Ekonomi
( 40473 )Modal Jari, Beli Reksa Dana di Livin’ Investasi Mulai dari Rp100.000
Guna menjawab kebutuhan dan tren investasi melalui digital platform, Financial Super App Livin' by Mandiri besutan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. resmi meluncurkan fitur terbaru bagi nasabahnya yaitu Livin’ Investasi. Sekarang, para nasabah terutama nasabah milenial dari bank berkode emiten BMRI ini bisa langsung berinvestasi reksa dana lebih cepat, mudah, dan aman, hanya melalui satu aplikasi. Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Alexandra Askandar mengatakan bahwa melalui Livin’ Investasi, nasabah dapat langsung melakukan pendaftaran secara instan tanpa perlu datang ke kantor cabang. Menurut beliau, dengan fitur terbaru Livin’ Investasi pada Livin' by Mandiri berlogo kuning ini, nasabah dapat langsung melakukan investasi reksa dana tanpa modal besar, hanya dengan modal Rp100.000 saja nasabah sudah bisa melakukan pembelian produk investasi. Saat ini total investor Bank Mandiri telah mencapai sebesar 127 ribu nasabah dan diperkirakan akan terus tumbuh lebih dari delapan kali lipat pada 2024. Dan untuk keterangan lebih lanjut mengenai fitur Livin’ Investasi ini, nasabah Bank Mandiri juga dapat langsung mengunjungi bmri.id/livininvestasi. Adapun sebagai informasi, sejak diluncurkan pada Oktober 2021, finansial super app Livin' by Mandiri telah menjadi produk utama Bank Mandiri untuk segmen ritel yang menawarkan beberapa keunggulan, yaitu layanan keuangan terintegrasi dalam satu aplikasi, serta menjadi platform ekosistem digital favorit nasabah.
Setangah Hati Mengoreksi UU Cipta Kerja
Sinyal bahwa pengesahan Undang-Undang Pembentukan peraturan perundang-undangan (UU-PPP) hanya sebagai legalitas Undang-Undang Cipta Kerja semakin kuat. Setidaknya hingga kemarin, setelah revisi UU PPP mengakomodasi metode omnibus dalam sistem legislasi, DPR masih gamang untuk revisi substansi Undang-Undang Cipta Kerja yang dianggap sarat masalah. Wakil Ketua Badan Legislatif DPR, Achmad Baidowi, mengatakan secara formal, konsep omnibus law telah diatur dalam UU PPP yang telah direvisi. Dengan demikian, revisi UU Cipta Kerja harus merujuk pada ketentuan baru tersebut agar sesuai dengan keputusan Mahkamah Konstitusi. Walau begitu, menurut Baidowi, Dewan dan pemerintah masih mempertimbangkan sejumlah mekanisme untuk membahas revisi UU Cipta Kerja. Opsinya, perubahan hanya mencakup ketentuan formal untuk disesuaikan dengan metode omnibus atau turut membahas ulang jumlah materi dalam UU Cipta Kerja yang banyak dipersoalkan kelompok masyarakat sipil. (yetede)
Terseret Kejatuhan Terra Luna
Harga Tera Luna masih terus berfluktuasi setelah pada pekan lalu aset kripto ini anjlok hampir 100%. Melansir Crypto.com aset digital ini bernilai US$ 0,0002156 per koin pada kemarin malam. Harga ini melonjak lebih dari 277%, dilihat pada pergerakan selama tujuh hari. Namun, dalam kurun waktu sebulan, harga koin itu ambless hampir 100%. Longsornya harga Terra Luna menggegerkan pasar aset kripto dunia. Pasalnyam Luna sempat menduduki daftar 10 aset kripto teratas dalam hal kapitalisasi pasar. Koin ini pun sempat mencapai harga tertinggi sepanjang masa sebesar US$ 119,55 per koin pada April lalu. Ditengah riuh rendah perbincangan mengenai anjloknya harga koin Terra Luna, tak sedikit orang yang masih membeli aset tersebut dengan harapan menangguk keuntungan ketika harga naik kembali. Seperti Ema Fitriyani, pegawai swasta yang mengaku iseng membeli koin saat harga Luna amblas."Aku iseng-iseng saja pas malam (harga Luna) ambles 99%. Rugi sih karena sekarang harganya Rp 1 dan enggak bisa ditransaksikan lagi," tuturnya kepada Tempo, beberapa waktu lalu. (Yetede)
Harga Saham Astra masih Undervalued
Saham PT Astra Internasional Tbk (ASII) yang pada hari terakhir perdagangan pekan lalu ditutup di harga Rp 7.125 per saham dinilai masih undervalued. Hal tersebut tercermin dari price to earning ratio (PER) perseroan yang hanya 12,37 kali, jauh dibawah PER emiten lain dalam subsektor otomotif dan komponen seperti PT Gajah Tunggal Tbk (GITL) yang mencapai 49,89 kali, PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT) 32,35 kali, dan PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) 30,57 kali. Bila level harga Rp8.500 persaham itu tercapai, maka kapitalisasi pasar (market cap) Astra Internasional bakal menjadi Rp344,12 triliun atau melonjak 19,3% dari saat ini yang sebesar Rp 288,45 triliun. Meski naik cukup signifikan, nilai tersebut belum mampu mengangkat peringkat market cap ASII yang saat ini diposisi keenam terbesar di Bursa Efek Indonesia. Posisi pertama masih kokoh ditempati PT Bank Sentral Aisa Tbk dengan market cap Rp903 triliun, disusul PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebesar Rp 665 triliun, PT Telkom Indonesia (persero) Tbk Rp413 triliun , PT Bank Mandiri (persero) Tbk Rp370 triliun, dan emiten belia PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk Rp360 triliun. (Yetede)
Bank Mandiri Hadirkan e-Money Co-Branding Bank Banten
PT Bank Mandiri bersama Bank Banten terus memperkuat sinergi lewat kerja sama co-branding dan top up aplication programing Interface (API) Kartu Mandiri e-Money. Kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen kedua bank untuk memperkuat inklusi keuangan di Tanah Air, sekaligus melengkapi layanan bagi masyarakat. Adapun perjanjian kerja sama ini ditandatangani oleh SVP Transaction Banking Retail Sales Bank Mandiri Thomas Wahyudi dan Direktur Utama Bank Banten Agus Syabarudin di Serpong, Jumat (20/5). Thomas mengungkapkan, sinergi ini merupakan upaya perseroan untuk menciptakan layanan dan solusi keuangan bagi masyarakat yang dapat berkontribusi pada perekonomian Indonesia."Kerja sama strategis ini menjadi bagian dari kampanye serta inisiatif Bank Mandiri sebagai urban locomotive lewat penyediaan produk keuangan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat kota," jelas dia dalam keterangannya, akhir pekan lalu. (Yetede)
RI Usung Isu Pemulihan Ekonomi lewat Teknologi Digital
Indonesia mengusung isu pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19 dalam keikutsertaannya pada pertemuan tahunan Forum Ekonomi Dunia atau World Economic Forum 2022 22-26 Mei 2022 di Davos, Swiss. Salah satu upaya pemulihan yang bisa dilakukan ialah mengoptimalkan peran teknologi untuk menggerakkan ekonomi digital. ”Kami (delegasi Indonesia) akan menyampaikan peran ekonomi digital yang di dalamnya terdapat UMKM. Mereka (UMKM) memanfaatkan teknologi digital untuk kembali pulih,” ujar Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo Usman Kasong, Sabtu (21/5) malam waktu Swiss, di Zurich. Kemenkominfo menjadi satu dari 11 kementerian/lembaga yang hadir di paviliun Indonesia dalam pertemuan tahunan Forum Ekonomi Dunia (WEF) 2022 di Davos. Dalam kegiatan itu, Indonesia membawa sejumlah perusahaan bidang teknologi, seperti Grab Indonesia, GoTo, WIR Group, dan Cakap. Menurut Usman, tiga isu Kelompok Kerja Ekonomi Digital G20 turut dibawa Indonesia ke ajang WEF 2022, yang meliputi konektivitas digital, literasi digital, serta arus data lintas batas. (Yoga)
Inflasi Menekan Harapan Dunia
IMF memperkirakan tekanan inflasi akan signifikan di seluruh dunia sepanjang tahun 2022. Jika inflasi tak dapat dikendalikan, banyak pihak khawatir akan terjadi resesi secara berturut di dua triwulan. IMF memproyeksikan tekanan inflasi di negara-negara berkembang akan lebih tinggi dibandingkan negara-negara maju. Proyeksinya, inflasi di negara-negara berkembang mencapai rata-rata 8,7 %, sedangkan di negara-negara maju rata-rata diperkirakan di level 5,7 %. Inflasi terbaru di negara-negara maju terpantau tinggi, di antaranya inflasi di Inggris dan Jepang hingga 7 %, dan di Amerika Serikat lebih dari 8 %. Inflasi tertinggi dalam beberapa dekade. Pasca-invasi Rusia ke Ukraina, situasi kian buruk. Harga pangan pun naik sebagai dampak terganggunya ekspor gandum dan pupuk dari Rusia dan Ukraina. Di tengah kondisi itu, spekulasi keuangan juga bisa menjadi faktor penting. Lighthouse Reports mengidentifikasi derasnya arus masuk uang ke dalam pasar komoditas yang diinvestasikan pada gandum. Partai Sosialis Pekerja di Inggris menilai dunia tengah mengalami era baru inflasi secara global
Dampak kenaikan harga dirasakan semua warga dunia. Setelah invasi Rusia ke Ukraina, IMF merevisi proyeksi inflasi global sebesar 1,8 % untuk negara-negara maju dan 2,8 % untuk negara-negara berkembang. Ini menunjukkan, bahkan sebelum perang di Ukraina, proyeksi inflasi tinggi belum pulihnya rantai sebagai dampak pandemi Covid-19 menyebabkan lonjakan inflasi yang belum terjadi sebelumnya sejak krisis ekonomi di 2008. Karena banyak negara berkembang mengalami pertumbuhan ekonomi, inflasi pada umumnya rata-rata lebih tinggi. Namun hal itu bukan berarti inflasi tidak dapat memukul negara-negara non-industri, apalagi jika kinerja ekonomi mereka tertekan. Perang di Ukraina, pandemi, pengetatan kredit global, dan perlambatan di China membuat dunia ”seolah terpanggang”. ”Ini seperti kebakaran hutan (yang merambah) ke segala arah,” kata Jayati Ghosh, ekonom di University of Massachusetts Amherst. Menurut dia, situasi saat ini jauh lebih besar daripada setelah krisis keuangan global. (Yoga)
Daya Beli Pasca-Lebaran
Pelonggaran aktivitas pada libur Lebaran 2022 membawa berkah bagi perekonomian. Belanja masyarakat, jumlah uang beredar, dan omzet para pelaku usaha di berbagai sektor meningkat. Jumlah uang beredar selama Lebaran diperkirakan Rp 250 triliun. Dilihat dari realisasi penarikan tunai saja, jumlahnya cukup besar. BI mencatat, realisasi penarikan uang tunai pada periode Ramadhan dan Lebaran 2022 mencapai Rp 180,2 triliun, tumbuh 16,6 % dibandingkan periode yang sama tahun 2021 sebesar Rp 154,5 triliun. Indeks belanja sepanjang Ramadhan 2022 juga meningkat cukup signifikan. Mandiri Institute mencatat, per 1 Mei 2022, indeks belanja secara nasional 179,4 %, tumbuh 31 % dibandingkan Ramadhan 2021. Geliat ekonomi hari raya itu akan menjaga tren positif pertumbuhan ekonomi pada triwulan II-2022. Kemenko Bidang Perekonomian memperkirakan, perekonomian pada triwulan tersebut tumbuh 3,5-4 % ditopang konsumsi selama Ramadhan-Lebaran 2022. Pada triwulan I-2022, perekonomian Indonesia tumbuh 5,01 % secara tahunan. Konsumsi rumah tangga yang tumbuh 4,34 persen secara tahunan menjadi salah satu penopang. Namun, jika dibandingkan dengan triwulan IV-2021, pertumbuhannya hanya 0,19 %. Hal itu menunjukkan konsumsi rumah tangga yang mencerminkan daya beli masyarakat belum pulih total. Kendati akan menjadi sumber pertumbuhan pada triwulan II-2022 lantaran efek geliat konsumsi pada Ramadhan-Lebaran, konsumsi rumah tangga pasca-Lebaran tetap perlu diperhatikan.
Setelah Lebaran, dompet sebagian besar masyarakat kembali berkurang drastis. THR dan dana BLT hanya ”numpang lewat”. Dengan kondisi itu, masyarakat masih harus berhadapan dengan tahun ajaran baru 2022/2023. Banyak biaya yang perlu ditanggung, antara lain uang gedung, buku pembelajaran, dan seragam. Selain itu, masyarakat juga masih dihadapkan pada kenaikan harga sejumlah komoditas pangan dan energi. Harga minyak goreng curah, misalnya, masih tinggi, rata-rata Rp 17.000 per liter atau di atas HET Rp 14.000 per liter atau Rp 15.500 per kg. Begitu pula harga minyak goreng kemasan yang rata-rata masih di atas Rp 23.000 per liter. Harga gandum atau tepung terigu juga terus bergerak naik. Harga gandum atau tepung terigu di kisaran Rp 11.500-Rp 12.000 per kg. Begitu juga dengan harga kedelai impor yang menembus Rp 14.100 per kg, jauh di atas harga psikologisnya yang maksimal Rp 12.000 per kg. Survei Konsumen BI menunjukkan keyakinan konsumen terhadap perekonomian nasional membaik. Namun, indeks ekspektasi kondisi ekonomi (IEK) turun. IEK April 2022 tercatat 127,2, lebih rendah dari Maret 2022 sebesar 128,1. Melemahnya ekspektasi konsumen ini disebabkan penurunan ekspektasi konsumen terhadap kondisi usaha, penghasilan, dan ketersediaan lapangan kerja ke depan. Oleh karena itu, daya beli masyarakat pasca-Lebaran tetap perlu dijaga, terutama kelas bawah. Beberapa langkah yang dapat digulirkan adalah menggeliatkan sektor informal, kembali memberikan perlindungan sosial, dan menumbuhkan lapangan kerja padat karya. (Yoga)
Grup Kalla Bidik Ekosistem Kendaraan Listrik
Grup Kalla siap menggarap ekosistem bisnis kendaraan listrik. Pada 2023, perusahaan itu bakal mengoperasikan pabrik pengolahan nikel sebagai penunjang industri baterai kendaraan listrik. Presiden Direktur Grup Kalla Solihin Jusuf Kalla, Sabtu (21/5), di Jakarta, mengemukakan, pembangunan pabrik smelter nikel dengan investasi 100 juta USD itu berlokasi di Palopo, Sulteng. (Yoga)
Penyaluran KUR BNI Capai Rp 11,3 Triliun
Direktur Hubungan Kelembagaan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Sis Apik Wijayanto, Minggu (22/5) menjelaskan, penyaluran KUR BNI per April 2022 mencapai Rp 11,3 triliun atau meningkat 14% dibanding periode yang sama tahun lalu. Capaian itu setara dengan 29,7 % dari total alokasi KUR BNI tahun ini sebesar Rp 38 triliun. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









