;

Membangun Pariwisata Tanjung Kelayang

Ekonomi Yoga 19 Sep 2022 Kompas
Membangun Pariwisata
Tanjung Kelayang

Upaya komunitas-komunitas lokal di Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, untuk menjaga warisan geologi dan bentang alam telah berbuah menempatkan Belitung sebagai UNESCO Global Geoparks periode 2021-2025. Upaya mempertahankan Belitung sebagai situs geopark dunia tentu membutuhkan komitmen industri pariwisata untuk menjaga daya dukung lingkungan agar tidak kembali pada pola-pola ekonomi eksploitatif. Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Kelayang di Belitung yang menggarap bisnis pariwisata berbasis keberlanjutan lingkungan telah dipilih sebagai salah satu lokasi penyelenggaraan pertemuan tingkat menteri pembangunan negara-negara anggota G20. Sejalan dengan itu, pemerintah mengembangkan sarana hunian pariwisata berbasis hunian lokal di KEK Tanjung Kelayang guna mendorong pariwisata nasional.

Kementerian PUPR membangun 20 sarana hunian pariwisata (homestay) serta membuat program peningkatan kualitas untuk 70 rumah warga di KEK Tanjung Kelayang dengan total anggaran Rp 4,5 miliar. Desain bangunan-bangunan tersebut menonjolkan unsur lokal. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, renovasi rumah warga menjadi sarana hunian pariwisata (sarhunta) bertujuan meningkatkan kualitas rumah warga sekitar kawasan pariwisata menjadi layak huni. Dirjen Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto menjelaskan, pembangunan sarana hunian pariwisata sangat dibutuhkan warga lokal guna mendukung perekonomian masyarakat setelah Belitung dijadikan sebagai KEK. Sarhunta di Tanjung Kelayang dinilai memiliki fasilitas lengkap serta menonjolkan unsur lokal dalam desain bangunan, di antaranya ciri khas ornamen payung yang disebut ”payung lilin Belitung”. (Yoga)


Tags :
#Pariwisata
Download Aplikasi Labirin :