;
Kategori

Lingkungan Hidup

( 5820 )

PLN Jalin Kerja Sama dengan Mitra Kendaraan Listrik

19 Nov 2020

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menjalin kerjasama dengan mitra kendaraan listrik yaitu Wima/Gesits, Hyundai, Wuling, dan Grab untuk mengakselerasi perkembangan kendaraan listrik berbasis baterai di Indonesia. Hal ini sebagai wujud keseriusan PLN terkait penyediaan infrastruktur pengisian listrik untuk kendaraan listrik berbasis baterai. 

Penandatanganan kesepahaman dilakukan oleh Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini, Direktur Utama PT Wika Industri Manufaktur (Wima/Gesits) M. Saryanto, Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia Makmur, Wakil Presiden Direktur PT SGMW Motor Indonesia (Wuling Motors) Sun Zhonghao dan Presiden Direktur PT Grab Teknologi Indonesia Ridzki D. Kamadibrata melalui video conference di Jakarta.

PLN Berupaya terus mendorong penggunaan kendaraan listrik berbasis baterai di antara para pelaku usaha baik produsen kendaraan listrik, maupun para pengguna menuju ketahanan energi nasional, Power Beyong Generations. Kolaborasi ini merupakan langkah awal dari inovasi yang dapat diperluas dan dikembangkan guna saling memperkuat value dan manfaat bagi penguatan ekosistem kendaraan bermotor listrik di Indonesia. 

Selain itu, gerakan penggunaan kendaraan listrik kedepan akan sangat massif dan juga sejalan dengan pilar Green dalam transformasi PLN, mengingat penggunaan kendaraan listrik lebih ekonomis, ramah lingkungan dan menuju peradaban yang modern.

Sektor Pangan Tetap Tumbuh Di Tengah Pandemi

19 Nov 2020

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Perkasa Roeslani mengatakan, di masa pandemi Covid-19 ini, sektor pangan bisa menjadi salah satu faktor yang bisa menjaga stabilitas ekonomi, sosial dan politik. Sektor ini dinilai strategis karena berhubungan dengan pembangunan ekonomi berkelanjutan dan ketersedian pangan.

“Pertumbuhan sektor pangan yang sangat strategis karena pembangunan ekonomi berkelanjutan apabila didukung oleh ketersediaan pangan,” kata Rosan saat membuka acara Jakarta Food Security Summit-5 secara virtual, Jakarta, Rabu (18/11).

Sektor tanaman pangan tetap tumbuh positif di kuartal II dan kuartal III tahun ini. Masing-masing tumbuh 9,23 persen dan 7,14 persen. Rosan menyebut, ini merupakan pertumbuhan tertinggi selama 3 tahun terakhir.

Secara keseluruhan, sektor pertanian dan kehutanan serta sektor perikanan pada kuarta II dan kuartal III tetap tumbuh positif. Masing-masing 2,19 persen dan 2,16 persen. Peningkatan ini ditopang pertumbuhan pertanian dan subsektor perkebunan sawit, tanaman kopi, kakao dan produk turunannya tumbuh positif.

Dalam pengamatan Rosan, tingginya permintaan sektor pangan dalam dan luar negeri membuat sektor ini memiliki potensi besar untuk tumbuh. Sehingga pertumbuhan sektor ini perlu diberikan prioritas di masa mendatang.


Komoditas Karet : Permintaan Pasar Dunia Meningkat

18 Nov 2020

Ekspor karet remah dari Sumatera Utara pada Oktober mencapai 40.543 ton, meningkat 18,03 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

“Peningkatan volume ekspor karet pada Oktober, antara lain, didorong kepanikan pembeli karena produksi karet yang terus menurun hampir di seluruh sentra produksi di Indonesia,” kata Sekretaris Eksekutif Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (Gapkindo) Sumut Edy Irwansyah, Selasa (17/11/2020).

Volume ekspor karet Sumut pada Oktober meningkat 18,03 persen dari September yang mencapai 34.351 ton. Namun, secara tahunan, volume ekspor karet pada periode Januari sampai Oktober 2020 masih 315.792 ton atau menurun 8,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Enam negara tujuan ekspor utama Sumut, yaitu Jepang (19,11 persen), AS (19,06 persen), India (9,14 persen), Brasil (7,59 persen), China (6,76 persen), dan Turki (6,59 persen). Enam negara tersebut mencakup 68,24 persen dari semua ekspor karet dari Sumut.

Harga karet jenis TSR 20 untuk pengapalan Desember sudah mencapai 155,5 sen dollar AS per kilogram, meningkat 3,13 sen dollar AS dibandingkan Oktober. Pada Juli, harga karet sempat anjlok hingga 116,5 sen dollar AS per kilogram.

Harga karet di salah satu unit pengolahan dan pemasaran bahan olah karet dengan kualitas yang bagus kini mencapai Rp10.300 per kilogram. Harga tersebut meningkat setelah anjlok hingga Rp 6.000 per kilogram.


Mandatori Biodiesel, Kementerian ESDM Rampungkan Uji Coba B40

17 Nov 2020

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) masih merampungkan uji coba pemanfaatan campuran biodiesel 40% (B40), termasuk meninjau kemampuan pendanaan insentif untuk implementasinya. Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengatakan bahwa uji coba B40 hingga saat ini masih dalam tahap finalisasi. Oleh karena itu, tahun depan implementasi kebijakan mandatori biodiesel masih menggunakan B30.

Dia menyebutkan bahwa pendanaan insentif untuk program B30 saat ini juga cukup menantang. Hal ini disebabkan tingginya harga crude palm oil (CPO), sementara harga minyak bumi rendah sehingga selisih harga biodiesel yang perlu ditutup oleh insentif semakin besar. Untuk melaksanakan implementasi B40 tentunya dibutuhkan dana insentif yang jauh lebih besar. Namun, untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah telah melakukan sejumlah langkah efisiensi.

Sebelumnya, Badan Penelitian dan Pengembangan Energi dan Sumber Daya Mineral Kementerian ESDM menargetkan uji teknis B40 rampung pada November 2020. Pada akhir tahun ini, Badan Litbang akan memulai evaluasi dan penyusunan rekomendasi teknis penggunaan B40. Untuk diketahui, kajian penerapan B40 dengan engine test bench selama 1.000 jam terhadap dua formulasi, yakni pertama adalah B40, yakni campuran 60% solar dengan 40% fatty acid methyl esther (FAME). Kedua, campuran 60% solar dengan 30% FAME dan 10% distillated fatty acid methyl esther (DPME).

Gubernur akan Minta Seluruh Kabupaten di Sumut Siapkan Lahan Food Estate

16 Nov 2020

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut melalui Dinas Kehutanan dan empat kabupaten (Humbahas, Taput, Tapteng dan Pakpak Bharat) terkait, sangat mendukung Program Food Estate (Lumbung Pangan) yang telah diresmikan Presiden Joko Widodo pada 27 Oktober 2020 di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas).

Ke depan Gubernur Sumut akan minta seluruh kabupaten di Sumut menyiapkan lahan food estate-nya masing-masing. Sebab 80% lahan lumbung pangan ini akan dikelola masyarakat. Hal tersebut disampaikan Plt Kepala Dinas Kehutanan Sumut Herianto kepada wartawan, Minggu (15/11), di Medan.

Menurutnya, seluas 1.000 hektare lahan telah digarap untuk tanaman kentang, bawang putih dan bawang merah. “Pak Gubernur Edy Rahmayadi sangat serius menyukseskan food estate ini dan didukung oleh para bupati terkait. Terlebih ini sudah jadi atensi dan program nasional,” ujarnya.

Saat ini, tahapan alih fungsi hutan yang sedianya seluas 61.042 hektare itu sedang di tahap penelitian tim ahli yang terdiri dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Universitas Sumatera Utara (USU), Dinas Kehutanan dan instansi terkait lainnya.

Bahwa dari 61.042 hektare hutan yang diusulkan untuk berubah fungsi jadi areal food estate, secara rinci, usulan alih fungsi lahan Food Estate itu tersebar di empat kabupaten, yakni Kabupaten Humbahas seluas 23.225 ha, Kabupaten Taput 16.833 ha, Kabupaten Tapteng seluas 12.665 ha dan Kabupaten Pakpak Bharat seluas 8.329 ha.

 


Harga Pangan Global Melonjak, GAPMMI: Permudah Izin Ganti Pemasok

13 Nov 2020

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia Adhi S. Lukman membenarkan kenaikan harga gula akibat produksi yang turun di Thailand, salah satu pemasok utama Indonesia. Indeks harga pangan Organisasi Perdagangan Dunia (FAO) mencapai angka rata-rata 100,9 poin pada Oktober. Angka ini naik 3,1% dibandingkan September 2020 dan 6% lebih tinggi daripada poin pada periode yang sama tahun lalu.

Oleh karena itu, untuk mengurangi risiko gangguan aktivitas pada awal tahun, Adhi berharap pemerintah bisa mempercepat proses perizinan agar pelaku usaha bisa segera mencari alternatif pasokan. Menurut dia, sejumlah pabrikan mulai kesulitan mendapat pasokan gula rafinasi, karena stok dari pabrik pengolah gula mentah kian menipis.

Dalam kaitan itu, Ketua Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI) Bernardi Dharmawan mengemukakan persediaan gula rafinasi masih memadai sampai akhir tahun ini tetapi dibayangi kekhawatiran stok awal tahun. Dia memperkirakan kebutuhan gula mentah untuk industri pada 2021 bisa tumbuh 5% jika merujuk pada proyeksi GAPMMI.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Asosiasi Produsen Tepung Terigu Indonesia Ratna Sari Loppies mengatakan sejauh ini para produsen terigu belum melaporkan adanya gangguan pasokan dan kenaikan harga. Dia memperkirakan aktivitas produksi masih akan aman untuk waktu dekat.


#APK

Tahun 2021 Pengeboran Sumur Harus Lebih Agresif

12 Nov 2020

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mendorong program pengeboran pengembangan yang agresif di 2021. Upaya ini sebagai bagian dari program 10 tahun untuk mencapai produksi minyak 1 juta barel per hari (BOPD), dan produksi gas 12 milyar standar kaki kubik per hari (BSCFD) pada tahun 2030.

Deputi Perencanaan SKK Migas Jaffee Suardin mengatakan, kegiatan pengeboran pengembangan di 2021 didorong supaya bisa meningkat dua kali lipat dari estimasi realisasi pengeboran tahun ini, yaitu 268 sumur. “Kami sedang berkoordinasi dengan Kontraktor KKS (Kontrak Kerja Sama, Red) untuk mengusahakan supaya di 2021 sumur yang akan dibor bisa sekitar 600 sumur, “ ujar Jafee kepada wartawan, Rabu (11/11).

Ditambahkannya, Ke depan, jumlah sumur yang dibor akan didorong untuk terus ditingkatkan sebesar 20-30 persen per tahun. Harapannya, pada tahun 2025 sampai 2030 jumlah sumur yang dibor sekitar 1.000 - 1.100 sumur per tahun.

Sampai dengan Oktober 2020, realisasi lifting minyak dan gas Indonesia sudah mencapai sekitar 704.500 BPD dan 5.464 MMSCFD. Selain mendorong pengeboran sumur pengembangan, SKK Migas juga mendorong Kontraktor KKS menggalakkan eksplorasi.


Banjir Investasi Agro, Produksi Dipacu

12 Nov 2020

Penurunan Impor akan didorong dalam 3 tahun ke depan, selain terus memacu penambahan kapasitas produksi agar bisa mencapai target pengembangan. Apalagi, sepanjang kuartal III/2020, sumbangsih industri agro masih signifikan terhadap produk domestik bruto ( PDB ) sektor pengolahan non-migas, yakni mencapai 52,94%. Direktur Jendral Industri Agro Kemenperin Abdul Rochim mengatakan investasi sektor agro tersebut dibagi dalam tiga industri yaitu, makanan, hasil laut, dan perikanan meliputi antara lain gula, tepung, pakan, dan penggilingan jagung. Industri makanan ini total akan ada sembilan proyek dengan investasi senilai Rp. 19,94 triliun. 

Hasil tembakau, dan bahan penyegar yang meliputi air minum dalam kemasan, susu dan olahan susu, minuman ringan, serta produk cokelat. Dari sektor ini total akan ada 7 proyek dengan investasi sebesar Rp. 2,66 triliun. Industri hasil hutan dan perkebunan yang meliputi penyulingan dan fraksinasi sawit, blodiesel, minyak sawit, pulp, dan kertas. Untuk total proyek ada 10 dengan Investasi sekitar Rp. 10 triliun. Dengan investasi Rp. 32,5 triliun itu kinerja industri agro diharapkan dapat terungkit. Selain itu juga menambah keyakinan pelaku usaha bahwa kapasitas produksi pabrikan akan meningkat.

Ketua Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia Bernardi Dharmawan mengatakan, saat ini kapasitas produksi II pabrikan gula rafinasi hanya berkisar 60% karena mengikuti permintaan pasar. Sejak keluarnya Perpres No. 36/2010, pabrik gula kristal rafinasi ( GKR ) tidak dapat dibangun baru karena masuk ke daftar investasi tertutup. Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia Adhi S. Lukman mengatakan, peluang investasi pada industri gula dan garam nasional masih besar.

Industri makanan dan minuman tergolong tangguh ditengah berbagai tekanan akibat pandemi. Ditengah pertumbuhan industri non-migas yang terkontraksi 4,20%, industri makanan dan minuman tetap tumbuh meski tipis atau hanya 0,66%. Pada Januari – Agustus 2020 total nilai ekspor industri agro menembus US$ 29,27 miliar atau berkontribusi 35,36% terhadap ekspor sektor manufaktur sebesar US$ 82,76 miliar. Dari realisasi nilai investasi PMA dan PMDN di sektor industri pengolahan non-migas yang mencapai Rp. 201,9 triliun pada Januari hingga September 2020, kontribusi industri agro Rp. 91,9 triliun. 


14 Eksportir Indonesia Tawarkan Komoditas Laut ke Singapura

12 Nov 2020

Sebanyak 14 eksportir asal Indonesia menawarkan beragam komoditas laut kepada importir Singapura dalam seminar daring yang digelar KBRI Singapura. KBRI Singapura turut mendorong ekspor komoditas hasil – hasil laut Indonesia dan siap membantu para eksportir nasional yang mengalami kendala dalam melakukan ekspor komoditas tersebut ke Singapura.

Duta Besar RI untuk Singapura Suryopratomo membuka seminar daring dan pertemuan one-on-one bidang perikanan sektor frozen fish yang diikuti sejumlah eksportir Indonesia dan importir Singapura. Dubes Suryopratomo menekankan bahwa sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki potensi kelautan dan perikanan yang luar biasa. Namun demikian, saat ini terjadi tren penurunan ekspor komoditas perikanan pada 2019 dan 2020 ke Singapura. Berdasarkan data dari KKP yang disampaikan dalam presentasi Direktur Pemasaran KKP Machmud Sutedja disebutkan bahwa kondisi tersebut juga berarti bahwa masih ada peluang yang belum dioptimalkan dalam rangka meningkatkan ekspor produk perikanan ke Singapura.

14 Eksportir dari Indonesia yang memiliki pabrik dan lokasi terbesar di beberapa kota besar di Indonesia yaitu, PT. Jala Sembilan, PT. Fresh Ontime Seafood, PT. Prima Pangan Madani, PT. Nusantara Alam Bahari, PT. Bumi Menara Internusa, PT. Kelola Mina Laut, PT. Kausar Maritim Jaya. Perusahaan itu pada umumnya mengekspor komoditas perikanan olahan dan produk beku. Sedangkan dari pihak Singapura terdapat sekitar 50 importir dari berbagai perusahaan yang tergabung di SIAS.

Kipo Jual Hingga 200 gram per hari

07 Nov 2020

Harga emas perhiasan dalam sepekan terakhir terus mengalami penurunan, walaupun tak terlalu signifikan. Sebelumnya emas 99 harganya Rp 898.000 per gram, sekarang turun menjadi Rp 880. 000.

Untuk emas perhiasan 99 karat harganya Rp 898.000 per gramnya, sedangkan emas 700 harganya Rp 630. 000. Emas perhiasan putih per gramnya, Rp 730. 000.

Sementara harga logam mulia produksi PT Aneka Tambang (Tbk) Antam juga kembali turun tipis berada di level Rp 1.004.000 per gram, Kamis (5/11).

Informasi Butik Emas Logam Mulia (BELM) Banjarmasin, terjadi penurunan harga Rp 4.000 dari per- dagangan hari sebelumnya di posisi Rp 1.008.000 per gram.

Kepala BELM Banjarmasin, Thamrin Latief mengatakan, meskipun bersifat fluktuasi harga tersebut terus berpotensi naik beberapa waktu ke depan. Minat konsumen atau masyarakat dalam berinvestasi emas masih pukian besar. Dibandingkan dengan transaksi buyback, penjualan tetap mendominasi di Butik Emas LM Banjarmasin.