Ekonomi
( 40460 )Pendanaan Bank Ke Fintech, Kredit Lewat Tekfin Terus Dilirik
Akses pembiayaan masyarakat melalui perusahaan financial technology diproyeksikan meningkat ke depan. Perusahaan teknologi keuangan juga dinilai makin prospektif mendapat pendanaan dari perbankan. Makin tumbuhnya pendanaan dari perbankan ke perusahaan financial technology (fintech) memperkuat keyakinan pelaku bisnis fintech akan terus mengembangkan skala menyaluran pembiayaan. "Tren pembiayaan digital ini lagi diminati masyarakat, dan mungkin membawa asumsi (bagi para pendana) bahwa kami akan lebih sustain ke depan, terutama ditengah kondisi terkini,"ujar Presiden Direktur PT AkuLaku Finance Indonesia Efrina Sinaga kapada Bisnis, Kamis (19/9)
Adapun, Efrina juga sepakat bahwa memfasilitasi pemain digital lending bakal membawa entitas perbankan menjamah potensi segmen nasabah atau debitur baru, yang notabene belum memiliki profil kredit kuat. "Kami yakin dari sisi resiko kami juga semakin membaik dalam mitigasi, sejalan dengan upgrade kualitas algoritma mechine learning dalam profiling mitigasi risiko," jelasnya. Seperti diketahui AkuLaku group memiliki saham mayoritas di Bank Neo Commerce Tbk, (BBYB), sebesar 24,98%, disamping juga memiliki entitas marketplace dengan nama yang sama, serta fintech peer-to-peer (P2P) lending PT Pintar Inovasi Digital (Asetku)
Layanan Fintech di bidang pinjam-meminjam atau digital lending disebut sebagai segmen usaha rintisan dengan potensi 'bakar uang' paling minim. Para pemain yang berlisensi multifinance atau fintech P2P lending pun mulai tampak mencapai break event point dan mendulang profit, kendati masih berumur balita. "Fintech tetap bakar uang, tapi terkhusus sektor lending, manfaatnya jelas, jadi mereka tidak perlu agresif terkait costumer acquisition cost. Mandiri Capital ada empat P2P di portfolio, Investree, Koin Works, Amartha, dan Crowde, dan setahu saya mayoritas sudah profitable," ujarnya, Kamis (16/9).
Pemulihan Ekonomi, Jabar Genjot Ekspor
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan menggenjot ekspor produk kayu dengan memanfaatkan factory sharing atau ruang produksi bersama di bidang furnitur. Rencananya, fasilitas bersama bagi usaha kecil menengah (UKM) tersebut berpusat di wilayah Solo Raya.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jawa Tengah Ema Rachmawati mengatakan bahwa factory sharing adalah sebuah ruang produksi bersama bagi UKM untuk memastikan pasokan dan kualitas bahan baku serta standarisasi produk jadi. Dengan begitu, produk UKM diharapkan memenuhi kualifikasi pasar baik untuk pasar lokal maupun mancanegara.Factory sharing furniture diharapkan sudah bisa beroperasi pada 2023 dengan managerial yang baik. Konsep yang sama, menurut Ema rencananya juga akan dibuat untuk sektor lain, seperti beras di Demak, fesyen di Rembang, dan logam di Tegal.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jateng Arif Sambodo mengatakan factory sharing adalah bentuk kehadiran pemerintah untuk masyarakat. "Dukungannya adalah untuk proses standarisasi, khususnya SNI. Ada satu instalasi kami yang bisa menjadi bagian dari proses produksi," ujarnya.
Diretur Umum Wirasindo Santakarya Purnama Djati mengatakan sangat tertarik dengan ide tersebut karena memang yang dibutuhkan UKM untuk mengatasi persoalan salah satunya rantai pasok bahan baku.
Direktur Bisnis Ritel dan Unit Usaha Syariah Bang Jateng Irianto Harko Saputro mengatakan instansinya akan menyediakan pembiayaan bagi UKM dengan berbagai produk kredit mulai KUR, Kredit Milenial, dan sebagainya. (yetede)
Lonjakan Harga Pakan Ternak, Hanya 3 Provinsi Defisit Jagung
Kementerian Pertanian menyatakan stock jagung lokal mengalami surplus mencapai 2,37 ton hingga pekan kedua September 2021, ditengah defisit komoditas itu yang masih melanda tiga provinsi. Di sisi lain, stok jagung nasional yang di klaim berlebih tersebut dipersoalkan oleh kalangan peternak ayam, karena harga di pasaran malah melambung tinggi. Oleh karena itu, mereka tetap mendesak pemerintah untuk segera mengimpor jagung sebagai strategi jangka pendek untuk menstabilkan harga pakan ternak yang melonjak tinggi selama satu triwulan ke belakang. Wakil Menteri Pertanian (wamentan) Harvick Hasnul Qolbi mengatakan defisit jagung disejumlah daerah terjadi akibat tidak meratanya salah satu bahan baku utama pakan itu disejumlah provinsi.
Berdasarkan data Kementan, total stock jagung hingga pekan kedua September 2021 mencapai 2,61 juta, untuk industri pengolahan tercatat menampung 20,962 ton jagung. Dalam kesempatan terpisah, Ketua Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional (GOPAN) Herry Dermawan justru mempersoalkan klaim surplus jagung tersebut. Bertolak belakang dengan Harvick, Herry justru mendesak pemerintah untuk secepatnya melakukan importasi sebagai upaya untuk menciptakan stabilitas harga pakan ternak.
Rencananya, pemerintah bakal mendekatkan distribusi pakan ternak khusus jagung dari sejumlah sentra di wilayah produksi lain. "Sesuai petunjuk Bapak Presiden, kita akan melakukan langkah cepat pada minggu ini agar kebutuhan jagung khususnya di tiga tempat yang bersoal, yakni Klaten, Blitar, dan Lampung bisa menangani dengan harga yang sangat normatif. Kalau perlu menggunakan subsidi tertentu," kata Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Presiden Jokowi juga menginstruksikan Kapolri Listyo Sigit Prabowo untuk menyelidiki potensi adanya mafia penimbun jagung yang menyebabkan harga pakan ternak melambung tinggi. (yetede)
Nilai Investasi Fintech Urun Dana Bizhare Meroket 2.000% dalam 2 Bulan
Startup teknologi finansial (fintech) urun dana atau crowdfunding Bizhare mencatat, nilai investasi melonjak 21 kali lipat atau 2.000% dalam dua bulan. Jumlah investor juga meningkat 364%.
CEO Bizhare Heinrich Vincent mengatakan, lonjakan nilai investasi terjadi selama Mei - Juli. Total investasi fintech urun dana ini Rp 50,6 miliar.
Sejak awal tahun hingga Agustus, jumlah investor aktif melonjak 364%. Sedangkan jumlah investor terdaftar tumbuh 166%. Hingga saat ini, total ada 61.122 investor terdaftar di Bizhare. "Ini membuktikan, saat pandemi corona, minat masyarakat berinvestasi sangat tinggi," kata Vincent saat konferensi pers virtual, Rabu (22/9).
Pabrik yang "Direbut" RI dari China Kini Ekspor Mesin Cuci ke Jepang
Sejumlah perusahaan asing telah merelokasi atau memindahkan pabriknya dari China ke Indonesia. Salah satunya produsen mesin cuci dari PT Panasonic Manufacturing Indonesia (PT PMI). Perusahaan tersebut kini berhasil melakukan ekspor perdana ke Jepang.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, relokasi dan ekspor produk mesin cuci ke Jepang tersebut sangat membanggakan. Sebab, negara tersebut dikenal memilik pasar yang sangat sensitif dan selektif terhadap kualitas produk. Artinya, kualitas mesin cuci produksi PT PMI telah diakui.
Masa Depan Kendaraan Listrik (Seharusnya) untuk Semua
Kendaraan listrik adalah industri masa depan. Klaim ramah lingkungan dan bermanfaat bagi masa depan dunia harus dijamin sejak dini. Jawa Barat baru saja menjadi rumah bagi pabrik baterai listrik, HKML Battery Indonesia, di Proyek Karawang New Industrial City, Karawang, Rabu (15/9/2021). Peletakan batu pertama dilakukan Presiden Joko Widodo. HKML Battery adalah pabrik baterai kendaraan listrik pertama di Indonesia dan Asia Tenggara. Nilai investasi pabrik mencapai 1,1 miliar dollar AS atau setara Rp 15 triliun (setara Rp 14.240 per Dollar AS). Pembangunannya ditargetkan terealisasi dalam waktu dua tahun. Kehadiran HKML Battery diklaim bakal menguntungkan Indonesia. Bisa mengubah nikel mentah menjadi barang jadi dengan nilai tambah berlipat. Indonesia adalah raksasa dengan cadangan nikel besar dunia. Dalam tulisan ”Transportasi Hijau yang Belum Hijau”, Nugroho Adi Sasongko menulis, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (2019) dan Lembaga Survei Geologi Amerika Serikat (2020) menyebutkan, Indonesia memiliki 72 juta ton bijih nikel. Jumlah itu setara sekitar 52 persen dari total cadangan nikel dunia, lebih kurang 139 juta ton.
Moda transportasi listrik sebagai industri masa depan seharusnya bisa dinikmati merata semua daerah. Lebih dari sekadar nama besar mobil dan motor yang diproduksi, dari mana komponen-komponen pendukungnya berasal harus ikut membawa serta prinsip keadilan itu.
Utang Kian Menumpuk Tapi Belanja Masih Memble
Utang menjadi andalan pemerintah untuk memutar roda pemerintahan dan perekonomian pada masa pandemi Covid-19. Hanya, saat pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021 harus ditopang utang, kemampuan pemerintah untuk membelanjakan anggaran biasa saja. Ini tergambar dari realisasi belanja APBN 2021 akhir Agustus 2021 yang baru Rp 1.560,8 triliun. Angka ini baru 56,8% dari total pagu Rp 2.750 triliun. Artinya realisasi belanja negara cuma naik 1,5% secara tahunan (yoy). Padahal realisasi belanja negara periode sama tahun lalu naik 10,8%
Peluang Bisnis dari Hajatan Akbar G20
Jakarta - Para pengelola bisnis perhotelan dan lokasi pertemuan (meeting, incentive, convention, and exhibition/MICE) menyambut baik potensi melonjaknya jumlah pengguna jasa dari rangkaian acara Konferensi TIngkat Tinggi G20 di Indonesia pada akhir tahun depan. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengatakan lembaganya diminta mempersiapkan kegiatan tambahan bagi delegasi G20. Kementrian Pariwisata menangani 3 dari 11 kelompok kerja yang dibagi pemerintah untuk acara tambahan.
Di samping menggencarkan vaksinasi, Kementrian Pariwisata menggenjot sertifikasi kenyamanan dan kebersihan (cleanliness, health, safety, and environment sustainability/CHSE) di seluruh destinasi pariwisata nasional. Diharapkan bisa meloloskan sekitar 6.200 usaha hingga akhir tahun ini. Industri hotel di lokasi kegiatan G20 bisa meraup pendapatan tiga kali lipat dari kondisi normal.
Mengurangi Dolar AS, Memperbanyak Mata Uang Lokal
Jakarta - Perbankan nasional terus menggencarkan pemanfaatan transaksi menggunakan mata uang lokal atau local currency settlement (LCS) dalam transaksi perdagangan, pembayaran jasa, dan investasi. Hal itu sejalan dengan langkah Bank Indonesia selaku otoritas pembayaran dan moneter yang mendorong perluasan serta pengembangan strategi diversifikasi. Saat ini, kerja sama LCS yang telah berlangsung adalah kerja sama dengan Malaysia (ringgit), Thailand (baht), dan Jepang (yen).
Produk LCS dapat digunakan untuk transaksi perdagangan barang antarnegara serta pembayaran jasa, seperti biaya rumah sakit dan pendidikan. Pemanfaatan LCS oleh nasabah terus meningkat meski di tengah masa pandemi Covid-19. BCA mencatat transaksi LCS terus naik sejak diimplementasikan, dengan pertumbuhan lebih dari 10 persen dibanding pada 2020. Bank Indonesia pun menemukan sejumlah tantangan dalam pelaksanaan skema LCS di lapangan. Tak mudah menarik minat pelaku usaha agar memanfaatkan fasilitas LCS yang sudah disediakan. Terlebih, masih banyak pengusaha yang memiliki kewajiban mengimpor bahan baku menggunakan mata uang dolar AS.
Pertumbuhan Kelas Menengah Topang Sektor Kuliner
Jakarta - Kementerian Perdagangan memperkirakan model bisnis waralaba tetap mengundang minat pelaku usaha. Bisnis waralaba di bidang retail dan kuliner paling banyak diminati masyarakat. Indonesia masih menjadi incaran sejumlah merek waralaba asing, seiring dengan besarnya pasar nasional. Pasar domestik dianggap memiliki potensi besar bagi waralaba makanan dan minuman. Masih beberapa perusahaan waralaba asing yang bersiap berekspansi ke Indonesia.
Waralaba makanan dan minuman asing masih akan menjadi tren ke depan ketika kelompok kelas menengah dan kondisi ekonomi bertumbuh. Gaya hidup konsumen Indonesia masih mengacu pada tren global. Ledakan Covid-19 memang sempat membuat pertumbuhan sektor makanan dan minuman jatuh. Namun diperkirakan kinerja pada triwulan keempat akan membaik. Industri makanan dan minuman pulih jauh lebih cepat dari perkiraan. Keluar-masuknya sejumlah waralaba dipengaruhi oleh beberapa faktor. Di antaranya kondisi pasar yang belum siap, harga yang tidak sesuai, mitra yang belum pas, kondisi ekonomi, atau produk yang tidak diterima pasar.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









