;
Kategori

Ekonomi

( 40512 )

Chungbuk Technopark Investasi di KIT Batang

10 Jul 2023

Chungbuk Technopark pada Kamis (6/7/2023) menandatangani nota kesepahaman dengan Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Jawa Tengah. Lembaga swadaya masyarakat dari Korea Selatan itu berencana menanamkan modalnya untuk industri motor, baterai, maupun semikonduktor. Hal ini diungkapkan Direktur Utama PT KIT Batang Ngurah Wirawan, Minggu (9/7). (Yoga)

PLN Jamin Pasokan Listrik LRT

10 Jul 2023

JAKARTA,ID-PLN memastikan keandalan pasokan Listrik Light Rail Transit (LRT) Jabodetabek. Kebutuhan daya LRT Jabodetabek dengan kontraktor PT Adhi Karya mencapai 47.000 kilo Volt Ampere (kVA) pada sisi tegangan rendah.  Panjang total jaringan  kelistrikan yang digelar pada fase ini yaitu 43,5 kilo meter sirkuit (kms). General Maneger PLN Unit  Induk Distribusi Jakarta Raya, Doddy B Pangaribuan mengatakan LRT dipasok menggunakan listrik berlapis untuk pengoperasian dan stasiunnya. "PLN siap memberikan  suplai listrik yang cukup  dan andal bagi kendaraan umum berbasis listrik ini," kata Doddy ketika melakukan uji coba LRT, di Jakarta, pekan lalu. Doddy dan rombongan PLM mengikuti uji coba LRT dari Stasiun Ciliwung sampai dengan Stasiun Dukuh Atas. Doddy menyampaikan optimis LRT akan membawa dampak positif sebagai transportasi umum untuk mengurangi  jumlah kendaraan pribadi di jalan dan membantu mengurangi polusi udara. LRT merupakan trasnportasi publik berbasis listrik, jadi kehadirannya memang salah satu opsi untuk turut mendukung Net Zero Emission 2060 dan kami akan mendukung  penuh dengan kecukupan serta keandalan listriknya," tmbah Doddy. (Yetede)

Prancis Ingatkan ECB Tidak Menaikkan Target Inflasi

10 Jul 2023

AIX-EN-PROVENCE,ID-Gubernur Banque de France atau bank sentral Prancis, Francois Villeroy de Galhau menyampaikan penolakan atas saran dari beberapa ekonom Prancis untuk menaikkan target inflasi 2% dari bank Central Eropa (ECB) Menurut Villeroy- yang juga duduk di dewan ECB- kenaikan suku bunga sudah hampir mencapai puncaknya dan bahwa suku bunga akan dipertahankan pada tingkat yang cukup tinggi untuk memberikan dampak yang cukup lama pada perekonomian. "Tujuannya adalah untuk menurunkan inflasi ke target 2% pada 2025," ujar Villeroy dalan konferensi ekonomi di kota Aix-en-Province, Prancis Selatan pada Minggu (09/07/2023). Sementara itu, mantan kepala ekonom Dana Moneter Internesional (IMF) Olivier Blanchard dari Prancis, telah lama menyerukan target inflasi yang lebih tinggi dari pada 2% yang dianut oleh sebagian besar bank sentral utama. Ia beralasan, fleksibilitas yang lebih tinggi akan memberikan  keuntungan yang lebih besar dari ada biayanya. Ekonom veteran Prancis Patrick Artus juga menyerukan target lebih tinggi pada konferensi pers Sabtu (08/07/2023). Bahkan Menteri keuangan Prancis Bruno Le Maire mengatakan,  jika para ekonom membuka perdebatan maka tidak perlu ada hal tabu tentang pelanggaran. (Yetede)

Dibayangin Kenaikan FFR, IHSG Dalam Tekanan

10 Jul 2023

JAKARTA,ID-Dibayang-bayangi rencana kenaikan suku bunga The Fed, indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pekan ini diproyeksikan tertekan. Indeks bakal bergerak di kisaran 6.674,7. Menurut CEO Edvisor.id Praska Putrantyo, lalu IHSG akan tertahan oleh sentimen negatif dari inflasi Tiongkok yang diperkirakan kembali meningkat di atas 5% dari kuartal pertama yang sempat melambat 0,1%. Sebaliknya, inflasi AS pada Juni 2023 yang diproyeksikan melambat ke level 3,2% juga akan menjadi sorotan  para investor setelah  AS berhasil menekan angka pengangguran. "Hal ini membuat kekhawatiran investor mengenai peluang bagi kenaikan Fed funds rate (FFR) setidak 25 bps lagi," kata Praska kepada Investorr Daily. Bank Sentral AS, The Fed, digadang-gadang bakal menaikkan FFR sebanyak dua kali lagi dari posisi saat ini  di level 5,0-5,25% sikap hawkish The Fed telah memicu kekhawatiran di pasar finansial global. (Yetede)

IKN Bergulirnya, Minat Memiliki Hunian di Balikpapan Meningkat

10 Jul 2023

JAKARTA,ID-Manajemen Sinar Mas Land (SML) menilai bahwa sejalan dengan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur membuat minat masyarakat untuk berinvestasi dan memiliki hunian di balikpapan kian meningkat. Terkait hal itu, menggulirkan cluster terbaru di Grand City Balikpapan (GCB), yakni Nordville GCB berdiri di atas lahan seluas 274 hektare (ha) "Nordville berkonsep rumah tumbuh yang artinya masih dapat dikembangkan pada masa mendatang, karena masih terdapat sisa lahan  di bagian belakang," ujar CEO East Indonesia  Sinar MAs Land, Franky Najoan dalam keterangan tertulis, baru-baru ini. Township Development pertama sekaligus terbesar di Kalimantan Timur. GCB merupakan township development  pertama SML, sebelum Nordville, di GCB telah hadir Forestville, Pineville, Hyland, Hayfield, Cheville. Cluster Nordville hadir untuk mengakomodasi permintaan terhadap hunian yang lebih luas dibanding pendahulunya. Hunian terbaru SML ini lebih besar dan tanah yang lebih luas, Nordville dipasarkan dengan harga mulai 1,6 miliar dengan tiga tipe. (Yetede)

Setengah Hati Membiayai Transisi Energi

10 Jul 2023

TRANSISI menuju energi bersih masih sebatas basa-basi. Kucuran kredit dari perbankan nasional untuk proyek energi fosil menunjukkan bahwa sektor keuangan masih setengah hati mengalihkan pembiayaan dari energi kotor ke proyek energi ramah lingkungan. Belum lama ini, lima bank nasional membiayai pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batu bara milik PT Adaro Energy Indonesia. Nilainya US$ 1,75 miliar atau setara dengan Rp 26,4 triliun. PLTU batu bara ini akan memasok listrik ke smelter aluminium di Kawasan Industri Hijau Kalimantan Utara. Kucuran kredit untuk proyek energi kotor tidak sinkron dengan komitmen transisi energi yang didengung-dengungkan pemerintahan Joko Widodo. Apalagi Indonesia punya komitmen mempensiunkan dini pembangkit batu bara pada 2050 serta mencapai netral karbon pada 2060. Bila ingin mencapai target bauran energi sebesar 23 persen pada 2025 dan 34 persen pada 2030, pemerintah semestinya sudah mengambil langkah konkret sejak Paris Agreement diteken pada 2016. Termasuk dalam menyusun peta jalan transisi energi serta memaksa perbankan membiayai proyek energi ramah lingkungan dan berkelanjutan. Apalagi proyek transisi energi butuh dana sangat besar. Presiden Jokowi pernah menyatakan butuh dana sekitar US$ 1 triliun untuk mencapai netral karbon pada 2060. 

Alih-alih mengucurkan pembiayaan proyek energi bersih, perbankan nasional malah jorjoran mengucurkan pinjaman buat perusahaan batu bara. Sepanjang 2015-2021, total pinjaman langsung yang dikucurkan Mandiri, BCA, BRI, dan BNI mencapai US$ 3,5 miliar atau sekitar Rp 53,1 triliun. Keempat bank itu pun memberikan dukungan finansial bagi perusahaan batu bara agar bisa memperoleh kredit dari bank dan investor lain. Sikap setengah hati menjauhi batu bara tak lepas dari kebijakan pemerintah yang kurang serius mendorong transisi energi. Otoritas Jasa Keuangan (OJK), misalnya, tak melarang bank menyalurkan pinjaman ke sektor energi yang tak ramah lingkungan. Bahkan, dalam Taksonomi Hijau yang dirilis pada Januari 2022, OJK memasukkan batu bara ke dalam kelompok berlabel kuning, yang artinya tidak membahayakan lingkungan. Wajar bila komitmen perbankan paling banter hanya mengurangi eksposur, bukan menyetop pemberian kredit ke sektor batu bara sebagai komoditas fosil utama. Di sisi lain, seretnya arus pendanaan untuk proyek energi bersih tak lepas dari terbatasnya pekerjaan energi terbarukan, yang hanya tumbuh 400-500 megawatt per tahun. Bandingkan dengan PLTU batu bara yang tumbuh 10 kali lipatnya. Itu sebabnya, klaim penyaluran kredit ke energi terbarukan dari perbankan nasional tak mewakili kemajuan pembiayaan hijau. (Yetede)

Habis Pandemi, Terbitlah Disinflasi

10 Jul 2023

Angka inflasi belakangan ini telah menunjukkan tren penurunan. Inflasi pada Juni 2023, misalnya, mencapai 3,52 persen secara tahunan. Angka itu lebih rendah daripada bulan sebelumnya yang bertengger persis di level 4 persen. Inflasi tampaknya lebih cepat masuk ke dalam rentang target daripada perkiraan sebelumnya. Pemerintah menetapkan target inflasi pada 2023 sebesar 3 persen plus-minus 1 persen. Konsistensi penurunan inflasi ini terasa saat memasuki awal 2023, setelah angkanya sempat meninggi pada tiga bulan terakhir 2022. Hal ini turut dipengaruhi perang Rusia-Ukraina, yang telah menyumbang pada peningkatan harga energi dan beberapa komoditas pangan di pasar global.

Paparan imbas kenaikan harga kedua komoditas strategis itu juga sampai ke Tanah Air. Kenaikan harga pangan bergejolak tak terhindarkan, meskipun harganya diatur pemerintah. "Puncak" inflasi, sebesar 5,95 persen, terjadi pada September 2022 saat pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Walhasil, disinflasi atau penurunan laju inflasi tengah berlangsung. Proses disinflasi bukan lantaran deflasi (inflasi yang minus). Besaran inflasi toh masih tetap positif, tapi selisih dari satu periode ke periode berikutnya terus mengecil. Jika tren disinflasi berlanjut, batas bawah target inflasi 2 persen bisa dicapai sampai akhir tahun. (Yetede)

Menuju Pemulihan Bisnis MICE

10 Jul 2023

Indonesia Comic Con hanya satu dari sekian ekshibisi tahunan yang kembali digelar di Jakarta Convention Center setelah dua tahun vakum akibat pandemi. Pameran budaya pop yang selalu diserbu penggemar film, komik, mainan, dan tokoh fiksi ini pertama kali dipopulerkan di San Diego, Amerika Serikat, pada 1970. Di Indonesia, agenda ini dipromotori PT Panorama JTB Tours, anak usaha PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR) yang berfokus menggarap segmen tur wisata, transportasi, serta media. Panorama JTB Tours awalnya bernama Panorama Tours sebelum akhirnya melebur dengan JTB, biro perjalanan asal Jepang, pada 2017.

Presiden Direktur Panorama JTB Tours, Royanto Handaya, mengatakan jaringan JTB di 37 negara membantu ekspansi bisnis Grup Panorama. Di awal merger, kongsi Panorama dan JTB ini sempat menargetkan pertumbuhan usaha hingga 300 persen dalam lima tahun. Namun target itu terjegal pandemi. “Sekarang kami ingin kembali sehat dulu agar bisa tumbuh lagi,” ucapnya kepada Tempo sambil berkeliling di antara tenant pengisi Indonesia Comic Con: Pop Asia pada 23 Juni 2023. Indonesia Comic Con menjadi salah satu hasil kemitraan bisnis Panorama di bidang meeting, incentive, convention, exhibition (MICE). Lini bisnis MICE ini sempat menjadi yang paling terkena dampak oleh pembatasan mobilitas, tapi kini menjadi ujung tombak pemulihan perusahaan. (Yetede)

Harga Minyak Naik, Emiten Migas Ceria

10 Jul 2023

Harga minyak mentah dunia kembali memanas. Dikutip dari data Bloomberg, pada perdagangan Jumat (7/7), harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) kontrak pengiriman Agustus 2023 berada di level US$ 73,86 per barel. Jika dibandingkan hari sebelumnya, harga minyak WTI sudah naik 2,86%. Kenaikan tersebut akibat langkah Arab Saudi yang akan memperpanjang pengurangan produksi 1 juta barel per hari (bpd) hingga Agustus mendatang. Analis Panin Sekuritas Felix Darmawan menilai pemangkasan produksi sejumlah negara OPEC bisa menjaga stabilitas harga minyak. Menurut Felix, harga minyak mentah dunia masih berpeluang melemah pada tahun ini. Potensi tersebut, salah satunya dipicu sentimen data Purchasing managers’ index (PMI) China yang turun dari 50,9, menjadi 50,5 pada Juni 2023. Data PMI China jadi sentimen yang patut dicermati, mengingat negara itu konsumen minyak terbesar di dunia. Pergerakan harga minyak ke depan juga dibayangi kenaikan suku bunga acuan di berbagai negara.

Bank Harus Turunkan Bunga Kredit

10 Jul 2023

Perbankan perlu didorong untuk menurunkan suku bunga kredit. Ini seiring dengan laju inflasi dalam negeri yang sudah turun ke level 3,52% pada Juni 2023, laju terendah sejak April 2022. Penurunan bunga kredit penting untuk mendorong ekonomi bisa bergerak lebih lincah. Apalagi, saat ini kondisi likuiditas perbankan juga masih longgar. Memadainya likuiditas tersebut tercermin dari data Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Loan to deposit rasio (LDR) bank per Mei 2023 masih di level 82,12%. Rasio alat likuid terhadap DPK juga masih di level 27,52%, jauh dari ambang batas ketentuan di 50%. Di saat bunga dana masih belum bergerak signifikan, bunga kredit perbankan justru tercatat masih terus meningkat. Berdasarkan data olahan Bank Indonesia (BI), rata-rata bunga kredit perbankan pada Mei 2023 mencapai 9,37%, naik dari 9,15% pada Desember 2022. Di sisi lain, margin bunga bersih alias net interest margin (NIM) perbankan di Indonesia juga masih tinggi, jauh di atas negara-negara di Asia. NIM ini masih berlanjut naik. Jika per Desember 2022 ada di level 4,71%, di Mei 2023 NIM sudah di level 4,79%. Pengamat dan Guru Besar Universitas Indonesia Budi Frensidy juga menilai perlu ada penurunan suku bunga kredit perbankan. Namun, dia melihat perbankan tidak akan mudah melakukan penurunan tersebut. Menurut dia, bunga kredit bersifat tricky untuk penyesuaian ke bawah. Sementara pengamat perbankan Universitas Bina Nusantara Doddy Ariefianto menilai, penurunan inflasi tidak serta merta akan membuat bunga kredit turun. Alasannya, perbankan Tanah Air saat ini cenderung kurang efisien.