;
Kategori

Ekonomi

( 40512 )

Laba Bersih Citibank Indonesia Rp 569 Miliar

16 May 2023

Citibank Indonesia mencatat laba bersih triwulan I-2023 sebesar Rp 569 miliar, bertumbuh 52 persen secara tahunan. Penyaluran kredit menurun 5,36 persen secara tahunan menjadi Rp 39,87 triliun. Namun, pendapatan bunga bersih meningkat 60,93 persen secara tahunan menjadi Rp 1,22 triliun sehingga laba tetap tumbuh. Demikian disampaikan Chief Executive Officer Citi Indonesia Batara Sianturi, Senin (15/5/2023), di Jakarta. (Yoga)

Presiden Usul Sensus Pertanian Tiap 5 Tahun

16 May 2023

Presiden Joko Widodo saat pencanangan Sensus Pertanian 2023 di Jakarta, Senin (15/5/2023), mengusulkan agar sensus pertanian digelar lima tahun sekali. Sensus yang digelar 10 tahun sekali itu, kata Presiden, terlalu lama. Kebijakan pertanian membutuhkan data terkini, akurat, dan tepercaya. ”Perubahan berjalan setiap tahun, tetapi keputusan masih memakan data 10 tahun yang lalu. Mestinya, (sensus) ini diadakan lima tahun sekali,” ujar Presiden. (Yoga)

Tiga Bulan Terakhir Ekspor Menurun

16 May 2023

JAKARTA, ID — Kinerja ekspor April 2023 memperpanjang rekor surplus neraca perdagangan Indonesia menjadi 36 bulan atau tiga tahun berturut-turut. Surplus neraca perdagangan April sebesar US$ 3,94 miliar, naik 39,22% dibanding bulan sebelumnya, US$ 2,83 miliar. Sedang ekspor April US$ 19,29 miliar, merosot 17,62%, month to month, dan kontraksi 29,4%, year on year (yoy). Penurunan pertumbuhan ekspor secara yoy dalam tiga bulan terakhir merupakan peringatan serius. Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Imam Machdi mengatakan, perlambatan ekspor tidak hanya terjadi di Indonesia, melainkan juga terjadi di negara-negara lain di dunia. Hal tersebut disebabkan oleh adanya perlambatan perekonomian global. Namun demikian, kinerja neraca perdagangan Indonesia masih berjalan baik, sebab neraca perdagangan masih surplus. “Saya kira apa yang dilakukan pemerintah sudah bagus apalagi neraca perdagangan surplus. selama 36 bulan. Namun, (kontraksi ekspor) ini menjadi sebuah warning, kondisi neraca perdagangan dengan negara mitra dagang utama seperti Amerika Serikat memang harus diwaspadai untuk dijaga supaya tetap baik,” ucap Imam kepada Investor Daily, usai menyampaikan  paparan dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin (15/05/2023). (Yetede)

Wapres: Minta Keamanan Sistem Tekhnologi Perbankan Ditingkatkan

16 May 2023

JAKARTA, ID - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin meminta keamanan sistem teknologi perbankan nasional diperkuat, menyusul adanya kasus peretasan terhadap sistem teknologi perbankan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) yang menyebabkan layanannya sempat mengalami gangguan. “Saya minta BSI membenahi sistem teknologinya supaya tidak terjadi lagi, dan sekarang juga cepat untuk mengembalikan, sehingga tidak mengganggu (layanan) dan merusak kepercayaan (nasabah),” kata Wapres usai meresmikan Kampung Bahari Nusantara TNI AL Tahun 2022 secara serentak di 68 Satuan Komando Kewilayahan, di Kepulauan Untung Jawa, Kepulauan Seribu, Senin (15/05/2023). Meskipun kondisi layanan BSI telah pulih, Wapres mengingatkan bahwa pengamanan sistem teknologi harus diperkuat, termasuk menyiapkan berbagai langkah antisipatif untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang. “Bukan hanya BSI saya kira, bank-bank syariah yang lain juga harus anti sipatif,” tegas dia. Bank-bank konvensional pun, kata Ma’ruf Amin, harus menguatkan sistem keamanannya, terutama untuk mengantisipasi berbagai serangan siber yang kerap terjadi. “Karena itu, kepada seluruh bank, baik yang syariah maupun konvensional, supaya lebih siap dengan situasi terjadinya pembajakan-pembajakan,” ujar dia. (Yetede)

Penyaluran Kredit Bank Diprediksi Lebih Kondusif

16 May 2023

JAKARTA, ID - Penyaluran kredit perbankan diprediksi lebih kondusif seiring angin segar perkembangan ekonomi dan berlanjutnya reformasi struktural. Hal tersebut diyakini mendorong bank sentral menurunkan suku bunga acuannya mulai September 2023, yang pada gilirannya memberi ruang lebih bagi perbankan untuk semakin percaya diri menyalurkan kredit. CEO Citi Indonesia Batara Sianturi memperkirakan, Bank Indonesia akan secara teratur dan terukur menurunkan suku bunga acuan mencapai 75 basis points (bps) di semester II-2023. Kebijakan ini tentu akan memberi dampak signifikan bagi sektor keuangan, khususnya perbankan. “Impact-nya bagus lah, kita melihat nanti dengan kebijakan ini bisa lebih kondusif lagi untuk penyaluran kredit. Likuiditas yang sudah ample ini juga membuat cost of fund (biaya dana) tidak terlalu mahal,” beber Batara kapada Investor Daily, di Jakarta, Senin (15/5/2023). Menurut dia, kondisi perekonomian yang semakin baik ke depan juga akan memberi kepercayaan diri bagi Citi Indonesia dalam menjalankan fungsi intermediasinya. “Kita memang komitmen tumbuh menuju double digit untuk full year. Tinggal lihat nanti BI kapan akan turunkan rate-nya dari 5,75%,” imbuh Batara. (Yetede)

Libur Panjang Lebaran, Ekspor Mobil Anjlok 34%

16 May 2023

JAKARTA, ID - Ekspor mobil pada April 2023 anjlok 34,16% menjadi US$ 620 juta (setara Rp 9,18 triliun) dibanding Maret 2023 sebesar US$ 941,6 juta, atau turun 27,18% dibanding periode sama tahun lalu US$ 851,5 juta. Penurunan tersebut disebabkan panjangnya libur Lebaran, yang membuat aktivitas ekspor menjadi terganggu. “Penurunan karena efek Lebaran. Liburnya panjang, membuat hari kerja menjadi pendek. Kami harapkan bulan berikutnya kembali normal,” kata Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Kukuh Kumara kepada Investor Daily di Jakarta, Senin (15/5/2023). Sejalan dengan penurunan nilai ekspor, jumlah mobil yang dikirimkan ke luar negeri pada bulan April berkurang 24,65% menjadi 37.348 unit dari bulan sebelumnya 49.568 unit. Sebanyak 32.238 mobil diekspor dalam bentuk utuh (completely build up/CBU), dan sisanya 5.110 unit dalam bentuk terurai (completely knock down/CKD). Berdasarkan data Gaikindo, ekspor mobil dalam bentuk CBU dilakukan oleh 11 pabrikan otomotif, yakni PT Toyota Motor Manufacturings Indonesia (Toyota), PT Astra Daihatsu Motor (Daihatsu), PT Suzuki Indomobil Motor (Suzuki), PT Hino Motor  Manufacturing Indonesia (Hino), PT Honda Prospect Motor (Honda), PT Isuzu  Astra Motor Indonesia (Isuzu), PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (Mitsubishi), PT Handal Indonesia Motor (Hyundai), PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (Hyundai), PT Sokonindo Automobile (DFSK), dan PT SGMW Motor Indonesia (Wuling). Ekspor mobil dalam bentuk utuh pada April 2023 turun 26,97% dibanding bulan sebelumnya 44.148 unit. (Yetede)

Elektabilitas Ganjar Pranowo Kokoh di Puncak

16 May 2023

JAKARTA, ID - Hasil survei dari Charta Politika Indonesia menunjukkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menempati posisi teratas dalam perolehan elektabilitas sebagai calon presiden (capres) dibandingkan tiga nama tokoh lainnya dengan capaian sebesar 38,2 persen. Selanjutnya, posisi kedua ditempati oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang meraih elektabilitas sebesar 31,1 persen dan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan perolehan elektabilitas sebesar 23,6 persen menduduki posisi ketiga. Sementara itu, yang menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab 7,1 persen responden. Hal ini ditegaskan Direktur eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya dalam rilis survei Charta Politika Indonesia bertajuk “Dinamika Elektoral Pascaisu Piala Dunia U-20 dan Deklarasi Batu Tulis” di Jakarta, Senin (15/5/2023). “Dalam elektabilitas tiga nama, Ganjar Pranowo memimpin dengan angka 38,2 persen,” ujar Yunarto. Lebih lanjut, Yunarto mengungkapkan dalam simulasi tiga nama itu elektabilitas Ganjar sempat mengalami penurunan dari 37,8 persen pada Februari 2023 menjadi 31,4 persen di bulan April 2023. Hal tersebut, kata dia, terkait dengan penolakan Ganjar terhadap keikutsertaan Israel dalam Piala Dunia U-20 yang pada awalnya direncanakan digelar di Indonesia. Namun, elektabilitas Ganjar kembali mengalami kenaikan hingga mencapai 38,2 persen usai deklarasi Batu Tulis, Bogor, Jawa Barat, yakni ketika dia dideklarasikan oleh PDI Perjuangan (PDIP) sebagai capres di Pilpres 2024. (Yetede)

Garis Kemiskinan Tidak Lagi Relevan

15 May 2023

Bank Dunia mengusulkan agar Indonesia mengubah garis kemiskinan dengan menggunakan standar paritas daya beli (purchasing power parity/PPP) terbaru untuk negara berpendapatan menengah, yakni 3,2 USD per orang per hari atau Rp 47.502, naik dari standar PPP untuk kemiskinan ekstrem yang saat ini menjadi acuan, yakni 1,9 USD per orang per hari atau Rp 28.969. Konsekuensinya, dengan standar baru itu, angka kemiskinan di Indonesia akan melonjak. Persentase penduduk miskin di Indonesia berpotensi meningkat dari 9,57 % atau 26,36 juta orang (berdasarkan data BPS) menjadi 16 % atau 44 juta orang (berdasarkan usulan terbaru Bank Dunia).

Peneliti utama di The SMERU Research Institute, Asep Suryahadi, Minggu (14/5) menilai, saat ini adalah momen yang tepat untuk merevisi garis kemiskinan. Standar kemiskinan yang sekarang berlaku kurang relevan karena sudah diterapkan sejak tahun 1998. Dalam 25 tahun terakhir, telah terjadi banyak  perkembangan di masyarakat, termasuk pola konsumsi. Ia mengatakan, penghitungan garis kemiskinan yang baru harus bisa menggambarkan pola konsumsi masyarakat saat ini untuk bisa mendefinisikan kemiskinan dengan lebih akurat. Menurut dia, Indonesia tidak perlu serta-merta mengikuti acuan standar garis kemiskinan berdasarkan PPP sebesar 3,2 USD per hari per orang yang diusulkan Bank Dunia. Evaluasi penghitungan garis kemiskinan bisa disesuaikan dengan konteks Indonesia yang merupakan negara kepulauan dengan kebutuhan masyarakat yang berbeda-beda di setiap wilayah. (Yoga)


Sumber Daya Manusia Indonesia Dinilai Belum Siap

15 May 2023

Sumber daya manusia yang tersedia di Indonesia dinilai belum siap memanfaatkan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Faktor kemampuan, kapasitas, dan tingkat pendidikan menjadi penyebab. Ketua Ketenagakerjaan dan Jaminan Sosial Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Anton J Supit mengatakan, perkembangan teknologi AI yang kianpesat tidak dapat dihindari. Secanggih-canggihnya AI jika tidak bisa dimanfaatkan oleh pekerja, tetap tidak berguna. ”Kapasitas SDM Indonesia yang jadi tantangan utama. Untuk mengimbangi perkembangan teknologi AI yang pesat, industri butuh SDM yang kuat,” ujarnya saat dihubungi dari Jakarta, Minggu (14/5).Mengutip data BPS per Februari 2023, terdapat 146,62 juta orang yang termasuk dalam angkatan kerja. Sebanyak 138,63 juta di antaranya bekerja, sedangkan 7,99 juta lainnya pengangguran.

Dari sisi pendidikan, 39,76 % pekerja di Indonesia berpendidikan SD ke bawah, 19,18 % pekerja berpendidikan SMA, dan 18,24 % pekerja berpendidikan SMP. Adapun pekerja berpendidikan SMK 11,31 %, pekerja berpendidikan diploma IV/S-1/S-2/S-3 sebesar 9,31 %, dan pekerja berpendidikan diploma I/II/III sebesar 2,2 %. Menurut Anton, pekerja di Indonesia masih didominasi lulusan SD dan SMP sehingga cukup sulit memanfaatkan AI dalam pekerjaannya. Sementara itu, lulusan SMK dan pendidikan vokasi masih rendah kontribusinya dalam dunia kerja. ”Ini artinya, Indonesia perlu merumuskan kembali strategi dunia pendidikannya. Jangan sampai perkembangan teknologi tak mampu diimbangi dengan kapasitas SDM yang ada,” kata Anton. (Yoga)


Mewaspadai ”Sugarflation”

15 May 2023

Harga gula mentah dunia tengah membubung tinggi. Imbasnya dirasakan sejumlah negara pengimpor gula, seperti Korsel. Saat ini, harga gula di ”negeri pencetak drakor” tersebut melonjak ke level tertinggi sejak 11 tahun terakhir. Sampai muncul istilah sugarflation. CGTN, saluran televisi berita berbahasa Inggris China, menyajikan tayangan menarik berjudul ”Sugarflation Raises Concerns in Country’s Food Industry” pada 10 Mei 2023. Tayangan tersebut menyajikan kisah sugarflation di sebuah toko roti di Korsel. Gula merupakan bahan dasar aneka makanan, termasuk roti dan kue di ”Negeri Ginseng”. Song Chihun, pemilik Ridgeydidge Bakery, menyatakan, gula merupakan bahan baku utama roti dan kue dengan proporsi 50 %. Di tengah kenaikan harga gula, bahkan tepung, ia belum menaikkan harga jual kue dan roti. Namun, jika kenaikan harga gula dunia berkepanjangan, ia akan mempertimbangkan menaikkan harga produk. Tayangan tersebut juga menekankan kenaikan harga eceran gula akan  menekan prospek inflasi umum. Lahirlah istilah ”sugarflation” (sugar inflation) atau inflasi gula.

Di AS, kenaikan harga gula memengaruhi banyak produk berbasis gula, seperti permen, permen karet, dan manisan. Biro Statistik Tenaga Kerja AS mencatat, indeks harga konsumen untuk permen dan permen karet naik menjadi 186,64 pada Maret 2023 atau melonjak 9,6 % secara tahunan. Kala sebagian besar harga komoditas pangan global turun, harga gula justru melejit. Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) mencatat, indeks harga gula dunia pada April 2023 naik 17,6 % secara bulanan menjadi 149,4. Indeks harga gula tersebut telah naik tiga bulan berturut-turut, bahkan lebih tinggi dari indeks pada April 2022 yang sebesar 121,5. Indeks harga gula itu menuju level tertinggi rata-rata indeks sejak 2011 yang sebesar 160,9. Kenaikan harga gula itu disebabkan kekhawatiran pasar terhadap penurunan persediaan gula dunia. Organisasi Gula Internasional (ISO) menurunkan perkiraan surplus gula dunia periode pemasaran 2022/2023 dari 6,19 juta ton menjadi 4,15 juta ton, karena penurunan produksi gula di India, China, Thailand, dan sejumlah negara di Uni Eropa.

Tim ekonom PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mengingatkan, harga gula mentah dunia masih akan terus bergejolak sepanjang tahun ini. Anomali cuaca, seperti gelombang panas dan El Nino, yang melanda sejumlah negara produsen gula berpotensi memengaruhi penurunan produksi gula. Berdasarkan consensus Bloomberg, harga rata-rata gula mentah pada 2023 diperkirakan masih tinggi, yakni 20 sen USD per pon. Harga tersebut diperkirakan turun menjadi 19 sen USD per pon pada 2024. Sementara dengan kenaikan harga acuan pembelian dan penjualan gula konsumsi nanti, harga gula domestik dipastikan bakal terkatrol. Kenaikan harga gula baik bagi kesejahteraan petani tebu sekaligus memacu produksi tebu nasional. Namun, bagi pelaku usaha dan industri serta konsumen, hal itu bisa semakin menekan isi dompet. (Yoga)