Ekonomi
( 40744 )Pemerintah Diminta Utamakan Masyarakat
Pemerintah tak hanya perlu memperbaiki komunikasi dengan mengutamakan musyawarah dan menghindari pendekatan koersif guna menyelesaikan sengketa yang terjadi di Pulau Rempang, Kota Batam, Kepri. Pemerintah juga didorong untuk mengutamakan kepentingan masyarakat dengan memastikan pemenuhan hak, pemberian afirmasi, serta fasilitasi untuk kelompok lemah. Dorongan itu disampaikan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah. Dua organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia ini berpandangan, pembangunan semestinya dilakukan terutama untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.
”Pandangan kami, kesentosaan masyarakat harus dinomorsatukan. Tidak boleh masyarakat menjadi korban. Lebih baik risiko-risiko yang lain yang ditempuh,” ujar Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, di Jakarta, Jumat (15/9) terkait persoalan yang kini terjadi di Pulau Rempang. Protes dan bentrok antara masyarakat dan aparat keamanan terjadi di Pulau Rempang pada pekan lalu. Peristiwa ini bermula ketika Badan Pengusahaan (BP) Batam berencana merelokasi seluruh penduduk Pulau Rempang yang berjumlah lebih kurang 7.500 jiwa. Relokasi dilakukan terkait rencana pembangunan kawasan industri, jasa, dan pariwisata dengan nama Rempang Eco City. Proyek yang digarap PT Makmur Elok Graha itu ditargetkan bisa menarik investasi hingga Rp 381 triliun pada 2080. Terkait rencana tersebut, Yahya mengatakan, investasi memang dibutuhkan oleh negara.Namun, investasi itu harus sungguh-sungguh dijadikan peluang untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, khususnya yang ada di lokasi investasi. Dengan demikian, masyarakat harus dijaga dan tidak boleh menjadi korban. (Yoga)
Beda Pendapat Pengenaan Tarif Impor Hambat Penetapan Tersangka
Sejak Mei 2023 hingga kini Kejaksaan Agung belum juga menetapkan tersangka dalam dugaan korupsi impor emas 2010-2022 meski status perkara itu telah ditingkatkan menjadi penyidikan. Kejagung mengaku penetapan tersangka masih terkendala karena adanya perbedaan pandangan tentang pengenaan tarif terhadap barang impor oleh pejabat di Ditjen Bea dan Cukai. Ada yang menyatakan pemberian kode HS terhadap impor emas sudah sesuai kualifikasi dari ketentuan kepabeanan dan bukan tindak pidana. Di sisi lain, ada yang berpandangan sebaliknya. Ahli perpajakan mengungkapkan, pada beberapa kasus memang terjadi kongkalikong antara importir dan petugas. Tujuannya agar importir tidak membayar bea masuk atau membayar sesedikit mungkin sehingga dia menawarkan uang kepada petugas.
Sejauh ini, pada kasus komoditas emas periode 2010-2022, Kejagung menemukan adanya dugaan bahwa impor emas dilakukan tidak sebagaimana mestinya sehingga diduga menimbulkan kerugian keuangan negara. Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Febrie Adriansyah, Jumat (15/9) mengatakan, sampai saat ini, kasus tersebut masih dalam tahap penyidikan dan belum menetapkan tersangka. Menurut Febrie, penyidik masih mendudukkan kasus tersebut di antara UU tentang Kepabeanan dengan UU tentang Pemberantasan Tindak Pidana korupsi. Menurut Febrie, penyidik terkendala karena masih adanya perbedaan pandangan tentang pengenaan tarif terhadap barang impor oleh pejabat di Ditjen Bea dan Cukai. Sebab, ada yang menyatakan bahwa pemberian kode HS terhadap impor emas tersebut sudah sesuai kualifikasi dari ketentuan kepabeanan dan bukan tindak pidana. Di sisi lain, ada yang berpandangan sebaliknya. ”Bukti awal ada, tetapi untuk menentukan kasus ini riil tindak pidana korupsi, penyelenggara negara harus terlibat. Nah, itu yang belum. Masih dicari itu siapa,” ujar Febrie. (Yoga)
Jutaan Dollar AS untuk Mitigasi Asia
Dunia usaha skala besar dari berbagai sektor di Asia bergabung dalam gerakan filantropi yang diberi nama Philanthropy Asia Alliance (PAA). Komitmen awal dari sekitar puluhan entitas bisnis dan yayasan yang bergabung mencakup dana hampir 1 miliar USD. Gerakan yang dimotori Temasek ini diluncurkan dalam ajang Philanthropy Asia Summit Ke-3 di Singapura yang dihadiri ratusan undangan dari sejumlah perusahaan dan yayasan filantropi, serta Presiden Singapura yang baru terpilih, Tharman Shanmugaratnam, Jumat (15/9). ”Kita memerlukan dunia yang lebih berdaya tahan dan inklusif,” kata CEO Temasek Trust Desmond Kuek membuka pertemuan. Dana hampir 1 miliar USD ini akan digulirkan untuk tiga fokus, yakni iklim dan hayati, holistik dan pendidikan inklusif, serta global dan kesehatan publik.
Ketiganya menjadi fokus aliansi seiring fenomena yang kian mengkhawatirkan di Asia, rumah bagi hampir separuh penduduk dunia. Kenaikan suhu di Asia dua kali lebih cepat dibandingkan dengan global. Kejadian pandemi di Asia juga tiga kali lebih sering pada masa mendatang. ”Pertanyaannya bukan apakah atau bagaimana pandemi akan terjadi lagi, melainkan kapan? Ini harus direspons dengan bekerja sama lintas region,” kata Desmond. Pandemi Covid-19 lalu menjadi pelajaran berharga betapa penting para pihak menjalin komunikasi untuk memitigasi dampak berbagai fenomena. ”Asia adalah salah satu pusat penyebaran infeksi karena kepadatan dan mobilitas manusia serta intensitas kontak dengan berbagai satwa,” kata Direktur Duke US Centre for Outbreak Preparedness Prof Paul Pronyk, yang juga ahli penyakit infeksi. (Yoga)
Hilirisasi Mulai Berdampak, Struktur Ekspor ke China Berubah
Dampak hilirisasi mulai terlihat dari peralihan struktur komoditas ekspor ke China. Ekosistem hilirisasi perlu terus diciptakan dan dipelihara. Laporan BPS, Jumat (15/9) menunjukkan, nilai ekspor pada Agustus 2023, baik dari sektor migas maupun nonmigas, mencapai 22 miliar USD, naik 5,47 % dibanding bulan sebelumnya. Meski secara umum nilai ekspor turun hingga 21,21 % secara tahunan (yoy), nilai ekspor ke China meningkat 3,02 % pada Januari-Agustus tahun ini dibanding periode yang sama tahun lalu. Secara khusus, sejak 2022 ekspor nonmigas Indonesia ke China mulai didominasi besi dan baja.Pada 2022, ekspor besi dan baja mencapai 29,9 % dari total ekspor ke China. Pada Januari-Agustus 2023, ekspor besi dan baja mencapai 28,58 % dari total ekspor. Sebelumnya, ekspor ke China didominasi bahan bakar mineral yang mencapai 29,62 % pada 2021, turun menjadi 24,40 % pada 2022, dan 26 % hingga Agustus 2023.
Dalam periode yang sama, nikel dan produk turunannya juga mulai diekspor ke China. Pada 2022, proporsinyai 7,01 %. Pada Januari-Agustus 2023 meningkat menjadi 8,22 %. ”Ada peralihan struktur ekspornonmigas Indonesia ke China seiring kebijakan hilirisasi dan pembangunan smelter pengolahan bijih nikel,” kata Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Gedung BPS, Jakarta, Jumat. Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Ahmad Heri Firdaus, mengatakan, permintaan dari China itu digunakan untuk aktivitas industrinya. Oleh karena itu, program hilirisasi pemerintah perlu terus didorong karena hilirisasi digadang-gadang dapat mengubah struktur ekspor Indonesia dan saat ini hal itu mulai terlihat. ”Kalau ini konsisten selama 1-2 tahun ke depan, bisa mengubah struktur ekspor. Hilirisasi tidak hanya sampai ke smelter, tetapi juga olahan barang akhirnya harus lebih banyak lagi,” ujar Ahmad. (Yoga)
Harga Karet Pasar Lelang Petani Meningkat
Harga karet pada lelang karet kelompok tani di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, terus membaik. Sekretaris Gapkindo Sumut Edy Irwansyah, Jumat (15/9/2023), mengatakan, pada lelang yang telah digelar tiga kali per dua minggu itu, harga getah karet terjual berturut-turut Rp 9.230 per kg, Rp 9.650 per kg, dan Rp 10.852 per kg. Harga di luar sekitar Rp 7.500 per kg. ”Lelang sangat membantu petani,” ucap Edy. (Yoga)
Kalla: PT BMS Gunakan Energi Terbarukan
Wakil presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla menyebutkan bahwa smelter yang dibangun oleh PT Bumi Mineral Sulawesi (PT BMS), anak usaha Kalla Group, menggunakan sumber energi terbarukan tenaga air. Adapun pembangkit listrik yang memasok keperluan energi untuk PT BMS berasal dari PLTA Malea Tana Toraja yang juga anak usaha dari Kalla Group. (Yoga)
Sejumlah Penginapan Penuh Selama Gandrung Sewu
Kegiatan Gandrung Sewu di KabupatenBanyuwangi, Jatim, diharapkan bisa menarik banyak wisatawan ke wilayah paling timur Pulau Jawa itu. Acara yang sudah masuk kalender kegiatan nasional Kemenparekraf tersebut kini digelar selama tiga hari, yaitu 14-16 September. Pada tahun-tahun sebelumnya hanya sehari. ”Menurut informasi, beberapa hotel berbintang full booking,” ujar Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi MY Bramuda melalui Whatsapp, Jumat (15/9). Para pemesan itu dari wilayah Jatim dan juga dari provinsi lain. Mengambil tema ”Omprog, the Glory of Art”, puncak Gandrung Sewu dilaksanakan pada Sabtu (16/9) di Pantai Marina Boom, Kelurahan Kampung Mandar, Kecamatan Banyuwangi. Sebelum itu, berturut-turut digelar musik dan seni Padhang Bulanan pada Kamis (14/9) malam serta Meras Gandrung dan Gandrung Terop pada Jumat sore-malam.
Senada dengan Bramuda, Ketua Perhimpunan Rumah Inap Banyuwangi Joko Subagyo mengatakan, sejumlah penginapan di Banyuwangi penuh pada akhir pekan ini. Total ada 650 penginapan yang tersebar di Banyuwangi, tetapi yang sudah terhimpun kurang dari 100 buah. Joko yang juga pemilik Didu’s Homestay di Dusun Krajan, Desa Rejosari, Kecamatan Glagah, mencontohkan, penginapan miliknya yang terdiri atas sembilan unit bungalo sudah penuh sejak beberapa hari lalu. Bahkan, pihaknya mesti menolak tamu yang baru datang lantaran tidak ada kamar. ”Tadi malam datang rombongan dari Jakarta, tetapi juga sudah tidak ada kamar. Mereka langsung ke sini, belum booking. Katanya di tempat lain juga penuh,” ucapnya. Menurut Joko, peningkatan tamu terjadi sejak tiga hari sebelum Gandrung Sewu. Wisatawan banyak yang memilih penginapan karena tahu fasilitas di tempat itu tidak kalah asyik dengan hotel. Di Banyuwangi, puncak kunjungan wisatawan terjadi pada bulan Juni sampai Agustus. Pada Juni lalu, penginapan Joko menjaring 345 tamu dan naik jadi 360 tamu lebih di Agustus. (Yoga)
Ke China, Wapres Pacu Perdagangan
Berkunjung ke Provinsi Fujian di China, Wapres Ma’ruf Amin bertemu dengan Ketua Komite Tetap Kongres Rakyat Provinsi Fujian, Zhou Zuyi. Pertemuan itu, antara lain, untuk meningkatkan perdagangan bilateral Indonesia-China. Wapres bertemu Zhou di Grand Ballroom C Lantai 3, Crowne Plaza Fuzhou Riverside, Republik Rakyat China, Jumat (15/9). Pertemuan itu merupakan yang kedua setelah sebelumnya keduanya bertemu di Jakarta, Selasa (9/5). Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Wapres menginformasikan, hadir bersama Zhou Zuyi pada pertemuan ini beberapa pejabat daerah setempat. Terkait dorongan penguatan kerja sama perdagangan, khususnya dalam sektor produk halal, Wapres menuturkan, Provinsi Fujian adalah pintu masuk bagi produk Indonesia ke China.
”(Hal ini) Termasuk melalui kerja sama Two Countries Twin Parks (TCTP),” ujar Wapres. Wapres mencontohkan, kawasan Fuqing Yuanhong International Food Industrial Park dapat menjadi pintu masuk dan lokasi pengembangan perdagangan produk makanan dan minuman. Hal ini termasuk juga kerja sama perdagangan produk halal, khususnya makanan dan minuman, farmasi, serta kosmetik halal. ”Terdapat potensi pasar yang besar di Indonesia dengan 230 juta penduduk Muslim. Bahkan, di sektor fashion muslim, Indonesia menduduki peringkat ketiga dunia,” tutur Wapres. Penguatan kerja sama perdagangan, ujar Wapres, adalah satu dari tiga kunci untuk memperkuat kerja sama antara Indonesia dan Provinsi Fujian. Dua hal lainnya adalah investasi dan penguatan hubungan antar warga. (Yoga)
China Melambat Indonesia Sensitif
JAKARTA,ID-Perekonomian China diprediksi tumbuh lebih rendah dari perkiraan sebelumnya pada tahun ini dan tahun depan. Penyebabnya, selain belum pulihnya kondisi ekonomi pasca pandemi Covid-19, juga karena pasar sedang lesu, ditambah utang yang sangat besar akibat investasi infrastruktur selama beberapa dekade. Bagi Indonesia, kondisi ini adalah warning yang harus diantisipasi secara serius, mengingat China adalah tujuan ekspor terbesar bagi Indonesia dengan kontribusi sekitar 24-25%. Perlu ada peningkatan diversifikasi pasar ekspor ke negara tujuan ekspor lain dan diverifikasi sumber investasi untuk meminimalisasi kontraksi realisasi FDI (foreign direct investment) karena pelemahan ekonomi China ini. Biro Pusat Statistik China menunjukkan Ekonomi China pada kuartal II-2023 hanya bertumbuh 0,8% dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, pertumbuhan ekonomi China sebesar 6,3%. Data ini menunjukkan performa ekonomi China belum benar-benar pulih dari masa pandemi Covid-19. Pada periode 2010-2019 tercatat rata-rata pertumbuhan ekonomi China berada di atas 7%. (Yetede)
Market Cap Barito Renewables Jauh Lampaui PGEO
JAKARTA,ID-Unit usaha energi terbarukan milik konglomerat Prajogo Pangestu, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), siap menggelar hajatan berupa penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham. BREN bakal melepas 4,5 miliar saham baru yang setara dengan 3,35% dari modal disetor, sehingga pasca_IPO jumlah saham perseroan menjadi 132,27 miliar. Dengan mematok harga pelaksanaan sebesar Rp670-780 per saham, anak usaha PT Barito Pacific Tbk (BRPT) ini berpeluang menghimpun dana sebesar Rp 3,5 triliun. Sementara bila diasumsikan harga IPO diambil di posisi Rp780 per saham dan dengan jumlah saham BREN selepas IPO, maka kapitalisasi pasar (market cap) Barito Renewables Energy mencapai Rp104,73 triliun. Market cap tersebut jauh melampaui kapitalisasi pasar PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) pada saat IPO yang sebesar Rp36,2 triliun. Kala itu, PGEO mematok harga penawaran sebesar Rp875 per saham dengan jumlah saham selepas IPO sebanyak 41,3 miliar unit. Bahkan, hingga penutupan perdagangan hari ini, Jumat (14/9/2023), market cap PGEO baru menyentuh kisaran Rp 59 triliun. (Yetede)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









