;
Kategori

Ekonomi

( 40789 )

Celah Manipulasi Laporan Keuangan BUMN

18 Jun 2023

Dugaan manipulasi laporan keuangan juga menimpa Wijaya karya. Risiko besar terjadi saat ada pembengkakan biaya. Salah satu proyek PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, pembangunan ruas tol Cisumdawu seksi 2 Pemulihan Sumedang, dikawasan Sirnamulya, Jawa Barat, 11 Mei 2022. Manajemen PT Wijaya Karya bolak-balik menyampaikan keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah muncul kabar miring tentang kondisi keuangannya. Sejak 26 Mei  hingga 6 Juni lalu, Sekretaris Perusahaan Wijaya Karya (WIKA) Mahendra Vijaya enam kali mengirim tanggapan kepada BEI. Yang terakhir, otoritas pasar modal meminta penjelasan WIKA atas dugaan manipulasi laporan keuangan. Laporan tak sedap itu berembus dari gedung parlemen. Dalam rapat bersama Komisi Industri Dewan Perwakilan Rakyat pada Senin, 5 Juni lalu. Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara Kartika Wirjoatmodjo mengungkapkan tiga isu besar dalam perusahaan negara sektor konstruksi yang biasa disebut BUMN karya. Salah satu isu tata kelola keuangan. "Beberapa (BUMN) karya, seperti Waskita Karya dan WIKA, pelaporan keuangannya tidak sesuai dengan kondisi riil," katanya. Menanggapi hal itu Mahendra mengatakan WIKA siap diaudit ulang oleh BPKP jika laporan keuangannya tidak sesuai  dengan ketentuan. "Kami selalu terbuka seluas-luasnya kepada siapapun yang menginginkan informasi." katanya pada Jumat 16 Juni lalu. (Yetede)

Waspadai Melambatnya Ekspansi Manufaktur

17 Jun 2023

Melambatnya Indeks Kepercayaan Industri atau IKI dalam tiga bulan terakhir perlu direspons dari sisi suplai dan permintaan. Di sisi suplai, perlu insentif untuk mendongkrak kinerja industri yang masih kesulitan dalam pemulihan. Daya beli  masyarakat juga mesti tetap dijaga. Berdasarkan data Kemenperin, IKI Mei 2023 ialah 50,9 atau masih di zona ekspansi atau optimistis (lebih dari 50). Akan tetapi, angka itu melanjutkan tren penurunan IKI. Pada Februari 2023, IKI tercatat 52,32. Pada Maret 51,87 dan April 51,38. Situasi itu sejalan dengan Indeks Manajer Pembelian (Purchasing Manager’s Index/PMI) manufaktur Indonesia yang dipublikasikan S&P Global. Pada Mei 2023, PMI Indonesia pada posisi 50,3 atau lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang 52,7. Kendati menurun, PMI Indonesia masih dalam kondisi ekspansif.

Ekonom Center of Reformon Economics (Core) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, di Jakarta, Jumat (16/6) menilai, dari faktor internal, pelambatan IKI dan PMI lebih pada penyesuaian terhadap permintaan di dalam negeri. Adapun, pada factor eksternal dipengaruhi situasi global. ”Khususnya pada PMI manufaktur, penurunan karena adanya ketergantungan pada pangsa pasar mereka yang ekspor. Lalu, proses pemulihan ekonomi beberapa negara, termasuk China, ternyata tidak sebaik yang diharapkan sebelumnya sehingga permintaan barang dari China pun melambat,” ujar Yusuf. Dalam merespons tren penurunan itu, upaya menjaga iklim bisnis di dalam  negeri penting dilakukan. Pada sisi suplai, hal itu dilakukan dengan meningkatkan kinerja industri manufaktur. Sementara dari sisi permintaan, daya beli masyarakat perlu dijaga. (Yoga)


Kredit Usaha Ultramikro untuk Menurunkan Kemiskinan

17 Jun 2023

Pembiayaan kredit untuk usaha ultramikro ditargetkan mencapai 2,2 juta debitor pada 2023. Dengan demikian, pemberian kredit dapat berkontribusi positif terhadap penurunan angka kemiskinan. Pendampingan dan jaminan dalam merintis bisnis  dibutuhkan para debitor. Pengusaha ultramikro (UMi) berbeda dengan UMKM. UMi merupakan bisnis yang dikelola perseorangan, belum memiliki legalitas usaha, laporan keuangan, dan akses perbankan. Bisnis yang tergolong UMi contohnya warung kecil, penjual gorengan, dan pedagang asongan.

Direktur Utama Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Kemenkeu Ismed Saputra mengatakan, pembiayaan UMi diarahkan untuk menjangkau pelaku usaha yang berada di bawah garis kemiskinan. Persyaratan hanya memiliki KTP elektronik dan tidak sedang menerima program pemerintah lainnya seperti KUR. ”Perbaikan ekonomi pengusaha UMi terlihat melalui nilai keekonomian debitor (NKD) yang rata-rata naik 3,5 poin setiap tahun,” ujarnya dalam jumpa pers di Kemenkeu, Jakarta, Jumat (16/6). (Yoga)


Pertamina Perpanjang Kontrak di Aljazair

17 Jun 2023

Anak usaha PT Pertamina (Persero), PT Pertamina Algeria EP, berhasil memperpanjang kontrak pengelolaan lapangan minyak di Menzel Ledjmat Nord (MLN), Blok 405, Aljazair, yang dikelola sejak 2012. Menurut Dirut Pertamina Nicke Widyawati, Jumat (16/6/) investasi untuk pengeboran sumur pengembangan di Blok 405 sekitar 800 juta dollar AS atau Rp 12 triliun. Perkiraan migas yang bisa diproduksi sebanyak 150 juta barel setara minyak. ”Komitmen kami untuk jangka panjang akan menegaskan kembali jejak Pertamina di kancah global,” ucapnya. (Yoga)

Pelarangan Ekspor Bauksit Perlu Hati-hati

17 Jun 2023

Pemberlakuan larangan ekspor bijih bauksit berpotensi mendorong langkah proteksionisme dari negara mitra dagang utama Indonesia. ”Pemerintah perlu berhati-hati karena setiap komoditas punya karakteristik tersendiri. Jika Indonesia bukan pemain utama untuk  komoditas yang akan dihilirisasi, sulit untuk bisa bersaing dengan produk negara lain,” kata Wakil Direktur Utama Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI Jahen Fachrul Rezki, Jumat (16/6/2023). (Yoga)

Cerdas Menjadi Investor Muda di Pasar Modal

17 Jun 2023

Investasi kini tidak hanya diminati generasi baby boomers, tetapi juga mulai diminati generasi Y dan generasi Z. Dengan memulai investasi sedini mungkin, diharapkan tujuan keuangan yang ditetapkan dapat segera dicapai. Pesatnya investasi pada generasi muda juga didukung perkembangan teknologi informasi. Generasi muda sebagai investor dapat dengan mudah mengakses produk dan layanan jasa keuangan melalui gawai yang dimiliki tanpa harus pergi ke kantor fisik lembaga jasa keuangan (LJK). Perkembangan teknologi juga memudahkan investor mendapatkan informasi seputar investasi. investor wajib memastikan kebenaran informasi yang diperoleh.

Ada dua keuntungan generasi muda yang berinvestasi sejak dini. Pertama, memiliki waktu berinvestasi yang panjang sebelum pensiun sehingga hasil investasi dapat di- maksimalkan. Kedua, toleransi risiko yang dimiliki umumnya lebih besar daripada investor yang sudah berkeluarga dan memiliki tanggungan. Berinvestasi dapat dilakukan melalui saham, reksa dana, securities crowdfunding (SCF), dan lain-lain. Untuk menjadi investor muda yang cerdas di pasar modal, langkah yang harus diperhatikan :

1. Tentukan tujuan investasi, baik jangka pendek maupun panjang. 2. Kenali profil risiko, yaitu tingkat toleransi investor terhadap risiko dari investasi yang dimiliki. High return high risk. 3. Gunakan ”uang dingin” untuk berinvestasi, bukan untuk kebutuhan sehari-hari apalagi pinjaman. 4. Mengetahui instrumen investasi di pasar modal, termasuk manfaat, risiko, biaya, dan ketentuan lainnya. 5. Jadilah investor, bukan ”trader”. 6. Diversifikasi portofolio untuk meminimalkan kerugian investasi. 7. Evaluasi investasi, untuk melihat pergerakan untung rugi dari produk yang dimiliki serta penyesuaian strategi investasi jika diperlukan. 8. Membuka akun investasi di sekuritas. (Yoga)


El Nino Ancam Produksi Kelapa Sawit

17 Jun 2023

Fenomena El Nino berisiko menurunkan produktivitas kelapa sawit. Ini menambah pukulan terhadap petani sawit yang sebelumnya sudah kesulitan akibat kenaikan harga pupuk. Kondisi El Nino yang lemah telah muncul ditandai dengan kenaikan suhu permukaan laut di atas rata-rata di sepanjang zona khatulistiwa Samudra Pasifik. Berdasarkan data Laporan Administrasi Badan Kelautan dan Administrasi Nasional AS (NOAA), semua indeks El Nino mingguan terbaru tercatat lebih dari +0,5 derajat celsius. Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (DPP Apkasindo) Gulat Medali Emas Manurung mengatakan, di tengah kondisi kering akibat El Nino, pemupukan kelapa sawit dengan pupuk NPK (natrium, fosfor, dan kalium) akan membuat tanah semakin panas dan berbahaya bagi akar tanaman. Kondisi ini akan membuat petani mengurangi pupuk NPK sehingga produktivitas tanaman akan menurun.

”Fotosintesis yang meningkat akibat El Nino tanpa diimbangi dengan pupuk membuat pertumbuhan tanaman sawit tidak optimal  sehingga berdampak terhadap produktivitas panen kelapa sawit. Dampak tersebut biasanya akan terasa setelah sembilan bulan,” ujarnya ketika dihubungi pada Jumat (16/6). Sebelum El Nino terjadi, petani kelapa sawit juga sempat mengalami  kendala dalam hal pemupukan akibat lonjakan harga pupuk pada Juni 2022. Gulat menyebut, 85 % petani tidak memupuk tanaman  mereka lantaran tingginya harga pupuk NPK, yang mengakibatkan produktivitas kebun kelapa sawit milik petani menurun 25 % hingga 35 %. ”Hampir setahun tidak memupuk karena harga pupuk naik 400 %. Biasanya Rp 280.000 hingga Rp 300.000 per 50 kg jadi Rp 1,2 juta per zak (50 kg). Meski Februari 2023 turun jadi sekitar Rp 800.000 per 50 kg, tetap masih jauh dari harga semula. Sehingga  sawit tidak maksimum dalam berproduksi,” lanjutnya. El Nino juga membuat petani mengurangi pupuk, produktivitas kelapa sawit petani tahun depan bakal makin anjlok. (Yoga)

Efek Pemilu Mulai Goyang Pergerakan Bursa

17 Jun 2023

Menjelang akhir semester pertama 2023, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bergerak bak roll coaster. Sempat melemah 0,29% pada penutupan perdagangan Rabu (14/6), kemarin (15/6) IHSG kembali menguat 0,21% ke level 6.713,79. Meski begitu, jika diakumulasi sejak awal tahun berjalan ini, IHSG masih terkoreksi 2%. Sejumlah indikator ekonomi domestik yang mulai menunjukkan tren positif, belum mampu mendorong IHSG bisa bergerak lebih lincah. Ambil contoh risiko investasi Indonesia yang mulai melandai. Hal ini bisa dilihat dari premi credit default swap (CDS) Indonesia 5 tahun turun ke sebesar 81,73 basis poin (bps) per 8 Juni 2023 dari 83,38 bps pada 2 Juni 2023. Rizki Jauhari, Chartered Financial Analyst Head of Research & Fund Manager Syailendra Capital, menilai, risiko berinvestasi di Indonesia seharusnya menurun. "Ini terefleksi dari data-data makro yang relatif stabil dibandingkan negara-negara peers," ungkap Rizki, Kamis (15/6). Presiden Komisaris HFX Internasional Berjangka, Sutopo Widodo menambahkan, tahun politik turut jadi pertimbangan bagi investor. Suhu politik yang mulai memanas menjelang Pemilu dan Pilpres 2024, membuat investor memilih wait and see. Apalagi, secara historis, jelang Pemilu bergulir, laju IHSG memang melandai. Menurut Sutopo, ada kekhawatiran investor di tahun politik ini akan menggeser landscape investasi di Indonesia. "Pergantian kepemimpinan menjadi salah satu aspek yang diperhatikan investor," ujar Sutopo. Catatan lain, neraca perdagangan menyusut tajam, Badan Pusat Statistik mencatat, neraca perdagangan Indonesia pada Mei 2023 surplus US$ 440 juta. Angka ini anjlok dari surplus April sebesar US$ 3,94 miliar atau US$ 2,9 miliar pada Mei 2022. Surplus neraca dagang Mei 2023 juga terendah sejak Mei 2020.

Saham Teknologi Bertaji Berkat AI

17 Jun 2023

Harga saham-saham teknologi dunia meroket tinggi di pekan ini. Bahkan harga saham Microsoft Corp dan Apple Inc mencetak rekor harga tertinggi sepanjang masa. Pada perdagangan Kamis (15/6), harga saham Microsoft di bursa Wall Street ditutup di US$ 348,10 per saham, rekor harga tertingginya. Kapitalisasi pasar saham ini pun meroket ke level baru, US$ 2,59 triliun atau setara sekitar Rp 38.591 triliun (kurs US$ 1=Rp 14.900). Harga saham Apple juga ditutup di rekor harga tertinggi sepanjang masa pada Kamis, yakni US$ 186,01 per saham. Kapitalisasi pasar saham produsen iPhone ini pun mencapai US$ 2,93 triliun atau nyaris tiga kali lipat produk domestik bruto (PDB) Indonesia. Apple dan Microsoft pun sukses mempertahankan status sebagai perusahaan peringkat pertama dan kedua dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia. Penguatan harga saham Apple masih didorong sentimen pengumuman produk kacamata augmented reality (AR) Vision Pro beberapa waktu lalu. Investor juga menilai Apple punya fundamental kuat dan rencana ekspansi jelas. "Apple memiliki peta jalan yang membuat nyaman investor dan arus kas luar biasa," tutur Wayne Kaufman, analis Phoenix Financial Services, seperti ditulis oleh Fortune, kemarin. Analis menilai positif ekspansi Microsoft ini. Dalam riset ke investor, JPMorgan menyebut perkembangan AI meningkatkan permintaan produk Microsoft dan membuat prospek emiten ini cerah.

Menimbang Investasi di Saham Luar Negeri

17 Jun 2023

Era digital yang berkembang pesat melunturkan sekat bagi investor yang ingin menjaring cuan dari bursa saham luar negeri. Sejumlah platform investasi sudah bisa memfasilitasi investor untuk memilih saham dari bursa global. Tengok saja aplikasi investasi multi-aset, Pluang, yang memperluas akses investor ritel ke lebih dari 600 aset di bursa Amerika Serikat (AS). Pluang menyajikan pilihan investasi di pasar saham AS mulai dari US$ 0,3 atau kurang dari Rp 5.000. "Termasuk 500 lebih pilihan baru saham AS mulai dari sektor teknologi, farmasi, consumer goods sampai klub sepak bola," ungkap Claudia Kolonas , Co-Founder Pluang, belum lama ini. Kepala Riset Surya Fajar Sekuritas, Raphon Prima mengamati, platform trading dan investasi cukup jeli melihat potensi gairah investasi, terutama di kalangan milenial. Apalagi investor di segmen ini lebih berpikiran terbuka, sehingga tidak sebatas menganalisa saham di Indonesia. Investor yang berinvestasi di bursa saham global biasanya sudah memiliki pengetahuan yang baik, khususnya  pengetahuan di bidang teknologi.  "Mereka juga mengamati saham-saham luar negeri, terutama yang berorientasi di sektor teknologi," ungkap Raphon kepada KONTAN, Jumat (16/6). Certified Elliott Wave Analyst Master Kanaka Hita Solvera, Daniel Agustinus menilai, terbukanya akses ke pasar saham luar negeri membawa alternatif investasi. Sejalan dengan ukuran kapitalisasi, likuiditas dan jenis perusahaan yang lebih beragam. Head of Retail Marketing & Product Development Division Henan Putihrai Asset Management, Reza Fahmi  menegaskan, investasi di bursa luar negeri tidak cocok untuk investor awam. Dengan banyaknya, instrumen derivatif, pasar luar dapat diekspektasi lebih volatil.  "Diversifikasi dapat dilakukan untuk mitigasi risiko," kata Reza.