Ekonomi
( 40512 )BCA Expoversary 2023 Targetkan Transaksi Rp 20 T
TANGERANG, ID – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menggelar BCA Exoversary 2023 sebagai bagian dari perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-66 perseroan. Acara yang menawarkan berbagai macam produk perbankan itu dilaksanakan secara hibrid dan ditargetkan dapat membukukan transaksi hingga Rp 20 triliun yakni Rp 15 triliun secara offline dan online sebesar Rp 5 triliun. BCA Exoversary 2023 secara off ine diselenggarakan dari 23 hingga 26 Februari 2023 di Hall 1-10 ICE BSD Kabupaten Tangerang. Sementara itu, BCA Expoversary online dilaksanakan pada 23 Februari hingga 26 Maret 2023 melalui website expo.bca.co.id. Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja menyatakan, BCA Expoversary kali ini kembali memberikan promo terbaik untuk setiap penawaran atas kredit pemilikan rumah (KPR), kredit kendaraan bermotor (KKB), dan kredit sepeda motor (KSM). Menurut Jahja, BCA Expoversary 2023 ini merupakan BCA Expoversary ke-6 yang diselenggarakan perseroan. Acara ini digelar dengan menggandeng sejumlah par tner seperti developer, dan dealer. Adanya even ini juga turut mendorong pertumbuhan kredit konsumer BCA tahun ini. (Yetede)
Ekonomi Rusia Terkontraksi Lebih dari 10%
MOSKOW, ID – Ekonomi Rusia diperkirakan terkontraksi lebih dari 10% pada 2022. Catatan ini melebihi kemerosotan yang terjadi setelah Uni Soviet runtuh dan selama krisis keuangan 1998. Ekonomi Rusia disebut terbukti tangguh dalam menghadapi sanksi-sanksi keras Barat pada tahun lalu. Meski demikian upaya mengembalikan tingkat kemakmuran ke periode sebelum konflik masih jauh dari harapan, karena pemerintah lebih banyak menggelontorkan pengeluaran untuk belanja militer. Bahkan proyeksi internal yang dibuat pasca Rusia mengirimkan pasukan ke Ukraina setahun lalu, telah memperkirakan ekonomi kontraksi lebih dari 10% pada 2022. Catatan ini melebihi kemerosotan yang terjadi setelah Uni Soviet runtuh dan selama krisis keuangan 1998. Sedangkan estimasi pertama dari badan statistik Rosstat menunjukkan kontraksi yang lebih ringan, yaitu 2,1% pada tahun lalu. “Ekonomi dan sistem pemerintahan Rusia terbukti jauh lebih kuat daripada yang diperkirakan oleh Barat. Perhitungan mereka tidak terjadi,” ujar Presiden Vladimir Putin di hadapan para elit politik, militer dan bisnis Rusia minggu ini, yang dilansir Reuters pada Kamis (23/02/2023). (Yetede)
SURVEI KEPEMIMPINAN NASIONAL Cawapres Menjadi Penentu
Kompetitifnya persaingan antar calon presiden (capres) jelang Pemilu 2024 membuka peluang kehadiran sosok pasangan calon wakil presiden yang dinilai tidak hanya mampu mereduksi kelemahan, tetapi juga turut memperkuat basis keterpilihan mereka. Indikasi semakin pentingnya kehadiran pasangan capres tersirat dalam hasil survei periodik Litbang Kompas pada 25 Januari-4 Februari 2023. Peta persaingan yang didasarkan pada proporsi keterpilihan publik pada tiga tokoh papan atas survei, yakni Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan, tergolong kompetitif. Kali ini Ganjar masih menduduki posisi teratas, menyusul selanjutnya Prabowo dan Anies. Namun, jika dicermati lebih jauh, besaran proporsi yang diraih setiap capres rujukan publik itu belum banyak menjaminkan dominasi keunggulan satu sama lain. Pasalnya, pilihan publik belum secara signifikan terkonsentrasi pada salah satu sosok capres. Kalkulasi secara teoretis di antara ketiga tokoh belum satu pun mampu meraih dukungan di atas ambang potensi kemenangan. Ganjar yang ada pada posisi teratas, misalnya, dukungan publik yang ia kuasai masih di bawah sepertiga bagian (25,3 %).
Sekalipun hasil survei kali ini menunjukkan jarak keterpautan dirinya dengan pesaing terdekat semakin melebar, teramat dini disimpulkan bahwa ia mendominasi penguasaan. Belum terkonsentrasinya pilihan publik pada salah satu sosok capres dengan sendirinya membuka peluang keberadaan faktor pasangan capres, yaitu calon wakil presiden (cawapres). Kehadiran cawapres semakin menentukan lantaran sosok dan posisi politiknya tidak lagi semata sebagai pelengkap, atau keharusan pencalonan dalam pemilu. Tidak pula hanya sebatas mengeliminasi potensi kelemahan yang melekat pada diri capres. Dalam peta politik kali ini, cawapres turut menjadi determinan politik. Dengan posisi semacam itu, cawapres berkontribusi pula sebagai vote getter, memperluas basis dukungan. Merujuk hasil survei kali ini, paling tidak ada 10 tokoh politik yang dipandang publik layak menjadi cawapres dari ketiga capres papan atas rujukan public, diantaranya adalah Ridwan Kamil, Anies, Khofifah Indar Parawansa, Sandiaga Uno, Erick Thohir, dan Airlangga Hartarto, Puan Maharani, dan Agus Harimurti Yudhoyono, (Yoga)
Investasi UMK dan Alarm Kerja Layak
Pada konferensi pers pemaparan realisasi investasi triwulan IV-2022 yang digelar akhir Januari 2023 lalu, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia membuka data nilai investasi dan tingkat penyerapan tenaga kerja di usaha mikro kecil atau UMK. Tahun lalu, UMK yang mendapat nomor induk berusaha (NIB) mencapai 1,8 juta pelaku usaha dengan total nilai investasi Rp 318,6 triliun. Meskipun dari segi nilai masih jauh di bawah capaian investasi jumbo yang Rp 1.207,2 triliun, dampak penciptaan lapangan kerja yang dibawa oleh investasi UMK jauh lebih besar, yakni sampai enam kali lipat melebihi investasi menengah-besar. Kementerian Investasi mencatat, sepanjang 2022, investasi UMK mampu menyerap tenaga kerja 7,6 juta orang, jauh di atas jumlah penyerapan tenaga kerja investasi menengah-besar, yaitu 1,3 juta orang. Dampak investasi terhadap penciptaan lapangan kerja akhir-akhir ini memang semakin memprihatinkan. Pada tahun 2013, investasi Rp 1 triliun menyerap hingga 4.594 orang tenaga kerja. Pada 2021 dan 2022, investasi yang sama hanya bisa menyerap 1.340 orang dan 1.081 orang.
Sekilas, menjamurnya wirausaha baru, meningkatnya investasi mikro-kecil, serta banyaknya lapangan kerja di sektor UMK itu terkesan positif karena bisa membantu mengatasi problem pengangguran. Meski demikian, ”tanggung jawab” penyerapan tenaga kerja yang bergeser dari investasi besar ke UMK perlu dipandang sebagai alarm peringatan. Perekonomian yang terlalu bergantung pada UMK menunjukkan realita sosial ekonomi yang rapuh. Mengutip pengajar ekonomi Universitas Parahyangan dan peneliti AKATIGA, Indrasari Tjandraningsih, dalam penelitiannya ”Pekerja Informal dan Reformasi Kebijakan Ketenagakerjaan di Indonesia” (2021), pekerja UMK dan informal memiliki karakteristik pendidikan dan keterampilan yang lebih ren dah, serta kondisi dan perlindungan kerja lebih buruk daripada pekerja formal. Tingginya tingkat penyerapan tenaga kerja di sektor UMK serta rendahnya penciptaan lapangan kerja lewat investasi besar seharusnya bukan hal yang dibanggakan. Mengutip kajian ”Pathways to Middle Class Jobs in Indonesia” oleh Bank Dunia pada 2021, kondisi itu bahkan bisa kian mempersulit Indonesia keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah. (Yoga)
99 PLTU Memulai Perdagangan Karbon
Kementerian ESDM meluncurkan skema perdagangan karbon subsektor pembangkit tenaga listrik sebagai upaya menurunkan emisi gas rumah kaca. Untuk tahap I pada 2023, perdagangan karbon secara langsung dilakukan oleh 99 PLTU berbasis batubara dari 42 perusahaan dengan kapasitas total 33,6 gigawatt. Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Priharto Dwinugroho, di sela-sela peluncuran perdagangan karbon subsektor pembangkit listrik, di Jakarta, Rabu (22/2) mengatakan, setiap pembangkit memiliki nilai batas atas (cap) emisi yang berbeda-beda dan telah ditentukan.
Dalam pelaksanaannya, pembangkit dengan emisi di atas cap berarti defisit, sedangkan pembangkit dengan emisi di bawah cap berarti surplus. Dalam perdagangan karbon, pembangkit defisit membeli emisi dari pembangkit surplus. Dari 99 PLTU, ada 500.000 ton CO2 ekuivalen (CO2e) emisi yang akan di perdagangkan atau yang surplus pada 2023. Direktur Mobilisasi Sumber Daya Sektoral dan Regional, Dirjen Pengendalian Perubahan Iklim, KLHK Wahyu Marjaka mengemukakan, secara nasional, subsektor pembangkit listrik/PLTU (sektor energi) menjadi yang pertama memulai perdagangan karbon. Pihaknya mengapresiasi dan nantinya disusul sektor-sektor lainnya. (Yoga)
Jateng Targetkan Gaet Investasi Rp 65,7 Triliun
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus berupaya menggenjot capaian investasi untuk meningkatkan perekonomian di wilayahnya. Tahun ini, nilai investasi yang ditargetkan sebesar Rp 65,7 triliun. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Jateng Ratna Kawuri saat dihubungi, Rabu (22/2), optimistis target itu tercapai. (Yoga)
Pembiayaan Investasi 2023 Capai Rp 176,3 Triliun
Pembiayaan investasi pemerintah tahun ini masih diprioritaskan ke sektor infrastruktur. Kementerian Keuangan (Kemkeu) telah menyiapkan dana pembiayaan investasi tahun ini sebesar Rp 176,3 triliun.
Dari total pembiayaan tersebut, sebanyak Rp 85,3 triliun atau 48,5% akan disalurkan untuk proyek infrastruktur. "Jadi itu anggaran yang dialokasikan untuk mendukung pembangunan infrastruktur," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers APBN KITA, Rabu (22/2).
Pembiayaan investasi kepada Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) tahun ini ditargetkan bisa membiayai 229.000 unit rumah. Pembiayaan lewat Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bagi MBR ini mencapai Rp 26,21 triliun.
RHB Bidik 30 Waran Terstruktur Baru
RHB Sekuritas Indonesia terus menyuburkan pasar waran terstruktur. RHB Sekuritas membidik penerbitan 30 seri waran terstruktur baru sepanjang tahun ini.
Head Sales & Marketing Equity Derivative
RHB Sekuritas Steinly Atmanagara menyampaikan, target tersebut menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan transaksi waran terstruktur di Indonesia. Antusiasme pasar pun terbilang besar terhadap instrumen ini.
Waran terstruktur baru resmi meluncur sejak 19 September 2022, dengan penerbitan seri secara bertahap. Artinya, hasil itu diperoleh dalam waktu sekitar tiga bulan, dengan total waran terstruktur yang diperdagangkan baru 13 seri.
Rata-rata nilai transaksi waran terstruktur tahun lalu sebesar Rp 48 miliar per bulan. Dengan target 30 seri baru yang akan diterbitkan, maka rata-rata transaksi bulanan waran terstruktur tahun ini diestimasikan mencapai Rp 300 miliar per bulan.
Dus, transaksi waran terstruktur pun diproyeksikan tumbuh menjadi 0,1% - 0,2% dari total transaksi bursa hingga tutup tahun 2023.
Kebijakan Moneter Berubah, Transaksi Valas di ICDX Marak
Transaksi di Bursa Berjangka Komoditi dan Derivatif alias Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) pada awal tahun ini meningkat. Foreign exchange menjadi komoditas yang paling ramai diperdagangkan di ICDX selama Januari 2023.
Research & Development ICDX Revandra Aritama mengatakan, mata uang asing bergerak fluktuatif di awal tahun ini. Gejolak valuta asing cukup tinggi karena kebijakan moneter berbagai negara banyak mengalami perubahan.
Per Januari 2023, nilai transaksi ICDX tumbuh 10,4% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2022 menjadi Rp 8 triliun. "Transaksi multilateral mencatatkan 135.631 lot," jelas Revandra, kepada KONTAN.
Komoditas lain yang nilai transaksinya meningkat adalah minyak mentah, dan emas. Revandra mengatakan, belum bisa menyebutkan angka pasti nilai transaksi per komoditas.
Namun, dia memproyeksikan, di tahun 2023, volume transaksi perdagangan berjangka komoditi mencapai 10 juta lot di 2023.
Perbankan Syariah Perkuat Posisi di Tengah Persaingan yang Kian Ketat
Bisnis bank syariah semakin semarak. Terlebih lagi langkah konsolidasi beberapa bank syariah maupun aksi
spin off
sejumlah unit usaha syariah (UUS) mampu menciptakan daya saing bank syariah terhadap bank konvensional.
Terbaru, PT Bank Sinarmas Tbk (BSIM) telah mendapatkan persetujuan prinsip dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk
spin off
UUS Bank Sinarmas menjadi bank umum syariah (BUS) bersama-sama dengan PT Sinar Mas Multiartha Tbk dan PT Asuransi Sinar Mas.
Bank syariah anyar ini diberi nama PT Bank Nano Syariah. Nilai transaksi pendirian BUS itu sebesar Rp 510 miliar dengan tujuan transaksi penyetoran modal dan akan menjadi pengurangan modal inti bagi Bank Nano Syariah.Tujuan
spin off
itu untuk menciptakan industri perbankan syariah nasional yang stabil dan berdaya saing.
Direktur Bank Permata Syariah sekaligus Sekretaris Jenderal Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo), Herwin Bustaman menjelaskan, BUS & UUS memiliki segmen nasabah yang jelas berbeda. Maka, dua model bisnis yang ada saat ini masih akan terus saling melengkapi dan berkontribusi dalam mengembangkan perbankan syariah.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









