Ekonomi
( 40512 )TRANSISI ENERGI : Power Wheeling Tarik Investasi Listrik EBT
Keyakinan itu didorong oleh permintaan listrik berbasis energi baru terbarukan (EBT) dari konsumen industri yang belakangan tumbuh signifikan dari sejumlah perusahaan multinasional, seperti Nike, Adidas, Coca-cola, H&M, dan Nestle. Penggunaan jaringan transmisi dan distribusi milik PT PLN (Persero) oleh konsumen, khususnya industri dan produsen listrik diyakini bakal meningkatkan penetrasi EBT di dalam sistem kelistrikan umum. “Sebagai konsumen besar, tentunya PLN akan merespons dengan baik permintaan dari Industri tersebut. Apalagi hal itu terkait dengan kelangsungan industri di Tanah Air. Pertanyaan berikutnya adalah sinergi apa yang dapat membantu PLN memenuhi permintaan listrik EBT tersebut,” kata Ketua Umum Asosiasi Produsen Listrik Swasta Indonesia (APLSI) Arthur Simatupang, Selasa (21/2). Menurut Arthur, sisi permintaan untuk listrik dari EBT bakal meningkat drastis. Di sisi lain, dinamika permintaan listrik EBT dari industri memerlukan fleksibilitas dalam pengembangannya, terutama dari sisi pasokan yang seringkali menjadi tantangan bagi produsen listrik. “Skema power wheeling selayaknya menjadi salah satu opsi dalam upaya memastikan adanya suplai yang fleksibel dengan mekanisme Renewable Purchase Obligations .”
MINYAK GORENG SAWIT : TAKTIK JITU KENDALIKAN HARGA MINYAKITA
Pemerintah bekerja keras menjamin harga minyak goreng bersubsidi, baik curah maupun Minyakita, dijual dengan harga Rp14.000 per liter, kendati volumenya terbatas di pasaran. Sudah hampir 2 bulan, harga rata-rata minyak goreng dengan merek Minyakita terus merangkak naik seiring dengan terbatasnya pasokan di pasar tradisional. Data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok Kementerian Perdangan (Kemendag) mencatat harga minyak goreng subsidi itu secara nasional pada 21 Februari 2023 dijual Rp15.100 per liter atau naik 7,09% dibandingkan dengan harga pada 2 Januari 2023. Kenaikan harga Minyakita terbukti tidak merata di setiap daerah. Hal itu terbukti dari data diparitas harga minyak goreng Minyakita di Kemendag. Di provinsi Gorontalo, harga rerata Minyakita sebesar Rp18.000 per liter, sedangkan di DI Yogyakarta seharga Rp15.000 per liter. Harga Minyakita di Gorontalo terpaut jauh saat dibandingkan dengan di Kepulauan Riau sebesar Rp14.000 per liter sedangkan Sumatra Barat Rp15.333 per liter. Di Sumatra Barat, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumatra Barat Ridonal mengatakan bahwa tidak ada persoalan soal stok minyak goreng di provinsi itu kendati harga Minyakita di atas harga eceran tertinggi (HET) Rp14.000 per liter. Pada Februari 2023, kuota minyak goreng subsidi yang disediakan Kemendag untuk Sumbar mencapai 10.305 ton berupa minyak goreng curah dan Minyakita. Dari kuota 10.305 ton, posisi hingga 21 Februari 2023 telah didistribusikan sebanyak 5.673,25 ton di seluruh kabupaten dan kota di Sumbar. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Muba Yusuf Amilin memaparkan kegiatan operasi pasar digelar bekerja sama dengan distributor minyak goreng CV Mekar Abadi dalam rangka pengendalian angka inflasi serta stabilitas harga kebutuhan pokok di Muba. Sementara itu, Plt Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Kasan mengatakan Kemendag menyiapkan sejumlah cara untuk memastikan minyak goreng, baik curah maupun kemasan Minyakita, menjelang Ramadan tersedia di pasaran.
LAPORAN DARI SINGAPURA : Media Minati Tencent Cloud
Layanan komputasi awan milik Tencent Cloud makin diminati pelaku industri media di Asia Pasifik sepanjang 2022. Carmen Zhu, Research Director Frost & Sullivan, menyebutkan hal itu merupakan kesimpulan dari hasil riset Frost & Sullivan dalam tajuk Asia-Pacific (APAC) Media Service Market Report 2022. Dia menyebutkan penelitian dilakukan di sembilan kawasan di Asia Pasifik. Cakupan yang dievaluasi melingkupi kapabilitas aplikasi, layanan, dan infrastruktur. “Jumlah responden adalah 60 perusahaan dengan skala bisnis hingga lebih dari US$500 juta,” katanya di Singapura, Selasa (21/3). Dia mencatat responden adalah pengguna komputasi awan (cloud) dengan skala bisnis hingga US$5 juta sebanyak 5%, skala US$5,1 juta hingga US$10 juta (7%), skala bisnis dengan nilai US$10,1 juta hingga US$50 juta sebanyak 13%. Selanjutnya, responden memiliki bisnis dengan nilai US$50,1 juta hingga US$100 juta (13%), US$100,1 juta hingga US$500 juta (20%), dan di atas US$500,1 juta (42%). Untuk asal negaranya yakni China (30%), Asia Selatan (20%), Asia Tenggara (20%), dan selebihnya dari Jepang dan Korea Selatan. “Riset menemukan bahwa 33,4% perusahaan media dan entertainment memilih layanan Tencent Cloud untuk mengakselerasi perjalanan digital perusahaannya,” ulas Carmen. Poshu Yeung, Senior Vice President of Tencent Cloud International, menyebutkan pihaknya melayani lebih dari 1 miliar pengguna di dunia.
Kebijakan Bisa Tekan Petani
Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional menetapkan harga batas atas pembelian gabah dan beras, untuk mengendalikan laju kenaikan harga gabah/beras. Namun, kalangan petani menilai ketentuan itu bakal merugikan mereka karena harga pembelian pemerintah lebih rendah dari ongkos produksi. Kebijakan itu juga berisiko tidak efektif mengendalikan harga jika tidak disokong produksi dan pengelolaan cadangan yang baik. Badan Pangan Nasional menerbitkan Surat Edaran No 47/TS.03.03/K /02/2023 tentang Harga Batas Atas Pembelian Gabah atau Beras yang bertujuan untuk mengendalikan laju kenaikan harga gabah/beras. Dalam surat itu, terdapat tanda tangan sejumlah perwakilan pelaku usaha dan pihak terkait yang menyepakati harga pembelian gabah/beras, dari Perum Bulog, Satgas Pangan Polri, Perkumpulan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia, PT Food Station Tjipinang Jaya, PT Wilmar Padi Indonesia, PT Surya Pangan Semesta, PT Buyung Poetra Sembada Tbk, PT Belitang Panen Raya, dan Menata Citra Selaras. Dalam surat itu, perwakilan-perwakilan tersebut menyepakati harga batas bawah pembelian gabah atau beras mengikuti Permendag No 24 Tahun 2020 tentang Harga Pembelian Pemerintah untuk Gabah atau Beras, yakni Rp 4.200 per kg di tingkat petani untuk gabah kering panen (GKP). Sementara batas atasnya, sesuai surat edaran itu, disepakati Rp 4.550 per kg di tingkat petani. Kesepakatan itu merupakan hasil rapat pada Senin (20/2).
Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi mengatakan, perwakilan petani dari Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) dan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) terlibat dalam perumusan harga tersebut. ”Pastinya (kebijakan harga tersebut) untuk menjaga harga petani dan konsumen,” katanya saat dihubungi, Selasa (21/2). Ketua Umum Serikat Petani Indonesia (SPI) Henry Saragih menilai, kebijakan harga tersebut merunyamkan keadaan petani. Berdasarkan perhitungannya, harga pembelian pemerintah (HPP) semestinya sekitar Rp 5.600 per kg GKP di tingkat petani. Artinya, rentang harga pembelian yang ditetapkan berada di bawah angka tersebut. Dengan nilai yang berada di bawah usulan petani, Henry berpendapat, kebijakan tersebut hanya menguntungkan korporasi yang bergerak di perberasan. ”Korporasi dapat membeli beras dengan harga murah dan menjualnya di pasar premium,” ujarnya. Guru Besar Fakultas Pertanian IPB University sekaligus Ketua Umum Asosiasi Bank Benih dan Teknologi Tani Indonesia (AB2TI) Dwi Andreas Santosa berpendapat, kebijakan harga pembelian beras terbaru meng ancam kesejahteraan petani. Berdasarkan survei asosiasinya, ongkos produksi padi tahun 2019 mencapai Rp 4.523 per kg GKP di tingkat petani. Pada September 2022, angkanya sudah menyentuh Rp 5.667 per kg GKP. Oleh sebab itu, dia berharap, harga pembelian sekitar Rp 5.700 per kg. (Yoga)
INOVASI BISNIS, Saatnya Mengubah Hierarki
Perusahaan sebesar Meta yang dulunya Facebook melihat bahwa hierarki yang ada sudah tertinggal. Perubahan teknologi, pandemi, dan perubahan kultur menjadi pendorong perusahaan untuk mulai memikirkan ulang hierarki yang ada. CEO Meta Mark Zuckerberg saat pertemuan manajemen dengan investor, media, dan pihak lainnya mengatakan bahwa perusahaan berencana untuk terus menahan biaya setelah melakukan sejumlah analisis. Dia menjanjikan tahun ini sebagai ”Tahun Efisiensi” dan mengatakan bahwa Meta akan lebih proaktif dalam memotong berbagai hal dengan prioritas rendah dan juga peran dengan kinerja rendah. Meta akan merampingkan struktur organisasinya dan menghapus beberapa lapis manajemen menengah agar mereka bisa membuat keputusan lebih cepat.
Majalah MIT Sloan Management Review edisi Januari membahas persoalan perubahan hierarki. Penulis artikel ini, Nicolai J Foss and Peter G Klein, mengatakan, sekian lama orang berputar-putar di sekitar gagasan menghilangkan struktur organisasi untuk menciptakan organisasi yang lebih gesit dan simple, kenyataannya hierarki perusahaan tetap saja sama. Hierarki memungkinkan kecerdasan dan kreativitas manusia berkembang di dalam skala yang lebih besar. Ide dan kreativitas bisa terwujud menjadi produk dan layanan yang bisa menjangkau lebih banyak orang. Dari berbagai contoh masalah bisnis, kecepatan menjadi sangat penting. Intinya menyelesaikan pekerjaan dengan cepat dan baik. (Yoga)
Bunga Deposito Valas Perlu Kompetitif
Besaran bunga term deposit valas untuk devisa hasil ekspor harus kompetitif dibandingkan dengan besaran bunga deposito valas di negara lain. Ini agar eksportir berminat menyimpan devisa hasil ekspornya di perbankan dalam negeri. Demikian disampaikan ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Nawir Messi, Selasa (21/2). (Yoga)
Penjualan SBR oleh BRI Rp 2,1 Triliun
Penjualan Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR012 oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk selama 19 Januari-9 Februari 2023 mencapai Rp 2,1 triliun. ”Penjualan SBR012 bertumbuh 40 % dibandingkan dengan SBR011,” ujar Direktur Bisnis Konsumer BRI Handayani dalam keterangan persnya, Selasa (21/2). (Yoga)
PERIKANAN, Pasar Ekspor Tertekan, Dorong Pasar Domestik
Dampak resesi global di sektor perikanan perlu diantisipasi dengan sejumlah strategi, antara lain, bisa ditempuh dengan mendorong diversifikasi produk dan pasar, termasuk menggarap pasar dalam negeri. Direktur Pemasaran Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP Erwin Dwiyana dalam Bincang Bahari yang digelar secara hibrida di Jakarta, Selasa (21/2) mengemukakan, resesi global terindikasi dari perlambatan pertumbuhan ekonomi dan turunnya permintaan dari beberapa negara tujuan utama ekspor perikanan Indonesia, antara lain AS, Jepang, Uni Eropa, dan ASEAN. Pertumbuhan impor produk perikanan oleh AS selama Juni - November 202, turun dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2021. AS merupakan tujuan ekspor terbesar produk perikanan asal Indonesia. Menurut Erwin, di tengah perlambatan ekonomi di pasar-pasar utama, Indonesia perlu mendiversifikasi pasar. Indonesia juga bisa meningkatkan ekspor perikanan ke Australia, Korsel, dan Arab Saudi.
Di sisi lain, terbuka peluang pasar di dalam negeri. Berdasarkan data BPS, penyerapan produk perikanan di pasar domestik meningkat, dari 12,66 juta ton pada 2021 menjadi 13,11 juta ton pada 2022. Direktur Pengembangan dan Pengendalian Usaha ID Food Dirgayuza menambahkan, tantangan yang dihadapi pelaku usaha di tengah ancaman resesi global antara lain regulasi atau perubahan regulasi, dorongan ke hilirisasi produk ekspor, perubahan iklim, pembiayaan, dan perang berkepanjangan. Akan tetapi, di sisi lain, ancaman resesi global membuka peluang pengembangan sektor perikanan di dalam negeri. Semakin mahalnya produk impor dan permintaan yang tinggi dua tahun terakhir harus mampu dimanfaatkan pelaku usaha. Mayoritas produk perikanan yang dikonsumsi masyarakat segmen menengah atas berasal dari produk impor. (Yoga)
Hambatan Ekonomi Mereda
IMF menyebutkan hambatan ekonomi di Asia, termasuk Indonesia, mulai mereda. Pemulihan ekonomi China dan India akan mendorong perekonomian negara-negara di kawasan tersebut berangsur kembali pada kondisi sebelum pandemi Covid-19. Hal itu mengemuka dalam tinjauan ekonomi IMF bertajuk ”Hambatan Perekonomian Asia yang Mereda Membuka Jalan bagi Pemulihan yang Lebih Kuat”. Tinjauan yang disusun tim ekonom Departemen Asia Pasifik IMF itu dipublikasikan pada 20 Februari 2023. Laporan tersebut menyebutkan, hambatan ekonomi Asia mereda lantaran tekanan gejolak keuangan global melandai. Selain itu, harga pangan dan energi turun. Perekonomian China juga pulih kembali.
Sejalan dengan itu, pertumbuhan ekonomi India yang masih cukup tinggi akan turut menopang pemulihan Asia. Kamboja, Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam juga kembali ke pertumbuhan pra-pandemi yang kuat. IMF memperkirakan, pertumbuhan ekonomi Asia dapat meningkat dari 3,8 5 pada 2022 menjadi 4,7 % pada 2023.EkonomiChina dan India pada 2023 diproyeksikan tumbuh masing-masing 5,2 % dan 6,1 %. Adapun ekonomi RI diperkirakan tumbuh 4,8 % tahun ini, lebih rendah daritahun lalu di 5,31 %. ”Analisis terbaru kami menunjukkan, setiap ekonomi China tumbuh 1 poin persentase, output di seluruh Asia naik sekitar 0,3 %,” kata Direktur Departemen Asia dan Pasifik IMF Krishna Srinivasan. (Yoga)
Kredit Mikro Bunga 0% Tanpa Merugikan Bank
JAKARTA, ID – Kredit dengan bunga 0% untuk usaha mikro yang sulit mengakses pinjaman perbankan sangat mungkin diwujudkan lewat mekanisme subsidi tanpa merugikan bank penyalur. Dana pinjaman itu bisa disediakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui pos jaring pengaman sosial, CSR atau Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) BUMN, serta pendanaan kerja sama pemerintah bersama Bank Indonesia. Usulan bunga 0% untuk kredit usaha mikro disampaikan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir kepada Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, guna mendorong pendanaan murah bagi para pelaku usaha rakyat ini. Usulan itu juga telah mendapat lampu hijau dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat terbatas beberapa waktu lalu. Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede menilai usulan Menteri Erick Thohir untuk memberikan bunga kredit 0% efektif untuk meningkatkan kemampuan usaha mikro, khususnya yang beromzet maksimal Rp 2 miliar per tahun. Data BI menunjukkan, kredit usaha mikro baru sebesar Rp 532,7 triliun atau 8,4% dari total kredit perbankan yang pada tahun 2022 mencapai Rp 6.318,8 triliun. (Yetede)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









