Kasus Korupsi Bantuan Sosial : Nilai Komisi Bansos Diduga Lebih Besar
Kasus korupsi yang menjerat Menteri Sosial Juliari Peter Batubara atas pengadaan paket bantuan sosial (bansos) sembako Jabodetabek terus bergulir. Terbaru: dugaan korupsi pengadaan bansos bukan cuma Rp 10.000 per paket sembako, tapi lebih dari Rp 33.000 per paket.
Jika Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) menyebut, fee bansos diduga bisa mencapai Rp 33.000 per paket, sumber KONTAN menyebutkan angka bisa lebih besar, yakni Rp 34.400 per paket atau 11,46% dari nilai per paket sembako bansos yang sebesar Rp 300.000 per paket.
Alex Marwata, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), memastikan sekecil apapun informasi terkait kasus tersebut bakal ditelusuri KPK, termasuk dari MAKI. “Setiap ada informasi bakal kami dalami, karena proyek tersebut terdapat 272 kontrak,” katanya, Senin (14/2).
Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Almas Syafrina mengatakan, perlu ada sinergi bersama antara Kementerian Sosial (Kemsos) dengan Pemerintah Daerah. “Mereka yang bertanggung jawab memperbarui dan memvalidasi data, “ kata dia ke KONTAN, Selasa (15/12).
Postingan Terkait
Bansos Mengalir ke Aktivitas Judi Online
Regulasi Perumahan perlu direformasi
Aturan Baru Jadi Tantangan Industri
KPK Dalami Kasus Gratifikasi di Lembaga Negara
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023