Ekonomi
( 40512 )Produsen Tahan Harga Hingga Inflasi Terjaga
Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) September lalu membuat inflasi 2022 naik menjadi 5,51%. Dampaknya terhadap inflasi memang tidak sebesar kenaikan harga BBM sebelumnya. Rupanya, produsen yang masih menahan harga jual barang turut berperan terhadap laju inflasi 2022 yang masih tergolong rendah.
Ekonom Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mengatakan, hal itu terindikasi dari kenaikan biaya produksi di tingkat produsen yang mencapai 10,8% pada kuartal III-2022. Sementara inflasi indeks harga konsumen (IHK) masih bisa ditekan di bawah 6% yoy.
Menurutnya, produsen melakukan langkah tersebut karena beberapa pertimbangan. Salah satunya khawatir akan terjadinya penurunan omzet jika harga jual naik. Sebab, tidak semua konsumen siap dengan penyesuaian harga.
PHK & Harga Komoditas Gerus Setoran PPh Badan
Moncernya setoran pajak korporasi berupa pajak penghasilan (PPh) badan tahun lalu, bisa jadi tidak berlanjut pada tahun ini. Penyebabnya, gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) diprediksi kembali berlanjut di tahun ini.
Kementerian Keuangan (Kemkeu) mencatat, kontribusi penerimaan PPh badan 2022 sebesar 19,9% dari realisasi total penerimaan pajak yang mencapai Rp 1.716,8 triliun. Artinya, realisasi setoran PPh badan tahun lalu mencapai Rp 341,64 triliun, tumbuh 71,72% year on year (yoy). Bahkan, pertumbuhannya jauh lebih tinggi dibanding 2021 yang hanya 25,58% yoy.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, kondisi tersebut menggambarkan korporasi mulai bangkit dan bahkan menyumbangkan penerimaan pajak lebih besar. Hal ini sejalan dengan pemulihan ekonomi domestik.
Kondisi itu berpotensi kembali berlanjut tahun ini menyusul perlambatan ekonomi hingga ancaman resesi global. Sektor-sektor yang berorientasi ekspor pasti terdampak, sehingga dapat memicu gelombang PHK lanjutan di tahun ini.
Pengamat Pajak Center for Indoensia Taxation Analysis (CITA) Fajry Akbar mengatakan, gelombang PHK akan berdampak negatif terhadap setoran PPh badan. Sebaliknya, PPh 21 bisa jadi meningkat karena pemotongan pajak atas pembayaran pesangon.
Di sisi lain, Fajry melihat, dampak positif PHK terhadap PPh 21, hanya terjadi beberapa bulan saja. Tapi secara keseluruhan dalam setahun, PHK akan berdampak negatif terhadap setoran PPh 21.
Direktur Eksekutif MUC Tax Research Wahyu Nuryanto mengatakan, peningkatkan penerimaan PPh badan tidak hanya dipengaruhi oleh pemulihan ekonomi, tetapi juga kenaikan harga komoditas.
Cuan Indika Energy Kesetrum Bisnis EV
Langkah PT Indika Energy Tbk (INDY) menjalin kerjasama distribusi sepeda motor listrik dengan Damon Motors dinilai bakal mengerek kinerja emiten batubara ini. Pasalnya, Damon Motors merupakan salah satu produsen kendaraan listrik atau
electrical vehicle
(EV) terbesar di Kanada.
Pada 12 Januari lalu, Damon Motors mengumumkan telah menjalin kemitraan dengan INDY. Emiten ini akan menjadi distributor sepeda motor listrik Damon di pasar Indonesia.
"Kami meyakini kemitraan ini akan mempercepat strategi kami masuk ke pasar kendaraan listrik," ungkap Azis Armand,
Vice President Director dan CEO Group Indika Energy.
Analis Henan Putihrai Sekuritas Ezaridho Ibunatama menilai, upaya INDY memperbesar diversifikasi bisnis ke segmen non batubara bakal berdampak positif bagi kinerja. Terlebih, pemerintah terus mengembangkan industri EV di Tanah Air.
Sepeda motor listrik tersebut merupakan produk generasi pertama INDY. "INDY juga membentuk usaha patungan lain di bisnis EV dengan menggandeng Foxconn untuk memproduksi bus listrik," kata Ezar, kemarin.
Proyek IKN Berjalan, BUMN Karya Cuan
Pemerintah terus mempercepat pembangunan ibukota negara (IKN) Nusantara. Dalam Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI, Selasa (17/1), Menteri PUPR Basuki Hadimulyono menyebutkan, hingga kini ada 40 kegiatan konstruksi pembangunan infrastruktur di IKN yang sudah terkontrak, dengan nilai mencapai Rp 25,98 triliun,
Geliat pembangunan proyek IKN tersebut tentu menjadi angin segar bagi emiten konstruksi. Terutama bagi BUMN konstruksi yang diproyeksi paling banyak dapat porsi proyek. Salah satunya PT Adhi Karya Tbk (ADHI).
Farid Budiyanto, Sekretaris Perusahaan Adhi Karya, mengatakan, perolehan kontrak baru ADHI di tahun ini ditargetkan tumbuh 15%-20%, termasuk kontrak IKN. Hingga saat ini ADHI sudah mengerjakan beberapa proyek IKN. Di antaranya proyek gedung dan infrastruktur dengan total kontrak Rp 2,6 triliun.
Selain ADHI, PT Waskita Karya Tbk (WSKT) juga akan gencar memburu proyek-proyek IKN. SVP Corporate Secretary Waskita Karya Novianto Ari Nugroho mengatakan, emiten ini telah memenangkan tender proyek IKN sebesar Rp 4,16 triliun.
Investor Asing yang Masuk ke Pasar Perdana Mencapai Rp 16 Triliun
Hasil lelang surat utang negara (SUN) pada Selasa (17/1) diserbu investor. Ekspektasi kenaikan suku bunga yang lebih lambat membuat pelaku pasar berburu SUN di harga murah.
Kemarin, total penawaran yang masuk pada lelang SUN mencapai Rp 59,05 triliun. Direktur Surat Utang Negara DJPPR Kemenkeu Deni Ridwan mengatakan, antusias investor pada lelang SUN kali ini mulai meningkat tercermin dari naiknya penawaran masuk dari lelang SUN sebelumnya Rp 28,32 triliun.
Data ekonomi domestik juga menunjukkan kinerja positif yakni rilis data neraca perdagangan bulan Desember kembali mencatatkan surplus sebesar US$ 3,89 miliar. Deni menambahkan, aliran dana asing pada lelang SUN terus meningkat ditandai dengan jumlah penawaran dari asing yang mencapai Rp 15,37 triliun, naik dari lelang sebelumnya Rp 4,31 triliun.
Jumlah penawaran masuk dari investor asing tersebut mayoritas pada seri SUN tenor 5 dan 10 tahun yaitu Rp 11,54 triliun atau 75,11% dari total penawaran masuk investor asing dan dimenangkan sebesar Rp 10,74 triliun atau 46,7% dari total penawaran yang diterima.
SIASAT RI PUPUK INVESTASI
Satu lagi lampu indikator ekonomi nasional menyala terang. Kemarin, Selasa (17/1), Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa realisasi investasi sepanjang 2022 mencapai Rp1.207 triliun, alias melewati target yang ditetapkan Rp1.200 triliun. Data itu juga melengkapi keberhasilan kinerja sektor lain sepanjang 2022. Mulai dari inflasi yang berhasil dijangkar di level 5,51%, surplus neraca perdagangan terbesar sepanjang sejarah, hingga performa fiskal yang makin prima. Sederet capaian itu pun menjadi bekal bagi Indonesia untuk melintasi rute ketidakpastian ekonomi tahun ini. Sejumlah strategi pun sudah dirancang pemerintah pusat dan daerah agar aliran investasi tak surut terhalang sentimen geopolitik dan geoekonomi. Apalagi, dalam survei terhadap Chief Communications Officers (CCO) pada World Economic Forum (WEF) 2023, sebanyak 41% dari responden memandang ketidakpastian ekonomi yang mencakup inflasi dan resesi menjadi kendala ekspansi bisnis. Survei yang dirilis jelang WEF 2023 yang digelar di Davos, Swiss, pada 16—20 Januari itu menggambarkan adanya sinyal wait and see pebisnis. Presiden Joko Widodo pun mengamini bahwa kondisi ekonomi pada tahun ini sangat tidak mudah karena adanya risiko perlambatan ekonomi, resesi, hingga lesatan inflasi yang akan menyumbat aliran modal. Sementara itu, kalangan pelaku usaha menyarankan kepada pemerintah untuk melakukan langkah taktis dua arah. Pertama, membenahi persoalan di dalam negeri terutama dari aspek perizinan. Kedua, terus melakukan promosi di negara lain baik secara bilateral maupun dengan memanfaatkan berbagai forum internasional sehingga mampu mengakselerasi investasi. Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Perdagangan Juan Permata Adoe, keterlibatan Indonesia dalam aneka forum kerja sama multilateral akan berdampak besar terhadap kepercayaan investor asing.
Pembiayaan Infrastruktur Daerah
Pembangunan infastruktur masih menjadi agenda utama pemerintah saat ini. Dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2023, secara spesifik disebutkan bahwa pembangunan infrastruktur diharapkan bisa menjadi alat untuk mendorong transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.Meskipun demikian, tidak murah untuk membangun infrastruktur. Diperkirakan kebutuhan pembiayaan untuk pembangunan infrastruktur mencapai Rp6.445 triliun, di saat yang bersamaan alokasi belanja modal relatif kecil dan proyek infrastruktur belum terklasifikasi berdasarkan jenis sehingga cukup sulit untuk menyusun prioritas dan bagaimana bentuk pendanaan yang sesuai. Hal ini ditambah fakta bahwa, pemerintah pusat hanya dapat memberikan kontribusi mencapai 37% saja dari total kebutuhan pendanaan di atas.
Dari 542 daerah hanya ada 1 daerah yang masuk dalam kategori sangat mandiri dalam hal pengelolaan fiskal daerah. Baru 8 provinsi dan 2 kota yang tergolong mandiri serta 18 provinsi dan 36 kabupaten/kota dengan kondisi fiskal menuju mandiri. Adapun Pemda yang kondisi fiskalnya belum tergolong mandiri ada 8 provinsi dan 458 kabupaten/kota (DJPK, Kementerian Keuangan,2022).
Oleh karena itu, diperlukan terobosan dan sinergi pendanaan untuk pembangunan infrastruktur di daerah.
Inovasi dilakukan oleh Pemda Provinsi Sulawesi Utara ketika membangun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Pada pembangunan RSUD tersebut, Pemda melakukan kolaborasi pembiayaan yang merupakan gabungan dari APBN, APBD, hibah dan pinjaman melalui PT SMI, dengan total pinjaman mencapai Rp300 miliar. Tentu apa yang dilakukan oleh Pemda Sulawesi Utara bisa menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam membiayai infrastruktur di daerah
INDUSTRI HULU MIGAS : MENINGKATKAN NILAI TAMBAH GAS BUMI
Melimpahnya cadangan gas bumi di Tanah Air membuka peluang bagi pemerintah untuk mendapatkan tambahan manfaat dari komoditas tersebut melalui peningkatan nilai tambah di sektor petrokimia. Gas bumi dinilai sebagai sumber daya yang strategis untuk mendorong pengembangan industri petrokimia di dalam negeri. Terlebih, saat ini sebagian besar produk petrokimia yang digunakan di dalam negeri masih berasal dari impor. Komaidi Notonegoro, Direktur Eksekutif ReforMiner Institute, mengatakan gas bumi memiliki dua peran di industri petrokimia, yakni sebagai bahan baku dan sumber energi. “Peluang untuk dapat mendorong pengembangan industri petrokimia Indonesia masih cukup besar. Dengan kapasitas produksi petrokimia Indonesia yang saat ini sekitar 7,1 juta ton per tahun, sekitar 70% kebutuhan petrokimia untuk domestik masih harus dipenuhi dari impor,” katanya, Selasa (17/1). Lemigas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mencatat gas bumi sebenarnya bisa diolah lebih lanjut sebagai bahan baku produk petrokimia, seperti olefin rendah, dan bahan pelumas dasar sintetik. Saat ini, Indonesia tercatat 43,6 triliun kaki kubik (TCF) cadangan terbukti gas, dengan realisasi penyaluran sebesar 5.734 BBTUD. Dari jumlah penyaluran tersebut, 66% di antaranya disalurkan untuk memenuhi kebutuhan domestik.
Realisasi Investasi 2022 Capai Rp 1.207 Triliun
JAKARTA, ID – Presiden Joko Widodo mengatakan, realisasi investasi nasional selama 2022 mencapai Rp 1.207 triliun atau lebih tinggi dari target realisasi investasi yang sebesar Rp 1.200 triliun. Menurut dia, investasi yang tumbuh tinggi menjadi kunci dalam upaya pemerintah menggenjot pertumbuhan ekonomi nasional. “Dari target realisasi Rp 1.200 triliun tercapai yaitu Rp 1.207 triliun pada 2022. Ini sangat bagus, karena bisa menciptakan lapangan kerja 1,3 juta. Investasi jadi kunci pertumbuhan ekonomi,” ucap Presiden Jokowi dalam Rapat Koordinasi Nasional Kepala Daerah dan Forkompinda 2023, Selasa (17/1/2023). Menurut Jokowi, komponen investasi dan ekspor menjadi dua penopang pertumbuhan ekonomi domestik. Oleh karena itu, ia mengajak pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mendorong realisasi investasi. “Hati-hati yang namanya investasi sekarang menjadi rebutan bagi semua negara. Jangan sampai mengurus izin (investasi) berbulan-bulan. Dalam situasi yang sangat sulit, investasi dan ekspor menjadi kunci,” kata Jokowi. Ia mengatakan, saat ini masih ada dua permasalahan besar yang menghambat laju investasi. Dalam hal ini perlu kerja sama antar pemangku kepentingan untuk menyelesaikan masalah tersebut. Pertama, kesulitan investor dalam mengurus Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR). “Separuh daerah masih belum menyelesaikan KKPR-nya. Saya minta, ketua DPRD agar dengan pemerintah daerah segera menyelesaikan urusan ini,” kata dia. (Yetede)
Penguatan Rupiah Dongkrak Pasar Saham
JAKARTA, ID – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat 4% sepanjang 2023 menjadi Rp 15 ribu, dibandingkan bulan lalu Rp 15.700, didorong derasnya aliran dana asing ke pasar surat berharga negara (SBN). Hal ini mampu mendongkrak pasar saham domestik dalam beberapa hari terakhir. Kemarin, indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia melesat 1,1% ke level 6.767, melanjutkan tren positif sejak perdagangan Jumat pekan lalu. Nilai transaksi saham mencapai Rp 12,8 triliun, di atas rata-rata sepanjang 2023 sebesar Rp 10,58 triliun, berdasarkan data BEI. Indeks saham-saham unggulan, seperti LQ45, IDX 30, dan IDX 80, berkibar, dengan kenaikan 1,81%, 1,9%, dan 1,64%. Adapun dua indeks sektoral mencetak kinerja impresif, yakni material dasar dan teknologi masing-masing 0,3% dan 1,94%. Kedua indeks sektoral itu mencetak pertumbuhan tertinggi sepanjang 2023, terdiri atas material dasar sebesar 4,3% dan teknologi 4%. (Yetede)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









