Property
( 81 )Hunian Vertikal Berkonsep TOD Kian Diminati
PT Adhi Commuter Properti Tbk (ACP) mencatat penjualan hunian di kawasan terintegrasi transportasi massal atau transit oriented development (TOD) pada kuartal III tahun 2022 melonjak sebesar 56,4% secara year on year (YoY). Direktur Utama ACP, Rizkan Firman menjelaskan, seiring dengan peningkatan penjualan juga mendongkrak pendapatan usaha perseroan secara YoY sebesar 44 % dari Rp 292,5 miliar menjadi Rp 421,5 miliar. TOD merupakan sebuah hunian yang dibuat terintegrasi dengan transportasi massal, seperti LRT atau commuter line. “Pencapaian tersebut menggambarkan bahwa hunian vertikal/ apartemen dengan konsep TOD kian diminati oleh masyarakat,” ujarnya, dikutip dari Antara, Minggu (16/10). Masyarakat mulai memahami bahwa memiliki hunian yang dekat dengan transportasi massal dalam hal ini LRT membuat kualitas hidup meningkat, hemat biaya dengan pemanfaatan transportasi massal yang memberikan kemudahan mobilitas masyarakat dengan produktivitas tinggi. Minat masyarakat terhadap hunian berbasis transportasi masal, menurut Rizkan, tercermin dengan terjualnya 1.390 unit sepanjang Januari hingga September 2022.
Tiga proyek penopang tertinggi dalam peralihan kontrak marketing sales ACP meliputi Adhi City Sentul (rumah tapak), LRT City Tebet (apartemen), dan LRT City Bekasi (apartemen). Selain itu, didukung oleh peningkatan pendapatan dari salah satu sumber recurring income ACP yaitu Hotel Gran Dhika Indonesia dengan peningkatan signifikan sebesar 66,8% secara YoY. Perolehan kinerja yang baik di kuartal III ini menjadikan perseroan semakin optimistis dalam mengembangkan konsep bisnis hunian TOD. “Di tengah-tengah bisnis di sektor properti yang penuh tantangan, ADCP optimistis hunian TOD diminati masyarakat. Terbukti dari performa marketing sales dan capaian yang baik di kuartal III ini,” katanya. Dia mengatakan, ke depan perusahaan tetap berfokus pada percepatan penyelesaian pembangunan proyek di Bekasi, Sentul, dan Tangerang untuk mengejar target serah terima yang telah ditentukan. (Yoga)
Serap Anggaran Rp 351,9 Miliar, PUPR Tuntaskan Rusun KIT Batang
Kementerian PUPR merampungkan pembangunan 10 menara rusun senilai Rp 351,9 miliar untuk pekerja di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Jateng. Setiap rusun dibangun lima lantai dengan unit hunian tipe barak berjumlah 220 barak lengkap dengan meubelair serta dapat menampung sebanyak 2.620 pekerja. “Kami telah menyelesaikan 10 menara rusun pekerja di KIT Batang dengan total anggaran sebesar Rp 351,9 miliar,” kata Dirjen Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (11/10) Menurut Iwan, keberadaan Rusun bagi pekerja KIT Batang ini merupakan upaya pemerintah meningkatkan iklim investasi di Indonesia dengan kemudahan berusaha dan infrastruktur dasar.
Juga untuk mendorong perekonomian masyarakat sekaligus menarik investor menanamkan investasi di Indonesia
pasca pandemi.
Pembangunan Rusun Pekerja KIT Batang dilaksanakan secara multi years contract (MYC) sejak 2021 hingga 2022. Rusun
dibangun sebanyak 10 menara tipe barak masing-masing lima
lantai, dengan total 220 barak atau bisa menampung 2.620 orang
serta dilengkapi fasilitas berupa jalan lingkungan drainase, jalur
pedestrian, area parkir, lapangan olahraga, dan taman.
Pembangunan Rusun KIT Batang dilaksanakan dalam tiga paket
pembangunan di atas tanah seluas 5.735 meter persegi (m2) dan
telah selesai 100 %. (Yoga)
Triniti Land Bidik Pendapatan Rp 1,16 Triliun
PT Perintis Properti Tbk (TRIN) atau Triniti Land mengincar pendapatan sebesar Rp 1,16 triliun pada 2023, naik 15,8% dibanding target tahun ini Rp 994,87 miliar. Kenaikan penjualan tersebut akan dipenuhi dari sejumlah proyek strategis perseroan. "Kami tetap optimis mengenai prospek industri properti di tengah tren inflasi dan resesi global. Meskipun dalam situasi ketidakpastian ekonomi tinggi, aset investasi di sektor ini dinilai cukup aman." kata Direktur Utama PT Perintis Triniti Properti Tbk Ishak Chandra dalam paparan publik perseroan. Ishak mengungkapkan, pihaknya telah mencatatkan prapenjualan (marketing sales) sebesar Rp 328,05 miliar pada semester I-2022, meningkat 22,13% dibandingkan periode sama tahun lalu. Proyek Sequoia Hills menjadi kontributor utama marketing sales perseroan, yakni sebesar 39,06 atau setara dengan Rp149,2 miliar. Dia merinci, TRIN akan mengembangkan proyek Holdwell Business Park di Lampung di atas lahan seluas 13,5 hektare. Proyek tersebut diestimasi rampung pada 2027.
2022 BTN Kantongi Kuota 207.960 Subsidi Rumah
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) mengantongi kuota 207.960 kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi pada 2022. Salah satu strategi BTN dalam merealisasikan kouta tersebut adalah dengan melakukan akad massal KPR bersubsidi. Direktur Consumer BTN Hirwandi Gafar berterima kasih kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PURP) dan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) karena telah diberikan amanah menyalurkan KPR bersubsidi dengan kouta terbanyak. KPR subsidi itu mencakup 170.000 kuota KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan. 19.600 kouta KPR Bantuan Pembiayaan Berbasis Tabungan, dan 18,360 kouta KPR Tapera. "Kegiatan akad massal secara serentak ini merupakan salah satu strategi kami untuk dapat menghabiskan kouta yang telah dipercayakan oleh pemerintah kepada BTN." ujar Irwandi. (Yetede)
Rusia Berharap Terhindar dari Krisis Keuangan
Rusia yakin telah berhasil menghindarkan timbulnya krisis keuangan seiring reli mata uang rubel dan data-data ekonomi menunjukkan tanda-tanda merebak. Tetapi menurut para analis, data-data itu juga menutupi beberapa kenyataan buruk bagi Negara Beruang Merah. Meskipun inflasi di negara tersebut sedang tinggi, tapi terdapat pertanda bahwa kenaikan harga akan melambat dan terus menurun. Sementara mata uang Rubel telah berbalik dari titik rendah sepanjang masa pada Maret menjadi mata uang dengan kinerja terbaik di dunia pada tahun ini.
Menurut laporan, inflasi Rusia mencapai tingkat tertinggi dalan dua dekade, 17,8% year-on-year (yoy) pada April atau naik dari 16,7% pada Maret. Namun kenaikan harga mulai menunjukkan tanda-tanda melambat. Disebutkan, laju pertumbuhan konsumen melambat tajam dari 7,6% pada Maret menjadi 1,6% pada April Sedangkan harga barang non-makanan naik 0,5% dibandingkan 11,3% pada Maret. Kondisi ini terjadi setelah Bank Sentra Rusia (CBR) menerapkan kenaikan suku bunga darurat yang mendorong suku bunga acuan negara dari 9,5% menjadi 20% pada akhir Februari, beberapa hari setelah invasi Rusia ke Ukraina, sebagai upaya untuk menyelamatkan rubel. (Yetede)
Sutera Sawangan Depok Bidik Milenial
Pengembangan properti PT Alam Sutera Tbk meluncurkan produk rumah tapak terbaru. Sutera Sawangan, Depok, Jawa Barat. Proyek yang menargetkan generasi milenial dan Generasi Z di Indonesia tersebut dibangun diatas lahan seluas 3,5 hektare (ha). "Potensi besar dari kaum milenia inilah yang akan mendasari Alam Sutera Group menghadirkan cluster perumahan modern melalui proyek terbarunya Sutera Sawangan by Alam Sutera yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup kalangan milenial modern di wilayah sekitarnya," kata Marketing Director PT Alam Sutera Tbk Lilia S Sukotjo, saat grand launching Sutera Sawangan yang dilakukan secara virtual, Kamis (17/2). Sutera Sawangan berlokasi strategis dengan aksesibilitas terbaik dan berdekatan dengan sejumlah fasilitas serta sarana publik, termasuk dekat dengan area ritel, bisnis, rumah sakit, lifestyle, entertainment, fasilitas pendidikan serta akses pintu tol. (Yetede)
Januari BTN Berhasil Salurkan 23 Ribu Rumah Subsidi
Mendukung Program Sejuta Rumah dan Penyaluran Pembiayaan Perumahan (FLPP), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk berhasil menyalurkan KPR FLPP mencapai 13,192 untuk sampai akhir Januari 2022, atau jauh lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebanyak 2,302 unit. "BTN menjadi yang terdepan karena kami mengoptimalkan seluruh kanal distribusi untuk KPR Sejahtera, bekerja sama dengan developer, para agen properti serta menyelenggarakan akad KPR Sejahtera secara massal diseluruh kantor Cabang BTN, Ungkap Direktur Utama BTN, Haru Koesmahargyo,dalam keterangan tertulisnya. Untuk memperlancar proses penyaluran KPR Sejahtera, kata Haru, BTN akan melakukan upaya "jemput bola" BTN menerapkan strategi "all out". Misalnya menggalang kerjasama dengan swasta maupun instansi yang memiliki debitur potensial sesuai dengan persyaratan Bank BTN. (Yetede)
Dalam 25 Tahun Crown Group Garap Proyek Rp 50 Triliun
Pengembang properti Australia yang dirintis orang Indonesia, Crown Group, merayakan hari jadinya ke-25 pada Oktober 2021. Selama beroperasi, Crown Group telah mengembangkan proyek senilai total Rp 50 triliun. Proyek-proyek tersebut mencakup 8.000 unit apartemen strata dan servis, serta 30.000 meter persegi ruang ritel komersial. Iwan mengatakan 25 tahun terakhir telah menjadi perjalanan dan pelajaran dalam menguji peran pihaknya dan melihat apa yang mungkin terjadi ketika menantang status quo seperti yang diinginkan pasar. Perusahaan telah mengalami tiga evaluasi dalam 25 tahun sejarah Crown Group. Pertama, Crown Group dikenal sebagai pengembang skala kecil dengan proyek apartemen satu gedung. Kedua, Crown Group mengembangkan proyek mixed-use yang menggabungkan ritel dan hotel bersama dengan residensial. Ketiga, pengembangan kawasan yang lebih besar dengan lebih banyak fasilitas, layanan khusus, beragam kemudahan yang digabung dengan bangunan untuk disewakan.
"Kami sekarang memulai evolusi ketiga kami, pengembangan kawasan yang lebih banyak fasilitas, layanan khusus, beragam kemudahan yang digabungkan dengan bangunan untuk disewakan," ujar Iwan. Crown Group yang identik dengan pengembangan hunian dengan gaya arsitektur yang berani, mendorong batasan desain dan bekerja dengan arsitek yang telah diakui secara internasional, kini telah dipertimbangkan dan terbukti berhasil. Tidak hanya mendapatkan reputasi sebagai salah satu pengambang paling dinamnis di Sidney. Tetapi juga keberaniannya sehingga berhasil memenangis lebih dari 50 penghargaan internasional. (Yetede)
Sektor Properti Sumbang Pergerakan Roda Ekonomi Nasional
Sektor properti dinilai mampu menyumbang pergerakan roda ekonomi nasional. Industri properti bisa memberikan kontribusi terhadap PDB nasional mencapai berkisar 7-9%. "Sektor properti sebagai lokomotif perekonomian dapat ikut tergerak dan mendorong sektor lainnya untuk tumbuh dan berkontribusi dalam pemulihan ekonomi nasional," ujar Wilson Kalip, Country Head Knight Frank Indonesia dalam keterangan pers yang diperoleh Investor Daily, baru-baru ini. Dia menambahkan tren perbaikan ekonomi makro dan stabilitas keuangan Indonesia erat kaitannya dengan perkembangan sektor properti.
Kenaikan kurva ekonomi secara tidak langsung memberikan multiplier effect pada pergerakan lanjutan di sektor properti, namun kasus gagal bayar utang Evergrande, sejumlah US$300 miliar, dikhawatirkan bisa berimbas ke Indonesia. "Indonesia harus waspada dalam menghadapi dampak negatif dari Evergrande, yang berhubungan erat dengan jumlah investasi asing ke Indonesia," kata Wilson. Kepala Badan Pengembangan Kawasan Properti Terpadu Kadin Indonesia, Budiarsa Sastrawinata, pernah mengatakan, kualitas ekosistem industri properti dinilai cukup krusial tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pemukiman saja.
Budiarsa mengatakan, bila dihimpun dengan sektor terkait secara keseluruhan mulai dari kontribusi sektor perumahan; konstruksi; transportasi; dan pergudangan; penyedia akomodasi dan makan minum; pengadaan listrik dan gas; pengadaan air; pengelolaan sampah, limbah dan daur ulang, jasa keuangan hingga asuransi, industri properti bisa memberikan kontribusi terhadap PDB nasional mencapai sekitar 7-9%. "Industri properti juga bisa menimbulkan efek berganda terhadap 175 industri dan 350 UKM terkait. Penggunaan material lokal bisa 90-100%, serta mempekerjakan sedikitnya hingga 30 juta tenaga kerja," ujar Budiarsa. (Yetede)
James Riady: Properti Tulang Punggung untuk Membangun Bangsa
Deputy Chairman Lippo James T Riady menyatakan bahwa sektor properti menjadi tulang punggung untuk membangun bangsa. Sementara itu, Lippo meraih delapan penghargaan Golden Property Awards (GPA) 2021. "Sektor properti tidak sekesar urusan bisnis, tetapi merupakan tulang punggung untuk membangun bangsa. Properti faktor utama untuk mensejahterakan masyarakat luas dan ini juga merupakan program tabungan nasional kedepan," ujar James Riady, dalam sambutan menerima anugrah Lifetime Achievement Awards untuk Katagori Tokoh di ajang GPA 2021, di Jakarta, Kamis, (21/10). Dia berharap, keinginan masyarakat Indonesia untuk memiliki dan membeli rumah dapat terlaksana.
Menurut Jamses Riady, keinginan untuk mempunyai rumah sendiri karena setiap keluarga ingin membangun masa depan bersama keluarga, sehingga keluarga tidak nonmaden. Dia menjelaskan, sektor properti memiliki prospek yang sangat bagus. Dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini, banyak orang bekerja di rumah (work from home/WFH) karena itu mulai dipikirkan apakah infrastruktur yang ada di rumah itu sudah memadai untuk mendukung WFH memenuhi standar protokol kesehatan Covid-19. "Jadi propek sangat baik sekali dan minat memiliki rumah dan di Indonesia sekarang ini sangat tinggi untuk membeli dan memiliki rumah, ini momentum untuk kemajuan dunia properti." Ujar James Riady.
"Butuh kolaborasi untuk semua dalam peranan membangun Indonesia menjadi lebih baik. Apalagi, industri properti tidak mengenal kompetisi karena yang ada justru saling menguatkan, saling mendukung, dan mancapai tujuan bersama."ujar Totok yang dianugerahi penghargaan "Tokoh Penggerak Properti Nasional" Dalam ajang Golden Properti Awards (GPA) 2021,Kamis (21/10). "Perhatian besar dari pemerintah tentunya patut kita syukuri. Kami optimis bahwa REI senantiasa menjadi mitra utama bagi pembangunan di negeri ini," kata Totok. (yetede)
Pilihan Editor
-
Credit Suisse Tepis Krisis Perbankan
17 Mar 2023 -
Tren Thrifting Matikan Industri TPT
13 Mar 2023 -
Proyek MRT East-West Dikebut
24 Jan 2023









