;
Tags

Teknologi Informasi

( 857 )

TRANSFORMASI BISNIS, Tanggap dan Jeli Merespons Perubahan

KT3 09 Jan 2024 Kompas

Jeli melihat perubahan zaman dan tren konsumsi masyarakat menjadi salah satu kunci perusahaan agar bisa bertahan dan tumbuh berkelanjutan. Menjawab kebutuhan masyarakat dan menggali potensi pasar juga menjadi bagian integralnya. Demikian, pesan yang dibagikan Dirut PLN Icon Plus Ari Rahmat Indra Cahyadi dan Wakil Presiden Direktur Asia Pulp Paper (APP) Suhendra Wiriadinata pada acara CEO Talks Kompas100 CEO Forum 2023 Powered by PLN. Masing-masing membagikan pengalamannya pada 1 Desember 2023 dan 17 November 2023. Ari menjelaskan, PT PLN Icon Plus adalah anak usaha PT PLN yang bergerak di bidang penyedia jasa layanan teknologi informasi dan komunikasi digital bagi pelanggan. ”Jadi, kami punya major concern jadi value leverage ke publik dari layanan digitalisasi kelistrikan,” ujar Ari. PLN Icon Plus sudah memiliki 45 juta dari 85 juta pelanggan listrik yang telah mengunduh dan menggunakan aplikasi PLN Mobile untuk menikmati layanan ini. Digitalisasi, menurut Ari, sudah menjadi tren global.

Namun, isu pemerataan akses internet masih belum dirasakan di sejumlah daerah di Tanah Air. Berbekal infrastruktur kelistrikan dari PLN, PLN Icon Plus hadir menyambung koneksi digital di daerah-daerah itu. ”Kami menjangkau masyarakat suburban dan rural,” ujar Ari. Selain memperluas akses internet ke daerah-daerah, pihaknya menggali potensi bisnis dengan mengakomodasi perubahan tren konsumsi masyarakat akan internet yang tak sekadar konten atau bermain gim, tetapi bagaimana masyarakat melihat seberapa jauh konsumsi listrik dari solar panelnya atau CCTV-nya melalui jaringan internet. Pihaknya juga bekerja sama dengan banyak perusahaan rintisan teknologi untuk menciptakan permintaan akan layanan internet.

Suhendra menyatakan, perkembangan zaman, teknologi, dan tren gaya hidup digital makin mengurangi penggunaan kertas. Ini adalah keniscayaan. ”Kita tidak bisa lari dari era digitalisasi, otomasi, dan sebagainya. Maka, kami harus merespons segala perubahan itu,” ujar Suhendra. APP memanfaatkan perkembangan teknologi dengan menggunakan otomasi mesin dari industri hulu hingga hilir. Ini meningkatkan efisiensi dan daya saing produksi. Digitalisasi menciptakan peluang baru yang dimanfaatkan perusahaan. Misalnya, seiring maraknya perdagangan digital, meningkat pula kebutuhan kertas kemasan untuk membungkus barang e-dagang. Pihaknya juga terus berinovasi menciptakan produk yang dibutuhkan masyarakat, misalnya, tisu untuk lap tangan, yang juga untuk tisu dapur dengan spesifikasi ramah lingkungan. (Yoga)

Menggenggam Pasir, Menaklukkan Dunia

KT3 08 Jan 2024 Kompas

Hidup manusia modern kian bergantung pada cip. Berkat cip, ponsel di tangan kita dapat memperlihatkan rute mencapai alamat tujuan dengan presisi tinggi melalui aplikasi penunjuk arah. Berkat cip pula, ilmuwan dapat memetakan gen secara cepat, tak perlu memakan waktu bertahun-tahun seperti beberapa dekade lalu. The Economist (23 Januari 2021) menyebutkan, tiap tahun dunia menghasilkan 1 triliun cip. Setiap orang kini dikelilingi oleh banyak cip. Ponsel memiliki cip, televise cerdas (smart television) memiliki cip, laptop mengandung cip, mobil memiliki cip, dan sebagainya. Mobil listrik mengandung 3.000 cip.

Materi utama cip ialah silikon (Si), unsur yang ditemukan di pasir. Wujud pasir silikon di alam selalu terpadu dengan oksigen, berupa silikon dioksida (SiO2). Cip merupakan bagian dari perkembangan teknologi transistor, komponen elektronik yang berperan seperti sakelar: bersifat mengantarkan listrik atau tidak berdasarkan sinyal listrik yang diberikan padanya. Cip memungkinkan teknologi kecerdasan buatan berkembang luas. Industri komputasi awan (cloud computing) global yang bernilai ratusan miliar USD per tahun bergantung pada cip. Berkat komputasi awan, berbagai perusahaan tak perlu membangun server pengolah data dan mengembangkan teknologi kecerdasan buatan sendiri, tetapi cukup menyewa dari penyedia komputasi awan.

Hadirnya kecerdasan buatan generatif (AI generative) membuat kebutuhan cip meningkat karena pemakaian teknologi AI meluas. Dalam riset penggunaan kecerdasan buatan generatif di puluhan fungsi pekerjaan di berbagai bidang (perbankan hingga farmasi), AI generatif memberikan tambahan nilai ekonomi 2,6 triliun USD-4,4 triliun USD per tahun. Berkat kecerdasan buatan generatif, dampak teknologi kecerdasan meningkat 15-40 % (McKinsey & Company, Juni 2023). Cip yang unsur utamanya adalah pasir silika telah mejadi senjata penting dalam persaingan geopolitik. Kuasailah pasir, dan dunia pun akan takluk. (Yoga)

Menggali Peluang di Bisnis Solusi TI

HR1 06 Jan 2024 Kontan

PT Mastersystem Infotama Tbk optimistis dengan persaingan usaha di sektor teknologi informasi (TI). Perkembangan zaman menuju era serba digital, menjadi peluang bisnis bagi emiten teknologi yang memiliki kode saham MSTI ini. MSTI menawarkan berbagai solusi Information and Communication Technology (ICT) secara komprehensif kepada pelanggan dengan mengintegrasikan berbagai komponen perangkat keras, perangkat lunak, jaringan, dan komunikasi ke dalam sistem yang kohesif dan fungsional. Sehingga memungkinkan kolaborasi dan interaksi tanpa hambatan sistem teknologi yang beragam. VP Corporate Communication Mastersystem Infotama, Miranti mengatakan, MSTI yakin bahwa bisnis di industri teknologi memiliki pertumbuhan yang bagus di Indonesia seiring dengan perkembangan teknologi informasi yang terus berkembang pesat. Menurut Laporan Euromonitor, pasar solusi TI Indonesia akan mengalami pertumbuhan yang kuat antara tahun 2023 hingga 2027 dengan CAGR sebesar 18,0%. Miranti meyakini, MSTI dapat terus bertumbuh dengan menggaet lebih banyak pelanggan dan memperluas kemitraan. "MSTI menargetkan pertumbuhan positif di tahun 2024, baik dari sisi penjualan maupun dari sisi laba, kata Miranti, belum lama ini. Emiten yang baru listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 November 2023 MSTI meraup dana segar Rp 637,96 miliar melalui penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).

Dana IPO ini, untuk melunasi utang bank dan modal kerja. Pelanggan MSTI sebagian besar bergerak di industri jasa keuangan dan telekomunikasi. Kedua industri ini bergantung perkembangan teknologi dalam menjalankan aktivitas usaha. Sebagai contoh, industri jasa keuangan membutuhkan teknologi-teknologi terbaru untuk memperkuat keamanan (security) terhadap cyber attack dan industri telekomunikasi membutuhkan teknologi yang dapat memperkuat kecepatan akses internet. MSTI memberikan layanan menyeluruh untuk pelanggan dengan merencanakan, mendesain, mengimplementasi dan mengoptimasi infrastruktur ICT. Dalam menyediakan solusi cloud platform, MSTI memberikan jasa untuk membangun sendiri infrastruktur cloud berdasarkan spesifikasi pelanggan maupun bekerjasama dengan beberapa prinsipal, seperti Amazon, Google, VMWare, Cisco dan HP. Perusahaan ini menawarkan paket layanan purna jual berupa layanan pasca implementasi dan pemeliharaan infrastruktur TI. Kondisi pandemi merupakan salah satu faktor yang berperan penting dalam mempercepat transformasi digital. Preferensi dan gaya hidup konsumen beralih ke kanal online akibat pembatasan mobilitas, tercermin dari pertumbuhan kuat pada tren e-commerce dan pola kerja hybrid.

Nilai X Merosot 71 Persen sejak Dipegang Musk

KT3 04 Jan 2024 Kompas
Perusahaan reksa dana Fidelity yang memiliki saham di X Holdings menyebutkan, media sosial X yang dulunya  bernama Twitter telah kehilangan 71 persen nilainya sejak dibeli taipan Elon Musk. Musk mengakuisisi Twitter seharga 44 miliar dollar AS per Oktober 2022. Mengutip The Guardian, Selasa (2/1/2024), di bawah Musk, X telah mengurangi 50 persen karyawan dan moderasi konten. (Yoga)

Manuver Raksasa Dikte E-Dagang Asia Tenggara

KT3 04 Jan 2024 Kompas

Manuver dan pertarungan antara para raksasa teknologi dari China dan Singapura akan menentukan tren e-dagang Asia Tenggara pada 2024. Persaingan ketat para raksasa teknologi itu dalam memperebutkan pasar e-dagang Asia Tenggara yang besar akan membentuk lanskap dan dinamika e-dagang kawasan. Perusahaan analisis mahadata pasar e-dagang Cube Asia, dalam Cube Pulse Report 2023, yang dirilis akhir Desember 2023, menyebutkan, konvergensi layanan bermedia social dan e-dagang dalam satu platform menjadi satu dari lima tren e-dagang yang diprediksi semakin berkembang pada 2024 dan seterusnya di Asia Tenggara.

Dalam laporannya, Cube Asia menyebutkan, 25 % e-dagang di Asia Tenggara sekarang dikaitkan dengan perdagangan sosial (social commerce). Pemain lokapasar, seperti Shopee dan Lazada, mengintensifkan upaya streaming penjualan. Kemunculan Tiktok Shop mendorong merek global membuat konten komersial untuk penjualan langsung dan menjadikan perdagangan sosial sebagai aspek penting dalam menjaga hubungan dengan konsumen pada 2024. Tiktok Shop berbasis di China. Tren lain yang masih berkaitan adalah kelanjutan pengumuman penggabungan Tiktok Shop ke Tokopedia. Jika sinergi keduanya berjalan lancar berarti akan terjadi sinergi kekuatan konten Tiktok dan infrastruktur yang sudah Tokopedia miliki, seperti pembayaran dan logistik. Keduanya layak dicemati karena akan membentuk lanskap pasar e-dagang baru di Indonesia pada 2024.

Tren kedua adalah bagaimana Shopee, perusahaan yang berbasis di Singapura, menyeimbangkan antara pertumbuhan dan profitabilitas. Setelah hampir satu dekade merugi, tahun 2023 menandai tonggak penting bagi Shopee dan perusahaan induknya, Sea Ltd, karena membukukan pendapatan bersih. Masing-masing membukukan 87 juta USD dan 331 juta USD selama dua triwulan berturut-turut. Akan tetapi, mulai triwulan III-2023, Shopee diduga memilih mengorbankan profitabilitas karena memprioritaskan tumbuh dan mengamankan pangsa pasarnya dari pesaing, seperti Tiktok Shop. Akibatnya, Shopee merugi 144 juta USD pada triwulan III-2023. Cube Asia memperkirakan lokapasar tersebut akan tetap berjuang menyeimbangkan cara meraih untung dan pertumbuhan. (Yoga)

Secure Connection Umumkan Ekspansi Produk IT ke Pasar Indonesia

KT1 02 Jan 2024 Investor Daily
Secure Connection, produsen produk elektronik berbasis di Hongkong, mengumumkan ekspansi strategisnya ke pasar Indonesia dengan  rangkaian lengkap  produk berlisensi  Honeywell. Adapun katagori produk information and technology (IT)  mencakup air purifiers, produk audio rumah dan pribadi dan IT, serta sistem kabel terstruktur. CEO Secure Connection Limited Mohit Anand mengatakan, Indonesia memberikan peluang yang menarik bagi perusahaan Indonesia memberikan peluang yang menarik bagi perusahaannya. Indonesia dikenal dengan ekonomi  dan lanskip kosumennya yang dinamis, memberikan peluang yang besar bagi rangkaian  produk berlinsensi Honeywell. "Kami yakin dan antusias dengan  peluncuran kami di Indonesia dan berharap dapat menyenangkan konsumen Indonesia dengan penawaran produk yang komperhenshif. Kami sangat senang bermitra dengan PT Bintang Mas Rezeki Nusantara, distributor  produk teknologi terkemuka di Indonesia, sebagai mitra distribusi kami," kata Mohit. (Yetede)

5 Tren TI Dunia Tahun 2024

KT1 16 Dec 2023 Investor Daily
JAKARTA,ID-2023 merupakan tahun transformasi dengan teknologi informasi (TI/digital) dan inovasi baru yang merevolusi  cara kerja perusahaan di berbagai  belahan dunia, termasuk Indonesia. Pada 2024, perusahaanpun diperkirakan masih terus menerapkan pembangunan teknologi lebih lanjut guna merancang lingkungan digital yang lebih baik untuk semua orang.  Ada lima tren teknologi informasi yang akan terjadi pada dunia usaha tahun depan. ManageEngine, perusahaan penyedia layanan  dan konsultan solusi digital, menyebut ada lima tren diperkirakan mewarnai perkembangan  TI yang manfaatkan perusahaan pada 2024, yakni adopsi kecerdasan buatan (artificial intelegence/AI), pemanfaatan  model bahasa besar (large language model/LLM), kekuatan orkestrasi, fokus pada keamanan  digital, serta landskap teknologi untuk menghadapi tantangan. (Yetede)

Kisah Hidup ”Rungkad” Pejudi Daring

KT3 15 Dec 2023 Kompas

Bagi kalangan ekonomi menengah ke bawah, judi bisa menjadi pertaruhan hidup yang menghancurkan segalanya. Rungkad, tumbang, hancur lebur, dan habis-habisan. Situasi ini memungkinkan karena uang deposit bertarif murah mampu meraup pasar pejudi kalangan bawah. Seorang pejudi menceritakan kisahnya di tepi Teluk Jakarta, Sabtu (11/11). Sambil mengisap rokok, Oni (28) mengingat lagi momen krusial yang membuat hidupnya rusak akibat judi online (judol). Ia mulai berjudi sejak 2021. Ketika itu, ia memasukkan uang deposit ke situs judi slot Rp 50.000, lantas memutarnya di gim mahjong. Ia kalah. Penasaran, dia deposit lagi Rp 100.000 dan meledak! Total kemenangannya malam itu Rp 15 juta. Sejak itu, dia bermain judi slot setiap hari. ”Momen itu yang enggak bisa gue lupa dan bikin gue hancur seperti sekarang,” ujarnya. Kian nekat, ia memasukkan uang ke situs judi sebesar Rp 10 juta. Saat uang gajinya tak cukup meladeni hasrat judinya, Oni mencari dana dari pinjaman online (pinjol). Ia pun memasuki tahap ekstrem dan berbahaya, yakni terikat oleh duet maut judol dan pinjol.

Dengan pola ini, utang pinjol bukannya berkurang, malah menjadi-jadi. Oni mulai kusut. Klimaks terjadi pada September 2021 ketika ayahnya meninggal. Sehari setelah peristiwa itu, ia minta ibu dan adiknya mengabaikan apabila ada yang menelepon dan menagih utang. Ibunya juga meminjamkan uang Rp 17 juta untuk menutup utang pinjol Oni. ”Kalau utang ditotal, ada Rp 120 juta. Tapi ini agregat, ya. Kan, gue abis bayar langsung minjam lagi. Gue pinjam buat main judi. Kalau menang, langsung bayar. Kalau kalah, pinjam di pinjol lain lagi,” tuturnya. Lalu, Oni menjual sepeda motornya, juga koleksi compact disc (CD) dan kaus band metal favoritnya yang sudah dikumpulkan sejak SMP. ”Sampai di rumah, gue nangis,” kenangnya, setelah menjual 150 CD dan 40 kaus senilai Rp 10 jutaan. Hasil dari penjualan barang itu masih belum cukup untuk melunasi utangnya. Keadaan diperparah karena dia masih main judi slot. ”Slot ini gila. Bahkan, gue memandangnya lebih parah dari narkoba,” katanya. (Yoga)

Indonesia Masih Jadi Konsumen Teknologi

KT3 15 Dec 2023 Kompas
Visi Indonesia Digital 2045 menyebutkan, Indonesia masih pada posisi sebagai negara konsumen teknologi. Ini,  misalnya, tecermin dari defisit transaksi berjalan pada sektor teknologi informasi komunikasi selama 2016-2021 yang terus meningkat. Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi, Kamis (14/12/2023), di Jakarta, mengatakan, dokumen Visi Indonesia Digital 2045 itu perlu dilihat sebagai alternatif untuk memandang sejauh mana teknologi digital dimanfaatkan secara produktif. (Yoga)

ATURAN KECERDASAN BUATAN : REGULASI BERI RUANG INOVASI

HR1 15 Dec 2023 Bisnis Indonesia

Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence tak bisa dihindari. Rencana pemerintah melakukan pengaturan, perlu dilakukan secara cermat. Regulasi terkait dengan artificial intelligence (AI) harus tetap memberi ruang bagi inovasi, selain melakukan mitigasi terhadap berbagai potensi penyalahgunaan yang muncul. Masyarakat Telematika Indonesia mengusulkan pengaturan kecerdasan buatan menggunakan pendekatan regulatory sandbox yakni pendekatan penyusunan regulasi dengan cara menguji produk atau model bisnis digital di lingkungan terbatas di bawah pengawasan regulator. Ketua Bidang Infrastruktur Telematika Nasional Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) Sigit Puspito Wigati Jarot mengatakan bahwa pendekatan regulatory sandbox lebih cocok karena teknologi AI manfaatnya masih lebih besar daripada risikonya. Menurutnya, kehadiran AI khususnya di bidang telekomunikasi berdampak pada peningkatan efisiensi dan akurasi pekerjaan, mengurangi biaya operasional dan pelatihan. Menurutnya, sekarang pun sebagian kerja operasional telah tergantikan oleh sistem berbasis AI. Akan tetapi, Sigit menilai sudah waktunya pemerintah meregulasi kecerdasan buatan. Berkaca sejumlah negara yang sudah meregulasi AI, mereka cenderung memitigasi potensi buruk AI sambil menjaga peluang inovasinya. Sementara itu, Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (wamenkominfo) Nezar Patria mengatakan pemerintah akn mengatur kecerdasan buatan di Indonesia secara bertahap. Nezar menyebutkan surat edaran yang sedang dalam tahap finalisasi hanyalah soft regulation dalam bentuk ethical guidelines. Namun, dia menyatakan nantinya akan ada yang bersifat regulasi.

Adapun regulasi AI tersebut, kata Nezar, akan dibuat dengan memperhatikan dinamika, perkembangan, ataupun percepatan yang terjadi di dunia AI global. “Kita terus memonitor dan kita juga coba mengidentifikasi risiko-risiko yang akan muncul dari tahap saat ini yang berkembang di Indonesia,” ujar Nezar. Dalam kesempatan lain, Ketua Pusat Studi Kebijakan dan Regulasi Telekomunikasi Indonesia ITB Ian Yosef menyebut sejumlah pekerjaan di sektor teknologi sudah tergantikan dengan kecerdasan buatan, mulai dari customer service, engineer atau technical support analyst, dan pemasang submarine cable. Selain itu, sistem analisa yang dimiliki AI kerap kali menjadi salah satu penghasil keputusan yang mempengaruhi masa depan perusahaan. Namun, Ian mengatakan teknologi tersebut masih berpotensi menyebabkan banyak dampak buruk. Mulai dari analisa profil yang disalahgunakan hingga chatbot yang bisa membuat kabar bohong. Sebaliknya, pemerhati teknologi Khoirul Anwar mengatakan perlu ada sekitar 2 kali-3 kali pembuatan surat edaran baik soal etika ataupun aspek lainnya, sebelum akhirnya regulasi dibuat. “Memang secara umum sulit membuat aturan untuk teknologi yang masih berkembang. Karena bisa terlanjur dibuat tapi tidak pas,” ujar Khoirul. Setiap surat edaran diluncurkan, dia menyatakan akan diiringi pula dengan kajian terhadap penemuan AI terbaru, respons industri terkait, ataupun pengguna AI. Khoirul juga mengungkapkan tugas pemerintah masih panjang soal AI. Menurutnya, fungsi pemerintah tidak akan berhenti saat nantinya regulasi AI sudah selesai, tetapi juga monitoring penerapan regulasi.