;
Kategori

Ekonomi

( 40789 )

Bergelimang Insentif dan Fasilitas Investor IKN

09 Mar 2023

Investor yang akan membenamkan modalnya di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, pemerintah resmi menggelar karpet merah kemudahan berusaha. Lewat Peraturan Pemerintah No. 12/2023 tentang Pemberian Perizinan Berusaha, Kemudahan Berusaha, dan Fasilitas Penanaman Modal Bagi Pelaku Usaha di IKN, beleid ini juga memberikan insentif perpajakan yang wah bagi investor IKN. Diteken Presiden Joko Widodo Senin (6/3), beleid ini mengatur fasilitas insentif yang mencakup Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), serta kepabeanan. Khusus insentif PPh, ada sembilan fasilitas yang bisa dinikmati investor. Antara lain pengurangan PPh badan, pengurangan penghasilan bruto, PPh Pasal 21 ditanggung pemerintah, dan PPh final. Besaran penguangan PPh juga beragam dari 50% sampai 100%. Fasilitas ini diberikan untuk nilai investasi minimal Rp 10 miliar, kecuali usaha mikro kecil dan menengah. Jangka waktu insentif mulai 10 tahun hingga 30 tahun, tergantung jenis usaha dan nilai investasinya. "Fasilitas Pemberian fasilitas itu dilakukan melalui Sistem OSS atau saluran elektronik yang tersedia di Kementerian Keuangan," tulis aturan itu. Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak Neilmaldrin Noor kepada KONTAN, Rabu (8/3) menyebut, aturan teknis terkait pemberian fasilitas PPh di IKN masih proses penyusunan. Kelak, dalam aturan teknis yang menyusul keluar pasca PP akan diatur detail besaran PPh berikut jenis investasinya. Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Sarman Simanjorang menyebut, insentif diperlukan untuk menarik investor di IKN. Kata dia. beleid itu cukup komprehensif mengatur fasilitas fiskal, termasuk kepastian jangka waktu insentif.

Optimisme Konsumen Terkikis Pangan

09 Mar 2023

Optimisme konsumen di bulan Februari kembali tergerus. Hal ini terindikasi dari hasil Survei Konsumen yang dilakukan Bank Indonesia (BI) yang menunjukkan bahwa Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Februari 2023 sebesar 122,4. Angka ini turun tipis 0,6 poin dibanding posisi bulan sebelumnya yang berada di level 123. Menurunnya optimisme konsumen lebih disebabkan penurunan pada Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) yang sebesar 1,4 poin ke level 132,5. Hal ini lantaran menurunnya optimisme konsumen terhadap ekspektasi ketersediaan lapangan kerja dan kegiatan usaha. Di sisi lain, Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) tercatat naik tipis 0,3 poin ke level 112,4. Kenaikan ini didorong oleh naiknya opitimisme konsumen terhadap penghasilan saat ini dan ketersediaan lapangan kerja. Sayangnya, optimisme konsumen terhadap pembelian barang tahan lama alias durable goods, malah menurun. Sementara proporsi pembayaran cicilan atau debt to income ratio tercatat 8,6%, turun dari bulan sebelumnya yang 9,7%. Selain itu, rerata porsi pendapatan konsumen yang ditabung atau saving to income ratio juga turun tipis menjadi 16,4%, dari bulan sebelumnya sebesar 16,7%. Ekonom Center of Reform on Economics (Core) Yusuf Rendy menyebut, susutnya optimisme konsumen sejalan dengan lonjakan harga sejumlah komoditas pangan. Bahkan, terjadi penurunan keyakinan konsumen pada kategori penghasilan Rp 1 juta hingga Rp 2 juta. Kelas penghasilan ini merupakan kelas dengan penurunan keyakinan konsumen paling besar.

Transaksi Janggal Pegawai Kemkeu Capai Triliunan

09 Mar 2023

Dugaan korupsi yang dilakukan oknum pegawai di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemkeu) terus bermunculan bak fenomena gunung es. Setelah dihebohkan dugaan korupsi oknum pejabat pajak Rafael Alun Trisambodo, kini publik dihebohkan lagi dengan munculnya kasus serupa yang melibatkan puluhan pegawai Kemkeu. Kasus ini pertama kali diungkap oleh Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, yang juga Ketua Tim Pengendalian Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Ia menyebut ada 69 pegawai Kemkeu memiliki harta tak wajar dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Paling banyak berasal dari Ditjen Pajak dan Ditjen Bea Cukai. Dari jumlah tersebut, sebanyak 33 pegawai yang hartanya tidak sesuai pada LHKPN 2019, dan 36 pegawai yang hartanya tidak sesuai dengan LHKPN 2020. Menurut Mahfud, total nilai kekayaan tak wajar itu berkisar ratusan miliar rupiah. Menariknya lagi, di luar itu temuan harta tak wajar itu, Tim Pengendalian TPPU juga menemukan adanya pergerakan uang mencurigakan di lingkungan Kemkeu bernilai jauh lebih besar, yakni mencapai Rp 300 triliun. Namun, sementara yang sedang ditindaklanjuti masih data laporan terkait 69 pegawai tersebut. Awan Nurmawan Nuh, Inspektur Jenderal (Irjen) Kemkeu mengakui, adanya laporan harta tak wajar milik puluhan pegawai tersebut.

Valbury Asia Futures Targetkan Transaksi Naik 10% di Tahun Ini

09 Mar 2023

Berharap mengulang sukses di tahun-tahun sebelumnya, Valbury Asia Futures yakin transaksinya masih akan naik tahun ini. Tahun 2022, Valbury sukses mencatatkan kenaikan transaksi hingga 71,2% menjadi 1.715.119 lot di tahun 2022. Pada tahun 2021, Valbury Asia Futures mencatatkan transaksi sebanyak 493.340 lot. Direktur PT Valbury Asia FutureS (VAF) David Gunawan mengatakan, kenaikan transaksi itu merupakan capaian gabungan dari seluruh anak perusahaan Valbury. David bilang tahun ini menargetkan nilai transaksi akan naik 10%. Research & Education Coordinator Valbury Asia Futures Nanang Wahyudin menjelaskan, produk yang paling banyak ditransaksikan di VAF tahun lalu adalah valas dan emas komoditas. Kedua produk itu menjadi favorit pada tahun 2022 karena ada volatilitas yang cukup besar. Untuk mencapai target tersebut, Head of Marcomm VAF Caroline Haryono menyebut, pihaknya akan menerapkan sejumlah strategi. Pertama, meningkatkan layanan VAF dengan fitur terbaru. Pada tahun 2022, VAF meluncurkan aplikasi trading Valbury. Tahun 2023, VAF meluncurkan fitur chat di aplikasi Valbury untuk menangani semua kendala nasabah secara realtime. Kedua, VAF akan lebih gencar branding di sosial media. Ketiga, akan melakukan literasi keuangan.

INSENTIF UNTUK KENDARAAN LISTRIK : MELIPATGANDAKAN TARGET PENJUALAN

09 Mar 2023

Pelaku industri sepeda motor listrik percaya diri menaikkan penjualan hingga 2 juta unit pada 2024 seiring dengan pengumuman pemerintah memberikan insentif pembelian kendaraan listrik roda dua mulai 20 Maret 2023. Keyakinan itu juga ditopang terobosan oleh regulator di sektor jasa keuangan yang memberikan insentif bagi bank agar mendorong kredit ke industri kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB). Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli) Budi Setiyadi mengatakan bahwa keyakinan itu merujuk pada penjualan motor listrik bakal lebih pesat pada tahun depan. "Asosiasi berharap bisa menjual 2 juta unit pada tahun depan," katanya dalam keterangan resmi, Rabu (8/3). Sekretaris Jenderal Aismoli Hanggoro Ananta Khrisna menambahkan asosiasi juga membantu industri kendaraan listrik khususnya sepeda motor untuk mencapai tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) 40% seperti disyaratkan pemerintah pada tahun ini. "Untuk kendaraan yang belum mencapai itu kita tanyakan industrinya kita kerja bersama antara pelaku industri dan pemerintah kita bisa dorong 40 % TKDN yang lain bisa menikmati sehingga konsumen memiliki pilihan yang banyak untuk mendapatkan kendaraan yang mendapatkan bantuan dari pemerintah," katanya. Pada 2024, Hanggoro melanjutkan asosiasi juga akan membantu meningkatkan TKDN produk sepeda motor listrik hingga pada level 60%. Dia menegaskan produsen sepeda motor listrik mendukung program pemerintah dalam upaya meningkatkan TKDN secara bertahap. Sementara itu, General Manager Corporate Communication PT Astra Honda Motor (AHM) Ahmad Muhibbuddin mengatakan pengumuman insentif sepeda motor listrik Rp7 juta per unit tidak akan memengaruhi investasi AHM dalam hal elektrifikasi sepeda motor di Indonesia. Dia menyatakan pengumuman insentif tersebut tidak lantas mengubah rencana motor setrum milik AHM. Alasannya, pabrikan sepeda motor Jepang itu sudah lama berinvestasi untuk motor listrik jauh sebelum insentif itu diumumkan pemerintah.

INOVASI BISNIS Relasi Teman Kantor

09 Mar 2023

Setelah pandemi, beberapa perusahaan mulai kembali pulih. Akan tetapi, yang mengancam perusahaan adalah relasi kerja yang berubah. Perubahan dalam relasi kerja bisa menjadi indikator perubahan dalam  kinerja tim. Banyak karyawan masih berharap mendapatkan fleksibilitas pekerjaan dari luar kantor sehingga tidak sedikit yang menolak keharusan untuk menghabiskan lebih banyak waktu di kantor. Keadaan ini menyebabkan pemimpin di dalam tim harus mampu memahami kerja hibrida yang menggabungkan waktu di kantor dengan pekerjaan yang dilakukan di luar kantor. Salah satu yang berubah di dalam pola baru dalam pekerjaan adalah ikatan jaringan. Penelitian menunjukkan bahwa perpindahan ke sistem kerja hibrida telah mengurangi beberapa koneksi karyawan ke jaringan mereka di tempat kerja. Padahal, menurut sebuah tulisan di Fast Company, studi menunjukkan ikatan jaringan ini memainkan peran besar dalam inovasi, keseimbangan kehidupan kerja, kepuasan kerja, dan produktivitas, dimana relasi antar karyawan sangat penting bagi perusahaan.

Relasi antar teman dalam perusahaan telah lama jadi bahan riset. Awalnya, riset berdasarkan peran pertemanan dalam hidup yang ternyata menumbuhkan rasa cinta, merasa sehat, dan membuat umur lebih panjang. Chief Human Resources Officer di World Economic Forum Paolo Gallo mengatakan, riset dari Harvard Medical School dengan mengambil data periode 1939-1944 menyebutkan, yang membuat kita bahagia adalah hubungan langgeng dan positif dengan orang-orang yang kita cintai dan hormati. Hidup dalam hubungan negatif atau beracun berefek buruk pada kesehatan, kebahagiaan pribadi, dan harapan hidup kita. Studi yang dilakukan Jobstage di AS menyebutkan, kerja secara hibrida telah  menghilangkan 33 % kawan kerja dan 84 % orang mengaku memiliki masa sulit menjalin pertemanan selama bekerja dari luar kantor, yang menyebabkan sejumlah karyawan kesepian. Kedekatan fisik menyebabkan orang mudah menghasilkan ide serta dengan gampang membagikan pengetahuan. Meski demikian, kerja hibrida tak terelakkan. (Yoga)


Tiga Emiten Baru Masuk Bursa

09 Mar 2023

Tiga emiten baru yang masuk Bursa Efek Indonesia pada hari Rabu (8/3/2023), membukukan kenaikan harga signifikan. Ketiga emiten itu adalah PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk yang menyediakan solusi informasi berbasis telematika dan internet of things, PT Saptausaha Gemilangindah Tbk yang bergerak di sektor properti, serta perusahaan pertambangan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. Dengan ketiga emiten baru itu, hingga Rabu sudah ada 26 emiten baru di bursa. (Yoga)

Hilirisasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi

09 Mar 2023

Kebijakan pemerintah mendorong hilirisasi nikel mulai berdampak positif terhadap perekonomian daerah dan nasional. Ekspor produk nikel dan investasi sektor ini melonjak pesat dalam beberapa tahun terakhir. Mengutip data BPS, nilai ekspor produk nikel pada 2017  sebesar 3,3 miliar USD, berkat hilirisasi, pada 2022, nilainya melonjak hampir sepuluh kali lipat menjadi 29 miliar USD. Lonjakan juga tercatat pada aspek investasi. Pada 2022 investasi di sektor industri logam Rp 171,2 triliun, terbesar dibandingkan sektor lainnya. ”Melalui program hilirisasi sumber daya alam, kami berharap Indonesia jadi negara pengekspor komoditas bernilai tambah tinggi,” ujar Direktur Hilirisasi Mineral dan Batubara Kementerian Investasi/BKPM Hasyim Daeng Barang dalam HSBC Investment Forum 2023 di Jakarta, Rabu (8/3).

Vice President Metals and Mining Research Wood Mackenzie, Robin Griffin, mengatakan, dengan cadangan nikel 21 juta ton, Indonesia menjadi negara dengan cadangan nikel terbesar di dunia. Peneliti dari firma riset mineral yang berkantor pusat di Inggris ini menyebutkan, kekayaan nikel ini merupakan peluang yang sangat besar bagi perekonomian Indonesia untuk bergerak maju. Hilirisasi nikel yang berhasil mendorong pertumbuhan ekonomi juga diungkap dalam studi Institute for Development of Economics and Finance (Indef). Tercatat ada empat provinsi penghasil nikel yang mengalami peningkatan realisasi investasi di sektor hilir, yaitu Sulsel, , Sulteng, Sultra, dan Maluku Utara. ”Riset kami menyimpulkan bahwa hilirisasi memberikan dorongan dan kontribusi lebih tinggi terhadap produk domestik bruto regional,” ungkap Rizal Taufikurahman, Ekonom Indef yang mengetuai tim riset ini. (Yoga)


Daerah Industri Disiapkan

09 Mar 2023

Kawasan industri Subang fase pertama direncanakan beroperasi pada triwulan III-2024. Kawasan industri baru di Jabar ini terintegrasi dengan jalan tol dan pelabuhan sehingga berpotensi menarik investor baru ataupun investor lama yang mau melakukan ekspansi bisnis. Managing Director PT Suryacipta Swadaya Hudaya Arryanto Sumadhija menyampaikan, pihaknya mengembangkan kawasan industri baru yang terintegrasi dengan nama Subang Smartpolitan seluas 2.717 hektar (ha) di Subang. Kawasan ini terintegrasi dengan Pelabuhan Patimban dan akses tol Patimban sepanjang 37,05 km. Kawasan ini dibangun secara bertahap sejak 2020 dengan nilai investasi untuk fase pertama Rp 5 triliun.

”Untuk tahun ini, kami sudah anggarkan Rp 1 triliun untuk pembebasan lahan ataupun penyiapan lahan. Fase I seluas 400 ha kami targetkan siap di tahun 2024. Jadi, nanti sudah serah terima dan pembeli juga mulai bikin pabrik. Operasinya ditargetkan pada triwulan ketiga 2024,” kata Arryanto dalam acara Media Gathering Suryacipta 2023 di Karawang, Jabar, Rabu (8/3). Dari total luas kawasan Subang Smartpolitan, menurut dia, progres pembebasan lahan saat ini hampir 1.500 ha. Kemudian dari 400 ha yang disiapkan untuk fase I, sekitar 100 ha sudah siap jual. ”Ini terus kami kejar supaya tahun depan sudah siap,” ujarnya. (Yoga)


BI Tak Perlu Agresif Naikkan Bunga

09 Mar 2023

JAKARTA, ID – Bank Indonesia (BI) diminta untuk tidak agresif menaikkan suku bunga acuan meski fed fund rate (FFR), suku bunga acuan Bank Sentral AS, dinaikkan hingga 125 basis poin ke level 6%. Selama inflasi dalam negeri dapat dikendalikan pada level 3,3%-3,6%, suku bunga acuan BI sebesar 6,25%-6,50% cukup memadai. Saat ini, BI-7 day reverse repo rate (BI-7DRRR) 5,75%. Dalam pidato di hadapan Komite Urusan Perbankan, Perumahan, dan Perkotaan Senat AS tentang “Laporan Kebijakan Moneter” di Capitol Hill, Washington, Selasa (07/03/2023), Gubernur Federal Reverse (The Fed) Jerome Powell memberikan sinyal untuk menaikkan suku bunga acuan lebih cepat dan tinggi dari sinyal sebelumnya. FFR akan terus dinaikkan hingga inflasi menyentuh 2% meski keputusan itu bakal menyeret perekonomian AS ke jurang resesi. Suku bunga acuan pada level yang pas sangat penting agar Indonesia tidak kehilangan momentum untuk mengakselerasi laju pertumbuhan ekonomi yang telah berlangsung sejak kuartal II-2021. Selain itu, masyarakat Indonesia harus berusaha menjaga pola konsumsi agar laju inflasi tahun ini tidak liar menjadi stagflasi, yakni stagflasi ekonomi disertai inflasi tinggi. Sejumlah faktor domestik seperti inflasi yang berada dalam tren menurun, neraca perdagangan yang masih surplus, cadangan devisa (cadev) yang meningkat, serta kebijakan devisa hasil ekspor (DHE) dapat mengurangi dampak tekanan global. Kalau pun diperlukan, kenaikan BI-7DRRR tidak harus seagresif penaikan FFR. (Yetede)