Ekonomi
( 40473 )Serbia Siap Pasok Gandum ke Indonesia
Indonesia menjajaki kemungkinan Serbia menjadi pemasok gandum untuk kebutuhan industri dan konsumsi. Pembicaraan kedua negara melibatkan badan usaha milik negara PT Berdikari dengan mitranya dari Serbia. Peluang impor gandum dari Serbia ke Indonesia diumumkan Menlu RI Retno LP Marsudi saat bertemu Menlu Serbia Nikola Selakovic di Jakarta, Senin (23/5). (Yoga)
Momen Davos Sangat Berarti
Pandemi Covid-19 berefek inflatoir karena stimulus mengucur deras saat penguncian wilayah. Peredaan pandemi mendorong kenaikan output dan bisa menekan inflasi. Namun, peredaan pandemi disambut invasi Rusia ke Ukraina. Efeknya adalah kenaikan harga gandum, pupuk, minyak goreng, bahan bakar minyak, dan gas akibat pasokan yang terganggu. Menambah runyam keadaan, sejumlah negara mengamankan pasokan domestik dengan menghentikan ekspor, hal yang juga pernah dilakukan Indonesia lewat sawit. Belum ada solusi atas kemelut itu. Amerika Serikat dan Eropa yang sudah berutang banyak sedang terancam inflasi pula. Pilihan mengetatkan jumlah uang beredar, termasuk lewat kenaikan suku bunga oleh bank sentral, terpaksa dilakukan. Langkah ini bukan tanpa efek dan berpotensi mengganggu aliran investasi portofolio.Kawasan Asia Tenggara sekalipun, yang disebut penggerak aliran investasi langsung global, terimbas penurunan aliran investasi portofolio. ”Ancaman bagi dunia sekarang adalah inflasi tinggi, suku bunga tinggi, dan pertumbuhan ekonomi yang rendah,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani, Senin (23/5). Jika pandemi adalah aspek force majeur, aspek nonpandemi seperti ketegangan geopolitik, invasi, dan kebijakan moneter zig-zag negara Barat, seperti Indonesia yang sempat zig-zag soal sawit, adalah warna nasionalistik yang mengacaukan globalisasi. ”…. Tren ini mencuatkan kekhawatiran tentang dunia yang terpecah,” kata Jose Manuel Barroso, Ketua Goldman Sachs International dan mantan Presiden Komisi Uni Eropa (The Financial Times, 22 Mei).
Tak heran jika Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos kali ini mengambil tema ”bekerja sama, memulihkan rasa saling percaya”. Presiden WEF Borge Brende mengatakan, ”Pertemuan Davos kali ini berlangsung di tengah gejolak geopolitik paling berkecamuk dalam lima dekade terakhir.” Perlu waktu untuk memulihkan semua kisruh itu. Efek kisruh itu adalah potensi terjerembapnya 263 juta warga dunia ke dalam kemiskinan akut dan makin banyaknya warga dunia yang terpukul inflasi. Solusi bagi korban itu adalah subsidi makanan dan bahan bakar di banyak negara, kata Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional Kristalina Georgieva. Tidak semua negara mengalami situasi akut. Asia,termasuk ASEAN dan Indonesia, relatif aman walau terganggu. Kelanjutan reformasi ekonomi untuk memaksimalkan manfaat bonus demografi, termasuk kemudahan berbisnis, adalah hal urgen yang bisa dilakukan Indonesia. Kebetulan sedang tumpah ruah pula delegasi Indonesia pada pertemuan Davos 2022. Menjual potensi ekonomi dan berbenah diri adalah cara mencegah kemiskinan. (Yoga)
Kredit dan Pemulihan
Pada triwulan pertama tahun ini sebagian besar bank mencatat pertumbuhan laba bersih puluhan persen. Bahkan, tiga bank berstatus BUMN, yakni BRI, Bank Mandiri, dan BNI, mencatat pertumbuhan laba bersih di atas 50 % dibandingkan periode sama tahun lalu. BRI mencatat pertumbuhan laba bersih 78,13 % menjadi Rp 12,22 triliun, Bank Mandiri mencatat pertumbuhan laba bersih 69,52 % menjadi Rp 10,03 triliun, dan BNI mencatat pertumbuhan laba bersih 63,11 % menjadi Rp 3,96 triliun. Sementara bank BUMN lainnya, yakni BTN, mencatat pertumbuhan laba bersih 23,89 % menjadi Rp 774 miliar. Pertumbuhan laba yang signifikan juga dicatat bank-bank swasta. Bank swasta terbesar di Tanah Air, BCA, mencatat pertumbuhan laba bersih pada triwulan pertama tahun ini sebesar 14,56 % menjadi Rp 8,06 triliun. Lonjakan laba perbankan tersebut ditopang oleh berbagai faktor, diantaranya penyaluran kredit perbankan yang mulai pulih selama triwulan I-2022. Data OJK menyebutkan, sampai Maret 2022, penyaluran kredit industri perbankan bertumbuh 6,65 % dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Dengan likuiditas perbankan yang melimpah berkat pelonggaran moneter oleh BI selama pandemi Covid19, perbankan dengan leluasa melakukan ekspansi kredit saat aktivitas perekonomian kembali menggeliat.
Kinclongnya bisnis bank juga tak terlepas dari makin pulihnya perekonomian nasional. Seperti halnya cermin, penyaluran kredit perbankan adalah refleksi dari menggeliatnya dunia usaha dan konsumsi masyarakat yang menjadi motor pertumbuhan ekonomi. Kalaupun BI akhirnya menaikkan suku bunga acuan, penyaluran kredit juga masih bisa tumbuh sepanjang perbankan tidak menaikkan suku bunga dana dan suku bunga kredit. Melimpahnya likuiditas memungkinkan perbankan tidak menaikkan suku bunga dana seperti deposito. Jika bunga dana tidak naik, maka bunga kredit kemungkinan juga tidak akan naik. Menaikkan suku bunga kredit saat ini tentu akan menjadi kontra produktif bagi upaya pemulihan ekonomi. Untuk mendorong pertumbuhan, perekonomian nasional masih membutuhkan bunga kredit yang rendah. (Yoga)
Pemerintah Integrasikan Hulu-Hilir Sawit Berbasis Sistem Digital
Pemerintah akan mengintegrasikan sektor hulu-hilir industri sawit berbasis sistem digital, guna mempermudah pengawasan dan mendorong transparansi penerapan kebijakan kewajiban DMO minyak kelapa sawit mentah dan produk turunan, serta distribusi minyak goreng curah. Langkah itu merupakan tindak lanjut dari kebijakan pemerintah membuka kembali ekspor CPO; refined, bleached, and deodorized (RBD) palm oil; RBD palm olein, dan used cooking oil (UCO) mulai Senin (23/5). Bersamaan dengan relaksasi itu, pemerintah akan menerapkan DMO 20 % dan harga patokan DMO keempat komoditas yang mencakup 12 pos tarif (HS). Kebijakan itu diatur dalam Permendag No 30 Tahun 2022 tentang Ketentuan Ekspor CPO, RBD palm oil, RBD palmolein, dan UCO. Mendag Muhammad Lutfi, Senin, mengatakan, kebijakan DMO itu bertujuan menjaga pasokan 10 juta ton minyak goreng selama setahun bagi rumah tangga serta usaha mikro dan usaha kecil. Pemenuhan DMO akan dicatat secara digital di Sistem Informasi Minyak Goreng Curah (Simirah) yang akan dikoneksikan dengan Indonesia National Single Window (INSW) dan Inatrade atau sistem layanan perizinan terpadu Kemendag.
Dalam permendag itu disebutkan, persetujuan ekspor hanya berlaku enam bulan. Eksportir yang diizinkan mengekspor adalah mereka yang memiliki bukti pelaksanaan distribusi DMO CPO dengan harga patokan DMO ke produsen minyak goreng curah. Hal itu juga berlaku bagi eksportir yang memiliki bukti pelaksanaan distribusi DMO minyak goreng curah dengan harga patokan DMO ke pelaku usaha jasa logistik eceran dan membeli CPO dengan tidak menggunakan harga patokan DMO. Begitu juga dengan eksportir yang telah bermitra dengan produsen pelaksana distribusi DMO, wajib punya bukti pelaksanaan distribusi DMO dengan produsen tersebut. (Yoga)
Literasi Keuangan Naikkan Kapasitas UMKM
Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Tirta Segara, Senin (23/5), di Jakarta, mengatakan, literasi keuangan penting dipahami UMKM untuk menaikkan kapasitasnya. Dengan memahami produk jasa keuangan, UMKM bisa membuka berbagai alternatif layanan pembiayaan dan permodalan yang kini sangat beragam. (Yoga)
IHSG Bakal kembali ke Atas Level 7.000
Setelah meningkat 5,02% pada kuartal pertama 2022, ekonomi Indonesia akan terus melaju pada tiga kuartal berikutnya. Para pengamat memperkirakan pertumbuhan ekonomi kuartal kedua 2022 akan tembus 5,5%. Bersama dengan pemulihan ekonomi, indeks harga saham gabungan (IHSG) yang sempat anjlok tajam usai Lebaran dan ini berada di posisi 6.840, akan terdongkrak keatas level 7.000 pada Mei akhir Juni 2022. Menurut laporan Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2022 sebesar 5,01% dibandingkan periode yang sama tahun lalu year on year (yoy), tetapi terkontraksi 0,96% dibandingkan kuartal IV-2021. Tingginya pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2022 secara tahunan disebabkan oleh low based effect atau pertumbuhan yang rendah pada kuartal I-2021, terkontraksi 0,7% selain juga karena pulihnya aktivitas masyarakat. Di sisi lain Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan, semua indikator, baik dari sisi konsumsi maupun produksi masih menunjukkan tren pemulihan yang baik. (Yetede)
Tower Bersama Siapkan Capex Rp 3 Triliun
PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) antara Rp2-3 triliun pada 2022 yang utamanya untuk mendanai pembangunan menara baru, kolokasi, dan fiber optik. Ini akan menyokong strategi bisnis perseroan yang lebih menekankan pada pertumbuhan organik dengan menambah sekitar 3.500 tenant sepanjang tahun ini. "Jadi (ada) tiga hal itu yang akan menjadi mayoritas spending capex kami ditahun 2022 dengan 3.500 tenant, yang jika dirinci terdiri atas sekitar 1.200 tower baru dan 2.300 kolokasi," ujar Direktur keuangan Tower Bersama Infrastucture Helmi Yusman Santoso dalam paparan publik, Senin (23/5). Adapun dari sisi nilai kontrak, menurut Helmi, TBIG sudah mengantongi Rp 29,5 triliun untuk jangka waktu sekitar lima tahun terhitung dari sisa masa kontrak. Sejalan dengan rencana bisnis yang agresif pada 2022 dan nilai kontrak jumbo yang sudah digenggam itu, emiten infrastruktur telekomunikasi Group Saratoga ini menyatakan, hal ini bakal berdampak positif terhadap pendapatan perseroan. (Yetede)
Charoen Pokphad Bagikan Dividen Rp 1,77 Triliun
PT Chareon Pokphand Tbk (CPN) akan membagikan dividen tunai senilai Rp1,77 triliun atau setara 49,91% dari laba tahun berjalan 2021. Rencana pembagian dividen sebesar Rp108 per saham tersebut telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perseroan pada Senin (23/5). Dia menerangkan, jadwal dan tata cara pembagian dividen akan diumumkan perusahaan melalui Bursa Efek Indonesia. Selain pembagian dividen, RUPST juga mengesahkan laporan keuangan perusahaan yang berakhir 31 Desember 2021. Pada 2021, perusahaan bergerak dibidang usaha produksi pakan ternak, peternakan unggas, dan makanan olahan ini membukukan penjualan senilai Rp51,7 triliun, baik 21,6% dibandingkan 2022. Namun seiring kenaikan harga saham bahan baku, laba kotor perseroan tahun lalu justru menurun 1,4% menjadi Rp 8,13 triliun dari sebelumnya Rp8,25 triliun. (Yetede)
Kementan Dorong Percepatan Hilirisasi CPO di Sentra Sawit
Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong percepatan pembangunan industri hilir berbasis minyak sawit mentah (palm crude oil/CPO) di sentra-sentra perkebunan tanaman sawit terutama di industri yang menghasilkan minyak goreng (migor). Upaya itu bisa menjadi solusi permanen dalam mengatasi anjloknya harga tandan buah segar (TBS) petani sawit dimasa yang akan datang. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyatakan, sesuai pernyataan Presiden Jokowi, keran ekspor CPO dan produk turunannya termasuk migor yang per 28 April 2022 sempat dilarang maka per 23 Mei 2022 resmi dibuka kembali. Kementan tetap mengambil langkah penanganan dampak pelarangan ekspor CPO dan sejumlah produk turunannya yang diperkirakan masih mempengaruhi TBS untuk beberapa waktu kedepan. "Sesuai tugas pokok dan fungsi, Kementan menitik beratkan pada sisi hulu (budi daya) yang melibatkan jutaan petani, maka fokus Kementan adalah bagaimana melindungi petani sawit, utamanya terhadap harga jual TBS petani," kata Mentan saat rapat kerja dengan Komisi IV DPR di Jakarta. (Yetede)
Kuartal II, Penyaluran Kredit Bakal Meningkat
Survey Bank Indonesia (BI) menunjukkan bahwa penyaluran kredit baru pada periode kuartal II-2022 diperkirakan tumbuh lebih tinggi dibandingkan kuartal sebelumnya. Hal ini terindikasi dari saldo bersih tertimbang (SBT) pada April sebesar 79%, lebih tinggi dari 52,9% pada kuartal I. Dari jenis penggunaannya, panyaluran kredit baru juga terindikasi tumbuh lebih tinggi pada seluruh jenis kredit. Untuk kebijakan penyaluran kredit baru pada kuartal II-2022, secara umum lebih longgar dari kuartal sebelumnya. Kebijakan penyaluran kredit yang lebih longgar terutama pada KPR dan kredit konsumen lainnya. Menanggapi hal itu, Direktur Keuangan PT Bank Negara Indonesia (persero) Tbk BNI Novita Widya Anggraini juga memprediksikan pada kuartal II tahun ini permintaan kredit bisa lebih tinggi. "Pada kuartal II, kami telah menyiapkan langkah-langkah stratgis untuk memastikan pertumbuhan kredit dengan berfokus pada debitur top tier dan mengoptimalkan transaksi dari seluruh value chain nasabah, serta sinergi dengan perusahaan anak," jelas Novita. (Yetede)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









