Rasio RBC Asuransi Jiwa Masih Sehat
Rasio kesehatan perusahaan asuransi jiwa menurun. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat risk based capital (RBC) asuransi jiwa per Juli 2023 ada di level 460,32%. Angka ini lebih rendah dari posisi Juni 2023 yang berada di 467,85%. RBC asuransi jiwa per Juli 2023 juga lebih rendah dibanding posisi Juli 2022 yang ada di 489,93%.
Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Togar Pasaribu mengatakan, RBC memang sedang dalam tren yang menurun. Tapi penurunannya dinilai masih wajar. Menurut Togar, RBC kerap berfluktuasi mengikuti perubahan tingkat solvabilitas perusahaan serta kondisi modal minimum berbasis risiko (MMBR).
PT Asuransi BRI Life juga masih mencatatkan risk based capital (RBC) di atas rata-rata industri. Per Juli 2023, RBC BRI Life ada di 481,6%. Angka ini naik dari posisi Juni 2023 yang ada di level 479%.
Direktur Utama BRI Life Iwan Parsila mengatakan, BRI Life sangat memperhatikan RBC. Produk harus memiliki profitabilitas yang baik. "Kami juga melakukan proses pemasaran dengan baik dan memperhatikan proper market conduct serta memitigasi potensi misselling," kata dia.
RBC PT BNI Life Insurance juga jauh di atas rata-rata industri, yakni 693,63% per Agustus 2023. Angka ini lebih tinggi dari posisi Juli 2023 di 659,68%. Plt. Direktur Utama BNI Life Eben Eser Nainggolan bilang, pihaknya selalu memantau dan mengevaluasi rutin faktor risiko yang mempengaruhi rasio RBC.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023