Layanan Tiga RS di Jayapura Terdampak
Sebanyak 98 dokter spesialis dan subspesialis dari tiga RS pemerintah di Kota Jayapura, Papua, yaitu RSUD Jayapura, RSUD Abepura, dan Rumah Sakit Jiwa Daerah Abepura. untuk sementara tidak bertugas di pelayanan poli bagi pasien rawat jalan. Aksi yang dimulai sejak Kamis (31/8) itu sebagai bentuk protes karena Pemprov Papua tidak mengabulkan permintaan revisi kebijakan pemotongan tunjangan tambahan penghasilan pegawai hingga 72,5 %. Pelayanan poli RSUD Jayapura dan RSUD Abepura tetap berjalan seperti biasa. Dokter umum untuk sementara menggantikan dokter spesialis dan subspesialis serta pertugas melayani warga yang berobat di ruang layanan poli. Ketua Komite Medik RSUD Jayapura Yunike Howay mengatakan, pihaknya bersama Komite Medik RSUD Abepura dan RSJ Abepura telah sepakat bahwa dokter spesialis dan subspesialis tidak bertugas di layanan poli. Sebab, belum ada solusi dari Pemprov Papua untuk merealisasikan tuntutan mereka.
Yunike memaparkan, terjadi pengurangan pembayaran tunjangan tambahan penghasilan pegawai (TPP) hingga 72 % sejak Januari hingga Agustus tahun ini berdasarkan Pergub Papua No 9 Tahun 2023. Ia menegaskan, pihaknya meminta Pemprov Papua merevisi kembali Pergub Papua No 9/2023. Sebab, regulasi ini bertentangan dengan Permenkes No HK 01.07/Menkes/545 Tahun 2019. Sesuai permenkes, dokter spesialis dan subspesialis yang bekerja di RS provinsi mendapat TPP senilai Rp 24 juta per bulan, dokter spesialis serta subspesialis yang bekerja di RS rujukan regional senilai Rp 25,5 juta per bulan. Dokter spesialis dan subspesialis di RS pemerintah daerah lainnya Rp 27 juta per bulan. ”Saat ini para dokter hanya mendapat tunjangan TPP Rp 3,9 juta hingga Rp 7 juta. Padahal, tugas kami bukanlah pegawai negeri sipil seperti biasanya dan waktu kerja yang panjang,” kata Yunike. (Yoga)
Postingan Terkait
Regulasi Perumahan perlu direformasi
Aturan Baru Jadi Tantangan Industri
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023