Cadev Maret US$ 145,2 M, Tertinggi dalam 16 Bulan Terakhir
BI melaporkan posisi cadangan devisa (cadev) Indonesia akhir Maret 2023 mencapai US$ 145,2 miliar. Karena lonjakan hingga US$ 4,9 miliar dari posisi akhir Februari 2023 di US$ 140,3 miliar itu, cadangan devisa Maret 2023 tercatat sebagai yang tertinggi selama 16 bulan terakhir, kalah tinggi dari posisi cadangan devisa akhir November 2021 di US$ 145,9 miliar. Sedangkan rekor cadangan devisa tertinggi dalam sejarah Indonesia adalah US$ 146,9 miliar yang diraih akhir September 2021.
Peningkatan posisi cadangan devisa pada Maret 2023 dipengaruhi oleh penerimaan pajak dan penarikan pinjaman luar negeri pemerintah. “Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 6,4 bulan impor atau 6,2 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah,” jelas Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam pernyataan resmi yang diterima pada Senin (10/4). Dia menjelaskan, posisi cadev akhir Maret 2023 berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. BI menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makro ekonomi dan sistem keuangan. (Yetede)
Tags :
#DevisaPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023