Ekonomi
( 40465 )Krakatau Steel Jual Saham Krakatau Chemical
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) melalui anak usahanya, PT Krakatau Sarana Infrastruktur (KSI), menjual 30% saham PT Krakatau PosChem DongSuh Chemichal (KPDC) kepada PT Krakatau Global Trading (KGT). Dan hasil penjualan saham tersebut, KSI mengantongi dana segar sebesar US$ 5,92 juta atau setara Rp 84,67 miliar. Corporate Secretary KRAS Pria Utama mengatakan, transaksi tersebut merupakan jual beli saham antara anak perusahaan. Perseroan dengan perusahaan afiliasi KRS dengan presentase kepemilikan saham 99,99%. "KPDC adalah perusahaan afiliasi anak usaha KRAS, yaitu KSI dengan presentase kepemilikan saham 30%, Dong Suh Chemical Co Ltd 51% Posco Chemical Co Ltd 19%," kata Pria dalam keterangan resminya, Kamis (10/3). (Yetede)
Dongkrak Penjualan, Trisula Diversifikasi Produk
Perusahaan Tekstil dan garmen terintegrasi, PT Trisula Internasional Tbk (TRIS) dan PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL), melakukan diversifikasi produk untuk mendongkrak penjualan. Direktur Utama TRIS Santoso Widjoyo menyampaikan, pihaknya juga berinovasi dengan meluncurkan situs web e-commerce bernama Yukshopping.com untuk menjual produk-produk Trisula Group secara terintegrasi. Di sisi lain TRIS juga telah menyusun berbagai rencana dan strategi yang akan dijalankan pada 2022 untuk meningkatkan kinerja, "Kami berharap dapat terus berinovasi dan beradaptasi untuk meningkatkan kinerja perusahaan ke depannya. "Seiring dengan keberhasilan BELL, dalam meraih penghargaan tersebut, semakin memperlihatkan bahwa hasil inovasi perseroan dapat membantu baik dalam penerapan era teknologi 4,0 maupun efisiensi dalam proses produksi. (Yetede)
Hutama Karya Garap Tol Semarang-Demak 1A Senilai Rp 2,08 Triliun
PT Hutama Karya (Persero) meraih kontrak baru untuk menggarap proyek konstruksi Jalan Tol Semarang-Demak 1A sepanjang 4 Km. Berkolaborasi dengan Beijing Urban Construction Group (BUCG), Hutama Karya memegang porsi 40% pada proyek bernilai Rp 2,08 triliun tersebut. "Di tol Semarang-Demak 1A ini, kami akan mengerjakan peninggian Jembatan Kaliwage, penyambungan approach bridge dan pekerja evelasi pada 14 titik yang semuanya berada di daerah Kota Semarang," Papar Direktur Operasi I Hutama Karya Novias Nurendra. Ia menambahkan, proyek Tol Semarang-Demak 1A dibangun diatas tanah lunak dari ketinggian 0 hingga 20 meter, sehingga dalam konstruksinya perseroan bakal menggunakan teknologi Mortar Busa untuk mengatasi kondisi tanah lunak tersebut. (Yetede)
Pasar Energi Global Tetap Tertekan
Kebuntuan perundingan Rusia-Ukraina yang difasilitasi Turki, Kamis (10/3) membuat pasar energi tetap tertekan. Tekanan juga timbul dari ketidakjelasan perundingan AS dengan Iran dan Venezuela. Setelah sempat menyentuh level 130 USD per barel, harga minyak mentah jenis Brent pada Kamis malam, berdasar Bloomberg dan Trading Economics, di level 115 dollar AS per barel. Merespons tingginya harga minyak mentah, Badan Energi Internasional (IEA) mengumumkan akan melepaskan sebagian cadangan strategisnya untuk meringankan tekanan. Gairah pasar semakin meningkat karena UEA mengumumkan siap memacu produksi di atas kesepakatan OPEC, melebihi 800.000 barel per hari. Padahal, OPEC bersama Rusia sepakat, kenaikan tidak melebihi 400.000 barel per hari. ”Kami mendukung kenaikan produksi dan mendorong OPEC meningkatkan produksi,” kata Duta Besar UEA untuk AS Yousuf Al
Sekjen OPEC Mohammed Barkindo meragukan produsen lain bisa menggantikan pasokan dari Rusia. Ia berkeras kenaikan harga saat ini dipicu masalah geopolitik, bukan masalah pasokan. Sanksi membuat transaksi apa pun dengan Rusia, termasuk untuk pembayaran komoditas energi, sulit dilakukan. Hal serupa sudah terjadi bertahun-tahun pada Venezuela dan Iran, pemilik cadangan minyak terbesar pertama dan ketiga di dunia. (Yoga)
Perindustrian, Habis Wabah, Terbit Perang
Dunia semakin diwarnai ketidakpastian. Baru menavigasi ketidakpastian pandemi, disrupsi lain muncul, yaitu ketegangan geopolitik akibat invasi Rusia ke Ukraina. Dunia industri harus menghadapi ujian baru di tengah rantai pasok yang semakin rentan. Dalam 2 minggu, risiko terbesar rantai pasok global bergeser dari dampak wabah Covid-19 menjadi perang Rusia-Ukraina, yang berimbas melonjaknya harga sejumlah komoditas, yang ikut meningkatkan harga bahan baku dan biaya produksi di beberapa sektor andalan, seperti makanan dan minuman (mamin), tekstil, besi, dan baja. Di sektor mamin, dampak langsung dirasakan karena Ukraina merupakan eksportir gandum terbesar kedua diunia setelah Australia. Pada 2021, impor gandum dari Ukraina 26,8 % total impor gandum Indonesia sebanyak 11,4 juta ton. Industri besi dan baja yang bergantung impor dari Rusia turut terdampak. Per 2021, impor terbesar Indonesia dari Rusia adalah ingot besi baja sebagai bahan baku senilai 326,63 juta USD. Selain besi baja, impor terbesar kedua dari Rusia adalah pupuk buatan pabrik senilai 326,03 juta USD, yang akan berdampak ke sektor pertanian dan mamin. (Yoga)
Investasi Bodong, Transaksi 121 Rekening Dihentikan
Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan atau PPATK terus menelusuri aliran dana terkait investasi bodong. Total dana yang terindikasi tindak pidana hingga kini Rp 353,98 miliar. Sampai Kamis (10/3/2022), PPATK telah menghentikan sementara transaksi 121 rekening yang diduga terkait investasi ilegal. Rekening-rekening tersebut dimiliki oleh 49 pihak pada 56 penyedia jasa keuangan dengan total Rp 353,98 miliar. Dari jumlah tersebut, Rp 99,11 miliar telah diblokir oleh penyidik dari Bareskrim Polri. ”Jumlah ini masih terus bertambah karena proses penelusuran sejak Januari 2022 masih berlangsung,” ujar Koordinator Kelompok Substansi Humas PPATK M Natsir Kongah.
Natsir menjelaskan, terkait investasi bodong, PPATK juga memantau informasi di media sosial terkait beberapa anak muda yang sebelumnya tidak dikenal dan tidak diketahui latar belakang pendidikan, keluarga, serta pekerjaannya tiba-tiba muncul di media sosial dengan memamerkan harta kekayaan berupa barang-barang mewah dengan nilai tidak wajar. Apabila diketahui transaksi mereka terkait dugaan tindak pidana, PPATK akan menghentikan sementara transaksi selama 5 hari kerja dan dapat diperpanjang selama 15 hari kerja. PPATK kemudian akan berkoordinasi dengan penyidik untuk melaksanakan proses hukum berikutnya, baik berupa pemblokiran atau penyitaan. (Yoga)
Perikanan, Penangkapan Terukur Memerlukan Pengawasan
Rencana KKP menerapkan percontohan kebijakan penangkapan terukur berbasis kuota di wilayah pengelolaan perikanan atau WPP 718 membutuhkan kesiapan pengawasan dan sinergi antar instansi penegak hukum. WPP 718 yang meliputi Laut Aru, Laut Arafura, dan Laut Timor bagian timur merupakan wilayah produktif ikan sekaligus rawan praktik penangkapan ikan ilegal. Penangkapan ikan terukur akan diberlakukan di 6 zona pada 11 WPP. Dari jumlah itu, 4 zona pada 7 WPP diperuntukkan bagi zona industry melalui sistem kontrak penangkapan ikan.
Koordinator Nasional Destructive Fishing Watch (DFW) Indonesia Mohammad Abdi Suhufan (10/3), mengemukakan, penerapan system kontrak dinilai tidak akan menyelesaikan praktik penangkapan ikan yang tidak dilaporkan. Hasil temuan di WPP 718 mengindikasikan tingginya praktik penangkapan ikan yang tidak dilaporkan oleh kapal berukuran di bawah 30 gros ton. Kepala Pusat Riset Perikanan Badan Riset Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan KKP Yayan Hikmayani menyatakan, WPP 718 yang meliputi Papua, Papua Barat, dan Maluku merupakan wilayah penangkapan ikan yang produktif, tetapi rawan IUUF (Penangkapan Ikan Ilegal, Tidak Dilaporkan, dan Tidar Diatur). (Yoga)
Mata Uang Kripto di Simpang Jalan
Bitcoin, ethereum, dogecoin, solana, dan mata uang kripto lainnya disebut netral karena tidak ada lembaga, bank sentral, atau entitas tertentu yang bisa mencegah orang untuk menggunakannya. Namun, netralitas tampaknya tak lagi bisa menjadi pilihan. ”Pengingat: Ethereum netral, tetapi saya tidak,” demikian Vitalik Buterin dalam akun Twitter-nya @VitalikButerin (”Reminder: Ethereum is neutral, but I am not.”). Buterin adalah pendiri Ethereum, mata uang kripto berbasis rantai blok kelahiran Rusia. Ia mengecam keras serangan Rusia ke Ukraina. Setelah pasukan Rusia menyerbu Ukraina 24 Februari 2022, jutaan dollar donasi dalam uang kripto mengalir guna mendukung warga dan tentara Ukraina. Laman Forbes 5 Maret menyebutkan, pemerintah Kiev mengumpulkan 56 juta USD dalam berbagai aset, seperti bitcoin, ether, polkadot, solana, dogecoin, dan tether, untuk membantu lembaga kemanusiaan mendistribusikan bantuan, mendapatkan pasokan yang diperlukan untuk pasukan, seperti makanan dan rompi anti peluru, juga untuk membiayai barisan pejuang dunia maya Ukraina, yang telah merusak laman Pemerintah Rusia, menyediakan intelijen, dan menjatuhkan sistem militer.
Pada saat yang sama, ada kekhawatiran bahwa lingkaran dalam Presiden Rusia Vladimir Putin akan mencari celah di dunia kripto untuk menghindari sanksi dengan memindahkan aset mereka ke kripto. Kekhawatiran itu beralasan setelah pembelian uang kripto dengan mata uang Rusia rubel, seperti dikutip dari AFP, mencapai rekor tertinggi. Sejumlah pihak menepis kekhawatiran itu dengan menyebutkan bahwa menghindari sanksi internasional dengan memanfaatkan kripto cukup sulit. Namun, sejumlah platform layanan jual beli mata uang kripto telah memblokir semua transaksi dari akun yang diketahui terkait dengan individu yang terkena sanksi di Rusia. Coinbase, misalnya, seperti dikutip dari Wired pada 8 Maret, memblokir 25.000 alamat terkait Rusia yang diyakini terkait dengan aktivitas terlarang. (Yoga)
Investor Asing Kembali Masuk ke Multifinance
Bisnis multifinance kembali kedatangan pemain baru. Tidak main-main pemain baru itu merupakan investor dari luar negeri. PT Batavia Prosperindo Finance Tbk (BPFI) akan kedatangan pemegang saham pengendali baru. Perusahaan asal Korea Selatan, Woori Card Co., Ltd., akan menjadi pengendali baru setelah membeli saham emiten tersebut sekitar Rp 1 triliun. Dikutip dari keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (10/3), Woori Card akan membeli 82,03% saham atau setara 2,19 miliar saham. Sebanyak 74,22% saham tersebut merupakan milik PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk (BPII) dan sisanya milik beberapa pemegang saham lain yang tidak disebutkan.
Prospek Properti Ritel dan Komersial Mulai Pulih
Sempat terpapar pandemi Covid-19, prospek properti komersial mulai memperlihatkan tanda-tanda pemulihan. Sejumlah pengembang properti melanjutkan lagi proyek-proyek yang sempat tertunda. Knight Frank Indonesia mencatat, penjualan lahan industri hingga akhir tahun 2021 meningkat 22% dibandingkan tahun sbeelumnya. Selain pertumbuhan penjualan lahan, Knight melaporkan adanya penambahan pasokan untuk kawasan industri di semester II-2021 meningkat 1,4% dibandingkan semester I-2021. Melalui riset terbaru bertajuk Jakarta Property Highlight, Knight Frank melihat adanya optimisme terhadap pemulihan sektor ritel di tahun 2022. Knight Frank mencatat rata-rata tingkat sewa ritel sebesar 77,75% di semester II-2021. Hal itu diikuti adanya proyeksi penambahan tujuh mal baru yang masuk pasar Jakarta dalam rentang tahun 2022 sampai tahun 2024.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









