;
Kategori

Ekonomi

( 40512 )

BISNIS PUSAT DATA : EKSPANSI TLKM KE NEGERI SINGA

17 Sep 2022

Emiten telekomunikasi PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) tengah mengincar bisnis pusat data di pasar Singapura. Sejumlah penjajakan dengan mitra strategis juga terus digencarkan. Direktur Strategic Portofolio Telkom Budi Setyawan Wijaya mengungkapkan, untuk bisnis data center ini, pihaknya telah bekerja sama dengan beberapa partner. Menurutnya, Telkom tengah mencari peluang untuk menangkap pasar yang ada di Singapura. “Di bisnis data center ini kami kerja sama dengan beberapa partner. Kami akan mulai kolaborasi juga dengan Singtel untuk menangkap market yang ada di Singapura,” katanya, Jumat (17/9).Tak hanya ekspansi di kawasan Asia Tenggara, emiten ini juga menargetkan pangsa pasar data center Telkom dapat mencapai 40% pada 2030.Emiten dengan kode saham TLKM ini juga telah merampungkan proyek Hyperscale Data Center (HDC) Cikarang, Jawa Barat yang telah beroperasi sesuai rencana awal, dengan kapasitas IT Load awal 1,75 Mega Watt (MW). Konsolidasi ini diharapkan dapat meningkatkan value bisnis data center di masa mendatang. “Dengan dialihkannya bisnis data center Telkom Sigma ke TDE, TDE akan menjadi konsolidator bisnis data center Telkom Group sehingga layanan yang diberikan kepada pelanggan akan lebih optimal serta memiliki daya tawar yang lebih tinggi dibanding kompetitor,” tulis manajemen belum lama ini.

PAKET INSENTIF : Kendaraan Listrik Disubsidi

17 Sep 2022

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan pemerintah tengah menggodok sejumlah paket insentif untuk memberi subsidi pembelian kendaraan listrik kepada masyarakat. Aturan itu tengah didorong untuk mempercepat peralihan penggunaan kendaraan berbasis energi fosil menuju listrik domestik. “Sekarang mekanismenya sedang digodok, sedang kita bahas,” kata Arifin, Jumat (16/9). Arifin menjelaskan rencana itu menjadi krusial di tengah daya tawar energi listrik yang lebih kompetitif ketimbang fosil ke depan. Malahan, menurutnya, harga keekonomian untuk listrik jauh lebih murah dari pengadaan setiap liter bahan bakar minyak (BBM). “Contohnya sekarang ini berapa, Pertalite Rp10.000 untuk 30 kilometer kalau sekarang pakai listrik 1 kWh bisa juga 30 kilometer. Kalau charge listrik ongkosnya kan enggak sampai Rp2.000,” ujarnya. Kementerian ESDM menargetkan peralihan penggunaan motor listrik berbasis baterai sebanyak 6 juta unit pada 2025. Target itu dipatok untuk mempercepat program transisi energi bersih sembari menekan impor dan subsidi BBM yang terlanjur lebar cukup besar pada tahun ini.


Waspadai Pinjaman Daring Berkedok Koperasi

17 Sep 2022

Kewaspadaan dibutuhkan terhadap pinjaman daring ilegal atau yang dikenal sebagai ”pinjol” yang berkedok koperasi. Dengan berbadan hukum koperasi tetapi tidak memiliki anggota dan simpanan wajib, mereka menawarkan pinjaman dengan bunga tinggi dan penagihan kredit dengan cara mengintimidasi. Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam Lumbang Tobing menjelaskan, sejak 2018, pihaknya telah memblokir 403 aplikasi pinjaman daring berkedok koperasi. Jumlah itu mencakup 9,68 % total entitas pinjaman daring yang diblokir Satgas. Adapun total entitas pinjaman daring yang diblokir sejak 2018 sampai Agustus 2022 sebanyak 4.160 unit, tutur Tongam saat peresmian ”Warung Waspada Pinjol” di The Gade Coffee & Gold, Jakarta, Jumat (16/9).

Tongam menambahkan, masyarakat yang terjerumus pinjaman daring ilegal berkedok koperasi diberikan pinjaman dengan bunga sangat besar, mulai 1 % per hari. Selain itu, peminjam hanya diberi waktu  14 hari untuk melunasi. Bila tidak dilunasi, mereka akan diintimidasi yang kerap disertai teror. Belum lagi mereka juga mencuri data pribadi nasabah Agar terhindar dari jebakan pinjaman daring ilegal, Tongam mengimbau kepada masyarakat agar terlebih dahulu mengecek legalitas entitas itu di situs resmi OJK. Saat ini ada 102 perusahaan tekfin pinjaman antar pihak yang resmi dan terdaftar di OJK. Selain itu, OJK juga membuat daftar perusahaan atau entitas pinjaman daring ilegal yang sudah diblokir. Untuk mempermudah pengaduan soal kasus pinjaman daring ilegal, Satgas Waspada Investasi yang terdiri dari OJK, Bareskrim Polri, serta kementerian dan lembaga lainnya membuka Warung Waspada Pinjol di The Gade Coffee & Gold di Jalan Kebon Sirih, Jakarta. (Yoga)


PELABUHAN, Maersk Diajak Majukan Patimban

17 Sep 2022

Kemenhub mengajak perusahaan pengapalan peti kemas asal Denmark, Maersk Line, dan investor dari sejumlah negara bekerja sama untuk mengembangkan Pelabuhan Patimban di Subang, Jabar. Menhub Budi Karya Sumadi mengajak Duta Besar Denmark untuk Indonesia Lars Bo Larsen bersama perusahaan Maersk Line melihat bongkar muat di Pelabuhan Patimban. ”Kami tawarkan Maersk Line dan beberapa investor bekerja sama dengan PT Pelabuhan Patimban International yang telah ditunjuk untuk mengembangkan Pelabuhan Patimban. Kami ingin pelabuhan ini berkembang dengan pesat,” kata Budi Karya Sumadi, Jumat (16/9). Menurut Budi Karya, kerja sama dengan Maersk Line sangat potensial. Sebab, perusahaan ini merupakan salah satu perusahaan pengapalan terbesar di dunia yang memiliki potensi pengangkutan dari Asia menuju ke Eropa, AS, dan Timur Tengah. Menhub meyakinkan calon investor, kinerja Patimban menggembirakan, melebihi rencana pemerintah. ”Awalnya (pengapalan) ditargetkan mengangkut 160.000 unit kendaraan, tetapi saat ini sudah mengangkut 200.000 unit,” kata Budi.

Lars Bo Larsen menyambut baik tawaran Pemerintah Indonesia tersebut. Dalam keterangannya kepada Kemenhub, dia terkesan dengan kinerja Pelabuhan Patimban. Indonesia diyakini memiliki pertumbuhan ekonomi yang kuat ke depan. ”Transportasi laut menjadi satu elemen penting dalam memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan dan kami berkomitmen untuk bekerja sama dengan baik dengan Pemerintah Indonesia,” kata Lars. Dalam peninjauan itu, Menhub RI bersama Dubes Denmark untuk Indonesia juga memantau aktivitas pengangkutan 2.025 unit mobil oleh Kapal MV Siem Curie di Pelabuhan Patimban. Kapal tersebut datang dari Singapura untuk berangkat kembali menuju ke Luzon, Filipina. (Yoga)


Akhir 2022, Semen Indonesia Tuntaskan Akuisisi SMBR

17 Sep 2022

JAKARTA, ID – PT Semen Indonesia Tbk (Persero) (SMGR) menargetkan akuisisi PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) akan rampung akhir tahun ini. Sebab, aksi korporasi ini menjadi salah satu milestone perseroan pada 2022. Proses dari masuknya SMBR ini sedang berjalan on the track. Perkiraan sekitar akhir Oktober atau November mulai proses capital market dan closing di sekitar Desember. Jadi, ini masih on the track dan sepertinya akan terealisasi tahun ini,” ucap Hosny dalam paparan publik live, Jumat (16/9). Selain karena SMGR adalah BUMN ia juga menyampaikan perseroan merupakan produsen semen terbesar di Indonesia sehingga dipastikan bakal berpartisipasi pada proyek IKN di Kalimantan Timur. Di samping itu, Semen Indonesia telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mengatasi dampak kenaikan suku bunga, tekanan inflasi, dan kenaikan harga BBM terhadap kinerja perseroan. Andriano. Di samping itu, Semen Indonesia telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mengatasi dampak kenaikan suku bunga, tekanan inflasi, dan kenaikan harga BBM terhadap kinerja perseroan. (Yetede)

Kadin Prediksi Surplus Neraca Perdagangan Sampai Akhir Tahun

17 Sep 2022

JAKARTA, ID – Indonesia kembali mencetak surplus neraca perdagangan pada Agustus 2022 dan melanjutkan rekor surplus menjadi 28 bulan berturut-turut. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memprediksi surplus tersebut akan berlanjut sampai akhir tahun. “Karena selama ini nilai ekspor kita dipengaruhi oleh harga komoditas sehingga bisa surplus cukup signifikan meskipun impor  sudah masuk tahap normalisasi,” ucap dia kepada Investor Daily, Jakarta, Jumat (16/9/2022). Terkait mempertahankan kinerja ekspor, pada komoditas ekspornya, bukan terminologi industri pengolahan’ karena akan sangat misleading. Dia menerangkan, dari data Badan Pusat Statistik (BPS) terlihat cukup jelas bahwa ekspor didorong oleh komoditas khususnya CPO. Untuk itu, lanjut Shinta, kalau ingin mempertahankan kinerja ekspor secara instan, pemerintah harus mendorong produktivitas industri-industri yang menciptakan output tersebut dalam jangka pendek. Kalau ingin lebih ideal, pemerintah perlu meningkatkan kapabilitas ekspor produk bernilai tambah, yang hingga saat ini kinerjanya belum sebaik kinerja ekspor komoditas, seperti ekspor produk tekstil, ekspor produk pertanian/ perikanan olahan, produk UMKM. (Yetede)

Bapanas Terus Mitigasi Potensi Krisis Pangan

17 Sep 2022

JAKARTA, ID – Badan Pangan Nasional/National Food Agency (Bapanas/NFA) terus melakukan mitigasi potensi terjadinya krisis pangan di Tanah Air. Dari hasil mitigasi sementara, Indonesia saat ini masih jauh dari krisis pangan karena ketersediaannya melimpah. Hingga akhir Desember 2022, pasokan 12 komoditas pangan strategis yang mencakup beras, jagung, kedelai, bawang merah, bawang putih, cabai besar, cabai rawit, daging ruminansia, daging dan telur ayam ras, gula konsumsi, serta minyak  goreng masih akan surplus. Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi mengatakan, krisis pangan memiliki tingkatan tertentu. Suatu negara dikategorikan mengalami krisis pangan apabila masyarakat sudah tidak bisa menjangkau makanan, tidak ada makanan yang tersedia, bahkan sampai kekurangan gizi dan mengalami gizi buruk. Di tengah potensi krisis pangan global, Indonesia saat ini dinilai masih memiliki ketersediaan pangan yang cukup. Kondisi tersebut didasarkan kepada perhitungan Neraca Pangan Nasional (NPN) serta tingginya potensi pangan lokal yang beragam dan masih berpeluang besar untuk terus dikembangkan sebagai substitusi bagi pangan impor. “Kita bersyukur, saat ini Indonesia tidak mengalami hal tersebut (krisis). Ketersediaan pangan, berdasarkan perhitungan NPN, menunjukkan bahwa pangan nasional dalam kondisi tersedia dan aman," ujar Arief.

Bank Mandiri dan BCA Lampaui Target Penjualan SR017

17 Sep 2022

JAKARTA, ID – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mencatatkan penjualan produk Surat Berharga Negara (SBN) Ritel seri SR017 melampaui target. Penjualan SR017 dilakukan selama masa penawaran dari 19 Agustus hingga 14 September lalu. Corporate Secretary Bank Mandiri Rudi As Aturridha mengatakan, seiring dengan program pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi Covid-19 yang dilakukan pemerintah, pemulihan kepercayaan investor terhadap pertumbuhan ekonomi di masa yang akan merupakan faktor utama yang menyebabkan minat masyarakat terhadap SR017 cukup tinggi dibandingkan dua seri terakhir, SBR011 pada Juni 2022 dan SR016 pada Maret 2022. Menurut dia, selain hal tersebut meningkatnya minat investor terhadap SR017 juga diikuti oleh faktor imbal hasil SR017 yang sangat menarik yaitu sebesar 5,9%, lebih tinggi dibandingkan dengan seri-seri sebelumnya. “Adapun hasil perolehan penjualan di Bank Mandiri untuk SR017 sampai dengan akhir penawaran adalah sebesar Rp 3,34 triliun, lebih tinggi target yang ditetapkan,” ujar Rudi kepada Investor Daily, Jumat (16/9). Rudi sebelumnya menjelaskan Bank Mandiri menargetkan untuk pemasaran SR017 masih dapat mempertahankan market share penjualan pada setiap penerbitan sekitar 10-12%, dengan asumsi ketersediaan kuota yang masih diberikan sampai dengan akhir penawaran. (Yetede)

Jakpro Ajukan Rp 442 Miliar di LRT Fase 2A

17 Sep 2022

Untuk membangun kereta layang ringan atau LRT Fase 2A, Jakpro mengajukan penyertaan modal daerah Rp 442 miliar dalam APBD Perubahan 2022. Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Ismail, Kamis (15/9) mengatakan, usulan itu terungkap dalam rapat kerja Jakpro dan Komisi B DPRD DKI Jakarta, Rabu (14/9). Dirut Jakpro Widi Amanasto menjelaskan, LRT Fase 2A membutuhkan dana  pembangunan sekitar Rp 1,8 triliun. (Yoga)

Bijak Sikapi Pinjaman Daring Sebelum Berinvestasi

17 Sep 2022

Dengan kemajuan teknologi, saat ini masyarakat memiliki banyak pilihan untuk mengakses fasilitas pinjaman, salah satunya melalui platform peer to peer lending atau pinjaman daring (online). Selain itu, ada juga fitur paylater di platform e-dagang yang merupakan layanan untuk menunda pembayaran atau berutang yang wajib dilunasi pada kemudian hari. Namun apabila tidak disikapi dengan bijaksana, hal itu dapat memperburuk kondisi keuangan. Langkah-langkah agar bijak ,menyikapi pinjaman daring, yaitu; Pertama, memiliki alasan kuat untuk mengambil pinjaman daring. Khusus untuk investor, tidak disarankan untuk mengambil margin investasi yang biasanya ditawarkan oleh sekuritas untuk menambah modal investasi saham ataupun trading berjangka. Kewajiban membayar biaya bunga dan pengembaliannya membuat investor awam harus sangat jeli dalam memilih emiten ataupun produk yang harus bisa cair saat jatuh tempo.

Kedua, memahami bahwa tingkat suku bunga pinjaman daring relatif lebih tinggi daripada pinjaman perbankan secara umum. Secara psikologis, peminjam melakukan pertimbangan berdasarkan nominal rupiah yang dibayarkan. Walau sepertinya kecil, tetapi jika dihitung secara matematis, biaya bunga pinjaman berkisar 10 - 25 % per 14 hari. Oleh karena itu, saat berani mengambil pinjaman daring, termasuk paylater, pastikan agar dapat membayar tagihan pinjaman utuh saat jatuh tempo, untuk menghindari denda administrasi ataupun biaya bunga yang ditetapkan secara harian. Ketiga, memahami batasan pinjaman sesuai kemampuan finansial. Keempat, memahami kontrak ataupun perjanjian terkait pembayaran dan tingkat suku bunga yang dikenakan. Selain biaya bunga, ada biaya administrasi lain yang akan menambah jumlah pembayaran balik dari pinjaman online. Kelima, kemungkinan kejadian tidak nyaman juga timbul apabila terjadi kemacetan atas pembayaran pinjaman. (Yoga)