Ekonomi
( 40600 )Kenaikan Harga Gula Dunia Tekan Petani
Harga gula di pasar global merangkak naik. Kenaikan tersebut dinilai menekan pergulaan nasional. Sebab, penggilingan yang mendapatkan alokasi impor memilih menahan stok karena harga pengadaannya lebih tinggi dibandingkan dengan harga di pasar domestik. Imbasnya, tebu petani terancam tak terserap oleh pabrik pada musim giling. Indeks harga gula pada Maret 2023 yang dirilis Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO), Jumat (7/4/2023), mencapai 127 poin. Angka itu lebih tinggi 1,5 % ketimbang Februari 2023 dan naik 7,7 % dibandingkan dengan Maret 2022. FAO mencatat, indeks tersebut merupakan nilai tertinggi sejak Oktober 2016. Kenaikan itu disebabkan adanya perkiraan penurunan produksi gula di India, Thailand, dan China. Jika dibandingkan dengan indeks kelompok komoditas pangan lainnya, harga gula mencatatkan kenaikan tertinggi, baik secara bulanan maupun tahunan. Secara umum, indeks harga pangan FAO pada Maret 2023 mencapai 126,9 poin, turun 2,1 % dibandingkan indeks Februari 2023 dan anjlok 20,5 % ketimbang Maret 2022.
Di tengah tren kenaikan harga itu, Indonesia telah merencanakan impor gula sebanyak 991.000 ton setara gula Kristal putih (GKP) sepanjang 2023. Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi menyebutkan, pada semester I-2023, BUMN di bidang pangan, yakni ID Food dan PT Perkebunan Nusantara (Persero), mendapatkan alokasi masing-masing 107.000 ton. ”Sila BUMN kelola strateginya (mengimpor saat harga gula dunia naik). Yang jelas, apabila GKP lebih murah, GKP yang dibeli, bukan gula mentah,” katanya saat dihubungi, Senin (10/4). Kata Arief, pelaku usaha swasta juga mendapatkan alokasi impor gula. Perusahaan-perusahaan yang mengimpor tersebut juga menggiling tebu dari petani dalam negeri. Dia menggaris bawahi, pengadaan pasokan gula nasional mesti memprioritaskan produksi domestik. Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Soemitro Samadikoen menyatakan, kekhawatiran petani tebu pada musim giling 2023 yang sudah dimulai sejak akhir Maret 2023 semakin menjadi-jadi. Mereka khawatir tebu hasil panennya tidak terserap oleh pabrik pengolahan. (Yoga)
Utang Proyek Kereta Cepat Ditambah
Pemerintah Indonesia dan China menyepakati pembengkakan biaya proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau KCJB sebesar 1,2 miliar USD. Pemerintah kini tengah menegosiasikan pinjaman 560 juta USD dari China untuk menutup kekurangan pembengkakan biaya itu. Hal ini diungkapkan Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, di Jakarta, Senin (10/4) ketika melaporkan hasil kunjungannya ke China pada 4-6 April 2023. Dari 10 hal yang dibahas kedua pihak, yang menjadi pembahasan utama adalah proyek KCJB. Luhut mengatakan, KCJB diharapkan mulai beroperasi pada 18 Agustus 2023 sebagai hadiah ulang tahun ke-78 Republik Indonesia.
”Minggu lalu, saya sudah pergi meletakkan rel yang terakhir, jadi 304 kilometer rangkaian rel sudah selesai. Trial (uji coba) akan dimulai Mei,” ujarnya. Kedua negara juga menyepakati nilai pembengkakan biaya (cost overrun) proyek strategis nasional (PSN) ini sebesar 1,2 miliar USD atau Rp 18,02 triliun. Angka itu merupakan hasil audit masing-masing negara yang telah disepakati bersama. Akibat pembengkakan ini, biaya total proyek yang berlangsung sejak 2016 itu kini mencapai 7,27 miliar USD. ”Untuk pembiayaan cost overrun, kami sedang finalkan negosiasi mengenai suku bunga (dengan Bank Pembangunan China/CDB). Suku bunga sudah turun dari 4 %, (tetapi) kita masih ingin lebih rendah lagi. Juga mengenai struktur penjaminan dan tenor, ini tinggal finalisasi,” kata Luhut. (Yoga)
Sektor Properti Topang Perekonomian
Industri properti teruji tahan banting dalam menghadapi krisis ekonomi di masa pandemi Covid-19. Kontribusi properti terhadap perekonomian nasional perlu terus didukung sehingga bisa optimal menggerakkan industri lain yang terkait properti. Hasil penelitian Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI (LPEM FEB UI) memperlihatkan, sektor properti, real estat, dan konstruksi bangunan selama periode 2018-2022 berkontribusi terhadap PDB nasional sebesar Rp 2.349 triliun hingga Rp 2.865 triliun per tahun, setara 14,63-16,3 % terhadap PDB nasional. Sektor property tercatat memiliki keterkaitan dengan 185 sektor industri lain. Ketua Umum Kadin Indonesia M Arsjad Rasjid mengemukakan, industri properti merupakan sektor usaha yang paling tahan banting di tengah krisis.
Keterkaitan industri properti terhadap 185 sektor usaha yang terkait properti memiliki dampak pembangunan yang sangat besar dan berkontribusi terhadap perekonomian nasional. ”Industri properti menjadi penopang utama dalam perekonomian Indonesia,” ujar Arsjad, dalam diskusi ”Kontribusi Industri Properti terhadap Perekonomian Indonesia” yang diselenggarakan harian Kontan dan LPEM FEB UI di Jakarta, Senin (10/4. Acara tersebut juga dibarengi dengan peluncuran buku Membangun Indonesia melalui Industri Properti. Kepala Kelompok Kajian Ilmu Regional dan Kebijakan Energi LPEM FEB UI Uka Wikarya mengemukakan, peran strategis sektor properti, real estat, dan jasa konstruksi tecermin dari kontribusi terhadap perekonomian nasional yang tidak pernah kurang dari 12 % per tahun, bahkan di masa pandemi Covid-19. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengemukakan, industri properti merupakan sektor terdepan yang menggerakkan perekonomian negara. (Yoga)
Investor IKN Tunggu Kepastian Pemerintah
Ketertarikan investor di proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara dinilai cukup baik. Namun, sebagian investor masih menunggu kepastian. Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi Nurul Ichwan, di Jakarta, Senin (10/4/2023), menyatakan, pihaknya sedang melakukan uji kelayakan untuk beberapa sektor sehingga investor mendapat ukuran yang bisa jadi acuan. (Yoga)
Ramadhan, Penjualan Lokapasar Melonjak
Lokapasar semakin menjadi rujukan konsumen dalam berbelanja kebutuhan Ramadhan dan perayaan Lebaran. Direktur Corporate Affairs Tokopedia Nuraini Razak, Senin (10/4/2023), di Jakarta, menyampaikan, selama dua minggu pertama Ramadhan, kategori produk mode, otomotif, keperluan rumah tangga, perawatan diri, serta makanan dan minuman paling laris diburu. (Yoga)
Indonesia Masih Negosiasi Bunga Pinjaman Biaya Kereta Api Cepat
Pemerintah Indonesia masih melakukan negosiasi dengan pemerintah Republik Rakyat Tiongkok (RRT) terkait tingkat suku bunga pinjaman US$ 560 juta untuk menutup sebagian kenaikan biaya (cost overrun) proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) yang mencapai US$ 1,2 miliar atau Rp 18,2 triliun. Pinjaman itu akan diberikan oleh China Development Bank (CBD). Menkomarves Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan, beberapa waktu lalu, tim teknis dari kedua negara telah menyepakati nilai cost overrun proyek KCJB sebesar US$ 1,2 miliar. Selain menegosiasikan tingkat suku bunga, saat ini pihaknya juga sedang melakukan finalisasi mengenai struktur maupun tenor pinjaman.
“Pembicaraan detail dari dua belah pihak sepakat angkanya US$ 1,2 miliar. Soal pinjaman terhadap KAI terkait pinjaman cost overrun, kami sedang finalkan negosiasi tentang suku bunga. Suku bunga sudah turun dari 4%. Sekarang kita pengen lebih rendah lagi. Ya kita lihat lah. Insyaallah akan beres,” kata Luhut dalam konferensi pers terkait perkembangan terkini kerja sama Indonesia-Tiongkok di Jakarta, Senin (10/04). Luhut mengungkapkan, pihak Tiongkok telah menawarkan tingkat suku bunga 3,4% dengan total pinjaman US$ 560 juta. Namun, pemerintah berharap suku bunga pinjaman bisa sekitar 2%. Ia juga menargetkan negosiasi terkait total pinjaman, suku bunga hingga tenor bisa difinalkan sekitar pekan depan. (Yetede)
Cadev Maret US$ 145,2 M, Tertinggi dalam 16 Bulan Terakhir
BI melaporkan posisi cadangan devisa (cadev) Indonesia akhir Maret 2023 mencapai US$ 145,2 miliar. Karena lonjakan hingga US$ 4,9 miliar dari posisi akhir Februari 2023 di US$ 140,3 miliar itu, cadangan devisa Maret 2023 tercatat sebagai yang tertinggi selama 16 bulan terakhir, kalah tinggi dari posisi cadangan devisa akhir November 2021 di US$ 145,9 miliar. Sedangkan rekor cadangan devisa tertinggi dalam sejarah Indonesia adalah US$ 146,9 miliar yang diraih akhir September 2021.
Peningkatan posisi cadangan devisa pada Maret 2023 dipengaruhi oleh penerimaan pajak dan penarikan pinjaman luar negeri pemerintah. “Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 6,4 bulan impor atau 6,2 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah,” jelas Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam pernyataan resmi yang diterima pada Senin (10/4). Dia menjelaskan, posisi cadev akhir Maret 2023 berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. BI menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makro ekonomi dan sistem keuangan. (Yetede)
Industri Properti Mampu Menggerakkan Perekonomian
Industri properti telah mampu membuktikan diri menjadi salah satu leading sector yang mampu menggerakkan perekonomian Indonesia. Saat ini, industri properti di Indonesia bukan lagi hanya sekadar real estat dan perumahan, namun juga meliputi kawasan komersial/superblok, transit oriented development (TOD), kawasan industri, Kawasan Ekonomi Khusus, hingga kawasan pariwisata. Berdasarkan backlog perumahan dalam data Susenas 2020, keluarga yang belum memiliki rumah masih mencapai 12,75 juta. Angka ini berpotensi meningkat seiring pertumbuhan rumah tangga baru yang diperkirakan mencapai 700–800 ribu KK setiap tahun.
“Untuk itu, implementasi new urban development perlu diintegrasikan ke dalam kebijakan pengelolaan perkotaan dengan pemanfaatan lahan secara efisien, sistem transportasi yang saling terintegrasi, serta penyediaan fasilitas publik yang layak dan nyaman,” ujar Menkor Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam siaran pers, Senin (10/4). Pernyataan Airlangga dilontarkan saat saat menyampaikan keynote speech secara daring dalam acara Diskusi Properti bertema Kontribusi Industri Bagi Perekonomian Nasional dan peluncuran buku Membangun Indonesia melalui Industri Properti, di Jakarta, Senin.
Kebangkitan di sektor properti pascapandemi Covid-19 telah membuka kesempatan kerja bagi masyarakat di berbagai sektor dan menggerakkan sedikitnya 175 multiplier effects. Selain itu, bangkitnya sector properti juga turut meningkatkan penggunaan komponen dalam negeri dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional. Hal ini dibuktikan dengan tumbuhnya ekonomi Indonesia di tahun 2022 sebesar 5,31% (ctc). (Yetede)
Penjualan Motor Honda Melonjak 50%
PT Astra Honda Motor (AHM) mencatatkan kenaikan penjualan hingga 50% pada kuartal I-2023 menjadi 1,4 juta unit dibanding periode sama tahun lalu. Kenaikan penjualan tersebut, terutama dikontribusi dari segmen motor matic. “Tahun ini, selama tiga bulan pertama sudah terjual 1,4 juta unit. Sampai akhir tahun nanti, penjualan mungkin bisa 4,3-4,5 juta unit,” kata Marketing Director PT Astra Honda Motor (AHM) Octavianus Dwi Prijanto Putro dalam buka puasa bersama AHM di Jakarta, Senin (10/04).
Octavianus mengatakan, tipe Beat, Scoopy, Vario, dan PCX masih menjadi kontributor utama penjualan AHM. Hal itu seiring segmen motor matic yang masih menguasai 91% pasar domestik. Selain di pasar dalam negeri, AHM juga telah mengekspor 40 ribuan unit sepeda motor dalam bentuk utuh (completely build up/CBU) dan 160 ribuan berupa sepeda motor rakitan (completely knock down/CKD). “Untuk model, tergantung negaranya. Kami ada Scoopy, Beat, Vario, dan PCX. Ada sekitar 10-11 negara tujuan ekspor, di antaranya Filipina, Vietnam, Malaysia, dan Argentina,” kata dia. (Yetede)
Jerat Utang Kereta Cepat
Selain tercekik bunga komersial yang tinggi, yaitu sebesar 4 %, pemerintah mesti menyiapkan jaminan atas utang baru kereta cepat. Akibat biaya proyek bengkak, dengan cost over run alias pembengkakan ongkos proyek sebesar US$ 1,2 miliar. (Yetede)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









