;
Kategori

Ekonomi

( 40554 )

Produk Minyak Sawit : Defisit Pasokan Perlu Diantisipasi

12 Mar 2022

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) mengkhawatirkan terjadinya defisit pasokan produk minyak sawit mentah atau (crude palm oil/CPO) dalam negeri hingga semester I/2022 di tengah Perang Rusia—Ukraina. Direktur Eksekutif Gapki Mukti Sardjono mengatakan kenaikan harga minyak bumi yang menembus angka US$100 per barel telah mendorong permintaan yang besar pada minyak nabati dari sejumlah negara importir. Hanya saja, pasokan global dipastikan minim akibat terhambatnya pasokan dari Ukraina sebagai salah satu produsen terbesar bunga matahari dan rapeseed. “Sehingga mendorong naiknya harga minyak nabati dan berakibat minyak sawit akan menjadi harapan utama negara importir. Untuk itu, pemerintah perlu mengatur secara bijak penggunaan dalam negeri dan ekspor minyak sawit untuk menjaga neraca perdagangan nasional,” kata Mukti melalui keterangan tertulis, Jumat (11/3).


Konsumsi Buah & Sayur: Bisnis Salad Kian Terbuka

12 Mar 2022

Mengonsumsi buah dan sayur-sayuran secara rutin sangat baik untuk menjaga kesehatan tubuh. Namun sayangnya, tingkat konsumsi sayur dan buah masyarakat Indonesia masih minim. Hal ini membuka peluang bisnis inovasi sayuran dan buah-buahan untuk meningkatkan konsumsi masyarakat. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas), tidak lebih dari 10% masyarakat Indonesia yang mengonsumsi buah dan sayuran secara cukup, sedangkan 90% lainnya masih kurang mengonsumsi buah dan sayuran. Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2019 dari Badan Pusat Statistik menunjukkan secara nasional, konsumsi gabungan buah dan sayuran masyarakat Indonesia sebesar 209,89 gram per kapita sehari. Jumlah ini masih jauh dari batas yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yakni 400 gram per orang per hari.

Salah satu hal yang menyebabkan masyarakat kurang menyukai sayur adalah karena rasanya yang dinilai kurang cocok di lidah. Untuk mengajak masyarakat lebih rajin mengonsumsi sayur dan buah-buahan, Jesslyn Nathania menghadirkan Hijoo Salad Bar sejak September 2020 lalu. Berbeda dengan salad-salad pada umumnya, Hijoo Salad Bar membuat menu sayuran yang dapat diterima oleh lidah masyarakat atau dikenal dengan istilah comfort food dengan harga yang relatif lebih terjangkau. Jesslyn mengatakan, untuk membuat menu salad menjadi lebih nikmat, dia memberi potongan daging dan keju kering krispi dengan sayur-sayuran segar dan aneka dressing.


Akuisisi Perusahan Menara, Centratama Raih Pinjaman Rp 12 Triliun

12 Mar 2022

PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk (CENT) dan group usaha, mendapatkan pinjaman senilai US$ 850 juta atau setara 12,16 triliun dari Kreditor Fasiltas Senior untuk mendanai penambahan modal di perusahaan menara yang akan diakuisisi, yakni EPID Menara AssetCo. CENT bersama anak usaha, PT Centratama Menara Indonesia (CMI), akan megambilalih 1.000 saham EPID Menara sebesar Rp35,85 miliar, dan selanjutnya menambah penyertaan modal ke perusahaan tersebut senilai US$ 350 juta atau sekitar Rp5,01 triliun. "Group perseroan telah menandatangani perjanjian fasilitas dengan Kreditur Fasilitas Senior dan PT Bank CIMB Niaga Tbk, sebagai agen pada tanggal 8 Maret 2022 untuk memperoleh pendanaan dalam membiayai penyertaan saham Epid oleh CMI. Selanjutnya, dana tersebut akan digunakan oleh EPID untuk melunasi seluruh jumlah pokok terutang berdasarkan kesepakatan pembiayaan," tulis Manajemen CENT dalam keterangan tertulis, Jumat (11/3). (Yetede)

Krakatau Steel Jual Saham Krakatau Chemical

12 Mar 2022

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) melalui anak usahanya, PT Krakatau Sarana Infrastruktur (KSI), menjual 30% saham PT Krakatau PosChem DongSuh Chemichal (KPDC) kepada PT Krakatau Global Trading (KGT). Dan hasil penjualan saham tersebut, KSI mengantongi dana segar sebesar US$ 5,92 juta atau setara Rp 84,67 miliar. Corporate Secretary KRAS Pria Utama mengatakan, transaksi tersebut merupakan jual beli saham antara anak perusahaan. Perseroan dengan perusahaan afiliasi KRS dengan presentase kepemilikan saham 99,99%. "KPDC adalah perusahaan afiliasi anak usaha KRAS, yaitu KSI dengan presentase kepemilikan saham 30%, Dong Suh Chemical Co Ltd 51% Posco Chemical Co Ltd 19%," kata Pria dalam keterangan resminya, Kamis (10/3). (Yetede)

Dongkrak Penjualan, Trisula Diversifikasi Produk

12 Mar 2022

Perusahaan Tekstil dan garmen terintegrasi, PT Trisula Internasional Tbk (TRIS) dan PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL), melakukan diversifikasi produk untuk mendongkrak penjualan. Direktur Utama TRIS Santoso Widjoyo menyampaikan, pihaknya juga berinovasi dengan meluncurkan situs web e-commerce bernama Yukshopping.com untuk menjual produk-produk Trisula Group secara terintegrasi. Di sisi lain TRIS juga telah menyusun berbagai rencana dan strategi yang akan dijalankan pada 2022 untuk meningkatkan kinerja, "Kami berharap dapat terus berinovasi dan beradaptasi untuk meningkatkan kinerja perusahaan ke depannya. "Seiring dengan keberhasilan BELL, dalam meraih penghargaan tersebut, semakin memperlihatkan bahwa hasil inovasi perseroan dapat membantu baik dalam penerapan era teknologi 4,0 maupun efisiensi dalam proses produksi. (Yetede)

Hutama Karya Garap Tol Semarang-Demak 1A Senilai Rp 2,08 Triliun

12 Mar 2022

PT Hutama Karya (Persero) meraih kontrak baru untuk menggarap proyek konstruksi Jalan Tol Semarang-Demak 1A sepanjang 4 Km. Berkolaborasi dengan Beijing Urban Construction Group (BUCG), Hutama Karya memegang porsi 40% pada proyek bernilai Rp 2,08 triliun tersebut. "Di tol Semarang-Demak 1A ini, kami akan mengerjakan peninggian Jembatan Kaliwage, penyambungan approach bridge dan pekerja evelasi pada 14 titik yang semuanya berada di daerah Kota Semarang," Papar Direktur Operasi I Hutama Karya Novias Nurendra. Ia menambahkan, proyek Tol Semarang-Demak 1A dibangun diatas tanah lunak dari ketinggian 0 hingga 20 meter, sehingga dalam konstruksinya perseroan bakal menggunakan teknologi Mortar Busa untuk mengatasi kondisi tanah lunak tersebut. (Yetede)

Pasar Energi Global Tetap Tertekan

11 Mar 2022

Kebuntuan perundingan Rusia-Ukraina yang difasilitasi Turki, Kamis (10/3) membuat pasar energi tetap tertekan. Tekanan juga timbul dari ketidakjelasan perundingan AS dengan Iran dan Venezuela. Setelah sempat menyentuh level 130 USD per barel, harga minyak mentah jenis Brent pada Kamis malam, berdasar Bloomberg dan Trading Economics, di level 115 dollar AS per barel. Merespons tingginya harga minyak mentah, Badan Energi Internasional (IEA) mengumumkan akan melepaskan sebagian cadangan strategisnya untuk meringankan tekanan. Gairah pasar semakin meningkat karena UEA mengumumkan siap memacu produksi di atas kesepakatan OPEC, melebihi 800.000 barel per hari. Padahal, OPEC bersama Rusia sepakat, kenaikan tidak melebihi 400.000 barel per hari. ”Kami mendukung kenaikan produksi dan mendorong OPEC meningkatkan produksi,” kata Duta Besar UEA untuk AS Yousuf Al

Sekjen OPEC Mohammed Barkindo meragukan produsen lain bisa menggantikan pasokan dari Rusia. Ia  berkeras kenaikan harga saat ini dipicu masalah geopolitik, bukan masalah pasokan. Sanksi membuat transaksi apa pun dengan Rusia, termasuk untuk pembayaran komoditas energi, sulit dilakukan. Hal serupa sudah terjadi bertahun-tahun pada Venezuela dan Iran, pemilik cadangan minyak terbesar pertama dan ketiga di dunia. (Yoga)


Perindustrian, Habis Wabah, Terbit Perang

11 Mar 2022

Dunia semakin diwarnai ketidakpastian. Baru menavigasi ketidakpastian pandemi, disrupsi lain muncul, yaitu ketegangan geopolitik akibat invasi Rusia ke Ukraina. Dunia industri harus menghadapi ujian baru di tengah rantai pasok yang semakin rentan. Dalam 2 minggu, risiko terbesar  rantai pasok global bergeser dari dampak wabah Covid-19 menjadi perang Rusia-Ukraina, yang berimbas melonjaknya harga sejumlah komoditas, yang ikut meningkatkan harga bahan baku dan biaya produksi di beberapa sektor andalan, seperti makanan dan minuman (mamin), tekstil, besi, dan baja. Di sektor mamin, dampak langsung dirasakan karena Ukraina merupakan eksportir gandum terbesar kedua diunia setelah Australia. Pada 2021, impor gandum dari Ukraina 26,8 % total impor gandum Indonesia sebanyak 11,4 juta ton. Industri besi dan baja yang bergantung impor dari Rusia turut terdampak. Per 2021, impor terbesar Indonesia dari Rusia adalah ingot besi baja sebagai bahan baku senilai 326,63 juta USD.  Selain besi baja, impor terbesar kedua dari Rusia adalah pupuk buatan pabrik senilai 326,03 juta USD, yang akan berdampak ke sektor pertanian dan mamin. (Yoga)


Investasi Bodong, Transaksi 121 Rekening Dihentikan

11 Mar 2022

Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan atau PPATK terus menelusuri aliran dana terkait investasi bodong. Total dana yang terindikasi tindak pidana hingga kini Rp 353,98 miliar. Sampai Kamis (10/3/2022), PPATK telah menghentikan sementara transaksi 121 rekening yang diduga terkait investasi ilegal. Rekening-rekening tersebut dimiliki oleh 49 pihak pada 56 penyedia jasa keuangan dengan total  Rp 353,98 miliar. Dari jumlah tersebut, Rp 99,11 miliar telah diblokir oleh penyidik dari Bareskrim Polri. ”Jumlah ini masih terus bertambah karena proses penelusuran sejak Januari 2022 masih berlangsung,” ujar Koordinator Kelompok Substansi Humas PPATK M Natsir Kongah.

Natsir menjelaskan, terkait investasi bodong, PPATK juga memantau informasi di media sosial terkait beberapa anak muda yang sebelumnya tidak dikenal dan tidak diketahui latar belakang pendidikan, keluarga, serta pekerjaannya tiba-tiba muncul di media sosial dengan memamerkan harta kekayaan berupa barang-barang mewah dengan nilai tidak wajar. Apabila diketahui transaksi mereka terkait dugaan tindak pidana, PPATK akan menghentikan sementara transaksi selama 5 hari kerja dan dapat diperpanjang selama 15 hari kerja. PPATK kemudian akan berkoordinasi dengan penyidik untuk melaksanakan proses hukum berikutnya, baik berupa pemblokiran atau penyitaan. (Yoga)


Perikanan, Penangkapan Terukur Memerlukan Pengawasan

11 Mar 2022

Rencana KKP menerapkan percontohan kebijakan penangkapan terukur berbasis kuota di wilayah pengelolaan perikanan atau WPP 718 membutuhkan kesiapan pengawasan dan sinergi antar instansi penegak hukum. WPP 718 yang meliputi Laut Aru, Laut Arafura, dan Laut Timor bagian timur merupakan wilayah produktif ikan sekaligus rawan praktik penangkapan ikan ilegal. Penangkapan ikan terukur akan diberlakukan di 6 zona pada 11 WPP. Dari jumlah itu, 4 zona pada 7 WPP diperuntukkan bagi zona industry melalui sistem kontrak penangkapan ikan.

Koordinator Nasional Destructive Fishing Watch (DFW) Indonesia Mohammad Abdi Suhufan (10/3), mengemukakan, penerapan system kontrak dinilai tidak akan menyelesaikan praktik penangkapan ikan yang tidak dilaporkan. Hasil temuan di WPP 718 mengindikasikan tingginya praktik penangkapan ikan yang tidak dilaporkan oleh kapal berukuran di bawah 30 gros ton. Kepala Pusat Riset Perikanan Badan Riset Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan KKP Yayan Hikmayani menyatakan, WPP 718 yang meliputi Papua, Papua Barat, dan Maluku merupakan wilayah penangkapan ikan yang produktif, tetapi rawan IUUF (Penangkapan Ikan Ilegal, Tidak Dilaporkan, dan Tidar Diatur). (Yoga)