;

Harga Naik, Saham Energi Mendaki

Ekonomi Hairul Rizal 22 Sep 2023 Kontan
Harga Naik, Saham Energi Mendaki
Setelah sempat lesu, harga komoditas energi seperti batubara dan energi mulai bergairah.  Batubara misalnya. Harga batubara Newcastle untuk kontrak pengiriman November 2023 senilai US$ 167,90 per ton pada perdagangan Rabu (20/9). Harga batubara sudah naik 3,32% sejak awal bulan. Demikian juga harga minyak mentah yang cenderung menguat di bulan ini. Harga minyak jenis West Texas Intermediate untuk pengiriman November 2023 stabil di atas US$ 80, tepatnya di US$ 88,70 per barel. Harga minyak WTI sudah menguat 6,91% sejak awal bulan. Penguatan harga komoditas energi menyulut pergerakan harga sejumlah saham berbasis energi, yang tercermin dari pelemahan indeks sektor energi (IDX energi) yang semakin menipis. Per Rabu (20/9), indeks yang berisi saham-saham komoditas energi ini hanya melemah 5,83% sejak awal tahun. Bandingkan  IDX Healthcare yang turun 7,31%  sementara IDX teknologi loyo hingga sekitar 16,65%. Kepala Riset Kiwoom Sekuritas Indonesia, Sukarno Alatas menilai, kenaikan saham-saham ini sejalan dengan penguatan harga komoditas batubara dan minyak. Ia memperkirakan, kenaikan harga komoditas bisa berlanjut, terutama harga minyak seiring dengan pengetatan produksi. Senada, Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Rizkia Darmawan menilai, penguatan harga minyak kini lebih dikarenakan pemangkasan supply minyak oleh OPEC+. Alhasil Mirae Asset Sekuritas menyematkan hold saham ADRO, PTBA, dan ITMG dengan target harga masing-masing Rp 2.795, Rp 2.875, dan Rp 30.400. HRUM buy dengan target Rp 2.150. Sedang analis Samuel Sekuritas Indonesia Muhammad Farras Farhan merekomendasi buy MEDC dengan target harga 2.200. Prediksi harga minyak hingga akhir tahun US$ 85 per barel.
Tags :
#Saham #
Download Aplikasi Labirin :