;
Kategori

Ekonomi

( 40744 )

Penyedotan Pasir Laut Berlangsung

23 Sep 2023

Kapal Pengawas Hiu 01 dari KKP menghentikan tiga kapal milik perseorangan yang diduga melakukan eksploitasi pasir laut tanpa izin di perairan Pulau Rupat, Bengkalis, Riau. Pulau Rupat merupakan salah satu dari pulau-pulau kecil terluar kawasan strategi nasional tertentu. Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Lakda TNI AL Adin Nurawaluddin mengemukakan, tiga kapal itu terdiri dari dua kapal pengangkut pasir (KM Arfan II berbobot 23 gros ton (GT) dan KM Terubuk (34 GT)) dan satu kapal isap pasir berukuran 4 GT. Setiap kapal diawaki oleh tiga ABK. Pihaknya menemukan 30 ton pasir laut di KM Arfan II serta 4 ton pasir laut di KM Terubuk. Ketiga kapal itu tidak dilengkapi dokumen persetujuan kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang laut (PKKPRL) dan izin pemanfaatan pasir laut. ”KKP akan mengenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku untuk memberikan efek jera”, ucap Adin, dalam keterangan pers, Jumat (22/9).

KKP menghentikan seluruh kegiatan penambangan pasir di perairan Pulau Rupat sesuai PP No 62 Tahun 2010 tentang Pemanfaatan Pulau-pulau Kecil Terluar dan Kepres No 6 Tahun 2017 tentang Penetapan Pulau-pulau Kecil Terluar. Pemanfaatan Pulau Rupat hanya diperbolehkan  untuk kepentingan pertahanan, konservasi, dan kesejahteraan masyarakat. ”(Tata kelola) ini yang kita jaga. Jangan sampai, izin penambangan (pasir laut) semata mengambil pasir, tetapi merusak ekologi. Kami juga berkolaborasi dengan (Kementerian) ESDM,” katanya. Ketua Umum Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Dani Setiawan mengemukakan, laut yang menjadi tumpuan hidup nelayan tradisional dan masyarakat pesisir perlu mendapatkan perlindungan kuat dari negara. Sebanyak 80 % nelayan skala kecil berkontribusi terhadap pemenuhan pangan dalam negeri dan memenuhi 50 % kebutuhan protein perikanan. Ironisnya, kemiskinan ekstrem terkonsentrasi di wilayah pesisir, ujarnya dalam webinar nasional ”Menyambut Hari Maritim dan Menuju Konferensi Tenurial 2023”, Jumat (22/9). (Yoga) 

Bisnis Penangkapan Karbon Kian Dilirik

23 Sep 2023

Teknologi penangkapan, penyimpanan, dan pemanfaatan karbon atau CCS/CCUS semakin dilirik perusahaan-perusahaan hulu minyak dan gas bumi di Indonesia, di tengah tuntutan transisi energi. Di samping bisa meningkatkan produksi, juga menjadi alternatif bisnis mengingat besarnya potensi kapasitas penyimpanan karbon di Tanah Air. Carbon capture and storage (CCS) ialah teknologi penangkapan dan penyimpanan emisi karbon sehingga tak terlepas ke atmosfer. Karbon dioksida (CO2) dari industri migas atau lainnya ditangkap untuk disuntikkan ke reservoir atau saline aquifer (reservoir air bersalinitas tinggi) sehingga CO2 larut atau tersimpan permanen. Sementara pada carbon capture, utilization, and storage (CCUS), karbon juga dimanfaatkan untuk peningkatan produksi migas.

Berdasarkan data studi kolaboratif SKK Migas, potensi kapasitas penyimpanan di Indonesia sekitar 2 gigaton pada sumur migas yang tak lagi berproduksi dan 10 gigaton pada saline aquifer. Potensi tersebut tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia. Deputi Eksploitasi SKK Migas Wahju Wibowo, pada 4th International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas (ICIOG) 2023 yang diselenggarakan SKK Migas di Badung, Bali, Kamis (21/9) menuturkan, di hulu migas, CCS/CCUS menjadi alternatif  perimbangan karbon. Sebagai energi fosil, bagaimanapun, hulu migas masih menghasilkan emisi karbon. Proyek CCS/CCUS terdepan di Indonesia adalah oleh bp, perusahaan multinasional migas yang beroperasi di Teluk Bintuni, Papua Barat, lewat CCUS Tangguh. ”Dari kalkulasi bp, selama 30 tahun injeksi (CO2), yang ditargetkan mulai 2026 atau 2027, hanya butuh 2 % dari kapasitas penyimpanan yang dimiliki bp. Artinya, 98 % bisa dimanfaatkan oleh siapa saja,” kata Wahju. Dengan besarnya potensi yang dimiliki Indonesia, yang menjadi pertanyaan selanjutnya ialah bagaimana mengoptimalkannya. (Yoga) 

Asean Sepakati Pedoman Pemberantasan Hoaks

23 Sep 2023
JAKARTA,ID-Asean sepakat menetapkan panduan atau pedoman bagi pemerintah untuk melawan serta memberantas berita palsu dan disinformasi atau hoaks, khususnya yang menyebar di media. Hal itu disepakati dalam  pertemuan tingkat mentari Asean yang bertanggung jawab di bidang informasi atau Asean Ministers Responsible for Information (AMRI) Meeting dan Asean Senior Offialis Meeting Responsible for Information (SOMRI) di Da Nang Vietnam, Jumat (22/09/2023). Sebanyak tujuh belas kesepakatan dihasilkan dalam pertemuan tersebut, termasuk kesepakatan memberantas hoaks. Kepala Pusat Kerja Sama Internasional (Puski) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Ichwan Makmur nasution menyampaikan, pedoman yang dicapai berisi delapan kunci prioritas  bagi pemerintah untuk memerangi hoaks. Salah satunya adalah deteksi dan diikuti langkah respons balik. (Yetede)

Transaksi Digital Banking Rp5.000 Triliun

23 Sep 2023
JAKARTA,ID-Inovasi perbankan dalam memperbaharui fitur digital banking  membutuhkan hasil positif, di masa transaksi secara digital terus mengalami peningkatan. Tercermin dari nilai transaksi  digital banking yang mencapai Rp5.098,46 triliun pada delapan bulan tahun ini, meningkat 11,87% secara tahunan (year on year/yoy). Fokus memberikan kemudahan dalam pelayanan  merupakan prioritas utama perbankan. Salah satu bentuk kemudahan yang bisa dinikmati nasabah salah satunya digital banking yang saat ini telah menjadi pilihan utama dalam bertransaksi. Bank Indonesia menjelaskan, kinerja transaksi ekonomi dan keuangan digital tetap kuat didukung oleh sistem pembayaran yang aman, lancar, dan andal. Sementara itu, menurut Peraturan Otoritas Jasa Keuangan  (POJK) Nomor 12/POJK.03/2018 disebutkan bahwa Layanan Perbankan Digital memungkinkan calon nasabah dan/atau nasabah bank melakukan transaksi perbankan (tarik tunai, transaksi dan pembayaran), dan penutupan rekening, termasuk memperoleh informasi lain dan transaksi diluar produk perbankan, antara lain nasehat keuangan (financial advisory), investasi, transaksi sistem perdagangan berbasis elektronik (e-commerce), dan kebutuhan lainnya dari nasabah bank. (Yetede)

Mobnas Listrik Jangan Sekedar Gengsi

23 Sep 2023
JAKARTA,ID-Sejak tahun 1970-an, Indonesia telah memulai proyek mobil nasional (Mobnas) dari Maleo, Timur, hingga terbaru Esemka. Semua jenama tersebut berujung kegagalan sebelum sempat berkembang. Kini pemerintah kembali menghembuskan lagi ambisi tersebut, dengan kali ini membidik Mobnas listrik. Belajar dari kegagalan, pemerintah harus realistis dan jangan sekedar gengsi semata. Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Kukuh Kumara menerangkan, selama ini belum ada satupun negara yang sukses membuat mobil nasional. Jepang, yang lebih maju otomotifnya dibandingkan dengan Indonesia saja tidak memiliki mobil nasional. "Jepangkan swasta, tidak ada mobil nasional. Kita harus hati-hati mengenai itu (Mobnas listrik). Kita harus belajar dari Malaysia, jalan enggak itu Proton? Kita jangan gengsi tapi realistis," ucap dia menjawab pertanyaan Investor Daily baru-baru ini. Kukuh mengatakan, yang perlu dicatat lebih mendasar adalah Gaikindo berharap Indonesia menjadi basis produksi apapun mobilnya. (Yetede)

Pengawasan Impor TPT Ilegal DIperketat

23 Sep 2023
JAKARTA,ID-Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu)terus melakukan penindakan terhadap maraknya impor tekstil dan produk tekstil (TPT) ilegal. Upaya tersebut antara lain memperketat pengawasan bersama unit  kepatuhan internal (UKI) hingga aparat penegak hukum (APH). DJBC juga berkoordinasi dengan pelaku usaha agar memiliki data aktual terkait impor TPT yang sedang terjadi. "Kami sudah koordinasi dengan APH termasuk pelaku usaha agar data-data itu supaya aktual dan kami dalami. Sekarang, kami juga sedang menjalankan operasi Jaring Sriwijaya dan Jaring Wallacea, supaya kami bisa betul-betul melakukan pencegahan dan penindakan secara nyata di lapangan," ungkap Dirjen DJBC kemenkeu Askolani dalam konferensi pers APBN Kinerja dan Fakta pada Rabu (20/09/2023). Askolani mengatakan, pihaknya melakukan kajian dalam membuat analis pembanding menggunakan data eksternal.  Setelah melakukan analisis DJBC juga melakukan wawancara mendalam di masing-masing tempat pemasukan untuk meyakini dan memastikan kondisi aktual di lapangan. (Yetede)

Dukungan Pekerjaan Modal Kerja untuk Hilirisasi UMKM

23 Sep 2023
JAKARTA,ID-Hilirisasi akan menjadi ekonomi baru bagi UMKM, dengan dukungan pembiayaan modal kerja di industri keuangan salah satunya fintech peer to peer (P2P) lending. "Hilirisasi jangan hanya berfokus pada industri besar saja. Tetapi juga UMKM menjadi bagian dari rantai pasok industri dalam hilirisasi yang diamanatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Fintech bisa masuk untuk membantu pembiayaan ke UMKM untuk modal kerja, karena dalam program 40% belanja pemerintah, UMKM memiliki kepastian harga dan pendapatan," jelas Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dalam pernyataan resmi, Jumat (22/09/2023). Teten mengatakan, dalam hilirisasi yang menjadi program pemerintah, UMKM bisa membuat end product dengan teknologi. Untuk nikel misanya, UMKM bisa membuat produk hilirisasi berupa alat makan hingga produk kesehatan. (Yetede)

Kinerja Retail Modern Tetap Kuat

23 Sep 2023
JAKARTA — Kinerja peretail modern berada dalam tren pemulihan dan terus membaik sepanjang tahun ini. Berbeda dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terpukul oleh aktivitas belanja lewat media sosial alias social commerce, kinerja penjualan retail meningkat hingga 20 persen pada kuartal III 2023.  Ketua Umum Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Budihardjo Iduansjah menuturkan hal tersebut ditopang oleh tingkat kunjungan ke pusat belanja yang telah pulih sepenuhnya. “Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh kategori retail minimarket dan supermarket dengan pertumbuhan 11-12 persen,” ujarnya kepada Tempo, Jumat, 22 September 2023.  Berikutnya, menurut Budihardjo, adalah kategori restoran dan kafe yang pertumbuhannya mencapai 10 persen. Sedangkan untuk kategori busana, pertumbuhannya masih belum kembali seperti kondisi sebelum masa pandemi, yang bisa meningkat di atas 10 persen. “Saat ini masih di 5 persen. Kondisinya agak berat untuk fashion.” Hippindo menargetkan penjualan retail sepanjang tahun ini dapat mencapai lebih dari Rp 500 triliun dengan terus memaksimalkan upaya-upaya menarik minat belanja masyarakat. (Yetede)

Jadi Investor Agresif Ketika Muda

23 Sep 2023
Chang-kun Shin tidak pernah menyangka akan kembali lagi ke Indonesia. Pria yang akrab disapa Shin ini, sejak kecil hingga menempuh pendidikan sekolah menengah atas (SMA) tinggal di Indonesia. Namun, Shin tetap mesti ke Korea Selatan, karena harus tetap mengikuti aturan kewajiban militer selama dua tahun. Shin awalnya diboyong oleh orang tuanya ke Indonesia pada tahun 1981. Orangtua Shin kala itu menjalankan bisnis di Indonesia. Sejak SD hingga SMA, Shin menempuh pendidikan di Jakarta. Setelah itu, Shin baru melanjutkan kuliah strata satu (S1) di salah satu universitas bergengsi di Korea Selatan, yaitu Seoul National University (SNU) dengan mengambil jurusan Pendidikan dan Edukasi. Memiliki nilai bagus sebagai anak magang, Shin akhirnya diangkat menjadi karyawan tetap KISI dan bekerja di sana selama 10 tahun sebagai strategic business investment. Setelah memiliki pengalaman yang cukup, dan memiliki pengalaman tinggal lumayan lama di Indonesia juga memiliki keahlian berbahasa Indonesia yang bagus, Shin dilirik oleh Kiwoom Sekuritas Korea Selatan untuk bekerja di Kiwoom Sekuritas Indonesia sebagai Direktur Utama. Menurut Shin, sebagai anak muda harus berani untuk mencoba berinvestasi dan mengambil risiko yang tinggi. Namun, dengan catatan harus mengenal dan tahu kapasitas diri sendiri juga jangan berinvestasi hanya karena mengikuti orang lain saja. Karena selalu berani mencoba itu, Shin mengaku sudah pernah mencoba berinvestasi di berbagai instrumen investasi dengan berbagai tingkat risiko. Adapun, di waktu senggangnya, Shin tetap menyempatkan untuk berolahraga. Setiap akhir pekan, Shin biasanya menyempatkan diri untuk menjalankan berbagai olahraga. Yang cukup rutin, biasanya, dia golf bersama teman ataupun bersama klien di akhir pekan.

MENEPIS TANTANGAN MIGAS

23 Sep 2023

Daya pikat investasi hulu minyak dan gas bumi Tanah Air kian memukau yang tecermin dari komitmen sejumlah kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) untuk terus berinvestasi melakukan kegiatan eksplorasi.Sejumlah raksasa migas global juga bersepakat mencapai target besar produksi minyak bumi 1 juta barel per hari (bph) dan gas 12 miliar standar kaki kubik per hari (Bscfd) pada 2030.Melalui penandatanganan Bali Commitment yang dilakukan dalam CEO Forum pada acara International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas 2023 di Bali Nusa Dua Convention Center, Kabupaten Badung, Bali, Kamis (21/9), para CEO KKKS juga berjanji untuk menyiapkan program kerja dan anggaran 2024 secara masif, agresif, dan efisien. Di mata para CEO perusahaan migas internasional dan nasional, Indonesia masih menjadi salah satu portofolio penting. Mulai dari perusahaan migas asal Italia, ENI, ExxonMobil (Amerika Serikat), Petroliam Nasional Berhad atau Petronas (Malaysia), Repsol SA (Spanyol), British Petroleum (Inggris), hingga PT Medco Energi Internasional Tbk., dan PT Pertamina (Persero) bakal jor-joran berinvestasi di sektor migas. Direktur ENI Muara Bakau BV, Roberto Daniele mengatakan keseriusan untuk berinvestasi lebih intensif pada sisi eksplorasi lapangan migas. Saat ini ENI bersama dengan PT Pertamina (Persero) telah menjalin kerja sama strategis untuk melakukan eksplorasi bersama di Blok Mahakam. Kerja sama itu diharapkan dapat menambah cadangan migas. Terlebih, Indonesia masih memiliki cadangan migas besar. Berdasarkan catatan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, cadangan terbukti gas bumi Indonesia bahkan mencapai 41,62 triliun kaki kubik (TCF). Selain itu, Indonesia juga masih memiliki 68 cekungan potensial yang belum tereksplorasi.  “Indonesia memiliki semua segmen yang ExxonMobil mesti tawarkan. Kami punya upstream dan downstream seperti fuel, lubricant, chemicals, dan transisi energi. Dari seluruh affi liate Exxon di dunia, jarang ada semua segmen ada di satu tempat bersama, tapi Indonesia punya itu,” kata Presiden ExxonMobil Indonesia Carole Gall.  Sementara itu, Dwi Soetjipto, Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), menegaskan Indonesia terus menawarkan peluang investasi di sektor migas dan siap untuk meningkatkan kebijakan fiskal dan memberikan berbagai insentif.