;

El Nino Bisa Tekan Produksi Pertanian

Ekonomi Yoga 14 Jun 2023 Kompas
El Nino Bisa
Tekan Produksi
Pertanian

Risiko kekeringan, kebakaran, serangan hama, dan penurunan produktivitas pertanian berpotensi muncul jika El Nino terjadi. Oleh sebab itu, Komisi IV DPR meminta pemerintah fokus menyiapkan langkah-langkah antisipatif sehingga penurunan produktivitas yang berujung pada merosotnya produksi tidak menimbulkan lonjakan harga yang signifikan. Dampak El Nino di sektor pertanian menjadi salah satu bahasan dalam rapat dengar pendapat Komisi IV DPR dengan Mentan Syahrul Yasin Limpo beserta jajarannya, Selasa (13/6) di Jakarta. Ketua Komisi IV DPR Sudin memimpin rapat yang juga dihadiri oleh Kepala Badan Pangan Nasional (NFA) Arief Prasetyo Adi serta jajaran direksi PT Pupuk Indonesia (Persero) dan Perum Bulog. Syahrul mengatakan, berdasarkan data yang dia himpun, kekeringan lahan pertanian akibat fenomena El Nino ekstrem bisa mencapai 560.000-570.000 hektar.

Padahal, ketika El Nino lemah hanya sekitar 200.000 hektar. El Nino berpotensi meningkatkan potensi kebakaran lahan pertanian, gagal panen, dan serangan hama penyakit tanaman. Dia menambahkan, produktivitas diperkirakan turun 15-20 %. ”Kami memantau prediksi yang menyebutkan El Nino berpeluang terjadi pada semester II-2023 dan puncaknya pada Agustus (2023),” ujarnya. Guna memitigasi risiko tersebut, Kementan akan mengidentifikasi dan memetakan lokasi-lokasi yang berpotensi terdampak kekeringan. Setelah itu, lokasi-lokasi tersebut akan diklasifikasikan ke tiga kelompok berdasarkan tingkat keparahan akibat kekeringan. Pihaknya juga mendorong percepatan tanam dengan memanfaatkan curah hujan yang masih ada serta menyokongnya dengan alat mesin pertanian. Pemerintah turut menyediakan benih yang tahan kering dan organisme pengganggu tanaman. (Yoga)


Tags :
#Pertanian
Download Aplikasi Labirin :