;
Kategori

Ekonomi

( 40430 )

Saham Murah Tapi Risiko Masih Tinggi

25 Apr 2025
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terkoreksi 0,31% ke level 6.613,47 setelah menguat empat hari berturut-turut, dengan penurunan sejak awal 2025 mencapai 6,59%. Pelemahan rupiah yang tipis turut memberikan tekanan pada IHSG.

Meski demikian, sejumlah lembaga keuangan global memberikan sentimen positif dengan menaikkan peringkat pasar saham Indonesia, seperti UBS Group AG yang mengubah rekomendasi dari netral menjadi overweight, didorong oleh valuasi yang rendah dan fundamental domestik yang relatif defensif pasca pandemi Covid-19.

Menurut Head of Research Kiwoom Sekuritas Liza Camelia Suryanata, valuasi saham domestik saat ini cukup murah, dengan PER IHSG di kisaran 13-14 kali, menjadikan pasar saham Indonesia salah satu yang paling undervalued di Asia Tenggara. Namun, tekanan aksi jual investor asing dengan nilai net foreign sell yang mencapai Rp 50 triliun sejak awal tahun masih menjadi tantangan utama.

Head of Research & Chief Economist Mirae Asset Sekuritas Rully Arya Wisnubroto menyebut valuasi saham Indonesia menyentuh level terendah sejak Covid-19, menandakan banyak saham diperdagangkan dengan harga murah. Namun, risiko volatilitas pasar tetap harus diwaspadai.

Sementara itu, beberapa sekuritas, termasuk Panin Sekuritas, menurunkan target IHSG 2025 menjadi 7.000-7.300 dari proyeksi sebelumnya yang mencapai 8.000, karena meningkatnya risiko global dan pelemahan daya beli domestik. Mirae Asset Sekuritas juga memperkirakan rupiah melemah ke level 16.700 hingga akhir 2025 dan menurunkan target IHSG menjadi 6.900.

Sulit Dongkrak Rasio Penerimaan Pajak

25 Apr 2025
Pemerintah Indonesia menghadapi tantangan kompleks dalam meningkatkan rasio pajak (tax ratio) di tengah tekanan ekonomi global yang semakin berat. International Monetary Fund (IMF) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2025 menjadi 4,7%, lebih rendah dari target pemerintah 5,2%. Penurunan pertumbuhan ini berpotensi menggerus pendapatan negara hingga Rp 6,3 triliun, karena setiap penurunan 0,1% pertumbuhan ekonomi menyebabkan penurunan pendapatan negara sebesar Rp 2,1 triliun.

Meski pemerintah sudah melakukan berbagai reformasi perpajakan, seperti digitalisasi sistem dan perluasan basis pajak, hasilnya belum signifikan. Tax ratio Indonesia justru diperkirakan turun menjadi 10,08% pada 2024 dari 10,31% pada 2023. Realisasi penerimaan pajak kuartal I-2025 juga turun 18,10% dibanding tahun sebelumnya.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan upaya peningkatan penerimaan pajak dengan menargetkan sektor-sektor ilegal seperti illegal mining, illegal logging, dan illegal fishing melalui kerja sama lintas kementerian dan pemanfaatan teknologi digital untuk memperketat pengawasan dan mempersempit aktivitas ekonomi ilegal.

Pengamat pajak Fajry Akbar dari Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) menilai penerimaan pajak sangat bergantung pada kondisi ekonomi dan merekomendasikan reformasi struktural serta deregulasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Sedangkan Prianto Budi Saptono dari Pratama-Kreston Tax Research Institute mengusulkan tiga terobosan penting yakni peningkatan kualitas layanan Ditjen Pajak, pengawasan ketat, dan penegakan hukum yang lebih tegas untuk menghadapi utang pajak.

Menyiasati Dampak Tarif Terhadap Performa Bisnis

25 Apr 2025
Kebijakan tarif Amerika Serikat (AS), terutama jika kembali diberlakukan secara agresif, mulai menjadi perhatian serius bagi sektor perbankan di Indonesia. Meskipun belum berdampak langsung, risiko kredit bermasalah mulai menunjukkan peningkatan, tercermin dari naiknya rasio loan at risk (LaR) perbankan menjadi 9,86% pada Maret 2025. Sementara itu, non-performing loan (NPL) justru sedikit membaik.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah mengidentifikasi sektor-sektor yang paling rentan terhadap risiko tarif, terutama industri padat karya yang memiliki ketergantungan tinggi pada ekspor ke AS. Pihak perbankan pun telah melakukan langkah antisipatif, seperti stress test dan penilaian risiko terhadap nasabah, untuk mengurangi potensi dampak dari penurunan permintaan global.

Mahendra Siregar – Ketua Dewan Komisioner OJK
Menyatakan OJK telah mengidentifikasi sektor-sektor industri yang berisiko terdampak tarif AS, seperti tekstil, alas kaki, elektronik, mainan, dan makanan-minuman. Ia optimis pemerintah memiliki strategi untuk menjaga stabilitas industri.

Batara Sianturi – CEO Citi Indonesia
Mengungkapkan bahwa Citi telah melakukan stress test terhadap nasabah yang berisiko akibat kebijakan tarif AS, khususnya eksportir. Ia menekankan pentingnya menunggu kejelasan hasil negosiasi sebelum menentukan langkah lebih lanjut.

Jahja Setiaatmadja – Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA)
Menyebut kebijakan tarif AS, terutama dari pemerintahan Trump, berpotensi mempengaruhi sektor ekspor seperti furnitur dan produk perikanan. BCA bersikap waspada dan tidak gegabah dalam menyalurkan pembiayaan ke sektor-sektor ini.

Secara umum, bank-bank besar seperti Citi Indonesia dan BCA bersikap hati-hati dalam pembiayaan ke sektor yang berisiko tinggi. Meskipun tekanan dari sisi eksternal cukup besar, kondisi kredit perbankan saat ini masih terkendali dan langkah mitigasi risiko telah dilakukan. 

Melemahnya Daya Tahan Eksternal RI

24 Apr 2025

Dana Moneter Internasional (IMF) memproyeksikan defisit neraca transaksi berjalan RI melebar ke 1,5 % dari PDB pada 2025 dan 1,6 % pada 2026. Di tengah proyeksi itu, langkah pemerintah meningkatkan impor barang dari AS demi melonggarkan tarif Trump menjadi sorotan. Proyeksi IMF itu melebar signifikan dibanding defisit neraca transaksi berjalan Indonesia sepanjang 2024 yang tercatat sebesar 8,85 miliar USD atau 0,6 % PDB. Dalam dua tahun terakhir, neraca transaksi berjalan Indonesia sudah mengalami pelebaran defisit. Dibanding tahun 2023 yang mencatatkan defisit 2,04 miliar USD (0,1 % dari PDB), defisit pada 2024 sudah melebar empat kali lipat.

Pelebaran defisit neraca transaksi berjalan umumnya menandakan ketahanan eksternal suatu negara melemah karena lebih banyak uang yang keluar daripada masuk dari aktivitas ekonomi yang berlangsung. Berdasarkan proyeksi IMF, kontraksi neraca transaksi berjalan juga terjadi di banyak negara maju di Asia, di antaranya Jepang, Australia, Korsel, China, dan Singapura, serta Taiwan. ”Bahkan, untuk kinerja perdagangan AS sendiri, kebijakan tarif diperkirakan akan mengganggu pasokan, mengurangi produktivitas, dan meningkatkan tekanan harga dalam jangka pendek,” sebut IMF, dikutip Rabu (23/4).

Di tengah proyeksi terkontraksinya neraca transaksi berjalan Indonesia, langkah pemerintah ”merayu” Trump agar mau melonggarkan tarif, dengan membuka keran impor produk energi dan pangan asal AS, menjadi sorotan. ”Semestinya, defisit neraca jasa Indonesia yang cukup besar, dapat jadi bargaining chip dalam negosiasi dengan AS sehingga dapat turut menjaga neraca transaksi berjalan agar tidak terkontraksi terlalu dalam,” ujar Kepala Ekonom BCA David Sumual. (Yoga)


Investor tidak Butuh Janji Manis

24 Apr 2025

Investasi bukan hanya menarik investor dengan janji manis. Investor perlu realisasi kepastian hukum, kemudahan perizinan, dan jaminan rasa aman. Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno melalui media sosial Instagram, sempat ada permasalahan premanisme yang mengganggu pembangunan sarana produksi BYD di Subang, Jabar. ”Pemerintah perlu tegas menangani permasalahan ini. Jangan sampai investor datang ke Indonesia dan merasa tidak mendapat jaminan keamanan,” kata Eddy di media sosialnya. BYD membukukan pendapatan tahunan Rp 1.361 triliun pada 2023. Perusahaan teknologi tinggi yang didirikan November 1994 itu kini berkiprah di 80 negara, termasuk Indonesia.

Kabar perihal gangguan yang dialami BYD terjadi saat pemerintah sedang giat menarik investor untuk hadir dan menanamkan modal di Indonesia. Penanaman modal asing di dunia industri, baik padat modal maupun padat karya, turut menopang pertumbuhan ekonomi. Industri menyerap tenaga kerja dan berbagi pengetahuan di negara yang ditempati. Dengan 7,47 juta penganggur di Indonesia pada Agustus 2024, Indonesia butuh investasi. Di Indonesia, pembentukan modal tetap bruto atau investasi menyumbang 1,43 % dari pertumbuhan ekonomi 2024 yang sebesar 5,03 persen. Porsi ini tertinggi sejak 2021.

Meski demikian, investasi hanya tumbuh 4,61 % pada 2024. Investasi pada 2025 ditargetkan Rp 1.905 triliun dan pada 2025-2029 ditargetkan Rp 13.302 triliun. Investasi di Indonesia mestinya bukan hanya menarik di atas kertas, tapi juga mesti menarik saat investor berupaya merealisasikannya. Gangguan sekecil apa pun hendaknya ditiadakan, setidaknya diminimalisasi. Begitu juga gangguan tindakan premanisme, apa pun bentuknya, harus diatasi. Pemerintah di tingkat pusat dan daerah mesti tegas. Investasi adalah kegiatan yang didasari kepercayaan. Jika tidak ada rasa percaya, bagaimana investor bersedia menempatkan dananya. (Yoga)


Prospek Ekonomi Tertekan Ketidakpastian Global

24 Apr 2025

Ketidakpastian yang dipicu kebijakan tarif AS berisiko membuat pertumbuhan ekonomi global melambat. Kondisi itu juga dapat merambat pada prospek perekonomian Indonesia dan penyaluran kredit perbankan ke depan. Gubernur BI, Perry Warjiyo mengatakan, dinamika kebijakan tarif resiprokal AS yang disusul retalisasi China semakin meningkatkan ketidakpastian. Ini memicu peningkatan fragmentasi ekonomi global dan penurunan volume perdagangan dunia. ”Akibatnya, pertumbuhan ekonomi dunia pada 2025 diprakirakan akan menurun, dari 3,2 % menjadi 2,9 %, dengan penurunan terbesar terjadi di AS dan China sejalan dengan dampak perang tarif kedua negara tersebut,” katanya dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI April 2025 secara virtual, Rabu (23/4).

BI memutuskan kembali mempertahankan suku bunga acuannya sebesar 5,75 % guna menjaga prakiraan inflasi 2025 dan 2026 tetap terkendali dalam sasaran 1,5-3,5 % dan stabilitas nilai tukar di tengah makin meningkatnya ketidakpastian, sembari mendukung pertumbuhan ekonomi. Kebijakan tarif AS akan berdampak kepada Indonesia, dari jalur perdagangannya, permintaan ekspor ke AS diperkirakan menurun seiring melambatnya partumbuhan ekonomi AS. Di sisi lain, kebijakan tarif tersebut secara tidak langsung dapat menurunkan permintaan ekspor Indonesia dari mitra dagang lainnya, seperti China. Dengan demikian, baik secara langsung maupun tidak langsung, tingginya ketidakpastian global pada gilirannya berdampak pada pertumbuhan ekonomi Indonesia. BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 akan berada sedikit di bawah titik tengah dalam kisaran 4,7-5,5 %. (Yoga)


WHO Kurangi Staf dan Program akibat Terdampak Trump

24 Apr 2025

Kebijakan Presiden AS, Donald Trump untuk memotong dukungan dana ke Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebabkan lembaga ini defisit anggaran ratusan juta USD. Selain pemangkasan tenaga kerja, defisit anggaran ini juga menghambat upaya organisasi ini mengatasi berbagai masalah kesehatan global, seperti tuberkulosis, HIV, keluarga berencana, serta kesehatan ibu dan anak. ”Penurunan dana yang tiba-tiba telah menyebabkan kesenjangan gaji yang besar dan tidak ada pilihan selain mengurangi skala pekerjaan dan tenaga kerja kita,” kata Sekjen WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus kepada negara-negara anggota, Selasa (22/4).

Sebelumnya, WHO telah bersiap menghadapi rencana penarikan penuh dukungan dana dari AS, yang sebelumnya merupakan donor terbesar. AS memberi WHO dukungan dana 1,3 miliar USD untuk anggaran 2022-2023, terutama melalui kontribusi sukarela proyek-proyek tertentu. Namun, AS tidak lagi membayar iurannya untuk tahun 2024 dan diperkirakan tidak akan membayar iurannya untuk tahun 2025. Hal ini membuat WHO mempersiapkan struktur baru, yang dipresentasikan Tedros kepada staf dan negara-negara anggota. ”Penolakan AS untuk membayar kontribusi untuk tahun 2024 dan 2025, dikombinasikan dengan pengurangan bantuan pembangunan resmi oleh beberapa negara lain, berarti kita menghadapi kesenjangan gaji untuk dua tahun, 2026-2027, dari 560 juta hingga 650 juta USD,” katanya.

WHO sejauh ini mempekerjakan lebih dari 8.000 orang di seluruh dunia. Namun, ia akan mengucapkan selamat tinggal kepada sejumlah besar kolega dan berjanji untuk melakukannya secara manusiawi. Tedros menegaskan, dampak paling signifikan kemungkinan akan terasa di kantor pusat organisasi di Geneva, Swiss. Kepemimpinan senior di kantor pusat dikurangi dari 12 menjadi tujuh. Jumlah departemen juga akan dikurangi lebih dari setengahnya, dari 76 menjadi 34. Beberapa kantor perwakilan di negara-negara kaya kemungkinan akan ditutup. ”Ini adalah keputusan yang sangat menyakitkan bagi kita semua,” kata Tedros. Tedros menambahkan, situasinya bisa lebih buruk. Oleh karena itu, diharapkan ada peningkatan biaya keanggotaan. (Yoga)


1 Juta Hektar Rawa Diproyeksikan Jadi Sawah Baru di Sumsel

24 Apr 2025

Presiden Prabowo memproyeksikan 1 juta hektar lahan rawa di Sumatera Selatan menjadi lahan sawah baru dalam waktu dekat. Pemanfaatan lahan kritis untuk perluasan sawah itu diharapkan bisa mendukung target swasembada pangan nasional. ”Potensi pertanian Sumsel sangat luar biasa. Dengan pemanfaatan lahan rawa untuk perluasan sawah tersebut, produksi padi dari Sumsel diharapkan bisa meningkat 25 %,” ujar Presiden Prabowo usai peluncuran Gerakan Indonesia Menanam (Gerina) di Desa Sungai Pinang, Banyuasin, Sumsel, Rabu (23/4). Total produksi padi Sumsel pada 2024 adalah 2,91 juta ton gabah kering dari luas wilayah panen 521,09 hektar.

Sebelum menghadiri peluncuran Gerina, Prabowo dan sejumlah menteri lebih dahulu memimpin kegiatan tanam padi serentak 14 provinsi di Desa Simpang Pelabuhan Dalam, Kecamatan Pemulutan, Ogan Ilir, Sumsel. Pada kesempatan itu, Prabowo mengetahui bahwa kegiatan tersebut dilakukan di sawah seluas 105.000 hektar yang sebelumnya rawa-rawa tempat habitat buaya. Berkat pemanfaatan teknologi modern, rawa itu bisa disulap menjadi sawah siap produksi. Bahkan, saat penanaman, Prabowo mencoba menggunakan drone DJI Agras T40 untuk menebar benih padi. Dengan menggunakan drone, proses tebar benih menjadi lebih cepat, yakni mencapai 25 hektar dalam sehari. Sebelumnya, dengan cara konvensional tenaga manusia, proses tebar benih hanya 1 hektar dalam 25 hari.

”Itu sangat luar biasa. Dengan pemanfaatan teknologi, kita bisa mengubah rawa-rawa yang tidak produktif menjadi sawah produksi. Kita juga bisa melakukan percepatan penanaman dengan memanfaatkan drone,” katanya. Prabowo berharap bukan hanya rawa di Desa Simpang Pelabuhan Dalam yang bisa disulap menjadi lahan pertanian, melainkan rawa lain yang terdapat di Sumsel. Setidaknya, ada potensi 1 juta hektar lahan rawa di Sumsel yang bisa dikembangkan menjadi perluasan sawah baru. ”Jadi, kita akan tambah 1 juta hektar lahan pertanian di Sumsel yang sebagian besar adalah rawa-rawa yang tidak produktif,” katanya. Selain itu, Prabowo menginginkan lahan-lahan kritis lain di Indonesia bisa diolah menjadi lahan pertanian. (Yoga)


QRIS Jalan Terus

24 Apr 2025
BI berkomitmen untuk terus mengembangkan Quick Respons Code Indonesia Standard (QRIS) meski  dipersoalkan  pemerintah AS beberapa saat sebelum  Presiden Donald Trump mengumumkan kebijakan tarif bea masuk (BM) resiprokal, 2 April 2025. Pasalnya, standarisasi pembayaran dengan metode QR code ini telah mengadopsi standar global yang juga diterapkan oleh banyak negara. Apalagi QRIS yang diluncurkan pada 17 Agustus 2019 dan diterapkan secara luas pada 1 Januari 2020, telah menjadi game changer bagi aktivitas ekonomi yang makin inklusif  di Indonesia. Hingga 56,3 juta, volume transaksi 2,6 miliar, dan nominal transaksi Rp262,1 triliu. Sedangkan jumlah merchant, yang kebanyakan adalah UMKM menyentuh angka 38,1 juta. Meski demikian, BI tetap membuka pintu untuk menjalin kerja sama  dengan negara manapun termasuk AS dalam penggunaan QRIS apabila masing-masing pihak memang siap. Hingga saat ini, layanan QRIS antar negara (cross border) telah dilakukan dengan tiga negara yakni Malaysia, Singapura dan Thailand, yang melibatkan perusahaan penyedia jasa pembayaran setempat. (Yetede)

Huayou Siap Gantikan LG di Proyek Ekosistem Baterai Listrik

24 Apr 2025
Huayou siap gantikan peran LG Energy Solution (LGES) di proyek eksositem baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV) bernama Titan. Huayou adalah perusahaan asal China yang memproduksi material baterai EV lithium ion yang berbasis nikel. Huayou sebelumnya sudah bergabung di proyek Titan bersama Indonesia Battery Corporation (IBC). Peran Huayou di proyek ini adalah mengolah bijih nikel menjadi material katoda baterai EV. Lalu, produk itu diolah menjadi sel baterai, yang seharusnya dikerjakan oleh LGES. Titan adalah proyek ekosistem baterai EV terintegrasi yang berada di Halmahera Timur, Maluku Utara dalam skema Indonesia Grand Package (GP). Proyek ini melibatkan banyak perusahaan, mulai di tambang nikel, pengolahan nikel menjadi materai baterai, hingga   produksi sel baterai. Di hulu, LGES sejatinya membentuk perusahaan patungan (joint venture/JV) dengan PT Antam Tbk (Antam/ANTM), seperti yang dilakukan CATL di proyek Dragon. Selanjutnya, nikel jenis limonit Antam diolah menggunakan teknologi rotary kiln electric furnace (RKEF) atau high pressure acid leaching (HPAL) untuk menghasilkan materialkatoda baterai EV. Proyek GP berlanjut ke hilir, yakni produksi sel baterai. (Yetede)