;
Kategori

Ekonomi

( 41022 )

PPRE Mengantongi Kontrak Baru Rp 1,7 Triliun

31 May 2022

PT PP Presisi Tbk (PPRE) telah mengantongi kontrak baru senilai Rp 1,7 triliun dalam lima bulan pertama tahun ini. Direktur Perencanaan Bisnis & HCM PPRE Rebimun mengatakan, realisasi tersebut masih sesuai dengan target perusahaan. "Kami proyeksikan sampai Juni 2022 kontrak baru kami sebesar Rp 1,98 triliun, jadi ini masih on track," ujarnya dalam konferensi pers penawaran umum obligasi PPRE tahun 2022, Senin (30/5).

PENYALURAN PEMBIAYAAN : DIGIT BARU KREDIT KORPORASI

31 May 2022

Penyaluran kredit sektor korporasi oleh perbankan pada April 2022 mengalami pertumbuhan jumbo mencapai 10,3% secara year-on-year atau tertinggi dalam 36 bulan terakhir. Tren pertumbuhan tinggi akan berlanjut jika ekonomi berangsur pulih. Pertumbuhan dobel digit itu hanya berselang 7 bulan setelah pembiayaan golongan debitur kakap tersebut mengalami ‘siuman’ dari kondisi sulit akibat pandemi Covid-19. Sebagai gambaran, penyaluran kredit korporasi pertama kalinya menyentuh zona positif pada Oktober 2021 setelah periode mengalami kontraksi pada September 2020—Agustus 2021 akibat pandemi Covid-19. Jika dilihat golongannya, penyaluran kredit korporasi pada April berhasil melampaui pertumbuhan kredit debitur perorangan yang selama masa pandemi relatif terjaga dan berada di jalur yang positif. Laju kredit itu menjadi sinyal baik terhadap prospek ekonomi ke depan. Berdasarkan data analisis uang beredar yang dirilis Bank Indonesia, pembiayaan kepada korporasi mencapai Rp3.049,4 triliun mewakili lebih dari 51% dari total kredit perbankan senilai Rp5.969,1 triliun sampai April 2022. Pertumbuhan kredit korporasi juga terpantau positif pada bank daerah. Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. Yuddy Renaldi mengatakan laju kredit segmen korporasi sampai dengan April 2022 tumbuh 37,8% YoY. Total penyaluran kredit secara keseluruhan tumbuh 9,6% YoY.


Hujan Berlebih, Pertanian Dapat Terimbas

31 May 2022

Tren peningkatan curah hujan di Indonesia tahun 2022 perlu dimitigasi untuk mengurangi risiko bencana. Sektor pertanian, khususnya tanaman pangan, termasuk yang rentan terdampak. Sementara itu, hingga kini sejumlah wilayah di Indonesia masih dilanda banjir, imbas luapan air sungai ataupun banjir rob. Hal itu, antara lain, terjadi di Kabupaten Barito Selatan, Barito Timur, serta Kotawaringin Timur di Provinsi Kalteng. Kepala Pusat Layanan Informasi Iklim Terapan BMKG Ardhasena Sopaheluwakan, (30/5) mengatakan, tingginya curah hujan di Indonesia Mei 2022 tak hanya dipengaruhi oleh La Nina. Hal ini justru lebih dominan dipengaruhi oleh terus menghangatnya suhu muka laut di perairan Indonesia yang mengikuti kecenderungan pemanasan global. Terus menghangatnya suhu muka laut akan menyuplai uap air yang lebih banyak sehingga dapat memicu pertumbuhan awan dan hujan yang lebih intens. Hal itu berimplikasi terhadap peningkatan risiko bencana hidrometeorologi di Indonesia.

Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian UGM, Yogyakarta, Subejo, mengatakan, pengalaman selama ini, La Nina yang berpotensi menyebabkan curah hujan tinggi berisiko pada produksi pertanian atau stabilitas pangan. Karena itu, ia mengingatkan antisipasi perlu dilakukan di daerah rawan banjir. ”Untuk tanaman padi, perlu disiapkan, misalnya, benih-benih tahan genangan. Maka, saat banjir datang dan merendam lahan, (benih) tidak mati. Bantuan sosial bagi masyarakat pertanian juga perlu disiapkan agar mereka nanti bisa menanam lagi,” tutur Subejo. Untuk jangka panjang, sekolah lapang iklim yang dilakukan BMKG perlu diperluas, untuk meningkatkan pemahaman para petani terhadap risiko banjir ataupun longsor sehingga kerugian bisa diantisipasi. Asuransi pertanian, imbuh Subejo, mesti terus didorong lebih optimal. (Yoga)


Dua Opsi bagi Pelaksana Subsidi Minyak Goreng

31 May 2022

Pemerintah memberi pilihan kepada para perusahaan eksportir pelaksana program Subsidi Minyak Goreng Curah untuk mendapatkan izin ekspor atau pembayaran klaim dana subsidi. Opsi itu diberikan agar ekspor bisa segera direalisasikan sekaligus menyerap CPO dan produk turunannya yang menumpuk selama larangan ekspor berlaku. Perusahaan yang memilih izin ekspor diperbolehkan mengekspor CPO dan produk turunannya sebanyak tiga kali lipat dari kuota DMO. Sementara perusahaan yang memilih opsi klaim subsidi, mereka baru bisa ekspor mulai 1 Juni 2022 mengikuti kebijakan yang telah ditetapkan pemerintah.

Ketentuan itu ditetapkan menyusul dibukanya kembali ekspor minyak kelapa sawit mentah (CPO); refined, bleached, and deodorized (RBD) palm oil; RBD palm olein; dan used cooking oil (UCO) atau minyak jelantah mulai 23 Mei 2022. Sebagai gantinya, pemerintah menerapkan kebijakan DMO atas empat komoditas itu. Pemerintah juga menghentikan program Subsidi Minyak Goreng Curah per 31 Mei 2022. Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Oke Nurwan (30/5) mengatakan, ada 75 perusahaan eksportir yang turut dalam program Subsidi Minyak Goreng Curah. Dari jumlah itu, hanya 65 perusahaan yang memenuhi persyaratan ekspor dan memilih mendapatkan izin ekspor ketimbang mengklaim subsidi minyak goreng curah ke Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS). (Yoga)


PANGAN, Dering Alarm Bencana

31 May 2022

Laporan Global tentang Krisis Pangan 2022 menyajikan fakta yang memilukan: hampir 193 juta orang mengalami kerawanan pangan akut. Angka itu bertambah 40 juta orang dibandingkan dengan laporan serupa oleh World Food Programme tahun 2020. Konflik dan gangguan keamanan diidentifikasi sebagai pemicu utama yang mendorong tingkat kerawanan pangan. Akan tetapi, faktor lain seperti pandemi, gangguan rantai pasok, dan perubahan iklim berkelindan hingga menghasilkan dampak yang ”sempurna”. Kombinasi atas beberapa faktor itu semakin menjauhkan sebagian warga dunia ke akses pangan. Harga pangan yang tinggi juga berisiko mengurangi asupan kalori dan nutrisi.

Bank Dunia mencatat, per 19 Mei 2022, Indeks Harga Pertanian naik 42 % dibandingkan Januari 2022. Harga jagung dan gandum, naik 55 % dan 91 %. Harga rata-rata bulanan beberapa jenis beras naik tiga bulan terakhir. Beras Vietnam broken 5 %, naik dari 384,2 USD per ton pada Februari jadi 402,4 USD per ton pada April. Pada 18 Mei 2022, Sekjen PBB Antonio Guterres menyebutkan, tingkat kelaparan global berada pada titik tertinggi baru. Hanya dalam dua tahun, jumlah orang yang sangat rawan pangan meningkat dua kali lipat, yakni dari 135 juta orang sebelum pandemi Covid-19 menjadi 276 juta orang saat ini. Alarm bencana pangan telah berdering kencang. Sementara situasi ke depan masih serba tak pasti. Apalagi jika perang Rusia-Ukraina berlanjut, sementara rantai pasok masih terganggu dan negara-negara produsen pangan makin memproteksi produknya demi kepentingan dalam negerinya. Harga pangan, energi, dan inflasi berisiko tetap tinggi. (Yoga)


Juni, IHSG Menembus Level 7.350

30 May 2022

Setelah rebound dan menembus level 7.000 Jumat (27/5) pekan lalu, indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan terus bergerak  naik hingga menembus level  7.350 pada Juni 2022, naik 5% dibandingkan posisi akhir  Mei. Faktor utama yang mendorong kenaikan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) adalah membaiknya kondisi fundamental ekonomi Indonesia. Inflasi yang terkendali, pertumbuhan ekonomi kuartal II yang diproyeksi mencatat 6% melambungnya harga komoditas, dan masuknya aliran dana asing (net foreign inflow), Namun, faktor eksternal, diantaranya rencana The Fed untuk menaikkan lagi suku bunga acuan, harus diwaspadai para pemodal. Pada tahun ini, pergerakan siklus IHSG di BEI berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Menjelang Lebaran lalu indeks naik, padahal biasanya turun saat sepekan pertama perdagangan saham kembali dibuka setelah libur panjang Idul Fitri 1443 Hijriah. (Yetede)

Melesat 80% Dividen BUMN dan Anak Usaha Capai Rp 76 Triliun

30 May 2022

Nilai dividen yang dibagikkan emiten BUMN dan anak usaha untuk 2021 mencapai Rp76,21 triliun, melesat 80,04% dibanding tahun sebelumnya Rp42,33 triliun. Sebanyak Rp32,82 triliun diantaranya disetor langsung ke pemerintah sebagai pemegang saham pengendali. Dari total Rp 76,21 triliun, dividen terbanyak diberikan oleh PT  Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sebesar Rp26,4 triliun, disusul PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) senilai Rp16,82 triliun, dan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) atau Telkom sebesar Rp14,85 triliun. Dividen yang cukup besar juga diberikan oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) sebesar Rp2,72 triliun,dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN sebesar Rp237 triliun. Sementara itu, emiten anak usaha BUMN juga turut menyisihkan laba bersh  2021 untuk dibagikan sebagai dividen kepada pemegang saham. Tercatat, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) yang merupakaN subholding gas PT Pertamina (Persero) membagikan dividEN terbesar sebesar Rp3,01 triliun. (Yetede)

Ketika BSI Konsisten Lakukan Transformasi

30 May 2022

Cita-cita Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menjadi bagian dari Top 10 Global Islamic Bank semakin mendekat. Transformasi yang konsisten dilakukan oleh seluruh komponen BSI menorehkan kinerja yang membanggakan dan memberikan nilai tambah yang baik bagi Negara, Pemegang Saham maupun Umat. Seperti yang ditunjukkan dari Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) BSI untuk Tahun Buku 2021. Pemegang saham bersepakat untuk membagikan dividen tunai sebesar 25% dari laba bersih perseroan atau sekitar Rp757 miliar. Tak hanya itu, Pemegang Saham pun memberikan persetujuan terhadap perubahan Anggaran Dasar Perseroan seiring dengan kepemilikan saham seri A Dwiwarna di perseroan oleh NKRI. Saham Seri A Dwiwarna ini merupakan saham khusus NKRI yang memberikan hak istimewa seperti persetujuan rapat umum pemegang saham serta menyetujui perubahan permodalan perusahaan. (Yetede)

Dividen Emiten Pelat Merah Lebih Merekah

30 May 2022

Pemegang saham emiten Badan Usaha Milik Negara (BUMN) boleh bergembira. Setoran dividen emiten pelat merah tahun buku 2021 lebih gemuk. Tahun sebelumnya, sejumlah emiten BUMN sempat puasa membagi dividen akibat kinerjanya terpukul pandemi Covid-19. Setoran dividen yang cukup besar berasal dari emiten pertambangan yang tergabung dalam Holding Pertambangan Mining Industry Indonesia atau Mind Id. PT Bukit Asam Tbk (PTBA), misalnya, membagikan seluruh laba bersih 2021 lalu sebagai dividen. Lonjakan dividen emiten pelat merah ini memicu kekhawatiran akan mengganggu rencana ekspansi. Apabila seluruh laba dibagikan sebagai dividen.

Era Bakar Duit Usai, Investor Startup Mulai Selektif

30 May 2022

Era bakar duit di bisnis startup berakhir. Investor mulai selektif mengucurkan dana. Jadi, pengelola startup harus kreatif mempertahankan bisnisnya. Kini, lanskap dunia startup di Indonesia berubah cepat. Bahkan sejumlah startup mulai realistis menghadapi persaingan bisnis, sehingga memangkas jumlah tenaga kerja. Dengan beragam alasan, Jd.Id, Tanihub, Zenius dan Link Aja, mulai mengurangi jumlah karyawan. Pengamat pasar modal Teguh Hidayat berpendapat, tren tumbangnya startup mirip fenomena gelembung dot-com di Amerika Serikat pada 1995-2000. Kala itu, banyak e-commerce tumbuh hingga akhirnya tumbang satu per satu dan tinggal menyisakan Amazon dan Ebay.