Ekonomi
( 40478 )Mandala di Bukit
Borobudur adalah enigma yang tak habis-habisnya menyihir para pengkajinya. Sejumlah peneliti mendedikasikan hidup mereka untuk menyingkap sisi-sisi dari Borobudur. Candi ini pernah terlelap di dalam timbunan abu vulkanik dan rimbunnya pepohonan, bahkan tidak disangka mulanya dianggap bukit ternyata adalah bangunan yang menyerupai piramida. Selepas penggalian pada tahun 1814, setiap peneliti berusaha menyusun kepingan teka-teki Candi Borobudur. Candi bercorak Mahayana Buddhis dari abad ke-9 ini dibangun semasa kejayaan Dinasti Sailendra. Walau demikian, peneliti J Dumarçay menyampaikan kesukarannya memecahkan tahapan dari pembangunan itu karena diduga penyelesaian Borobudur mengambil rentang lebih dari 70 tahun lamanya.
Pembagian undak-undak Candi Borobudur dapat dimengerti sebagai simbol sepuluh tingkat bhumi yang harus dijalani Bodhisattva agar mencapai pencerahan. Tingkat puncak yang ruangnya ditandai dengan stupa-stupa menunjukkan tingkat tertinggi, yakni kedamaian yang mutlak terlepas dari gairah, yang tidak lagi terbelenggu oleh batasan wujud. Noerhadi Magetsari, seorang arkeolog, menyatakan bahwa selain Borobudur sebagai perwujudan ajaran Mahayana, Borobudur pun berunsur Yogacara dan Tantrayana. Relief Gandavyuha yang terpatri pada dinding menjadi petunjuk yang menegaskan keutamaan meditasi demi mencapai pencerahan. Borobudur dalam hal ini, seperti Mandala, menjadi ruang sakral bagi penghayatnya untuk memurnikan diri.
Borobudur adalah bagian penting dari filsafat Indonesia, warisan para leluhur yang tidak saja terpaut berurusan dengan masa lalu, tetapi bagaimana kita hidup saat ini dengan berbagai tantangannya. Hendaknya, basis pelestarian Borobudur juga seturut dengan cita-cita kemanusiaan dan kasih sayang yang bersemayam dalam candi tersebut. Pesan (alm) Prof Mundardjito, arkeolog yang terlibat dalam pemugaran Borobudur tahun 1980-an, bahwa perlu didahulukan prinsip etis saat menangani cagar budaya. Borobudur bukan semata-mata obyek pariwisata. Melampaui itu, Borobudur adalah kumparan pengetahuan yang pelestariannya berasaskan kepentingan dan keikutsertaan. (Yoga)
Bus Listrik UI Dukung Pertemuan G20
Universitas Indonesia (UI) menyerahkan secara simbolis bus listrik kepada pemerintah sebagai dukungan penyelenggaraan pertemuan puncak negara-negara G20. Kendaraan listrik yang dirancang sejak 2016 ini diharapkan dapat diproduksi massal dengan mitra industri manufaktur. Penyerahan secara simbolis bus listrik PT Mobil Anak Bangsa-UI (MAB-UI) ini dilakukan Rektor UI Ari Kuncoro kepada Kemhub di Kampus UI, Depok, Jumat (10/6).
Ari Kuncoro mengemukakan, guna mendukung langkah dan kebijakan pemerintah dalam transisi energi, UI terus berupaya melahirkan dampak lebih besar dengan mendorong hilirisasi. Upaya itu, antara lain, berbagai riset mengenai energi baru terbarukan dan pengembangan mobil listrik Molina UI-EV bus yang dilakukan sejak 2016. Ari menjelaskan, bus listrik yang dikembangkan periset UI dengan kerja sama dari pihak lain memiliki keunggulan, antara lain, efisien dalam penggunaan energi, tidak menghasilkan polusi udara, serta menggunakan sistem tata udara modular dengan dimensi kompak dan performa yang tinggi. (Yoga)
Indonesia Butuh Lebih Banyak Talenta Digital
Indonesia perlu memiliki banyak talenta digital untuk menghadapi dunia bisnis dengan daya saing digital yang ketat. ”Transformasi digital kini merupakan poin kunci yang menjadi concern semua pihak. Kami ingin menghadirkan tantangan dan peluang yang dimiliki oleh transformasi digital,” ujar pendiri sekaligus CEO Binar Academy Alamanda Shantika, Kamis (9/6) di Jakarta. (Yoga)
Mendorong ”Start Up” Menjalankan Bisnis Berkelanjutan
Prinsip berwawasan lingkungan, sosial, dan tata kelola telah menjadi satu prasyarat dalam mengoperasikan korporasi, ini bersumber dari keyakinan bahwa perusahaan perlu menciptakan bisnis berkelanjutan yang hanya bisa dicapai dengan mengelola secara baik sumber daya lingkungan, sosial, dan tata kelola (environmental, social, governance/ESG). Fenomena PHK massal di sejumlah perusahaan rintisan semakin menebalkan keniscayaan akan pentingnya pengelolaan perusahaan berbasis ESG. Kesadaran ini juga coba dibangun pada perusahaan rintisan berbasis teknologi (start up) dan ekosistem pemangku kepentingan yang melingkupinya. Perusahaan rintisan pun kelak akan bertumbuh kapasitasnya menjadi perusahaan besar. Perusahaan modal ventura East Ventures pun mengupayakan penerapan prinsip tersebut pada berbagai perusahaan rintisan yang mereka danai.
Menurut Venture Partner East Ventures Avina Sugiarto saat berkunjung ke Menara Kompas, Kamis (9/6), saat ini terjadi penurunan valuasi perusahaan teknologi di AS yang berimbas pada valuasi perusahaan rintisan di Indonesia. Selain itu, dari sisi pendanaan, kenaikan inflasi dan tingkat suku bunga bank sentral AS mendorong dana-dana itu pergi ke jenis-jenis aset lain yang lebih murah dan berisiko lebih kecil ketimbang investasi di perusahaan rintisan. PHK bisa dipicu dari pergantian strategi bisnis. Berkaca dari hal itu, kami memberi wejangan kepada perusahaan rintisan yang kami danai bagaimana mengatur agar operasionalnya lebih efisien, menyiapkan perencanaan dana hingga sekitar 18-24 bulan, serta memastikan bahwa usaha mereka bisa berkelanjutan. East Ventures tetap berkomitmen mendukung portofolio perusahaan investasi kami dan perusahaan rintisan yang baru. Kami berhasil mengumpulkan pendanaan 550 juta USD dan 70 % -nya akan kami investasikan di Indonesia. (Yoga)
Garuda Gulirkan Opsi Pembayaran Utang
Negosiasi restrukturisasi utang PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk melalui jalur pengadilan berlanjut. Maskapai penerbangan milik negara berkode emiten GIAA itu menawarkan sejumlah opsi perdamaian kepada pada kreditor setelah daftar piutang tetap senilai total 8,3 miliar USD diterbitkan. Opsi penyelesaian utang itu, antara lain, pembayaran melalui kas operasional, mengonversi utang menjadi ekuitas, modifikasi ketentuan pembayaran baru jangka panjang dengan periode tenor tertentu, dan penawaran instrumen restrukturisasi berbentuk surat utang baru dan ekuitas.
Secara khusus, skema restrukturisasi surat utang baru dan ekuitas akan ditawarkan kepada lessor (perusahaan sewa guna) pesawat, perusahaan pembiayaan lessor, vendor pemeliharaan dan perbaikan pesawat, dan produsen pesawat. Hal serupa juga ditawarkan pada kreditor dengan nilai tagihan di atas 255 juta USD. Pembayaran dilakukan melalui penerbitan surat utang baru senilai total 800 juta dollar AS dan ekuitas dengan nilai total 330 juta USD. Penawaran surat utang dan ekuitas senilai itu diselaraskan dengan perkembangan negosiasi bersama para kreditor.
Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra (9/6) mengatakan, skema restrukturisasi yang ditawarkan itu akan terus dibahas dan dimatangkan bersama semua kreditor. Manajemen Garuda akan menjalin komunikasi yang konstruktif untuk mencapai kesepakatan bersama berdasarkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan berkesinambungan. (Yoga)
GoTo Bersiap-siap ”Private Placement”
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk akan meminta persetujuan dari para pemegang saham mengenai rencana penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu atau private placement. Sekretaris Perusahaan GoTo RA Koesoemohadiani, Jumat (10/6) menyatakan, rencana itu salah satu dari rencana awal yang telah dipaparkan dalam prospektus penawaran umum perdana saham pada Maret 2022. (yoga)
GoTo Siapkan Strategis Percepat Profitabilitas
Perusahaan ekosistem digital PT GoTo Gojek Indonesia Tbk (GOTO) menyiapkan empat strategi bisnis untuk memperkuat pangsa pasar di Tanah Air, sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis perseroan secara berkelanjutan dan mempercepat langkah menuju profitabilitas. CEO Group GoTo Andre Soelityo menjelaskan, keempat strategi itu yakni pertama, meningkatkan cross selling antar-platform. Kedua, memaksimalkan strategi hyperlocal pada layanan logistik dan pemenuhan (fulfilment). Ketiga, mengintegrasikan layanan fintech antar-platform secara lebih dalam. Terakhir, meningkatkan layanan value-added (nilai tambah) untuk memberi lebih bagi mitra driver dan merchant. "Perjalanan GoTo baru berlangsung satu tahun, oleh karena itu kami akan mengoptimalkan keunggulan bersaing kami akan mendorong kemajuan dan membawa dampak positif bagi seluruh lapisan masyarakat," jelas Andre pada paparan publik secara virtual, Jumat (10/16). (Yetede)
Luhut: Pemerintah akan Hapus Migor Curah Secara Bertahap
Pemerintah akan menghapus minyak goreng (migor) curah secara bertahap, karena dinilai kurang higenis. Selain itu, pemerintah juga akan melakukan beberapa kebijakan yang diambil antara pemerintah dengan pengusaha terkait minyak sawit. Menteri Koodinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, migor curah akan digantikan dengan migor kemasan. "Kita jadi minta nanti akan secara bertahap tidak ada lagi migor curah karena kurang higienis. Ini yang sekarang kita kerjakan," ujat Luhut. Pafda saat di Bali Menko Luhut pengumpulkan semua penguasa migor. Hasil pertemuan tersebut menghasilkan beberapa kebijakan yang diambil antara pemerintah dengan pengusaha. Yang tidak kalah penting pemerintah akan melakukan mekanisme flush out atau program percepatan penyaluran ekspor, dimana pemerintah akan memberikan kesempatan kepada eksportir CPO yang tidak bergabung dibidang Simirah untuk dapat melakukan ekspor. (Yetede)
Kemenhub Pastikan Stasiun Gambir Masih Beroperasi
Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA), Kementerian Perhubungan (kemenhub) memastikan Stasiun Gambir masih dioperasikan untuk melayani penumpang kereta api (KA) jarak jauh dan belum dipensiunkan. Diretur Jenderal Perkeretaapian Zulkifli menjelaskan, rencana pemindahan layanan KA jarak jauh ke Stasiun Manggarai menunggu proses pembangunan yang masih berlangsung. " Kami menargetkan 18 jalur yang sudah terbangun saat ini, serta penataan akses sekitar dan area parkir yang masih akan terus dilakukan pengembangan. Adapun layanan KA jarak jauh masih dilayani di Stasiun Gambir hingga pengumuman lebih lanjut," kata Zulkifli. Terkait berita yang beredar mengenai operasional Stasun Gambir, Zulkifli berharap masyarakat dapat melakukan pengecekan informasi kembali kepada jajaran DJKA agar tidak terjadi salah informasi. (Yetede)
Indah Kiat Tebar Dividen Rp 273,54 Miliar
PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) akan membagi dividen tunai sebesar US$ 18,80 juta atau setara Rp273,54 miliar dari laba bersih yang dibukukan pada 2021 senilai US$ 527,08 juta. Kebijakan ini sesuai dengan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Jum'at (10/6). "Dividen yang dibagikan adalah sebesar Rp 50 per saham," ungkap INKP dalam keterangan tertulisnya, Jum'at (10/6). Selain pembagian dividen, RUPST juga menyetujui agenda perubahan susunan anggota dewan komisaris dan direksi. Terhitung sejak ditutupnya RUPST, berikut susunan pengurus INKP, untuk dewan komisaris, dengan presiden komisaris dijabat oleh Saleh Husein, komisaris ditutup oleh 3 orang yakni Sukirta Mangku Djaja, Kosim Sutiono, dan Andrie Setiawan Yapsir. Adapun komisaris independen juga terdiri atas tiga orang antara lain Pande Putu Raa, Ramelan, dan Rizal Affandi Lukman. (Yetede)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









