Ekonomi
( 40789 )Kredit ke Sektor Hilirisasi Digenjot
Rencana pemerintah mendorong hilirisasi pada industri berbasis sumber daya alam bakal berdampak pada sektor perbankan. Terlebih, Presiden Joko Widodo meminta perbankan ikut berperan dalam mendukung hilirisasi. Para bankir pun menilai penyaluran kredit ke sektor hilirisasi memiliki prospek positif di tahun ini. Adapun data Bank Indonesia (BI) mencatatkan penyaluran kredit modal kerja dan investasi perbankan untuk industri pengolahan termasuk hilirisasi mencapai Rp 1.009,8 triliun per November 2022. Tumbuh 12,15% secara tahunan atau Year on Year (YoY) dari posisi yang sama tahun lalu mencapai Rp 900,4 triliun per November 2021. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyatakan eksposur kredit ke sektor industri pengolahan termasuk industri hilir mencapai Rp 144 triliun pada November 2022. Corporate Secretary Bank Mandiri Rudi As Aturridha menyatakan industri pengolahan juga merupakan sektor prioritas Bank Mandiri dengan portfolio mencapai 15,7%. “Sehingga akan tetap menjadi salah satu fokus tumbuh kredit Bank Mandiri ke depannya. Lebih detail lagi, contoh beberapa sub sektor industri pengolahan hilir tersebut adalah industri makanan dan minuman, industri farmasi, industri pengolahan logam (smelter), industri pupuk, industri kimia, industri pakan ternak dan lain sebagainya,” ujar Rudi kepada Kontan.co.id pada Senin (23/1).
Regulasi Investasi EBT : Sikut-Sikutan Kepentingan
Sejak kehadiran Peraturan Presiden No. 112 Tahun 2022 tentang Percepatan Pengembangan Energi Terbarukan untuk Penyediaan Tenaga Listrik, investor terus melirik potensi pengembangan energi hijau di Tanah Air. Satu sisi, regulasi itu belum cukup kuat menjamin masa depan transisi energi di Indonesia. Keberadaan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Energi Baru Terbarukan (EBT), perlu didorong untuk menjamin kepastian investasi dan sasaran ke depan. Ketua Umum Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) Bobby Gafur Umar mengatakan bahwa pemerintah dan DPR perlu memberi perhatian pada pembahasan RUU EBT sebagai payung hukum terhadap masa depan investasi EBT di Indonesia. Bobby yang menjabat sebagai Presiden Direktur PT Maharaksa Biru Energi Tbk. (OASA) menyatakan insentif dari pemerintah merupakan aspek yang dapat mendorong investasi EBT. Selain itu, sektor EBT juga butuh diberikan fleksibilitas dari sisi perolehan tarif awal. Selain itu, menurut Bobby, saat ini pelaku industri EBT juga masih mengharapkan skema power wheeling alias pemanfaatan bersama jaringan tenaga listrik PLN oleh produsen listrik swasta atau independent power producer (IPP) terkait dengan EBT.
Ekspor Batu Bara : Keyakinan Tinggi Emas Hitam Indonesia
Rencana China yang ingin membuka kembali keran impor batu bara dari Australia di tengah upaya penerapan wajib pasok domestik untuk komoditas itu di Negeri Kanguru tidak akan meredam ‘panasnya’ ekspor emas hitam asal Indonesia.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan target ekspor batu bara tahun ini bakal lebih tinggi dibandingkan dengan 2022. Hal itu dilakukan untuk memanfaatkan tingginya permintaan di pasar global.Apalagi, perang Rusia-Ukraina yang masih berlangsung membuat sejumlah negara Eropa kembali meningkatkan konsumsi batu bara agar bisa menjamin pemenuhan kebutuhan energi.Direktur Pembinaan Pengusahaan Batu Bara Kementerian ESDM Lana Saria mengatakan bahwa tahun ini pihaknya menargetkan ekspor batu bara mencapai 517,7 juta ton. Jumlah tersebut naik sekitar 4,11% dari target tahun lalu yang dipatok 497,25 juta ton.Peningkatan target ekspor itu juga sejalan dengan naiknya target produksi batu bara pada tahun ini yang menjadi 694,5 juta ton, serta target wajib pasok domestik (domestic market obligation/DMO) sebanyak 176,8 juta ton.
Kepercayaan diri tersebut juga muncul karena dilatarbelakangi oleh meningkatkan permintaan batu bara dari sejumlah negara yang menjadi pasar nontradisional bagi Indonesia, seperti negara-negara di kawasan Eropa.Keyakinan yang sama juga disampaikan oleh Indonesia Mining & Energy Forum (IMEF). Ketua IMEF Singgih Widagdo mengatakan bahwa permintaan batu bara asal Tanah Air masih akan tetap tinggi pada tahun ini.
Saat ini, produksi batu bara Australia sekitar 590 juta ton per tahun, dengan penggunaan untuk pasar domestik 129 juta ton. Adapun, alokasi ekspor steam coal Australia di pasar dunia sekitar 196 juta ton.Pemerintah Negara Bagian di Australia, seperti New South Wales yang menjadi produsen batu bara terbesar kedua di Negeri Kanguru berencana menerapkan skema baru perdagangan batu bara, di mana penambang lokal perlu menyisihkan 7%—10% untuk cadangan dalam negeri.
Kemenkeu Targetkan Penerbitan SBN Ritel Rp130 Triliun Tahun Ini
JAKARTA, ID – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkapkan, pemerintah pada tahun ini menaikkan target penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel menjadi sebesar Rp 130 triliun. Hal ini menunjukkan SBN Ritel mendapatkan sambutan dan antusiasme yang baik dari masyarakat. "Pada 2023 ini pemerintah menaikkan target penerbitan SBN Ritel sebesarRp 130 triliun melalui seri Obligasi Negara Ritel (ORI), Sukuk Negara Ritel (SR), Savings Bond Ritel (SBR), dan Sukuk Tabungan (ST), serta Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS),” ujar Direktur Surat Utang Negara (SUN) Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kemenkeu Deni Ridwan, di Jakarta, Sabtu (21/1/2023). Deni Ridwan mengatakan, peningkatan target penerbitan SBN Ritel itu seiring dengan semakin meningkatnya capaian penerbitan SBN Ritel pada 2020, 2021, dan 2022 yang masing-masing sebesar Rp 76 triliun, Rp 97 triliun, dan Rp 107 triliun. Pada 2022, Kemenkeu berhasil menerbitkan SBN Ritel sebesar Rp 107 triliun yang dapat menjangkau lebih dari 186 ribu investor. (Yetede)
Proyek MRT East-West Dikebut
JAKARTA, ID - Pemerintah terus mendorong percepatan proyek Mass Rapid Transit (MRT) East-West Line. Proyek ini merupakan pengembangan MRT Fase 3 senilai Rp 160 triliun dengan rute Balaraja-Cikarang sepanjang 84,10 kilometer (km). “Arahan Bapak Presiden bahwa proyek ini bisa diselesaikan atau financial closing di 2024 sehingga tentu program ini perlu kami tindak lanjuti,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto selaku ketua Komite Percepatan Pembangunan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) dalam pernyataan resminya seperti dikutip Senin (23/1/2023). Airlangga mengatakan, pembangunan MRT East-West tersebut juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengurangi ketergantungan terhadap konsumsi BBM serta mengurangi kemacetan yang menjadi masalah utama Jabodetabek. Pemerintah pun berencana untuk menyediakan tiga depo operasional di MRT East-West dengan estimasi penumpang mencapai 1,2 juta per hari. MRT East-West tersebut juga akan mencakup 49 kawasan transit oriented development (TOD). “Sehingga ini akan memberikan solusi atas transportasi publik secara masif,” kata Airlangga. (Yetede)
Startup Bukan Pilihan Utama
JAKARTA-Memasuki semester akhir perkuliahan membuat Idham Viryawan mulai membuat membayangkan rencana hidupnya setelah lulus. Mahasiswa tingkat akhir perguruan tinggi swasta di Jakarta itu sedang menimbang-nimbang pilihan kariernya kelak. Ada dua jenis perusahaan yang ia timbang-timbang: perusahan rintisan atau startup dan BUMN. Dari dua pilihan itu, ia merasa BUMN merupakan pilihan yang lebih pas lantaran menjanjikan stabilitas pendapatan. Sebetulkan, kata Idham, kedua jenis perusahaan itu menawarkan situasi yang berbeda bagi lulusan anyar. Startup dianggap memberi peluangan pengambangan diri yang lebih cepat lantaran industrinya masih baru dan perkembangannya cepat. "Tapi kekurangannya, startup beresiko bangkrut dan bisa melakukan PHK kapanpun," ujar pria asal Bekasi itu kepada Tempo, kemarin. Kekhawatiran Idham ini didasari fakta maraknya PHK oleh perusahaan teknologi di dalam dan luar negeri sepanjang tahun lalu. (Yetede)
Mencari Bisnis Digital yang Masih Moncer
JAKARTA-Meski sempat diterjang badai PHK sepanjang 2022, sejumlah investor dan ekonom menilai industrial digital serta perusahan rintisan alias startup masih punya peluang untuk bangkit kembali pada tahun ini. Beberapa sektor dinilai mampu bertumbuh meski terbatas. Ketua Umum Asosiasi Modal Ventura untuk Startup Indonesia, Eddy Danusaputro, mengatakan arus investasi untuk perusahaan rintisan masih mengalir. "Tapi memang lebih selektif," ujarnya kepada Tempo, kemarin. Starup yang bisa mengelola arus kas tidak mengandalkan strategi bakar uang serta memiliki peluang membukukan keuntungan bakal menjadi pilihan investor. Menurut Eddy, startup bidang teknologi finansial atau fintech dan pertanian memiliki peluang yang bagus. "Sebab mereka masih diperlukan untuk kebutuhan sehari-hari," ucap dia. (Yetede)
Ada Optimisme dari Forum Ekonomi Dunia
Forum Ekonomi Dunia semakin tak relevan, demikian sindiran CNN, 16 Januari 2023. Namun, lebih tepatnya semboyan America First yang sangat tidak relevan. Para pakar Center for Strategic and International Studies (CSIS) AS sendiri mengernyit saat mendengar pertama kali America First diusung Presiden Donald Trump. Lebih tak relevan lagi ialah langkah AS di bawah Biden yang mengupayakan unilateralisme AS dalam geopolitik, serta upaya Biden membentuk Kerangka Ekonomi Indo-Pasifik atau Indo-Pacific Economic Framework (IPEF) untuk melakukan decoupling ekonomi global. Di balik semua upaya AS itu, untunglah perekonomian dunia tidak mengalami decoupling. Perdagangan dunia mencapai 32 triliun USD sepanjang 2022 saat dunia diwarnai isu pertarungan keras geopolitik, invasi Rusia, dan perang cip. Perdagangan tetap dinamis dan meningkat dari 28,5 triliun USD pada 2021 berdasarkan laporan Konferensi Perdagangan dan Pembangunan PBB (UNCTAD), 17 Februari 2021. Mekanisme pasar tetap jalan di tengah hiruk-pikuk global. Korporasi global tetap bisa mengelakkan berbagai hambatan dalam perdagangan global. Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva menyerukan agar korporasi global terus mendorong perdagangan. Senada dengan itu, tidak semua pihak di AS sepakat dengan decoupling.
Kepala Perwakilan Dagang AS, Katherine Tai mengingatkan, rezim perdagangan global hanya butuh sentuhan baru. Ini menunjukkan AS tidak seragam soal isu decoupling. Itulah suara-suara yang bermunculan dalam pertemuan Forum Ekonomi Dunia (WEF), 16-20 Januari 2023, yang juga dihadiri Ketua Komisi Eropa Ursula von der Leyen. Bahwa Uni Eropa (UE) tetap ingin mendorong globalisasi. Sebab, menurut Dirjen WTO, Ngozi Okonjo-Iweala, asas multilateral tetap lebih penting. Hal itu akan melancarkan urusan perdagangan dan investasi global. ”Jika tidak ada sistem multilateral, perdagangan dunia bisa anjlok 5 %,” kata Okonjo-Iweala di WEF, 21 Januari 2023. Untuk mendorong multilateralisme, Ketua WEF Klaus Schwab, yang juga pendiri WEF pada 1971, mengatakan bahwa tema WEF tahun ini adalah ”kerja sama di tengah dunia yang mengalami perpecahan”. Dengan demikian, seruan-seruan WEF tetap relevan. Untunglah, perdagangan global dan aliran investasi tetap jalan, tidak terhambat decoupling. Maka, Georgieva tetap optimistis bahwa ekonomi global tidak akan menghadapi resesi parah, hanya mengalami penurunan pertumbuhan. ”Sikap saling memahami adalah syarat untuk kerja sama internasional,” demikian seruan Wakil Perdana Menteri China Liu He di WEF, 17 Januari 2023. (Yoga)
Kelinci di Pasar Saham
Pada Tahun Kelinci Air ini, pergerakan pasar saham secara umum diperkirakan akan lebih tenang ketimbang pergerakan di tahun Macan lalu. Bahkan, Menkeu Sri Mulyani mengatakan, tahun 2022 adalah tahun yang brutal karena ada banyak sekali asset yang menguap. Analis CLSA Hong Kong, Justin Chan dan Stella Liu, mengatakan, hampir semua shio akan menjalani tahun yang tenang sepanjang Tahun Kelinci ini. Hanya, shio Ayam tampaknya harus bersiap menghadapi hari-hari yang melelahkan. Setiap tahun sejak 1992, CLSA Sekuritas Hong Kong mengeluarkan CLSA Feng Shui Index yang memperkirakan pergerakan pasar saham Hong Kong berdasarkan fengsui, ilmu China kuno yang memadukan energi agar manusia dapat hidup selaras dengan alam. Tentu saja, ini adalah laporan lucu-lucuan dan laporan ini bukanlah merupakan sebuah laporan riset berdasarkan tradisi kuno. Otoritas pasar modal China rajin memperingatkan sekuritas-sekuritas yang mengeluarkan analisis berdasarkan fengsui. Surat peringatan dari regulator dalam beberapa tahun belakangan mereka terima setelah mengeluarkan strategi investasi berdasarkan fengsui.
Namun, paparan dari CLSA ini sangat dinantikan para investor. Kelinci air akan membawa elemen api yang membawa keberuntungan untuk Indeks Hang Seng, tetapi kekurangan elemen metal. Perjalanan Indeks Hang Seng tahun ini akan bergerak dengan sedikit gejolak, tetapi para investor diingatkan harus bersiap menghadapi penurunan di pasar saham Hong Kong pada Maret setelah terjadi kenaikan di awal tahun. Pasar akan kembali menguat sebelum musim panas tiba dan akan turun lagi pada Agustus dan Oktober. Karena Kelinci Air ini membawa elemen api, industri terkait api, seperti gas, mode, dan teknologi akan bertumbuh baik. Sementara industri yang terkait tanah, seperti property juga terkait air, seperti travel dan transportasi, akan berjuang keras melewati Tahun Kelinci. Industri terkait kayu seperti kesehatan, pendidikan, dan pertanian akan bertumbuh cukup baik. Metal merupakan penerima manfaat utama dari kehadiran si Kelinci ini. Apakah perhitungan ini akan terbukti? Kita lihat saja nanti…. (Yoga)
Proyek Rumah Tapak Diproyeksikan Masih Dominan di 2023
Memasuki tahun 2023, sejumlah pengembang tetap fokus menggarap rumah tapak. Rumah tapak diproyeksikan masih mendominasi pasar residensial, meskipun permintaan perumahan tahun ini diprediksi melambat. Vice President Corporate Secretary PT PP Properti Tbk (PPRO) Ikhwan Putra Pradhana, mengemukakan, saat ini perseroan terus menyasar segmen pasar rumah tapak. Ini sejalan dengan kebutuhan perumahan yang selalu meningkat untuk hunian, terutama generasi muda kalangan milenial. Beberapa proyek baru yang akan dikembangkan oleh perseroan di antaranya Transyogi di Cibubur, dan Mikroland Payon Amartha di Semarang. Strategi yang disiapkan antara lain optimalisasi aset lahan, pemasaran unit siap huni (ready stock), pengembangan rumah tapak, serta pengembangan apartemen dengan skala prioritas.
”Perseroan akan mengembangkan beberapa rumah tapak di sekitar Cibubur, Semarang, dan Cilegon. Namun, tetap fokus untuk memasarkan produk apartemen yang sudah ada,” kata Ikhwan, akhir pekan lalu. Anggaran belanja modal yang disiapkan PPRO tahun ini Rp 160 miliar, bersumber dari surplus arus kas dan hasil divestasi saham anak perusahaan. Adapun penjualan properti tahun ini diproyeksikan tumbuh 10 % dibandingkan tahun lalu. Pada 2022, capaian pemasaran properti tercatat Rp 1,1 triliun. Menurut Corporate Head of Sales Sinar Mas Land Nurhadi Lie, kontribusi terbesar pendapatan Sinar Mas Land masih berasal dari BSD City. Pasokan rumah tapak lebih besar daripada apartemen, sementara proyek apartemen umumnya sudah selesai dan tinggal dipasarkan. Adapun pasar apartemen kini sudah mulai banyak diisi oleh pengguna akhir. ”Kami gencarkan terus channel penjualan yang ada,” ujar Nurhadi. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









