) yang memiliki valuasi US$ 10-100 miliar. Sedangkan unicorn merupakan startup yang memiliki valuasi US$ 1-10 miliar. Adapun centaur adalah startup dengan valuasi US$ 100 juta sampai US$ 1 miliar.Di Indonesia, startup yang masuk kategori decacorn baru satu, yaitu GoTo, perusahaan hasil merger Gojek dengan Tokopedia. Sedangkan di jajaran unicorn ada Traveloka, Bukalapak, JD.ID, J&T Express, dan OVO. Lalu di level centaur terdapat sekitar 27 perusahaan, antara lain Halodoc, Dana, Modalku, Ralali, Akulaku, Kredivo, dan Blibli.

(Oleh - HR1)