TANTANGAN EKONOMI Simpul Gordian
Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva, di Davos, Swiss, Senin (16/1) mengawali acara tahunan WEF dengan Simpul Gordian, sebuah legenda Frigia dimana Simpul Gordian merupakan beberapa simpul tali yang saling terikat erat yang susah dibuat dan tak mudah dilepas. Simpul Gordian jadi gambaran situasi dunia yang penuh ketidakpastian saat ini. Ekonomi global tengah menghadapi meningkatnya risiko perpecahan yang dipicu konflik dagang AS-China dan perang Rusia-Ukraina. Fragmentasi itu muncul dalam bentuk pembatasan perdagangan, hambatan penyebaran teknologi, pembatasan lintas sektor yang memicu berkurangnya aliran modal, dan penurunan kerja sama internasional. Dalam skenario terbatas, fragmentasi perdagangan global bisa menyebabkan 0,2 % PDB global hilang. Dalam skenario parah, dunia akan kehilangan 7 % PDB. IMF mengajak para pembuat kebijakan dan pimpinan bisnis yang menghadiri WEF memecahkan tantangan Simpul Gordian dalam konteks terkini melalui pemikiran dengan sudat pandang berbeda (out of the box), yang kreatif, tegas, dan membangun.
Meski diperkirakan tak berdampak besar, rambatan Simpul Gordian dunia akan memengaruhi perlambatan ekonomi Indonesia. Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS terdepresiasi, inflasi tinggi, dan pasar utama ekspor melemah sehingga berujung PHK di sejumlah industri padat karya berbasis ekspor. Terbaru, pada 16 Januari 2023, BPS merilis, inflasi tinggi imbas kenaikan harga pangan dan energi menyebabkan garis kemiskinan (GK) naik dari 9,54 % penduduk pada Maret 2022 menjadi 9,57 % pada September 2022, yang menunjukkan RI punya Simpul Gordian sendiri yang perlu dipecahkan. Sejumlah langkah telah dilakukan pemerintah dan otoritas untuk mengatasi Simpul Gordian itu, seperti menaikkan suku bunga acuan, menambah cadangan devisa melalui devisa hasil ekspor, mencari pasar ekspor baru, memberikan jaring pengaman sosial, dan melanjutkan restrukturisasi kredit di sejumlah sektor. (Yoga)
Tags :
#Ekonomi InternasionalPostingan Terkait
Perdagangan AS-China
Perang Global Picu Lonjakan Utang
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Pasar Dalam Tekanan
Danantara Gencar Himpun Pendanaan
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023