Sektor Properti Sumbang Pergerakan Roda Ekonomi Nasional
Sektor properti dinilai mampu menyumbang pergerakan roda ekonomi nasional. Industri properti bisa memberikan kontribusi terhadap PDB nasional mencapai berkisar 7-9%. "Sektor properti sebagai lokomotif perekonomian dapat ikut tergerak dan mendorong sektor lainnya untuk tumbuh dan berkontribusi dalam pemulihan ekonomi nasional," ujar Wilson Kalip, Country Head Knight Frank Indonesia dalam keterangan pers yang diperoleh Investor Daily, baru-baru ini. Dia menambahkan tren perbaikan ekonomi makro dan stabilitas keuangan Indonesia erat kaitannya dengan perkembangan sektor properti.
Kenaikan kurva ekonomi secara tidak langsung memberikan multiplier effect pada pergerakan lanjutan di sektor properti, namun kasus gagal bayar utang Evergrande, sejumlah US$300 miliar, dikhawatirkan bisa berimbas ke Indonesia. "Indonesia harus waspada dalam menghadapi dampak negatif dari Evergrande, yang berhubungan erat dengan jumlah investasi asing ke Indonesia," kata Wilson. Kepala Badan Pengembangan Kawasan Properti Terpadu Kadin Indonesia, Budiarsa Sastrawinata, pernah mengatakan, kualitas ekosistem industri properti dinilai cukup krusial tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pemukiman saja.
Budiarsa mengatakan, bila dihimpun dengan sektor terkait secara keseluruhan mulai dari kontribusi sektor perumahan; konstruksi; transportasi; dan pergudangan; penyedia akomodasi dan makan minum; pengadaan listrik dan gas; pengadaan air; pengelolaan sampah, limbah dan daur ulang, jasa keuangan hingga asuransi, industri properti bisa memberikan kontribusi terhadap PDB nasional mencapai sekitar 7-9%. "Industri properti juga bisa menimbulkan efek berganda terhadap 175 industri dan 350 UKM terkait. Penggunaan material lokal bisa 90-100%, serta mempekerjakan sedikitnya hingga 30 juta tenaga kerja," ujar Budiarsa. (Yetede)
Tags :
#PropertyPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023