;
Kategori

Ekonomi

( 40789 )

Pembiayaan Tumbuh di Atas 20%, Kinerja BSI Impresif

28 Apr 2023

JAKARTA, ID -- PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) membukukan kinerja impresif sepanjang kuartal I-2023 dengan perolehan laba bersih mencapai Rp 1,46 triliun, tumbuh dua digit 47,65% secara year on year (yoy). Kemampuan BSI memperkuat fungsi intermediasi melalui penghimpunan dana masyarakat dan penyaluran pembiayaan telah mendorong pertumbuhan positif kinerja perseroan. Direktur Utama BSI Hery Gunardi menyatakan, perseroan berhasil mencatatkan pertumbuhan kinerja positif dan sehat sepanjang Januari-Maret 2023, didukung oleh kesinambungan yang solid antara.  pendanaan dan pembiayaan. Pada kuartal I-2023, perseroan berhasil mencatatkan perolehan laba bersih sebesar Rp 1,46 triliun, tumbuh 47,65% secara year on year (yoy). “Alhamdulillah , BSI meraih kinerja yang menggembirakan sepanjang kuartal I tahun ini, dan secara berkesinambungan kami memperkuat fungsi intermediasi guna mendukung momentum pertumbuhan positif ekonomi. Kami dapat menjaga keberlanjutan pertumbuhan ini dengan fokus pada aspek likuiditas terutama pertumbuhan dana murah, serta menjaga kualitas aset,” ujar Hery dalam konferensi pers Paparan Kinerja BSI Kuartal 3 di Jakarta, Kamis (27/4/20). (Yetede)

Ombudsman: Pemda Harus Miliki Integrasi Kanal Pengaduan dengan Kemenaker

28 Apr 2023

JAKARTA, ID – Ombudsman menyatakan, dari pemantauan terhadap implementasi kebijakan Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan 2023 ditemukan adanya akses yang terbatas pada Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) kota/kabupaten dengan website Posko Satgas THR Keagamaan 2023 yang diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker). Ombudsman juga menilai pemerintah daerah (pemda) seharusnya memiliki integrasi kanal pengaduan dengan Kemenaker. “Sehingga terdapat beberapa laporan pengaduan yang tidak tercatat pada link website kementerian, koordinasi antar-Disnaker kota/kabupaten yang berjalan sendiri-sendiri dalam penanganan tindak lanjut pengaduan,” kata Anggota Ombudsman Robert Na Endi Jaweng saat dihubungi pada Kamis (27/4/2023). Robert menjelaskan, pemerintah harus melakukan pemetaan tentang kondisi setiap perusahaan. Dari hasil pemantauan Ombudsman masih ada perusahaan yang memiliki kondisi arus kas keuangan terbatas, dalam artian bila harus membayarkan THR maka kegiatan operasi perusahaan akan berhenti. Ketiadaan pemetaan masalah yang dilakukan oleh Dinas Ketenagakerjaan di daerah, berpotensi maladministrasi dalam hal kepastian direalisasikannya pembayaran THR, termasuk perihal kepastian perihal penegakan sanksi kepada perusahaan dimaksud. “Dalam klasifikasi seperti ini perlu didorong kesepakatan dan diawasi pemerintah mengenai skema pembayaran THR-nya,” kata Robert. (Yetede)

Penjualan UNTR Naik 5,75%

28 Apr 2023

JAKARTA, ID - PT United Tractors Tbk (UNTR), distributor tunggal alat berat merek Komatsu di Indonesia, menjual 1.791 unit Komatsu sepanjang kuartal I-2023 atau naik 5,72% dibanding periode sama tahun lalu 1.694 unit. Kenaikan penjualan tersebut mengerek pangsa pasar Komatsu menjadi 32% di industri alat berat nasional. Manajemen United Tractors dalam keterangan resmi yang dikutip Kamis (27/04/2023) mengungkapkan, kontribusi penjualan alat berat Komatsu diperoleh dari empat sektor, yakni pertambangan, kehutanan, konstruksi, dan agribisnis. Sepanjangtiga bulan pertama 2023, kontribusi terbesar penjualan Komatsu berasal dari sektor pertambangan. Pada Januari-Maret 2023, penjualan Komatsu di sektor pertambangan mencapai 64% dari total 1.791 unit atau sekitar 1.146 unit. Angka tersebut lebih besar dibanding periode sama tahun lalu yang sekitar 1.016 unit atau 60% dari total 1.694 unit. Selanjutnya, penjualan Komatsu di sektor kehutanan pada kuartal I-2023 mencapai 14% dari total atau sekitar 250 unit. Penjualan Komatsu di sektor tersebut tumbuh dibanding periode sama 2022 yang sebanyak 203 unit atau 12% dari total
1.694 unit. (Yetede)

Bank Mandiri Torehkan Kinerja Impresif di Kuartal I-2023

27 Apr 2023

Selaras dengan strategi bisnis yang konsisten pada segmen potensial dan proses optimalisasi digital perseroan yang matang, Bank Mandiri (BMRI) berhasil membukukan kinerja keuangan yang positif pada awal tahun 2023. Hal ini tercermin dari perolehan laba bersih konsolidasi pada kuartal I 2023 sebesar Rp 12,6 triliun, tumbuh 25,2% bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi menyampaikan, pertumbuhan laba tersebut merupakan hasil dari strategi Bank Mandiri yang berfokus pada pendekatan ekosistem bisnis baik dari sisi pembiayaan maupun pendanaan. Hasilnya, hingga akhir Maret 2023, total aset Bank Mandiri secara konsolidasi berhasil tumbuh 10,04% secara year on year (YoY) mencapai Rp 1.908 triliun. Hal tersebut ditopang oleh pertumbuhan kredit Bank Mandiri mencapai 12,36% YoY secara konsolidasi menjadi Rp 1.205 triliun. “Melalui pencapaian fungsi intermediasi ini, Bank Mandiri mempertegas peranan sebagai agen pembangunan yang berupaya untuk berkontribusi maksimal terhadap perekonomian di Indonesia,” ujar Darmawan di Jakarta, Selasa (18/4). Fungsi intermediasi yang impresif tersebut merata di seluruh segmen. Antara lain kredit wholesale yang berhasil meningkat 9,09% secara YoY pada kuartal I 2023 menjadi Rp 599 triliun serta kredit ritel yang meningkat 11,92% YoY dengan realisasi mencapai Rp 327 triliun. Perbaikan dari sisi kualitas kredit tersebut juga berhasil menekan biaya kredit (cost of credit /CoC). Hasilnya, posisi CoC Bank Mandiri berada di level terendah sepanjang sejarah yakni 1,00% per akhir Maret 2023 secara bank only, membaik dari posisi setahun sebelumnya yang sempat menyentuh level 1,45%. Kinerja positif Bank Mandiri juga terlihat dari sisi profitabilitas yang terus meningkat. Return on Equity (ROE) Tier-1 bank only telah menyentuh 24,6% atau naik 241 basis poin (bps) secara YoY. Sementara posisi net interest margin (NIM) konsolidasi terjaga solid di level 5,40%.

Inflasi April Tersundut Puasa dan Lebaran

27 Apr 2023

Laju inflasi di bulan April 2023 diramal bakal lebih tinggi ketimbang bulan sebelumnya. Penyebab utamanya karena adanya momentum Ramadan dan Idul Fitri di bulan April ini. Kondisi inilah yang membuat sebagian ekonom memproyeksi inflasi secara tahunan di April ini bisa tembus lebih dari 5% year on year. "Faktor utamanya adalah puasa dan Lebaran," ujar Teuku Riefky, ekonom makro ekonomi dan pasar keuangan LPEM FEB UI ke KONTAN, Rabu (26/4). Direktur Eksekutif Segara Institute Piter Abdullah sependapat, secara historis, inflasi di periode puasa dan Lebaran selalu melonjak. Hal tersebut terjadi karena naiknya permintaan sejumlah komoditas, dan yang tidak kalah penting adalah berlangsungnya mudik Lebaran. Lonjakan permintaan di periode itu turut ditopang guyuran tunjangan hari raya (THR). Nah, salah satu komoditas yang menyumbang inflasi di bulan Ramadan dan jelang Lebaran adalah komoditas makanan dan minuman. Akan tetapi, Piter menilai, peningkatan inflasi tidak terlalu besar pada tahun ini. Sebab, pemerintah dinilai cukup mampu menjaga pasokan pangan. Salah satunya dengan mendatangkan beras impor, sehingga harganya cukup terkendali. Kepala Ekonom BCA David Sumual memperkirakan, inflasi bulanan di periode April ini bisa lebih rendah dari periode serupa tahun lalu, yakni di kisaran 0,27% month to month (mtm). Sedangkan di April tahun lalu tembus 0,95% mtm. David mengatakan, perlambatan inflasi pada Idul FItri tahun ini murni karena tingginya basis inflasi Ramadan tahun lalu. Menurut David, penggerak inflasi pada bulan April 2023 didorong peningkatan harga bahan pokok, terutama harga beras. Banjaran Surya, Chief Economist PT Bank Syariah Indonesia (BSI) mengingatkan, meski ke depannya inflasi inti akan melandai, namun masih terdapat risiko lonjakan bahan pangan seiring efek El Nino, sehingga menyebabkan musim kemarau tahun ini akan lebih kering.

Utang Pemerintah Naik Menjadi Rp 7,879 T

27 Apr 2023

Utang pemerintah bertambah banyak. Kementerian Keuangan (Kemkeu) mencatat: utang pemerintah per akhir Maret 2023 sebesar Rp 7.879,07 triliun. Jumlah tersebut melonjak Rp 17,39 triliun dari bulan sebelumnya sebesar Rp 7.861,68 triliun. Tambahan utang tersebut membuat rasio utang pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) membesar menjadi 39,17%, dari rasio per akhir Februari 2023 yang sebesar 39,09%. "Berdasarkan batasan utang yang ditetapkan melalui UU Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara yang sebesar 60% PDB, utang pemerintah berada di dalam batas aman dan terkendali," tulis Kemkeu dalam APBN KiTa yang dikutip Rabu (26/4). Secara rinci, utang pemerintah terdiri dari dua jenis, yakni berbentuk Surat Berharga Negara (SBN) sebesar 89,02% dari total utang, dan 10,98% sisanya dari pinjaman. Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Yusuf Rendy Manilet menilai, peningkatan jumlah utang pemerintah menjadi hal yang sulit dihindari. Hal itu berdasarkan tren yang terjadi setidaknya dalam dua sampai tiga tahun ke belakang.

Prospek Big Caps Masih Tetap Menarik

27 Apr 2023

Deretan emiten dengan kapitalisasi pasar atau market capitalization (market cap) terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang tahun 2023 berjalan tak banyak mengalami pergeseran dibandingkan akhir Maret 2023. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masih menduduki posisi puncak market cap terbesar di bursa saham. Mengutip data Bloomberg, Rabu (26/4), BBCA memiliki kapitalisasi pasar di bursa saham sebesar Rp 1.124,88 triliun. Jika dilihat, kapitalisasi pasar BBCA di bursa saham setara 11,50% dari total market cap di BEI. Ranking kedua emiten dengan market cap jumbo diisi PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan kapitalisasi pasar Rp 750,22 triliun. Muncul di posisi ketiga ada PT Bayan Resources Tbk (BYAN) dengan kapitalisasi pasar Rp 693,33 triliun. Head of Investment Information Mirae Asset Sekuritas, Roger MM menilai, pergerakan harga saham dan kinerja emiten big caps umumnya sejalan arah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan laju ekonomi. Karena itu, rangking big caps bisa berubah saat terjadi rotasi sektoral. Ketika salah satu sektor sedang diuntungkan kondisi global seperti yang terjadi pada batubara, muncul emiten yang secara fundamental baik karena didukung kondisi saat itu," kata Roger ke Kontan, Selasa (25/4). Investment Analyst Infovesta Kapital Advisori Fajar Dwi Alfian memandang sepanjang tahun berjalan ini, saham-saham big caps relatif diuntungkan oleh volatilitas pasar yang cukup kencang.

Tambang Emas Bikin Kinerja Berkilau

27 Apr 2023

Bisnis tambang emas akan membuat kinerja PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) lebih berkilau pada tahun ini. Emiten tambang ini mendapat angin segar dari tuntasnya pabrik pengolahan emas kedua di Palu, Sulawesi Tengah. Analis Samuel Sekuritas Indonesia, Juan Harahap, menuliskan dalam laporan risetnya, BRMS menargetkan volume produksi emas akan melebihi 20.000 troi ons pada tahun ini. Angka ini naik sebesar 269,3% secara tahunan. Kenaikan produksi ini berasal dari tambahan kapasitas produksi pabrik pengolahan emas kedua BRMS yang selesai pada kuartal III-2022. Ke depan, BRMS memperkirakan kapasitas produksi emas tahunan bahkan bisa melebihi 70.000 ons troi setelah selesainya pabrik pengolahan emas ketiga dan keempat di Palu dan Gorontalo. BRMS juga akan mendapat sentimen positif dari kenaikan harga emas sepanjang kuartal pertama tahun ini, akibat krisis perbankan di Amerika Serikat (AS). Analis Sucor Sekuritas Andreas Yordan Tarigan mengatakan, harga emas tahun ini bisa menyentuh level US$ 2.300 per troi ons, naik 28% dari harga US$ 1.800 per troi ons di tahun 2022. Sentimen positif dari kenaikan harga emas itu sudah cukup terlihat pada kinerja keuangan emiten penambang komoditas mineral ini di kuartal pertama lalu. BRMS mampu mencetak pertumbuhan kinerja cukup fantastis. Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan, tren kenaikan produksi emas BRMS bisa berlangsung hingga 2025. Tambah lagi, Nafan menilai, bergabungnya Grup Salim dengan Bakrie juga dilihat dapat menjadi katalis positif bagi kinerja BRMS di tahun ini.

Permintaan Kredit Akan Tetap Tinggi Tahun Ini

27 Apr 2023

Laju kredit perbankan secara tahunan sedikit melandai pada Maret, dibanding dua bulan sebelumnya. Mengutip data Bank Indonesia (BI), kredit per Maret tumbuh 9,93% year on year (yoy). Sebagai pembanding, kredit per Januari dan Februari masing-masing tumbuh 10,53% dan 10,64% yoy. Industri perbankan dan BI meyakini permintaan kredit tetap tinggi di kuartal kedua hingga akhir tahun. Survei BI menunjukkan permintaan kredit korporasi di triwulan II akan lebih tinggi dari kuartal I. Proyeksi itu terindikasi dari saldo bersih tertimbang (SBT) korporasi 30,0% per Maret 2023, meningkat dari SBT di bulan sebelumnya, yaitu 26%. Survei menyebut, permintaan datang dari sektor pertanian, industri pengolahan, dan penyediaan makanan dan minuman. Secara keseluruhan, BI tetap mempertahankan target pertumbuhan kredit perbankan tahun ini di kisaran 10%-12%. Direktur Manajemen Risiko Bank Mandiri Ahmad Siddik Badruddin mengatakan, pertumbuhan terutama berasal dari industri yang cukup potensial seperti pengolahan, perdagangan, dan konsumsi rumah tangga. "Kami juga perkirakan permintaan kredit akan terus positif hingga akhir tahun sejalan dengan kondisi prospek ekonomi yang stabil dan PDB tumbuh 5% di 2023,” kata dia, belum lama ini. Penilaian senada datang dari PT Bank BNI Tbk. Namun, bank ini tetap fokus pada kualitas aset, hingga penyaluran kredit akan difokuskan pada  segmen prioritas yakni segmen wholesale serta ekosistem turunannya. “Pertumbuhan kredit kuartal I masih sesuai guidance bisnis, yaitu 7,2% yoy. BNI optimistis menjaga pertumbuhan kredit hingga 10% di tahun ini,” ujar Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati.

ARUS BALIK : BERKAH ONE WAY DAN IMBAUAN PRESIDEN

27 Apr 2023

Lalu lintas darat pada puncak arus balik Lebaran pada gelombang pertama praktis cukup lancar yang didukung kebijakan one way dan kepatuhan terhadap imbauan Presiden. Suhendra mengubah rencana perjalanan balik menggunakan kendaraan pribadi dari Yogyakarta menuju Jakarta yang awalnya pada 24 April 2023 atau H+2 Lebaran menjadi 25 April 2023 atau H+3 Lebaran yang bertepatan dengan hari terakhir libur cuti bersama. Pada tanggal itu juga diprediksi sebagai puncak arus balik sehingga jalan tol kemungkinan dipadati oleh kendaraan arus balik. Meskipun demikian, Suhendra tidak mempersoalkan kepadatan lalu lintas karena pemerintah dan aparat kepolisian sudah melakukan antisipasi agar dampaknya bisa diminimalisir. “Kebijakan one way dan contraflow sudah cukup membantu saat mudik maupun arus balik. Kalaupun terjadi kepadatan lalu lintas di jalan tol yang penting tidak stuck, mobil masih bisa jalan,” katanya setelah tiba di Jakarta, Rabu (26/4). Arus balik pada 24 dan 25 April memang terjadi peningkatan dan menjadi puncak arus balik gelombang pertama. Pemerintah dan kepolisian memprediksi arus balik gelombang kedua terjadi pada akhir pekan ini yakni Sabtu 29 April 2023 dan Minggu 30 April 2023. Oleh karena itu, potensi kepadatan arus balik melalui jalur darat kemungkinan besar akan terjadi. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa lancarnya arus balik menjadi bagian dari kepatuhan atas imbauan Presiden Joko Widodo bagi masyarakat untuk menghindari puncak arus balik pada Senin (24/4) dan Selasa (25/4). Hal itu berhasil menekan jumlah masyarakat yang melakukan perjalanan arus balik. Setelah diumumkannya imbauan tersebut, Listyo Sigit mengatakan setidaknya terdapat penurunan sekitar 13% jumlah pemudik yang melakukan perjalanan arus balik hingga H+3 Lebaran.