Ekonomi
( 40512 )RI Bisa Raih Keuntungan Komparatif Perdagangan dan Investasi
JAKARTA,ID-Pemerintah Indonesia sedang bersiap untuk menjadi anggota Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (Organisation for Economic Co-operation/OECD). Dengan menjadi anggota OECD, Indonesia berpeluang memperoleh sejumlah keuntungan komparatif khususnya yang terkait dengan kinerja perdagangan dan investasi. OECD beranggota 38 negara, dengan proses menjadi anggota sekitar 4 sampai 8 tahun. Selama ini Indonesia sudah menjadi key partner dan akan terus meningkatkan hubungan kerja sama dengan OECD. Bila Indonesia masuk ke OECD maka akan menjadi negara ketiga di Asia setelah Jepang dan Korea. Setelah masuk menjadi anggota OECD dua negara tersebut naik kelas menjadi high income country. Peneliti Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Yusuf Rendy Manilet mengatakan, dari sisi perdagangan, bila Indonesia menjadi anggota OECD Indonesia berpeluang lebih besar untuk mempererat hubungan dagang dengan beberapa anggota negara OECD karena Indonesia secara tidak langsung juga akan ikut meningkatkan standar dari sisi perdagangan ketika nanti sudah bergabung dalam organisasi ini. (Yetede)
Laba Emiten Bakal Tumbuh Pesat di Semester
JAKARTA,ID-Laba emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama semester I-2023 melampaui konsensus. Analis meyakini, laba emiten bakal tumbuh pesat di semester II tahun ini, ditopang kenaikan konsumsi domestik dan kucuran dana pemilu. Demikian kesimpulan riset RHB Sekuritas Indonesia dan CGS CIMB Sekuritas Indonesia tentang hasil kinerja keuangan semester I dan proyeksi semester II 2023, dikutip Kamis (10/08/2023) CGS CIMB mencatat, secara keseluruhan, kinerja emiten sebesar I-2023 sedikit melampaui konsensus analis. Ini ditopang oleh hasil mengesankan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Astra Internasional Tbk (ASII), dan PT United Tractors Tbk (UT/UNTR). Ini mampu mengompensasi penurunan kinerja PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF). Laba bersih Mandiri semester I-2023 mencapai 53% dari proyeksi setahun penuh konsensus analis dan CGS CIMB dan konsensus analis, sedangkan UT 68% dan 64%. "Kami percaya perlambatan sejumlah sektor ekonomi menekan kinerja emiten market cap menengah, sedangkan emiten big cap relatif lebih kebal," tulis broker itu. (Yetede)
Gelombang PHK Startup Masih Terus Berlanjut
JAKARTA,ID-Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) oleh perusahaan rintisan berbasis terknologi (startup) di Tanah Air masih terus berlanjut pada Juli-Agustus 2023. Alasannya masih sama, mereka ada yang mengaku kesulitan pendanaan (Fundraising) untuk membiayai operasional dan ekspansinya. Di sisi lain ada juga yang beralasan harus menjalankan efisiensi demi menyebarkan dan menjaga potensi pertumbuhan bisnis ke depan. Catatan Investor Daily yang dirangkum dari berbagai sumber dan pernyataan resmi manajemen startup menyebutkan, setidaknya ada lima startup yang mengaku terpaksa harus mem-PHK sebagian karyawannya pada Juli-Agustus 2023 dengan tujuan berkelanjutan bisnis. Group Modalku telah merumahkan 38 karyawannya di Indonesia. Ayoconnnect (Faas) memangkas 10% dari total karyawannya di Tanah Air, dan Qoala (insurtech) merumahkan 80 orang karyawan di Indonesia dan Malaysia. Langkah efisiensi juga ditempuh oleh P2P Lending Akseleren dengan mem-PHK 60 karyawan dan startup proptech Lamudi Indonesia mengumumkan sebagai karyawan di berbagai divisi guna mencapai efisiensi bisnis dan berkelanjutan bisnis dalam jangka panjang. (Yetede)
Dua Jalan Tol Waskita untuk Hutama
JAKARTA – PT Hutama Karya (Persero) bersiap menyambung dua proyek jalan tol yang tak mampu diselesaikan PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Kedua proyek tersebut, jalan tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) seksi III dan Kayuagung-Palembang-Betung tahap 2, bakal digarap Hutama dengan modal baru dari pemerintah.
Direktur Utama Hutama Karya, Budi Harto, memastikan pekerjaan bisa dimulai setelah tahap hitung-hitungan kebutuhan biaya proyek. Perhitungan yang sama pun menentukan porsi saham yang akan dipegang Hutama dari proyek warisan Waskita Karya itu. "Ketentuannya akan difinalkan pada akhir September mendatang," ujarnya saat menjamu awak media di Jakarta, kemarin, 10 Agustus 2023.
Dua ruas jalan bebas hambatan tersebut nyaris terbengkalai akibat tekanan keuangan yang merundung Waskita pada masa restrukturisasi utang. Selain dua kali gagal melunasi tunggakan bunga obligasi, yang masing-masing jatuh tempo pada 5 Mei dan 5 Agustus lalu, emiten berkode saham WSKT itu dihantui utang. Liabilitas Waskita melambung dari Rp 83,98 triliun per 31 Desember 2022 menjadi Rp 84,31 triliun per Juni 2023. (Yetede)
Terlibat Utang Obligasi
JAKARTA - Tiga badan usaha milik negara (BUMN) yang bergerak di bidang konstruksi menanggung utang obligasi yang jatuh tempo pada tahun ini. Salah satunya PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Sejak Senin lalu, perdagangan saham BUMN karya tersebut di Bursa Efek Indonesia disuspensi karena perseroan gagal membayar pokok dan bunga ke-12 Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I Tahun 2020 (PUB IV Tahap I) yang jatuh tempo pada 6 Agustus 2023. Ini bukan pertama kali perseroan tidak dapat membayar kewajibannya sesuai dengan tenggat jatuh tempo. Pada Mei lalu, perseroan tidak dapat membayar bunga ke-11 PUB IV Tahap I Tahun 2020. Nilai Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I itu mencapai Rp 135,5 miliar dengan bunga 10,75 persen dan tenor tiga tahun. Perseroan sebelumnya juga menunda pembayaran bunga dan pokok Obligasi Berkelanjutan III Waskita Karya Tahap II Tahun 2018 Seri B, yang awalnya pada 23 Februari 2023 menjadi 16 Juni 2023, setelah ada persetujuan dari pemilik obligasi. Obligasi bertenor lima tahun tersebut memiliki nilai Rp 2,28 triliun dengan tingkat bunga 8,25 persen. (Yetede)
Berharap Penyaluran Kredit UMKM Melesat
JAKARTA – Bank dan lembaga jasa keuangan lainnya diharapkan kian murah hati dalam menggelontorkan kredit untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan peningkatan akses pembiayaan permodalan dibutuhkan untuk memperkuat kapasitas dan kualitas produk-produk lokal. Dengan demikian, produk UMKM tidak kalah saing oleh produk-produk asing dan memiliki kemampuan menguasai pasar dalam negeri.
“Karena selama ini di situlah kelemahan UMKM kita, masih kurang mendapat dukungan pembiayaan di sektor produksi,” ujarnya kepada Tempo, kemarin. Jika dibanding serbuan produk asing yang memiliki harga lebih murah, produk UMKM tidak bisa berkutik karena tak memiliki kemampuan finansial yang memadai untuk berkompetisi dengan produk massal yang disokong modal besar tersebut.
Teten memastikan keberpihakan pemerintah untuk mendorong penyaluran kredit UMKM lebih deras lagi. Tahun ini, pemerintah mengalokasikan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga Rp 450 triliun bagi UMKM. Guna mempermudah proses pengajuan kredit, pemerintah juga telah membuat kebijakan tanpa agunan untuk kredit di bawah Rp 100 juta. (Yetede)
Cegah TPPO Butuh Peran Sektor Bisnis
Pencegahan tindak pidana perdagangan orang atau TPPO membutuhkan peran sektor bisnis. Selain mesti menjamin seluruh rantai pasok mereka bebas dari eksploitasi manusia, pengusaha dengan sumber dayanya juga dapat turut membantu pencegahan bersama pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya, termasuk yang berkaitan dengan pemanfaatan teknologi. Pelaku perdagangan orang kian inovatif memanfaatkan kemajuan teknologi, salah satunya menjebak korban terlibat penipuan daring. Modus itu sedang marak di Asia Tenggara. ”Keuntungan tak boleh didapat dengan mengorbankan hak asasi dan martabat manusia,” kata Menlu Retno LP Marsudi dalam Government and Business Forum (GABF) Tech Forum 2023, Kamis (10/8) di Denpasar, Bali.
GABF merupakan kolaborasi pemerintah dengan pengusaha dari negara anggota Bali Process. Bali Process on People Smuggling, Trafficking in Persons and Related Transnational Crime, merupakan forum kerja sama untuk membahas isu perdagangan orang, penyelundupan manusia, dan kejahatan terkait lainnya di kawasan. Pemerintah RI dan Australia menginisiasi Bali Process pada 2002. Forum itu kini memiliki 49 anggota, terdiri dari 44 negara dan sejumlah organisasi internasional. Mulai 2017 pelaku usaha turut dilibatkan dalam GABF. Ketua bersama dari pemerintahan adalah Menlu RI dan Menlu Australia. Adapun ketua bersama dari pebisnis adalah pengusaha Garibaldi Thohir dan pengusaha Australia, Andrew Forrest. Retno menyebutkan, Pemerintah RI sudah menangani lebih dari 2.800 kasus warga negara Indonesia yang terjebak jaringan penipuan daring. ”Hampir 40 persennya korban perdagangan manusia,” ujarnya.
Karena pelaku memanfaatkan teknologi untuk merekrut dan mengeksploitasi korban, teknologi mesti digunakan pula untuk pencegahan. Retno meminta entitas bisnis bidang teknologi membantu menangkal iklan pekerjaan fiktif di dunia maya yang mengarahkan calon korban ke aktivitas penipuan daring, mendorong kewaspadaan warganet dalam menggunakan media sosial, serta mengadakan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas berbasis teknologi. Bisnis juga bisa berkontribusi dalam penanganan saat ada kasus. Caranya, kata Retno, dengan memberikan akses ke pelantar (platform) teknologi bagi aparat penegak hukum yang sedang menangani kasus penipuan daring beserta TPPO. (Yoga)
Untung-Rugi RI Masuk OECD
Saat ini, OECD beranggotakan 38 negara yang mayoritas berstatus negara berpendapatan tinggi dengan rata-rata Pendapatan nasional bruto (PNB) per kapita 44.886 USD pada 2022. Hanya dua anggota dengan status negara berpendapatan menengah-atas, yaitu Kolombia (PNB per kapita 6.630,3 USD) dan Kosta Rika (PNB per kapita 13.198 USD). PNB per kapita Indonesia pada 2022 adalah 4.580 USD, membuat RI kembali naik status sebagai negara berpendapatan menengah atas. Jika disetujui menjadi anggota OECD, Indonesia akan menjadi negara Asia Tenggara pertama dan negara Asia ketiga yang bergabung di organisasi yang sering disebut sebagai ”klub negara maju” itu. Akhir-akhir ini, proses lobi untuk menjadi anggota OECD semakin intens dilakukan.
Pada Kamis (10/8) Sekjen OECD Mathias Cormann berkunjung ke Indonesia untuk bertemu Presiden Jokowi, Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Menkeu Sri Mulyani, secara terpisah. Seusai bertemu Cormann di Kemenko Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, keanggotaan OECD dapat mempercepat upaya Indonesia keluar dari perangkap negara berpendapatan menengah dan menjadi negara berpendapatan tinggi. Sebab, setiap negara anggota OECD akan didorong melakukan reformasi serta menerapkan standar kebijakan dan regulasi tertentu untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkualitas. Peluang investasi dan kerja sama perdagangan juga otomatis terbuka lebih lebar.
Direktur Eksekutif Center for Strategic and International Studies (CSIS) Yose Rizal Damuri mengatakan, meski banyak manfaat yang bisa didapat, ada implikasi ”biaya” yang perlu dicermati. Dengan menjadi anggota OECD, Indonesia bisa menaikkan reputasi di mata dunia dan menarik lebih banyak investasi dari negara maju. Indonesia juga akan terdorong mereformasi kebijakan sesuai dengan standar internasional. Di sisi lain, implikasi ”biaya” yang perlu ditanggung, antara lain, tanggung jawab lebih untuk membantu negara miskin dan berkembang. (Yoga)
Berebut Beras di Pasar yang ”Kurus”
Indeks harga beras global Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) pada Juli 2023 mencapai 129,7 poin, naik 2,8 % secara bulanan dan naik 19,7 % dari level tahun lalu. Angka indeks itu tercatat sebagai yang tertinggi sejak September 2011. Kekhawatiran atas potensi dampak El Nino pada produksi beras di beberapa negara produsen serta larangan ekspor beras putih indica oleh India turut mendorong kenaikan indeks tersebut. Awal Agustus 2023, harga beras di bursa Chicago Board of Trade naik menuju 16 USD per hitungan berat (CWT) atau mendekati level tertinggi dua bulan di posisi 16,2 USD per CWT pada 24 Juli, di tengah permintaan yang kuat dan meningkatnya kekhawatiran atas pasokan global. kombinasi penurunan produksi di Thailand (pengekspor beras terbesar kedua di dunia), larangan ekspor beras putih non-basmati oleh India, serta kemunduran kesepakatan Butir Laut Hitam menumpuk kekhawatiran pelaku pasar. Gejolak harga serta gangguan pasokan akan memengaruhi ketahanan pangan, khususnya di negara-negara termiskin yang bergantung pada beras impor.
Rencana pemerintah melalui Perum Bulog mengimpor 2 juta ton beras guna memperkuat cadangan pangan tahun ini bisa tergangg kenaikan harga di pasar internasional. Indonesia mesti berebut dengan negara-negara pengimpor lain. Persaingan makin sengit karena kredo ”biarkan tetanggamu kelaparan” bisa terjadi dalam situasi krisis. Negara-negara produsen akan lebih dulu mengutamakan kepentingan di dalam negerinya. Padahal, pasar beras merupakan pasar yang ”kurus”. Sejumlah lembaga memperkirakan hanya 5-7 % dari seluruh produksi padi dunia yang diperdagangkan lintas negara. Ironisnya, hanya beberapa negara yang menguasai 80 % ekspor beras dunia, yakni Thailand, Vietnam, India, Pakistan, dan AS. Potensi turunnya produksi di tengah konsumsi yang cenderung naik dan gejolak di pasar global menambah tantangan bagi pemerintah dalam mengelola pangan. Oleh karena itu, selain mengoptimalkan pengadaan untuk memperkokoh cadangan pangan pemerintah (CPP), baik melalui impor maupun produksi dalam negeri, hal lain yang tak kalah penting adalah membantu petani mengatasi problem-problem mereka di hulu. (Yoga)
Industri Otomotif Didorong Tumbuh Lebih Besar
Industri otomotif Tanah Air mencatatkan pertumbuhan positif beberapa tahun terakhir. Namun, capaian itu dinilai belum cukup. Tren kendaraan listrik bisa jadi kesempatan bagi industri otomotif Indonesia berkiprah lebih signifikan di pasar global. Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan hal itu saat membuka pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) ke-30 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Kamis (10/8). Airlangga menambahkan, saat ini ada 21 perusahaan yang memproduksi hingga 1,6 juta unit kendaraan bermotor di Indonesia.
Organisasi Produsen Kendaraan Bermotor Internasional (Organisation Internationale des Constructeurs d’Automobiles/OICA) mencatat, Indonesia memproduksi 1,47 juta unit kendaraan bermotor pada 2022. Dari sisi jumlah, Indonesia merupakan negara produsen kendaraan bermotor terbanyak ke-11 dunia. Pemerintah terus mendorong pertumbuhan sektor otomotif agar naik peringkat di 10 besar. Airlangga berharap industri otomotif menunjukkan daya saing yang kuat, terutama dalam menjangkau 93 negara tujuan ekspor. Industri ini turut menopang pertumbuhan industri manufaktur. Hal itu tecermin dalam kinerja industri pengolahan yang tumbuh 4,88 % pada triwulan II-2023 dan industri manufaktur menjadi kontributor utamanya. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









