;
Tags

Property

( 81 )

Peliknya Memiliki Hunian di Jakarta

KT3 07 Aug 2023 Kompas

Pancaran kemewahan Jakarta tak selalu selaras dengan kehidupan warganya. Di balik gedung tinggi, tersembunyi jutaan rumah tangga yang belum memiliki tempat tinggal pribadi. Merujuk data BPS tahun 2022, hanya 56,13 % rumah tangga yang memiliki rumah. Angka ini naik tinggi hingga lebih dari 7 % dari tahun sebelumnya (2021) di 48,48 %. Kendati demikian, setinggi apa pun peningkatan kepemilikan rumah di Jakarta tetap belum mampu menghilangkan ”prestasi” DKI Jakarta sebagai provinsi dengan tingkat kepemilikan hunian terendah di Indonesia, dibandingkan rata-rata  nasional yang mencapai 83,99 % di 2022. Untuk mengatasi tingginya kebutuhan rumah tersebut, Pemprov DKI Jakarta terus merealisasikan beragam program penyediaan hunian.

Mulai dari rumah susun sederhana milik (rusunami) hingga program Rumah DP 0 Rupiah. Bukan hanya Pemprov DKI Jakarta, program pemerintah pusatjuga menyasar pengadaan sejuta rumah di  w wilayah Ibu Kota. Hanya saja, jumlahnya masih belum mampu memenuhi kebutuhan yang sangat tinggi. Data Cushman & Wakefield, perusahaan jasa perdagangan real estat, menunjukkan, rata-rata harga tanah di Jakarta pada semester I-2023 mencapai Rp 15,67 juta per meter persegi. Rata-rata harga tanah meningkat Rp 300.000-Rp 400.000 setiap tahun. Tingginya harga tanah membuat harga rumah tapak (landed house) kian mahal. Fenomena ini membuat harga hunian di sekitar Jakarta turut terapresiasi karena masyarakat kian bergeser ke pinggiran Jakarta untuk membeli tanah dan rumah dengan harga lebih murah. (Yoga)


Jakarta Krisis Hunian Layak

KT3 07 Aug 2023 Kompas (H)

Program penataan permukiman di Jakarta yang sudah bergulir puluhan tahun belum juga mampu meningkatkan akses rumah tangga Ibu Kota terhadap hunian layak. Masih ada 1,77 juta rumah tangga di Ibu Kota yang belum memiliki rumah layak huni. Semakin rendah jumlah warga yang tinggal di hunian layak, semakin besar angka kebutuhan perumahan. BPS menyebut, akses warga DKI Jakarta terhadap hunian layak selama tiga tahun terakhir tergolong rendah. Pada 2020, jumlah rumah tangga di Jakarta yang memiliki akses terhadap hunian layak 33,18 % dan meningkat menjadi 40 % pada 2021. Namun, pada 2022, akses rumah tangga di Ibu Kota terhadap hunian layak turun menjadi 36,23 %. Merujuk data BPS DKI Jakarta, total rumah tangga di Jakarta pada 2022 mencapai 2,78 juta rumah tangga. Artinya, baru 1 juta rumah tangga yang bisa mengakses hunian layak dan ada 1,77 juta rumah tangga di DKI Jakarta yang belum memiliki akses terhadap hunian layak.

BPS sejak 2019 menetapkan klasifikasi rumah layak huni, yaitu apabila luas tempat tinggal minimal 7,2 meter persegi per kapita, memiliki akses air minum layak, dan sanitasi layak. Persoalan akses terhadap hunian layak menambah catatan panjang isu kenyamanan bermukim di Jakarta. Pemprov DKI Jakarta bertahun-tahun telah menelurkan beragam program untuk mengurai dan mengentaskan kebutuhan rumah warga di Ibu Kota dengan prioritas pada masyarakat berpenghasilan rendah atau masyarakat kelas bawah, antara lain, penyediaan rusunawa, rumah susun milik, hingga peningkatan kualitas kampung kumuh.

Plt Kadis Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) DKI Jakarta Retno Sulistyaningrum mengatakan, Pemprov DKI Jakarta memiliki tiga tipologi dalam meningkatkan kualitas permukiman untuk warga berpenghasilan rendah, antara lain, pemugaran, peremajaan, dan permukiman kembali atau relokasi. Model pemugaran dilakukan melalui program Community Action Plan dan Collaborative Implementation Program. Konsep peremajaan yang telah terbangun, ialah Kampung Susun Akuarium, Kampung Kunir, dan Kampung Tongkol. ”Selanjutnya, permukiman kembali (penyediaan rusunawa) banyak. Kami mempunyai 40 titik lokasi,” kata Retno saat wawancara khusus bersama Kompas, Jumat (14/7/2023), di Jakarta. (Yoga)


BTN Syariah Dukung Pembiayaan Perumahan bagi Warga Muhammadiyah

HR1 27 Jul 2023 Bisnis Indonesia (H)

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) dengan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) dan Majelis Ekonomi Bisnis & Pariwisata (MEBP) PP Muhammadiyah untuk mendukung fasilitas pembiayaan hunian kepada warga Muhammadiyah, Selasa (25/7). Direktur Utama Bank BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan Muhammadiyah merupakan salah satu mitra strategis unit usaha syariah Bank BTN, yakni BTN Syariah, untuk mendorong penyaluran pembiayaan perumahan.“Kami berharap warga Muhammadiyah makin mudah memiliki rumah dengan akses pembiayaan yang mudah, murah dan terjangkau cicilannya,” jelas Nixon. Menurutnya, fasilitas pembiayaan tersebut mengakomodasi warga Muhammadiyah, termasuk peserta pekerja mandiri yang belum memiliki rumah, melalui skema saving plan. Fasilitas ini berlaku bagi seluruh warga Muhammadiyah dengan syarat antara lain belum pernah memiliki rumah dan memiliki penghasilan maksimal Rp7 juta bagi yang belum menikah dan Rp8 juta untuk mereka yang telah berumah tangga. “Melalui kerja sama ini, BTN Syariah diharapkan dapat menyerap 2.000 unit rumah bagi warga Muhammadiyah,” kata Nixon. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayan sekaligus Ketua PP Muhammadiyah, Muhadjir Effendy berharap kerja sama tripartit ini bermanfaat bagi semua pihak.

Menjawab Tantangan Industri Properti

KT3 14 Jul 2023 Kompas

Industri properti di Indonesia berperan strategis dalam menumbuhkan perekonomian nasional. Hasil penelitian Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI (LPEM FEB UI) memperlihatkan sektor properti, real estat, dan konstruksi bangunan selama periode 2018-2022 berkontribusi terhadap PDB nasional sebesar Rp 2.349 triliun-Rp 2.865 triliun per tahun atau setara 14,63-16,3 % total PDB. Kontribusi industri properti terhadap Pendapatan asli daerah (PAD) sebesar 31,9 %. Selain itu, sektor properti tercatat memiliki keterkaitan dengan 175 sektor industri lain, mulai dari bahan bangunan hingga aksesori rumah. Total penyerapan tenaga kerja langsung dan tidak langsung di sektor properti mencapai 15 juta-17 juta orang.

Calon ketua umum Dewan Pengurus Pusat Real Estat Indonesia (DPP REI) 2023-2026, Joko Suranto, menuturkan, meski industri properti memiliki peran strategis terhadap perekonomian nasional, sejumlah kendala masih dihadapi pengembang, antara lain kebijakan yang kontraproduktif dan kurang berpihak kepada pengembang. Hambatan regulasi di antaranya perizinan bangunan gedung (PBG) yang  memakan waktu lebih lama. Di sisi lain, struktur pembiayaan properti masih cenderung tidak ideal. Sebanyak 75 % pengembang mengakses kredit perbankan dengan suku bunga lebih dari 10 % sehingga memunculkan biaya tinggi. ”Industri ini sudah memberikan (kontribusi) banyak, tetapi masih banyak kendala yang harus diselesaikan,” ujar Joko dalam Sosialisasi Calon Ketua Umum DPP REI 2023-2026, di Kuta, Bali, pekan lalu. Dari 6.200 pengembang anggota REI, 80 % pengembang menggarap rumah sederhana bersubsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Sementara anggota REI yang melantai di bursa berjumlah 52 developer dengan kapitalisasi pasar 33 % atau setara Rp 800 triliun. (Yoga)


Chungbuk Technopark Investasi di KIT Batang

KT3 10 Jul 2023 Kompas

Chungbuk Technopark pada Kamis (6/7/2023) menandatangani nota kesepahaman dengan Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Jawa Tengah. Lembaga swadaya masyarakat dari Korea Selatan itu berencana menanamkan modalnya untuk industri motor, baterai, maupun semikonduktor. Hal ini diungkapkan Direktur Utama PT KIT Batang Ngurah Wirawan, Minggu (9/7). (Yoga)

Penjualan Apartemen yang Tersendat Dikeluhkan

KT3 06 Jul 2023 Kompas

Pengembang mengeluhkan tersendatnya penjualan apartemen di dalam negeri. Pasokan apartemen dinilai berlebih sehingga diperlukan terobosan untuk menggerakkan pasar apartemen. Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Real Estat Indonesia (REI) DKI Jakarta Arvin F Iskandar mengemukakan, pembangunan rumah tapak di Jakarta sudah semakin sulit karena lahan yang terbatas. Sementara pembangunan apartemen dinilai terkendala pasar. Padahal, 50 % pengembang anggota REI di DKI Jakarta membangun apartemen. Dalam 3-4 tahun terakhir, pengembang kesulitan menjual apartemen. Insentif berupa PPN Ditanggung Pemerintah (PPNDTP) yang digulirkan pada periode 2021-2022 sempat mendorong penjualan apartemen. Pihaknya berharap insentif sektor properti itu bisa berjalan kembali agar penjualan apartemen bisa bangkit.

”Kami pusing karena 50 % anggota REI DKI Jakarta membangun apartemen. Bangun susah, jualan susah. Di tahun 2023, kami ingin bangkitkan penjualan apartemen. Kami minta agar insentif diperhatikan, kalau bisa (insentif) dilanjutkan,” ujar Arvin dalam Sosialisasi Calon Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Real Estat Indonesia 2023-2026, Rabu (5/7) di Kuta, Bali. Calon ketua umum DPP REI 2023-2026, Joko Suranto, menambahkan, saat ini terjadi keguncangan pasar apartemen lantaran suplai apartemen dan perkantoran berlebih, sedangkan daya beli turun. Hingga kini, hampir tidak ada solusi terhadap pasar apartemen yang lesu. (Yoga)


Kinerja Membaik, Pusat Perbelanjaan Siap Berekspansi

KT3 08 Apr 2023 Kompas

Tingkat kunjungan di sejumlah pusat perbelanjaan di kawasan Jabodetabek pada triwulan I-2023 semakin pulih dan bahkan telah melampaui situasi sebelum masa pandemi Covid-19. Beberapa proyek pusat perbelanjaan baru diprediksi siap masuk dengan luas mencapai 500.000 meter persegi hingga tahun 2024. Sejalan dengan penghapusan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) pada akhir 2022, kinerja mal terus membaik. Selain pusat perbelanjaan, kinerja perhotelan yang tertekan di masa pandemi juga terus mendekati kondisi normal. Hal itu ditandai dengan tingkat okupansi yang terus membaik.Sejalan dengan hal itu, emiten pengembang perumahan dan pembangunan gedung PT Metropolitan Land Tbk membukukan pendapatan signifikan yang bersumber dari unit pusat perbelanjaan dan hotel.

Pada 2022 kontribusi pendapatan berulang dari pusat perbelanjaan dan perhotelan Rp 456 miliar atau 33 % dari total pendapatan perseroan sebesar Rp 1,38 triliun. Pendapatan usaha tumbuh 15,5 % dari tahun sebelumnya yang tercatat Rp 1,19 triliun. Direktur PT Metropolitan Land Tbk Olivia Surodjo mengemukakan, pendapatan berulang perseroan menjadi salah satu pendorong kenaikan laba. ”Pendapatan berulang Metland naik 44 persen dibandingkan 2021 seiring peningkatan pendapatan dari unit pusat perbelanjaan dan hotel karena Covid-19 yang semakin terkendali,” katanya dalam keterangan pers, Kamis (6/4). Sejalan dengan pulihnya ki- nerja pusat perbelanjaan, Metropolitan Land berencana melakukan perluasan di beberapa pusat perbelanjaan yang dimiliki. Selain itu, pembangunan proyek One District at Puri di Metland Cyber Puri telah memasuki tahap penutupan atap gedung (topping off). (Yoga)


Pasar Apartemen Mulai Bangkit

KT3 06 Apr 2023 Kompas

Industri apartemen yang cenderung stagnan dan tertekan selama masa pandemi Covid-19 kini berangsur bangkit. Penyerapan pasar apartemen di DKI Jakarta mulai bergerak, terutama untuk segmen menengah dan menengah ke atas. Data Colliers Indonesia pada triwulan I-2023 memperlihatkan, industri properti cenderung membaik dibandingkan pada masa pandemi. Beberapa subsektor property menunjukkan geliat permintaan, antara lain pusat perbelanjaan, perhotelan, dan apartemen.

Sementara subsektor perkantoran diproyeksikan masih menghadapi tantangan. Hingga triwulan I-2023, terdapat enam proyek apartemen baru dengan total 3.374 unit telah selesai dibangun atau 54,66 % dari total 6.172 unit apartemen yang diproyeksikan bakal diserahterimakan tahun ini, yaitu Menara Jakarta, The Residences at The St Regis Jakarta, Sakura Garden City, Arumaya Residence, Southgate Residence, dan JKT Living Star.

Head of Research Colliers Indonesia Ferry Salanto mengemukakan, pengembang apartemen meyakini pasar membaik mengingat pasar apartemen sudah stagnan cukup lama, yakni sejak 2015. Pasar apartemen diprediksi bakal terus membaik, terutama karena masuknya investor yang melihat peluang menambah portofolio asset apartemen. ”Sudah ada kepercayaan dari developer untuk melanjutkan proyek-proyeknya. Pengembang juga sudah siap melakukan serah-terima unit-unit yang dibangun,” kata Ferry dalam paparan Property Market Triwulan I-2023 secara daring, Rabu (5/4). (Yoga)


RUMAH BERSUBSIDI, Problem Harga Bisa Hambat Pasokan

KT3 04 Mar 2023 Kompas

Pemerintah terus mendorong penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Namun, penyesuaian harga rumah bersubsidi yang terus tertunda dinilai bakal menghambat pasokan rumah bersubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dalam keterangan pers, Jumat (3/3) menyatakan, pemerintah berupaya meningkatkan penyediaan hunian yang layak bagi masyarakat, melalui pembangunan rusun. Hunian vertikal jadi solusi atas perkembangan penduduk yang cepat, terutama di perkotaan, dan kian terbatasnya lahan untuk rumah tapak. Pada tahun 2023, Kementerian PUPR menargetkan dapat membangun 5.379 unit rusun sewa senilai Rp 2 triliun. Tahun lalu, 3.998 unit rusun terbangun dan dilanjutkan tahun ini sebanyak 5.379 unit. Rusun ditujukan untuk masyarakat berpenghasilan rendah, asrama mahasiswa, santri pondok pesantren, TNI/Polri, dan aparatur sipil negara.

Persatuan Perusahaan Real Estat Indonesia (REI) meminta pemerintah segera menetapkan harga baru rumah bersubsidi agar tidak menghambat pasokan. Harga rumah bersubsidi saat ini dipatok antara Rp 150 juta dan Rp 168 juta sesuai wilayah. Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat REI Paulus Totok Lusida menilai, pemerintah terus menunda penyesuaian harga rumah bersubsidi. Terakhir, pemerintah menjanjikan ketentuan harga baru rumah subsidi terbit Februari 2023. Persoalan itu juga mengemuka dalam Rapat Koordinasi Dewan Pengurus Pusat dan Daerah REI Se-Indonesia, di Medan, Sumut, Rabu (1/3). ”Kok, harga baru ditunda terus? Karena biaya produksi betul-betul sudah tidak menutupi lagi, sementara harga material sudah naik beberapa kali. REI sudah mempertanyakan kapan kepastian harga naik, tapi sampai hari ini belum ada jawaban,” ujar Totok. (Yoga)


BTN Property Expi 2022 Incar Penjualan Rp 1 T

KT3 18 Oct 2022 Investor daily

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) membidik penjualan Rp 1 triliun dari BTN Property Expo 2022. Pameran properti itu menghadirkan 200 pengembang dengan total sekitar 500 proyek hunian. “Kami optimistis target tercapai karena kami paham sekali, kebutuhan rumah sebagai tempat teraman masih sangat tinggi,” ungkap Direktur Consumer Bank BTN Hirwandi Gafar dalam pembukaan BTN Property Expo di Mall Tangcity, Tangerang, Banten, Senin (17/10). Dia menerangkan, pameran properti itu dilakukan serentak di enam kota berbeda di Indonesia, diperuntukan bagi pekerja formal dan informal dengan bunga KPR 2,47% fixed rate satu tahun. Hirwandi mengatakan, pameran serentak tersebut dilaksanakan untuk menggairahkan pasar properti perumahan.

“Sektor perumahan memiliki multiplier effect ke 174 sub sektor lainnya mulai dari keramik, semen, genteng, hingga ekonomi masyarakat sekitar perumahan yang dibangun. Kami berharap dengan upaya mendorong pasar properti ini dapat berdampak bagi perekonomian nasional,” jelas Hirwandi. BTN Property Expo 2022 dilaksanakan sepanjang 17-23 Oktober 2022 di enam kota secara serentak. Tempat pelaksanaan pameran mencakup Paskal Hyper Square di Bandung, Tangcity Mall, Grand City Mall di Surabaya, Centre Point Mall di Medan, Duta Mall di Banjarmasin, dan Pakuwon Mall di Yogyakarta. Hingga Agustus 2022, BTN menyalurkan KPR subsidi dan KPR nonsubsidi Rp 198,65 triliun, naik 7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 185,88 triliun. (Yoga)