Ekonomi
( 40512 )BPKP Tidak Anjurkan Impor KRL Bekas
PT Kereta Commuter Indonesia atau KCI diminta melakukan modernisasi mesin atau retrofit terhadap rangkaian kereta tua, alih-alih mengimpor 29 rangkaian bekas dari Jepang. Perusahaan itu juga diminta memperbaiki perencanaan peremajaan armada agar tidak menghambat pengembangan industri kereta api nasional. Hal ini diungkapkan Deputi Bidang Koordinasi Pertambangan dan Investasi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves) Septian Hario Seto, di Jakarta, Kamis (6/4). Pernyataan itu berdasarkan hasil tinjauan (review) BPKP yang diterima pada Rabu (29/3).
”Kemarin kami sudah sempat ada rapat eselon I untuk membahas masalah ini. Kami minta PT KCI melakukan review terhadap operasi mereka saat ini dan mengoptimalkan sarana yang ada. Kami juga minta dilakukan retrofit (modernisasi mesin) atas sarana-sarana yang saat ini ada atau akan pensiun,” kata Septian. Secara umum, ada empat poin dari tinjauan BPKP. Pertama, impor dinilai tidak mendukung pengembangan perkeretaapian nasional, yang diatur Pemenhub No 175 Tahun 2015. Kedua, kereta bekas Jepang yang rata-rata sudah berusia 25 tahun itu tidak memenuhi syarat sebagai barang modal bukan baru yang dapat diimpor. Ketiga, kapasitas gerbong milik PT KCI diyakini masih bisa dioptimalkan. Keempat, BPKP menyebut estimasi PT KCI soal biaya angkut kereta dari Jepang, yaitu biaya kirim pada 2018 ditambah 15 % seiring laju inflasi, tidak wajar. (Yoga)
Indah Kiat Siapkan Rp 54 Triliun untuk Pabrik Baru
Dalam pekan ini, dua emiten di Bursa Efek Indonesia mengumumkan ekspansi usaha berupa pembangunan pabrik baru. Optimisme pasar yang terus berkembang membuat emiten bersiap menutupi kebutuhan yang diperlukan. PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk merencanakan membangun pabrik kertas industry berikut penunjangnya. Manajemen Indah Kiat telah mempersiapkan investasi maksimal 3,63 miliar USD, setara Rp 54,26 triliun.
”Rencana pembangunan pabrik itu seiring dengan permintaan produk dan pasar ekspor yang bertahap meningkat setiap tahun,” kata Sekretaris Perusahaan Indah Kiat Heri Santoso dalam keterbukaan informasi di BEI, Kamis (6/4). Saat ini, kapasitas produksi Indah Kiat sudah mencapai 95 %.
Untuk mengantisipasi peningkatan permintaan terhadap produk Indah Kiat, terutama produk kertas industri, Indah Kiat perlu menambah kapasitas. Menurut rencana, pabrik tersebut akan dibangun di Karawang, Jabar. Pabrik baru itu akan memproduksi kertas industri berkapasitas 3,9 juta ton per tahun, terdiri atas kertas industri putih berkapasitas 3 juta ton dan kertas industri coklat berkapasitas 900.000 ton per tahun. (Yoga)
BERAS BANTUAN, Sistem Ketertelusuran Bantu Kendalikan Inflasi
Penyaluran beras bantuan menerapkan teknologi yang mendukung ketertelusuran atau traceability hingga sampai kepada penerima secara tepat sasaran. Ketepatan sasaran penyaluran menentukan ketercapaian target program tersebut, yakni pengendalian inflasi dan pengurangan beban pengeluaran keluarga penerima manfaat atau KPM. Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi dan Dirut Perum Bulog Budi Waseso melepas secara simbolis 87,88 ton beras bantuan pangan pemerintah yang ditujukan ke Pademangan dan Kelapa Gading, Jakur, Kamis (6/4). Terdapat tiga titik penyaluran di setiap wilayah. Pelepasan dari Kantor Wilayah Jakarta dan Banten Bulog itu menandakan penyaluran beras pangan serentak se-Indonesia. Beras bantuan itu menyasar 21,353 juta KPM dan disalurkan sejak Maret 2023 hingga Mei 2023. Setiap KPM memperoleh beras sebanyak 10 kg per bulan.
Bulog menjadi operator program bantuan tersebut dengan total penyaluran selama tiga bulan sebanyak 640.990 ton. Tiga perusahaan yang mengangkut beras bantuan tersebut, yakni PT Pos Indonesia (Persero), PT Jasa Prima Logistik Bulog, dan PT DNR. Penyaluran turut diawasi oleh Satgas Pangan. ”Kami menyiapkan sistem yang dapat menelusuri dan melacak beras (bantuan) mulai keluar dari gudang Bulog, proses transit, hingga sampai kepada penerimanya. Sistem itu didukung oleh geo-tagging. Kami juga menyediakan dasbor real time yang bisa memantau jumlah beras yang disalurkan beserta daerah tujuannya,” kata Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Faizal Rochmad Djoemadi saat ditemui setelah acara pelepasan, Kamis. Faizal melanjutkan, Papua menjadi sasaran pertama penyaluran beras bantuan ini. Jumlah penerima sebanyak 1,9 juta KPM. (Yoga)
Digitalisasi Warung Kian Menantang
Bisnis layanan digitalisasi warung dan toko kelontong yang ditawarkan oleh perusahaan rintisan bidang teknologi atau start up tengah mengalami tekanan. Selain harus berhadapan langsung dengan kondisi start up yang dituntut semakin efisien, bisnis ini juga menemui tantangan biaya operasional yang relatif masih tinggi. Peneliti Center of Innovation and Digital Economy di Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Nailul Huda, mengatakan, dalam 2-3 tahun terakhir digitalisasi warung/toko kelontong memang gencar terjadi. Tidak heran jika sejumlah start up ramai-ramai terjun mengembangkan layanan digitalisasi warung dan toko kelontong.
”Akan tetapi, situasinya kini berbeda karena terjadi tekanan tinggi terhadap industri digital dan ketidakpastian ekonomi. Dari sisi start up, mereka dituntut (oleh investor) semakin efisien, yang berarti harus menutup fitur layanan yang bukan inti bisnis mereka,” ujar Huda, Jumat (7/4) di Jakarta. Selain itu, persaingan dengan rantai distributor besar tidak terhindarkan. Di rantai pasok perdagangan sudah ada pemain lama yang memiliki jaringan distribusi yang luas sampai ke warung/toko kelontong. Mereka telah memiliki pangsa pasar sendiri. Sebelumnya, pada 10 Maret 2023, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) mengumumkan kembali melakukan PHK. Manajemen GoTo juga menyampaikan akan mengurangi skala ataupun menunda inisiatif bisnis yang bukan inti layanan, diantaranya. lini bisnis Mitra Tokopedia yang merupakan layanan yang diperuntukkan bagi pemilik toko dan warung agar mereka mudah berbelanja kebutuhan untuk stok toko ataupun warung mereka. (Yoga)
Kinerja Membaik, Pusat Perbelanjaan Siap Berekspansi
Tingkat kunjungan di sejumlah pusat perbelanjaan di kawasan Jabodetabek pada triwulan I-2023 semakin pulih dan bahkan telah melampaui situasi sebelum masa pandemi Covid-19. Beberapa proyek pusat perbelanjaan baru diprediksi siap masuk dengan luas mencapai 500.000 meter persegi hingga tahun 2024. Sejalan dengan penghapusan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) pada akhir 2022, kinerja mal terus membaik. Selain pusat perbelanjaan, kinerja perhotelan yang tertekan di masa pandemi juga terus mendekati kondisi normal. Hal itu ditandai dengan tingkat okupansi yang terus membaik.Sejalan dengan hal itu, emiten pengembang perumahan dan pembangunan gedung PT Metropolitan Land Tbk membukukan pendapatan signifikan yang bersumber dari unit pusat perbelanjaan dan hotel.
Pada 2022 kontribusi pendapatan berulang dari pusat perbelanjaan dan perhotelan Rp 456 miliar atau 33 % dari total pendapatan perseroan sebesar Rp 1,38 triliun. Pendapatan usaha tumbuh 15,5 % dari tahun sebelumnya yang tercatat Rp 1,19 triliun. Direktur PT Metropolitan Land Tbk Olivia Surodjo mengemukakan, pendapatan berulang perseroan menjadi salah satu pendorong kenaikan laba. ”Pendapatan berulang Metland naik 44 persen dibandingkan 2021 seiring peningkatan pendapatan dari unit pusat perbelanjaan dan hotel karena Covid-19 yang semakin terkendali,” katanya dalam keterangan pers, Kamis (6/4). Sejalan dengan pulihnya ki- nerja pusat perbelanjaan, Metropolitan Land berencana melakukan perluasan di beberapa pusat perbelanjaan yang dimiliki. Selain itu, pembangunan proyek One District at Puri di Metland Cyber Puri telah memasuki tahap penutupan atap gedung (topping off). (Yoga)
14.934 Bal Pakaian Bekas Impor Dimusnahkan
Sejak awal tahun hingga Maret 2023, pemerintah memusnahkan 14.934 bal pakaian bekas impor yang nilainya diperkirakan mencapai Rp 118 miliar. Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan Moga Simatupang, Kamis (6/4/2023), menyatakan, pemusnahan itu bertujuan melindungi pelaku industri tekstil dan konsumen di dalam negeri. (Yoga)
Pemkot Malang Siapkan Operasi Pasar
Harga kebutuhan pokok di Kota Malang, Jatim, merangkak naik menjelang Idul Fitri. ”Harga-harga memang cenderung naik untuk beberapa komoditas. Itu sebabnya, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Malang akan menggelar operasi pasar murah terpadu pada Senin (10/4/2023) mendatang,” kata Sekretaris TPID Kota Malang Elfiatur Roikhah, Jumat (7/4). (Yoga)
Posisi Unrealized Loss Perbankan AS Sekitar US$ 620 Miliar
Runtuhnya Silicon Valley Bank (SVB) menimbulkan kewaspadaan industri perbankan nasional untuk menjaga kepercayaan para investor dan nasabahnya. Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC) menyebutkan bahwa bank-bank di AS mengalami kerugian yang belum direalisasi (unrealized loss) sebesar US$ 620 miliar atau aset yang harganya turun tetapi belum dijual pada akhir 2022. Dirut PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) Royke Tumilaar mengatakan, dinamika pasar keuangan ekstrim telah terjadi sejak 2008 yakni subprime mortgage dan terus berlanjut krisis pada 2011, 2013, 2015, 2018, 2020, dan saat ini di mana suku bunga naik secara agresif. Hal itu disebabkan negara-negara mengalami inflasi cukup tinggi, sehingga bank sentral menaikkan suku bunganya.
Seperti The Fed yang menaikkan bunga 475 basis poin (bps) ke level 5%. Hal tersebut untuk menekan inflasi yang pada Juni tahun lalu berada di level 9%. Langkah The Fed pun diikuti BI yang juga mengerek suku bunga acuan menjadi 5,75% saat ini. “Kenaikan bunga ini juga berdampak sangat negatif bagi para investor surat berharga jangka panjang. Berdasarkan data FDIC, saat ini unrealized loss perbankan di AS kurang lebih US$ 620 miliar. Sebagian besar perbankan menilai ini masih manageable karena punya modal kuat, namun bagi beberapa bank bisa menggerus modal, salah satunya SVB,” urai Royke secara virtual, Kamis (6/4). (Yetede)
Ekonomi Tumbuh 5,7% Pemerintah Butuh Investasi Rp 7,374,4 T
Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas menyatakan, pemerintah membutuhkan investasi Rp 7.138,7 triliun sampai Rp 7.374,4 triliun untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi di kisaran 5,3% sampai 5,7% pada 2024 “Untuk mencapai sasaran pertumbuhan ekonomi tahun 2024 dibutuhkan investasi Rp 7.138,7 triliun sampai Rp 7.374,4 triliun yang berasal dari investasi pemerintah, BUMN, dan swasta,” kata Menteri PPN/ Kepala Bappenas Suharso Monoarfa dalam Rakor Pembangunan Pusat 2023 pada Kamis (6/4).
Bila dirinci, kebutuhan investasi sebesar Rp 7.138,7 triliun sampai Rp 7.374,4 triliun terbagi dalam tiga kelompok. Pertama, investasi pemerintah di kisaran Rp 369,4 triliun sampai Rp 447,8 triliun (5,2% sampai 6,1%). Kedua, investasi BUMN dengan kisaran Rp 411,1 triliun sampai Rp 433,3 triliun (5,8% sampai 5,9%). Ketiga, investasi masyarakat/swasta dengan kisaran Rp 6.358,2 triliun sampai Rp 6.493,2 triliun (88,1% sampai 89,1%). (Yetede)
Laporan Tenaga Kerja AS Indikasi Tekanan Inflasi Mereda
Perusahaan-perusahaan swasta di AS menambah 236.000 lapangan kerja pada Maret 2023. Angka yang solid itu menunjukkan bahwa ekonomi AS juga tetap kuat meskipun The Federal Reserve (The Fed) telah menaikkan suku bunga acuan sembilan kali sejak Maret tahun lalu untuk menjinakkan laju inflasi. Laporan Depnaker AS pada Jumat (07/04) itu menunjukkan tingkat pengangguran turun menjadi 3,5% karena meningkatnya angka partisipasi kerja. Pada saat yang sama, beberapa rincian dari laporan itu meningkatkan peluang bahwa tekanan inflasi akan mereda. Dan The Fed dapat segera memutuskan untuk menghentikan siklus kenaikan suku bunga.
Upah rata-rata per jam naik 4,2% secara tahunan. Tapi turun tajam dari kenaikan tahunan 4,6% pada Februari 2023. Secara bulanan, upah naik 0,3% dari Februari hingga Maret, naik tipis dari kenaikan 0,2% dari Januari hingga Februari. Tetapi angka-angka itu menandai perlambatan kenaikan upah rata-rata pada bulan-bulan terakhir 2022. Indikasi lain yang mungkin meyakinkan perjuangan The Fed dalam melawan inflasi adalah 480.000 orang mulai mencari pekerjaan di sepanjang Maret 2023. (Yetede)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









