OPTIMASI KOPERASI SEKTOR RIIL, PERKUAT PEREKONOMIAN MASYARAKAT
Perjalanan 76 tahun koperasi sebagai organisasi ekonomi yang dimiliki dan dioperasikan oleh seseorang demi kepentingan bersama membuktikan bahwa keberadaannya dapat meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat sebagaimana fungsi utamanya. Terlebih pada masa pandemi Covid-19 yang sempat membuat perekonomian masyarakat terpuruk, koperasi membuktikan keberadaannya yang disebut sebagai ”soko guru” perekonomian nasional. Hingga akhir 2021 jumlah koperasi aktif tercatat menjadi 127.846 dan menjadi tumpuan harapan bagi 27.100.372 anggotanya yang tersebar di 34 provinsi. Tak hanya jumlah, dari sisi keuangan, performa koperasi juga mengalami peningkatan. Volume usaha koperasi pada tahun 2021 mencapai Rp 182,35 triliun atau naik 17,9 % dibandingkan dengan tahun 2019. Capaian performa koperasi yang semakin baik dan dampak positifnya bagi kesejahteraan masyarakat perlu terus diperkuat dengan mengembangkan usaha yang lebih menguntungkan dan memiliki nilai bisnis, dengan mengoptimalkan sektor riil. Koperasi sektor riil adalah usaha yang bersentuhan langsung dengan kegiatan ekonomi masyarakat di sektor riil atau jasa nonkeuangan.
Koperasi sektor riil dipandang prospektif untuk dikembangkan karena bersentuhan langsung dengan kegiatan ekonomi di masyarakat yang keberadaannya dapat dijadikan tolok ukur untuk mengetahui pertumbuhan ekonomi. Dari sisi peluang, koperasi sektor riil memiliki banyak potensi dari sektor pertanian, peternakan, perikanan, perdagangan, jasa, pariwisata, dan banyak macam usaha lainnya dengan meng optimalkan potensi keunggulan daerah. Apalagi sektor riil banyak terkait dengan UMKM yang semakin masif pertumbuhannya. Pemerintah pun saat ini fokus pada pengembangan koperasi sektor riil guna membangun ekonomi anggota dan masyarakat yang lebih luas. Sebagai bagian dari pemerintah, Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi UMKM (LPDB-KUMKM) terus meningkatkan pembiayaan koperasi dalam rangka mendukung program pemerintah, meliputi semua sektor riil yang bergerak pada bidang usaha per tanian, perkebunan, perikanan,dan hortikultura. Optimasi koperasi sektor riil juga harus mengikuti perkembangan teknologi saat ini. Dengan demikian, koperasi akan menjadi semakin kuat dan semakin baik dalam menopang perekonomian nasional. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023