;

Perumahan, Menanti Gebrakan Tapera

Ekonomi Yoga 25 Feb 2022 Kompas
Perumahan, Menanti Gebrakan Tapera

Pemerintah melalui Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera), tahun ini menargetkan penyaluran fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) sebanyak 200.000 rumah kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), serta pembiayaan 109.000 rumah dengan suku bunga tetap, 5-7 % per tahun, untuk PNS. Sejak beralihnya pengelolaan dana FLPP dari Badan Layanan Umum Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (BLU PPDPP) ke BP Tapera mulai 22 Desember 2021, muncul harapan besar percepatan penyediaan perumahan rakyat. Badan yang ditunjuk sebagai operator investasi pemerintah (OIP) itu juga bertugas memupuk dan mengelola dana peserta Tapera. Hingga akhir 2021, peserta aktif Tapera sebatas ASN sejumlah 3,9 juta orang, yang 600.000 atau 20 % ditaksir belum memiliki rumah. Kini, peserta Tapera terdiri dari MBR dan juga non-MBR.

Terobosan BP Tapera dinantikan dalam percepatan pemenuhan perumahan rakyat. Kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, baik lembaga/institusi pemerintah terkait, pengembang, perbankan, badan usaha/perusahaan, hingga pekerja sangat dibutuhkan untuk pemenuhan kebutuhan dasar papan. Selama 1 Januari-24 Februari 2022, BP Tapera merealisasikan FLPP 527 unit senilai Rp 57,69 miliar atau 0,26 % target penyaluran FLPP tahun ini sebesar Rp 23 triliun. Sementara daftar calon penerima subsidi FLPP yang menunggu verifikasi kelayakan perbankan berkisar 150.000 unit. Selain FLPP, BP Tapera juga mendapat mandat menyalurkan bantuan pembiayaan perumahan, berupa KPR, kredit pembangunan rumah (KBR) dan kredit renovasi rumah (KRR) sejumlah 109.000 unit untuk PNS peserta Tapera. (Yoga)


Tags :
#Perumahan
Download Aplikasi Labirin :