Ekonomi
( 40512 )El Nino Hambat Laju Penurunan Inflasi
Bank Pembangunan Asia (ADB) merevisi turun inflasi tahunan kawasan Asia, termasuk Indonesia. Kendati begitu, dampak El Nino di wilayah Asia berpotensi menghambat laju penurunan inflasi karena memicu kenaikan harga sejumlah komoditas pangan, terutama beras. Dalam Asian Development Outlook Edisi September 2023 yang dirilis Rabu (20/9) ADB memperkirakan pertumbuhan ekonomi dan inflasi kawasan Asia pada 2023 masing-masing 4,7 % dan 3,6 %. Proyeksi pertumbuhan ekonomi dan inflasi tersebut turun dari perkiraan ADB pada April 2023 yang masing-masing sebesar 4,8 % dan 4,2 %. Revisi itu mempertimbangkan sejumlah faktor, seperti penurunan harga komoditas global, hambatan perdagangan, dan perlambatan ekonomi China.
Terkait hambatan perdagangan, faktor penyebabnya tidak hanya perang Rusia-Ukraina, tetapi juga larangan ekspor sejumlah negara untuk melindungi dan mencukupi kebutuhan dalam negeri. Selain itu, El Nino yang menyebabkan kekeringan di sejumlah negara produsen pangan akan mengatrol kenaikan harga pangan, terutama beras. Kenaikan harga pangan akan berujung pada inflasi pangan. ”Risiko-risiko negatif itu semakin menguat. Setiap negara di kawasan Asia juga perlu mengambil langkah-langkah konkret untuk memastikan dampak El Nino tidak mengganggu pasokan dan ketahanan pangan,” kata Kepala Ekonom ADB Albert Park. (Yoga)
Butuh Investasi Besar untuk Mengakselerasi Produksi Migas
Investasi di sektor hulu minyak dan gas bumi kembali meningkat sejak 2021. Untuk mencapai target produksi pada 2030, dibutuhkan investasi 20 miliar USD per tahun. Berdasarkan data Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) per semester I-2023, realisasi produksi siap jual atau lifting minyak sebesar 615.500 barel per hari atau di bawah target 618.700 barel per hari. Sementara salur gas sebesar 5.308 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) atau di bawah target 5.322 MMSCFD. Menkeu Sri Mul-yani dalam 4th International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas 2023 yang digelar SKK Migas di Kabupaten Badung, Bali, Rabu (20/9) mengatakan, fiscal tools penting dalam mendukung industri hulu migas. Salah satu dampak adanya dukungan fiskal itu ialah peningkatan investasi hulu migas dalam tiga tahun terakhir.
Pada 2021, nilai investasi di sektor tersebut mencapai 0,9 miliar USD. Kemudian, meningkat menjadi 12,1 miliar USD (2022) dan diharapkan mencapai 14,6 miliar USD (2023). Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto menuturkan, target 1 juta barel minyak per hari dan 12 miliar standar kaki kubik gas per hari pada 2030 dapat tercapai jika dilakukan aktivitas pengeboran yang agresif dan masif. Namun, untuk mengebor lebih dari 1.000 sumur pengembangan per tahun setelah 2025, akan dibutuhkan investasi lebih dari 20 miliar USD per tahun. Menurut dia, sejak tahun2020, daya tarik investasi hulu migas di Indonesia sebenarnya meningkat setelah didukung pemerintah melalui sistem fiskal yang lebih fleksibel. Misalnya, investor dibebaskan memilih skema cost recovery (biaya operasi yang dipulihkan) atau gross split (skema bagi hasil berdasarkan produksi bruto). Juga, dukungan lain yang dapat menurunkan risiko investasi. ”Namun, beberapa area masih memerlukan perbaikan, yaitu dalam aspek legal dan kontraktual serta penemuan cadangan raksasa (giant discovery),” kata Dwi. (Yoga)
Perusahaan Raksasa Energi Fosil Pun Mulai Bertransisi
Didirikan sejak 1907, Shell dikenal sebagai perusahaan eksplorasi dan produksi minyak di daratan Eropa dan Asia, termasuk sebagian di Benua Amerika. Sejarah panjang bisnis energi fosil perusahaan yang berkantor pusat di London, Inggris, itu diwarnai keputusan untuk merambah sektor energi terbarukan mulai 2016. Shell, yang juga menjadi pendukung salah satu tim balapan Formula 1, mulai berinovasi dengan mengembangkan bahan bakar rendah karbon bermerek Shell V-Power E10 pada tahun 2022, yang mengandung 10 % etanol generasi kedua atau hampir dua kali lipat dari bahan bakar musim balap 2021 yang sebesar 5,75 %. Shell akan menyediakan 100 % bahan bakar ramah lingkungan pada 2026. Mereka mendapat pasokan bioetanol tetes tebu dari mitra di Brasil. Dengan 46.000 titik stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang tersebar di 85 negara, Shell juga mulai merambah stasiun pengisian energy listrik untuk kendaraan listrik berbasis baterai (EV station).
China adalah salah satu negara yang menjadi pangsa pasar besar bagi Shell, yakni terdapat 2.000 SPBU dan 800 EV station. Di Indonesia, baru ada empat EV station milik Shell. ”Ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan kami untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang terus berkembang di China. China adalah salah satu pasar terpenting bagi Shell,” kata Global Executive Vice President for Mobility Shell Istvan Kapitany, Sabtu (16/9) di Marina Bay Sands, Singapura, dalam bincang media, termasuk harian Kompas. Di Indonesia, pemanfaatan sumber energi terbarukan oleh Shell diterapkan pada proyek perluasan pabrik pelumas yang ada di Bekasi, Jabar, pada November 2022. Di pabrik yang menaikkan kapasitas produksi pelumas menjadi 300 juta liter per tahun itu, Shell mengoperasikan panel tenaga surya dan sistem pemanenan air hujan untuk mengurangi konsumsi air. (Yoga)
Subsidi Ditambah, Penumpang Minta Perbaikan Layanan
Komisi B DPRD DKI Jakarta menyetujui penambahan Rp 633 miliar untuk subsidi penumpang Transjakarta dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Perubahan 2023. Dengan adanya penambahan itu, Agnes Regina (28), penumpang Transjakarta asal Marunda, Jakarta Utara, Rabu (20/9/2023), berharap ada perbaikan layanan, antara lain, soal penambahan armada guna menjangkau sudut-sudut Jakarta. Penumpang lain, Hasan Maulana (27), warga Jakarta Selatan, berkeluh soal saldo uang elektronik yang terpotong dua kali. Namun, ia bersyukur tarif Rp 3.500 masih bertahan. (Yoga)
Terdampak Kekeringan, Ratusan Hektar Sawah di Sultra Gagal Panen
Sebanyak 2.560 hektar lahan sawah di Sultra terdampak kekeringan panjang. Dari jumlah itu, ratusan hektar lahan mengalami puso dan tidak bisa dipanen. Langkah penanganan yang intensif diperlukan agar dampak tidak semakin meluas. Kadis Pertanian dan Peternakan Sultra La Ode M Rusdin Jaya mengatakan, dampak kekeringan terjadi merata di sejumlah sentra persawahan di wilayah ini. Meski begitu, dua wilayah dengan dampak terbesar terjadi di Bombana dan Kolaka. ”Dari ribuan hektar yang terdampak, ada 824 hektar sawah puso. Wilayah yang mengalami puso ini 90 % terjadi di Bombana dan selebihnya di Kolaka. Daerah lain masih kami pantau karena ribuan hektar terdampak kekeringan,” kata Rusdin, di Kendari, Rabu (20/9). (Yoga)
Tren IPO Tetap Naik di Tahun Politik
Realisasi APBN 2023 Bisa Meleset dari Target
SRBI Belum Mampu Memompa Rupiah
Hati-Hati, IHSG Masih Rawan Terkoreksi
KERJA KERAS LIFTING MIGAS
Realisasi lifting migas yang tidak kunjung mencapai target, membuat pemerintah harus mencari cara baru untuk mengatasinya. Apalagi, sebelumnya sudah ada beragam ‘pemanis’ mulai dari insentif baik fiskal maupun nonfiskal, hingga iming-iming skema bagi hasil yang lebih menarik bagi kontraktor kontrak kerja sama (KKKS). Kini pemerintah pun getol mencari investor swasta untuk mengelola potensi hulu migas nasional guna merealisasikan produksi 1 juta barel per hari (bph) minyak dan 12 miliar kaki kubik per hari (BCFD) gas bumi pada 2030, sekaligus memastikan ketahanan energi nasional. Keterlibatan lebih banyak investor dalam pengelolaan sumber daya minyak dan gas bumi (migas) di Tanah Air menjadi keniscayaan dengan tujuan menambah teknologi dan arus modal di sektor tersebut. Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia mengatakan, banyaknya lapangan migas yang dikelola oleh PT Pertamina (Persero) sebagai badan usaha milik negara atau BUMN tidak menjamin lifting mencapai target. Untuk itu, Presiden Joko Widodo dalam sebuah rapat terbatas menginstruksikan agar potensi migas yang tidak bisa dioptimalkan oleh Pertamina ditawarkan kembali kepada badan usaha yang mungkin dapat mengelolanya lebih baik.
“Presiden sudah memberi arahan agar peluang-peluang sumur yang tidak bisa dioptimalkan oleh Pertamina itu agar dibuka untuk umum, supaya segera kita melakukan eksplorasi dalam rangka menaikkan produksi,” katanya dalam the 4th International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas Industry 2023, Rabu (20/9). Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memastikan dukungan penuh terhadap KKKS yang ingin berinvestasi untuk mendukung pencapaian target produksi migas pada 2030. Sementara itu, Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto menyebut dukungan fleksibilitas fiskal dari pemerintah turut meningkatkan daya tarik investasi hulu migas di Indonesia. Tahun ini, sektor hulu migas menargetkan investasi sebesar US$15,5 miliar, naik 28% dari investasi tahun lalu, sekaligus lebih tinggi dari pertumbuhan investasi hulu migas global yang berada pada kisaran 6,5%. Di sisi lain, Endro Hartanto, Direktur Utama Pertamina EP Cepu Regional Indonesia Timur Sub-holding Upstream Pertamina, menyebut selama ini capaian lifting migas Pertamina berada dalam tren positif, yakni naik sekitar 6% per tahun.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









