;

OJEK DARING, Tarif Jasa Naik, Siapa Untung?

Ekonomi Yoga 30 Aug 2022 Kompas
OJEK DARING, Tarif Jasa Naik,
Siapa Untung?

Tepat 25 hari kalender, masa sosialisasi rencana kenaikan tarif ojek daring berakhir. Namun, Kemenhub secara mengejutkan pada Minggu (28/8) sore justru menunda pemberlakuan tarif baru sesuai Kepmenhub No KP 564 Tahun 2022 tentang Pedoman Perhitungan Biaya Jasa Penggunaan Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat. Menurut Jubir Kemenhub Adita Irawati, keputusan itu mempertimbangkan berbagai situasi yang berkembang di masyarakat. Selain itu, penundaan dibutuhkan untuk mendapat lebih banyak masukan dari para pemangku kepentingan, sekaligus melakukan kajian ulang agar didapat hasil yang terbaik.

Sedianya, regulasi Kemenhub itu diterapkan 10 hari sejak keputusan dikeluarkan pada 4 Agustus 2022,  tetapi ditunda guna menambah waktu sosialisasi menjadi 25 hari. Regulasi itu mengatur detail biaya jasa ojek daring. Ada biaya batas bawah, batas atas, dan biaya jasa minimal yang dinaikkan dan diatur sesuai zonasi wilayah. Aturan itu menyebutkan, biaya jasa batas bawah ditetapkan Rp 2.600 per kilometer (km) dan batas atas Rp 2.700 per km. Jika menilik regulasi serupa sebelumnya, yakni Kepmenhub No KP 348 Tahun 2019, biaya jasa batas bawah Rp 2.000 per km dan batas atas Rp 2.500 per km.

Riset Kompas pertengahan Agustus 2022 menunjukkan, perubahan biaya jasa sangat diperlukan saat ini, guna menyesuaikan kenaikan harga BBM serta sejumlah barang kebutuhan pokok. Situasi itu dinilai menekan pendapatan riil para mitra pengemudi. Pekan lalu, seorang pengemudi ojek daring menyebut, kenaikan tarif sesungguhnya tidak terlalu diperlukan. Selain membuat tarif menjadi tidak kompetitif, pengemudi juga tidak akan meningkat pendapatannya. Dengan tarif jarak tempuh yang tak sampai 10 km, penumpang hanya membayar Rp 20.000. Dari jumlah itu, biaya jasa yang diterima  pengemudi hanya Rp 16.000 sebab ada potongan biaya aplikasi 20 %, sementara ongkos BBM mesti ditanggung pengemudi. Jadi, sebenarnya, kalau pemerintah mau bantu meningkatkan kesejahteraan pengemudi, biaya aplikasinya juga ikut diatur. Paling enggak, 5-10 % saja,” kata pengemudi tersebut. (Yoga)


Tags :
#Transportasi
Download Aplikasi Labirin :