CADANGAN BERAS PEMERINTAH, Penyerapan Jorjoran Tak Tepat Saat Paceklik
Upaya memacu cadangan beras pemerintah melalui penyerapan produksi dalam negeri secara besar-besaran saat musim paceklik dinilai tidak tepat. Langkah ini justru meningkatkan permintaan di tengah keterbatasan suplai beras. Inflasi bahkan berisiko makin tinggi karena harga beras ikut naik. Pemerintah meminta Perum Bulog meningkatkan stok beras hingga 1,2 juta ton pada akhir 2022. Dengan stok sebesar itu, Bulog diharapkan memiliki stok yang cukup untuk mengintervensi pasar sekaligus menangani situasi darurat, seperti saat terjadi bencana alam, dengan cara meningkatkan penyerapan gabah/beras produksi domestik melalui skema komersial. Harga pembelian beras ditetapkan maksimal Rp 10.200 per kg di gudang Bulog.
Menurut Direktur Perencanaan dan Pengembangan Perum Bulog periode 2007-2009 sekaligus pengamat pertanian Universitas Cokroaminoto, Yogyakarta, Mohammad Ismet, secara teoretis, arahan pengadaan dalam negeri untuk Bulog di saat paceklik tidak tepat. ”Pada musim paceklik, stok pasar terbatas. Musim paceklik justru waktu pedagang dan penggilingan untuk melepas stok (beras) yang mereka beli saat panen raya (kepasar),” ujarnya saat dihubungi, Senin (5/12). Apabila Bulog dipaksa menyerap saat musim paceklik, lanjut Ismet, harga beras di pasar akan meningkat karena ada tambahan permintaan di tengah keterbatasan stok. Beras hasil serapan yang terbatas membuat Bulog tetap tidak memiliki stok yang cukup untuk mengintervensi pasar. Kualitas beras yang diserap juga berpotensi ”dikorbankan”. Selain itu, ketika Bulog meningkatkan penyerapan saat paceklik, ekspektasi pelaku perberasan lainnya akan berubah, imbasnya, harga beras di pasar kian meningkat. (Yoga)
Tags :
#BerasPostingan Terkait
Bulog Ajukan Tambahan Modal Rp 6 Triliun
Politik Pangan Indonesia Picu Optimisme
Perang Global Picu Lonjakan Utang
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023