;
Kategori

Ekonomi

( 40512 )

Ramai-ramai Melepas Ketergantungan terhadap Dolar

20 Apr 2023

Upaya berbagai negara melepaskan diri dari ketergantungan pada penggunaan mata uang dolar AS atau dedolarisasi mulai menguat. Wacana tersebut kini telah diejawantahkan oleh berbagai negara dengan mengusung transaksi bilateral menggunakan mata uang lokal.Tak cukup dengan model transaksi tersebut, kini aliansi Brasil, Rusia, India, Cina, dan Afrika Selatan alias BRICS akan membuat alat pembayaran baru sebagai cara untuk meninggalkan dolar AS serta euro. Saat ini lima negara tersebut telah menggunakan mata uangnya masing-masing dalam transaksi antar-negara. Gubernur BI Perry Warjiyo belum mendengar usulan konkret aliansi lima negara tersebut akan menerbitkan mata uang baru. "Tapi kami mendengar negara-negara BRICS memang melakukan diversifikasi ke arah non-dolar," ujar Perry setelah mengumumkan hasil Rapat Dewan Gubernur BI, Selasa kemarin.

Perry mengatakan gagasan diversifikasi penggunaan mata uang juga telah digaungkan Indonesia melalui skema transaksi menggunakan mata uang lokal atau local currency transaction (LCT). Menurut dia, skema itu tak lain adalah upaya dedolarisasi atau penggunaan mata uang selain dolar. Saat ini, skema LCT telah dijalin antara Indonesia dan beberapa negara, antara lain Thailand, Malaysia, hingga Jepang. Perry berujar kerja sama tersebut terus diperluas ke negara-negara lain di ASEAN ataupun wilayah lainnya. Terbaru, Indonesia akan menandatangani kerja sama dengan Korea Selatan. (Yetede)


LAJU KENCANG EKONOMI LEBARAN

20 Apr 2023

Jika roda kendaraan pemudik sedang berputar lambat akibat kepadatan lalu lintas, tidak demikian halnya dengan roda ekonomi nasional. Ia kini sedang berputar kencang seiring masifnya mobilitas dan transaksi masyarakat. Bagaimana tidak, Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan telah melansir data sebanyak 123,8 juta orang atau hampir separuh populasi Indonesia akan meramaikan mudik tahun ini. Potensi pemudik itu merupakan yang terbesar setelah pemerintah mencabut pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) sejak akhir tahun lalu. Adapun, dari 123,8 juta orang pemudik, sekitar 70% bakal memanfaatkan moda transportasi darat, terutama berbasis jalan raya. Tak ayal, sejumlah sektor bisnis pun bakal meraup berkah. Operator jalan tol salah satunya. Astra Tol Cipali yang mengoperasikan jalan tol Cikopo-Palimanan mencatat, sejak H-10 Lebaran hingga H-4 Lebaran, sebanyak 535.000 unit kendaraan melintas jalan tol terpanjang di Pulau Jawa itu. Kepala Divisi Operasi Astra Tol Cipali Sri Mulyo memprediksi peningkatan volume lalu lintas pada Rabu (19/4) mencapai sebesar 19% dibandingkan dengan volume lalu lintas sehari sebelumnya. Jika dihitung kasar, khusus Jalan Tol Cipali saja, Astra Tol Cipali berpotensi meraup pendapatan hingga Rp144 miliar selama 16 hari mudik dan balik Lebaran dengan asumsi rata-rata lalu lintas 76.000 kendaraan per hari dan tarif golongan I Rp119.000 per kendaraan. 

Besarnya populasi pemudik dengan moda berbasis jalan juga menjadi perhatian khusus PT Pertamina (Persero). Kendati kenaikan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) tak serta merta berdampak pada pendapatan perseroan lantaran kuota Pertalite dan Solar yang sudah ditetapkan di awal tahun. Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati menyatakan PT Pertamina berupaya menyediakan stok BBM yang cukup selama puncak arus mudik Lebaran. Selain operator jalan tol, pelaku industri telekomunikasi juga bakal menangguk berkah akibat kenaikan traffic telekomunikasi. Sebab, jika mengacu pada perkiraan Kementerian Komunikasi dan Informatika, mudik tahun ini akan membuat traffic layanan telekomunikasi melonjak 11%—36% ketimbang tahun lalu di kisaran 10%—20%. Plt. Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Ismail dalam keterangan resminya menyatakan telah berkoordinasi dengan penyelenggara layanan telekomunkasi seluler untuk mengantisipasi hal tersebut. Optimisme juga diusung Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno. Malah dia memproyeksikan perputaran ekonomi saat momen mudik dan libur Lebaran tahun ini menembus Rp240,1 triliun.

PELABUHAN LAUT : Bersiap Hadapi Lonjakan Penumpang

20 Apr 2023

Aktivitas kedatangan pemudik melalui Pelabuhan Pelindo Regional III dalam kurun waktu dua hari pada 17—18 April 2023 menembus 11.300 penumpang. Perseroan menyatakan siap untuk menghadapi lonjakan penumpang baik saat arus mudik ataupun arus balik. Koordinator Kapal Sub Regional Pelindo III Indra Kurniawan mengatakan bahwa pemudik yang menggunakan moda transportasi kapal laut berasal dari Balikpapan, Makassar, dan Lombok. Mereka melakukan perjalanan dengan menggunakan kapal PT Pelayaran Nasional Indonesia atau Pelni. “Senin kurang lebih sekitar 6.000-an dari Balikpapan, Makassar, sama dari Lombok. Kalau kemarin dari Pelni juga 5.300-an orang , sementara dari kapal swasta ratusan penumpang,” ujar Indra saat ditemui tim Jelajah Lebaran 2023 di Pelabuhan Pelindo III, Surabaya, Rabu (19/4). Tren aktivitas pemudik atau penumpang kapal yang melalui pelabuhan Pelindo Regional III biasanya saat arus mudik Lebaran justru lebih sedikit ketimbang saat arus balik. Indra menjelaskan lonjakan penumpang arus balik biasanya sudah mulai terasa pada H+10 Lebaran hingga beberapa bulan ke depan. “Biasanya H+10 mulai ramai sampai 2 bulan—3 bulan ke depan, itu misalnya datang 3.000 orang nanti balik itu bisa lebih karena di daerahnya biasanya mengajak saudaranya, bisa sampai 4.000 orang,” jelasnya.

DINAMIKA HARGA BATU BARA : WASPADAI PENURUNAN PENERIMAAN NEGARA

20 Apr 2023

Pemerintah perlu mulai mewaspadai impak penurunan harga batu bara acuan terhadap penerimaan negara di tengah berbagai sentimen eksternal yang membuat harga emas hitam terus merosot di pasar global. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) baru saja menetapkan harga batu bara acuan atau HBA April 2023 yang kompak mengalami penurunan signifikan dari posisi bulan sebelumnya, mengikuti tren di pasar global. HBA untuk batu bara 6.322 GAR dipatok sebesar US$265,26 per ton. Harga acuan batu bara kalori tinggi itu susut 6,29% dari posisi perdagangan bulan sebelumnya di level US$283,08 per ton. Kemudian, HBA dalam kesetaraan nilai kalori 5.200 kcal per kilogram GAR ditetapkan US$102,53 per ton, turun 24,99% dari bulan lalu yang diputuskan US$136,7 per ton. Selanjutnya, HBA dalam kesetaraan nilai kalori 4.200 kcal per kilogram GAR diputuskan US$87,81 per kilogram, anjlok 14,13% dari bulan sebelumnya US$102,26 per ton. Sejumlah ekonom pun meminta pemerintah untuk mengantisipasi risiko susutnya penerimaan negara dari sektor batu bara selepas harga terkontrak komoditas itu yang mengalami tren pelemahan sejak akhir tahun lalu. Pasalnya, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) hingga saat ini sebagian besar ditopang oleh setoran sektor industri hulu tambang batu bara sejak siklus komoditas 2 tahun belakangan. 

“Tren penurunan harga batu bara sebetulnya sudah kelihatan jelas sekali dalam beberapa bulan terakhir, terutama kuartal IV/2022 lalu yang memang tajam, tidak lepas dari kekhawatiran pelemahan perekonomian Eropa dan Amerika Serikat,” kata Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (Core) Mohammad Faisal saat dihubungi, Rabu (19/4). Selain itu, Faisal menambahkan bahwa pencabutan kebijakan Zero Covid Policy dari China belakangan dianggap tidak sesuai dengan prediksi sejumlah analis ihwal pemulihan ekonomi pesat dari negara tersebut. Kekhawatiran yang sama disampaikan oleh Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede menyusul penurunan HBA bulan ini. Josua berpendapat, turunnya HBA April 2023 disebabkan oleh impor batu bara dari China yang lebih rendah dari pembelian sepanjang bulan sebelumnya. Sementara itu, Kementerian ESDM memastikan proyeksi PNBP dari sektor batu bara bakal tetap stabil selepas formulasi perhitungan harga acuan sebagai tolok ukur pungutan royalti diubah bulan lalu.

PEMBIAYAAN JETP : PLN Ajak IEA Susun Proyek Transisi Energi

20 Apr 2023

Darmawan Prasodjo, Direktur Utama PLN, mengatakan bahwa pertumbuhan permintaan listrik di Indonesia yang bergerak dinamis memerlukan perencanaan matang dalam penyusunan peta jalan penyediaan tenaga listrik yang sesuai dengan transisi energi. “PLN dan IEA akan menjadi pionir, menunjukkan kepada dunia bahwa roadmap transisi energi dapat dibangun melalui kolaborasi. Dapat dibangun secara komprehensif dari hulu ke hilir,” katanya, Rabu (19/4). Dalam kerja sama tersebut, kedua pihak akan bekerja sama dalam pemantapan roadmap net zero emission yang sudah dibuat oleh Indonesia. Kedua pihak juga akan mempertajam skema JETP dalam menggaet kolaborasi investasi untuk membiayai proyek transisi energi di Indonesia. Dia menjelaskan, PLN bakal menghadapi tantangan pengelolaan emisi karbon dari sektor ketenagalistrikan yang diperkirakan mencapai 433 juta ton pada 2030. Executive Director of IEA Fatih Birol menjelaskan, pihaknya mendukung penuh langkah Indonesia dalam transisi energi dan menekan emisi karbon yang pada ujungnya akan berdampak langsung terhadap pengurangan emisi karbon.

EKONOMI LEBARAN : PERFORMA PDRB SIAP MEMANTUL

20 Apr 2023

Kinerja produk domestik regional bruto atau PDRB pada kuartal II/2023 siap terakselerasi menyusul adanya momentum Ramadan dan Lebaran pada April. Bahkan, sejumlah daerah telah menyiapkan kalkulasi ruang pertumbuhan ekonomi di masing-masing wilayah. Kalkulasi itu di-sampaikan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) di sejumlah provinsi.KPw BI Sumatra Utara (Sumut), misalnya, memperkirakan momentum Ramadan dan Lebaran kali ini bakal mengerek performa ekonomi provinsi ini dengan tumbuh 2,7% secara kuartalan pada kuartal II/2023, dibandingkan kuartal I/2023.”Tahun ini, kami prediksi bisa lebih baik, cuma memang tidak akan setinggi seperti sebelum pandemi. Karena ini masih proses pemulihan. Prediksi kami pada triwulan Lebaran kali ini bisa naik secara QtQ [quater-to-quarter] sekitar 2,7%,” kata Kepala KPw BI Sumut Doddy Zulverdi, Rabu (19/4). Namun kali ini, Doddy memperkirakan ada pertumbuhan bagi akomodasi, hotel, dan restoran menyusul meningkatnya konsumsi dan jumlah pemudik.“Itulah sektor-sektor yang akan berdampak positif,” katanya.Tak hanya Sumut, KPw BI Sulawesi Selatan (Sulsel) juga memproyeksi kinerja ekonomi wilayah ini pada kuartal II/2023 bakal lebih baik ketimbang kuartal I/2023.

Kepala KPw BI Sulsel Causa Iman Karana mengungkapkan momen libur panjang yang ber tepatan dengan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) seperti lebaran diproyeksi akan berdampak baik terhadap sektor seperti transportasi dan pergudangan; akomodasi, makan dan minum; serta perdagangan besar dan eceran. Senada, KPw BI Jawa Timur (Jatim) juga memiliki pandangan yang sama, dengan momen Lebaran tahun ini akan mendongkrak PDRB Jatim terutama didorong oleh sektor konsumsi dan transportasi.Kepala KPw BI Jatim Budi Hanoto mengatakan momen libur Lebaran berpotensi besar mendongkrak PDRB Jatim sejalan dengan peningkatan permintaan musiman seperti sandang/pakaian, makanan dan minuman khususnya momen buka bersama dan parsel Lebaran. Sementara itu, Kepala KPw BI Sumatra Barat (Sumbar) Endang Kurnia Saputra memperkirakan tradisi Pulang Basamo yang dilakukan oleh para perantau Minang pada momen libur Lebaran akan memberikan dampak terhadap perekonomian wilayah ini.“Pertumbuhan yang berpotensi terjadi itu di angka 0,2% sampai 0,5%. Jadi kalau Sumbar tumbuhnya pada 2022 hanya 4,15%, tetapi kalau ada Pulang Basamo tambah 0,2% jadi 4,35%. Cukup besar bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi 20%-50% dalam satu bulan,” jelasnya, Selasa (18/4).

EKSPOR IMPOR SELAMA LEBARAN : STRATEGI JITU CEGAH KONGESTI

20 Apr 2023

Operator terminal peti kemas di Indonesia menerapkan sejumlah langkah jitu untuk mencegah penurunan kinerja operasional dan kongesti pelabuhan, di tengah momen libur Hari Raya Idulfitri 1444 Hijriah. Pembatasan operasional truk selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2023 ternyata tak hanya berdampak ke pemilik barang. Pembatasan operasional angkutan barang itu juga berpengaruh terhadap kinerja pelabuhan di Tanah Air. Alasannya, truk pengangkut peti kemas ekspor dan impor juga terkena aturan pembatasan operasional angkutan barang yang terangkum dalam Keputusan Bersama Nomor: KP-DRJD 2616 Tahun 2023, SKB/48/IV/2023, 05/PKS/Db/2023 Tentang Pengaturan Lalu Lintas Jalan Serta Penyeberangan Selama Masa Arus Mudik dan Arus Balik Angkutan Lebaran Tahun 2023/1444 Hijriah. Beleid itu berisi pengaturan pembatasan operasional angkutan barang pada ruas jalan tol dan nontol di Pulau Jawa dan sebagian Pulau Sumatra. Untuk mencegah dampak buruk pembatasan operasional selama 12 hari, operator terminal peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok menyiapkan strategi khusus. Salah satu operator itu adalah Terminal Peti Kemas (TPK) Koja. Indra Hidayat Sani, General Manager TPK Koja, menyatakan TPK Koja menerapkan strategi izin masuk lebih awal dari jadwal bagi peti kemas ekspor di terminal peti kemas itu. 

Menurutnya, langkah tersebut guna memberikan solusi kepada pemilik barang ekspor yang ingin memasukkan barangnya ke terminal di tengah peraturan pembatasan pergerakan truk selama libur Lebaran tahun ini. Solusi itu merupakan salah satu cara terminal peti kemas di Tanjung Priok tetap memberikan pelayanan kepada pelanggan untuk bisa masuk lebih awal atau yang disebut dengan layanan early stack. Langkah koordinasi lebih awal juga ditiru Terminal Petikemas Surabaya (TPS) Pelabuhan Tanjung Perak. Direktur Utama TPS Wahyu Widodo menyampaikan bahwa koordinasi sangat penting guna mencari solusi dari lonjakan penumpukan peti kemas di pelabuhan selama pembatasan kegiatan operasional angkutan barang. Selain koordinasi, Wahyu menyatakan TPS juga menempuh jalan meningkatkan performa alat bongkar muat pelabuhan. Perawatan alat bongkar muat telah dilakukan lebih insentif terutama untuk Container Crane (CC), Rubber Tyred Gantry (RTG), head truck maupun alat bongkar muat lainnya.

INDEKS ACUAN : Angin Segar Bisnis-27

20 Apr 2023

Perombakan konstituen indeks Bisnis-27 periode Mei—Oktober 2023 diproyeksi memberikan angin segar dan membuka peluang penguatan kinerja dalam jangka panjang. Berdasarkan pengumuman Bursa Efek Indonesia, tujuh saham masuk dan keluar dari indeks Bisnis-27 untuk periode Mei—Oktober 2023. Tujuh saham yang baru masuk yakni PT BFI Finance Indonesia Tbk. (BFIN), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP), dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (INTP). Selanjutnya, PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG), PT Jasa Marga Tbk. (JSMR), PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI), dan PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk. (MTEL). Sementara itu, tujuh saham yang keluar dari indeks Bisnis-27 yaitu emiten berkode saham CPIN, CTRA, ESSA, EXCL, INDF, PTBA, dan TOWR. Di lantai bursa, indeks Bisnis-27 menguat 2,15% sepanjang tahun berjalan 2023. Kinerja itu outperform dibandingkan dengan IHSG yang melemah 0,42% year-to-date.Senior Investment Information Mirae Asset Nafan Aji Gusta mengatakan perombakan tujuh konstituen tersebut akan menopang gerak indeks hasil kerja sama dengan Bisnis Indonesia Group menjadi semakin likuid dan memiliki performa yang positif secara jangka panjang. Sementara itu, Direktur Investasi Bahana TWC Investment Management Doni Firdaus mengatakan reksa dana berbasis indeks Bisnis-27, Bahana ETF Bisnis-27 cukup diminati oleh investor. Hal ini terlihat dari pertumbuhan AUM yang sangat baik.

RUANG LAPANG PERTUMBUHAN EKONOMI

19 Apr 2023

Langkah Bank Indonesia (BI) menahan suku bunga acuan selama tiga bulan berturut-turut membawa kabar baik bagi perekonomian nasional. Kemarin, Selasa (18/4) BI kembali mengumumkan BI-7 Day Reverse Repo Rate (BI-7DRR) tetap di level 5,75%. Tak ayal, Indonesia pun memiliki waktu ekstra menghimpun kekuatan guna mendongkrak ekonomi menghadapi ancaman perlambatan global yang salah satunya terbaca melalui realisasi ekspor Maret yang terkontraksi 11,3% (year-on-year)—kinerja terburuk setelah Mei 2020—menjadi US$23,5 miliar. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) penurunan itu terjadi akibat pelemahan permintaan negara tujuan ekspor dan tren penurunan harga komoditas. Padahal, ekspor menyumbang 30% produk domestik bruto. Gubernur BI Perry Warjiyo seusai Rapat Dewan Gubernur (RDG), Selasa (18/4), mengatakan infl asi utama telah melambat ke level terendah dalam tujuh bulan sebesar 4,97% (YoY) pada Maret, dan diperkirakan akan kembali ke kisaran target 2%-4% pada Agustus—lebih awal dari perkiraan sebelumnya, yakni mulai September. “Bank Indonesia meyakini bahwa BI-7DRR sebesar 5,75% tersebut memadai untuk mengarahkan inflasi inti tetap berada dalam kisaran 2%-4% pada sisa 2023 dan indeks harga konsumen [IHK] kembali ke dalam sasaran 2%-4% lebih awal dari perkiraan sebelumnya," ujar Perry. Dari sisi kurs, rupiah telah terapresiasi 5,2% dari posisi akhir 2022, sehingga menjadikannya mata uang berperforma terbaik di Asia.

Manfaatkan Momentum Resiliensi Ekonomi

19 Apr 2023

Kekhawatiran terhadap risiko resesi yang terjadi di Tanah Air akibat suku bunga tinggi dan inflasi yang tak terkendali makin pudar seiring dengan langkah bank sentral yang menahan laju kenaikan suku bunga acuan. Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang digelar 17—18 April akhirnya memutuskan untuk tidak menaikkan BI-7 Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) di level 5,75% untuk memastikan terus berlanjutnya penurunan ekspektasi inflasi dan inflasi ke depan. Bank Indonesia meyakini BI7DRR sebesar itu memadai untuk mengarahkan inflasi inti terkendali dalam kisaran 3,0% ±1% di sisa 2023. Sejauh ini, kenaikan suku bunga acuan BI ke level 5,75% juga belum direspons secara agresif oleh perbankan dengan kenaikan bunga kredit. Alhasil, ruang pertumbuhan penyaluran kredit pada tahun ini masih cukup terbuka sejalan dengan minat korporasi untuk menarik pendanaan dari perbankan. Kenaikan suku bunga acuan yang terbatas juga membuat daya tarik instrumen surat berharga negara dengan imbal hasil yang menarik. Dengan tingkat inflasi relatif rendah dan terkendali saat ini di posisi 4,97% (year-on-year/YoY) pada Maret dari inflasi bulan sebelumnya sebesar 5,47% (YoY), sebagian ekonom meyakini perekonomian Indonesia bakal melanjutkan kinerjanya sesuai dengan sasaran yang diharapkan di atas 5%. Suku bunga yang makin terjaga serta nilai tukar yang stabil menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri, membawa harapan pulihnya aktivitas masyarakat makin terbuka lebar. Dalam laporan World Economic Outlook edisi teranyar April 2023, IMF merevisi naik pertumbuhan ekonomi Indonesia dari 4,8% menjadi 5% pada tahun ini dan akan makin membaik menjadi 5,1% pada 2024. Adapun Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2023 tetap kuat pada kisaran 4,5%—5,3% Artinya dengan proyeksi ini, peluang terjadinya peningkatan permintaan akan makin lebar. Situasi ini menjadi modal kuat dan penyemangat baru para pebisnis untuk terus beraktivitas sekaligus melepas keraguan karena kecemasan resesi.