;
Tags

Perusahaan

( 1089 )

Pendapatan GoTo dan Bukalapak Membaik

KT3 02 May 2023 Kompas

Kinerja emiten teknologi berbobot besar pada kapitalisasi bursa, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk dan PT Bukalapak.com Tbk, membaik pada triwulan I-2023. Pendapatan bersih GoTo naik 122,55 persen dari Rp 1,49 triliun pada triwulan I-2022 jadi Rp 3,33 triliun. Adapun pendapatan Bukalapak naik 27,68 persen dari Rp 787,9 miliar pada triwulan I-2022 menjadi Rp 1 triliun pada periode sama tahun ini. (Yoga)

Fokus Pada Transformasi dan Profitabilitas, Operating Profit Telkom Tumbuh 7,7%

HR1 02 May 2023 Kontan (H)

Mengawali tahun 2023, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mencatat kinerja yang cemerlang. Perseroan membukukan pendapatan Rp 36,1 triliun atau tumbuh 2,5% YoY dengan Laba sebelum Bunga, Pajak, Depresiasi, dan Amortisasi (EBITDA) Rp 18,9 triliun. Tak hanya pendapatan, profitabilitas perseroan pun kian menguat dengan pertumbuhan laba bersih sebesar 5,0% dibanding periode yang sama tahun lalu menjadi Rp 6,4 triliun. Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah mengatakan "Tahun ini, Telkom akan semakin gencar mengimplementasikan strategi Five Bold Moves yakni FMC, Data Center Co, Infra Co, B2B Digital IT Service Co, DigiCo demi menciptakan value yang optimal dan keberlangsungan perusahaan yang semakin baik ke depannya, kinerja tiga bulan pertama tahun 2023 ini menjadi awal yang baik dan memotivasi bagi TelkomGroup untuk dapat terus memberikan pencapaian dan kontribusi terbaik bagi perusahaan pelanggan, masyarakat dan negara". Dengan mengintegrasikan IndiHome dan Telkomsel maka Business to Consumers (B2C) di Telkom Group akan sepenuhnya dikelola olek Telkomsel. Sementara Telkom ke depannya akan fokus pada segmen Business to Business (B2B). 

Panorama Bukukan Laba Bersih

KT3 29 Apr 2023 Kompas

PT Panorama Sentrawisata Tbk membukukan pendapatan Rp 832 miliar pada triwulan I-2023 dengan laba bersih Rp 36,1 miliar. Hal ini menjadi perbaikan berarti karena pada periode yang sama tahun lalu Panorama tercatat mengalami kerugian. Direktur Keuangan Panorama Angreta Chandra menjelaskan, kinerja positif pada awal tahun ini tak lepas dari konsolidasi internal dan momentum pent-up demand atau permintaan tinggi setelah tertahan pandemi. (Yoga)

Hilirisasi Berisiko Gerus Serapan Tenaga Kerja

KT3 29 Apr 2023 Kompas

Angka serapan tenaga kerja dari penanaman modal sepanjang triwulan I-2023 belum kembali pada posisi sebelum pandemi Covid-19. Kinerja serapan tersebut berpotensi kian tergerus lantaran fokus pemerintah pada hilirisasi mineral yang membutuhkan lebih banyak teknologi dibandingkan tenaga kerja. Kementerian Investasi/BKPM, Jumat (28/4) merilis nilai investasi sepanjang triwulan I-2023 mencapai Rp 328,9 triliun yang terdiri dari penanaman modal asing Rp 177 triliun dan penanaman modal dalam negeri Rp 151,9 triliun. Nilai total investasi tersebut lebih tinggi 16,5 % dibandingkan triwulan I-2022. Jika dibandingkan dengan kinerja sebelum pandemi Covid-19, nilai penanaman modal triwulan I-2023 lebih tinggi 68,58 % Sibandingkan triwulan I-2019. Meski demikian, rasio kinerja investasi terhadap penyerapan tenaga kerja pada 2023 belum berada di posisi sebelum pandemi. Pada triwulan I-2019, investasi Rp 1 triliun menyerap tenaga kerja 1.206 orang, sedang pada triwulan I-2023 sebanyak 1.170 orang.

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menyatakan, pemerintah mengakui investasi saat ini mayoritas menggunakan teknologi tinggi. ”Ini (kinerja investasi) bersifat padat modal, bukan padat karya. Apalagi, Indonesia sedang fokus hilirisasi (bahan mineral) seperti bauksit, nikel, dan tembaga yang tidak menggunakan sumber daya manusia dalam operasionalnya,” tuturnya saat konferensi pers di Jakarta. Bahlil menggambarkan, SDM akan terserap saat konstruksi infrastruktur penunjang hilirisasi. Setelah konstruksi, pengoperasiannya akan menggunakan mesin. Proses pertambangan juga sama, mayoritas akan menggunakan mesin, sedangkan SDM bekerja sebagai operator. Namun, dia memperkirakan, terdapat serapan tenaga kerja tidak langsung dari hilirisasi, seperti sektor transportasi, konsumsi, logistik, dan yang tergabung dalam ekosistem rantai pasok mineral terkait. (Yoga)


Jamkrindo Cetak Laba Bersih Rp 1,28 Triliun

KT3 29 Apr 2023 Kompas

PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) berhasil membukukan pertumbuhan bisnis positif pada 2022 dengan raihan laba bersih sebesar RP 1,28 triliun, naik 20,09 % dari trahun sebelumnya di Rp 1,07 triliun. Dirut Jamkrindo Hendro Padimono  mengemukakan, kenaikan laba bersih tersebut didongkrak kenaikan volume penjaminan Jamkrindo. (Yoga)

Freeport Dapat Kelonggaran

KT3 29 Apr 2023 Kompas

Sebagai dampak pandemi Covid-19, progres pembangunan smelter tembaga yang baru milik PT Freeport Indonesia atau PTFI di Gresik, Jatim, baru 60 % dari seharusnya rampung tahun ini. Pemerintah memutuskan untuk menunda rencana kebijakan pelarangan ekspor tembaga mentah atau konsentrat tembaga. PTFI dan PT Amman Mineral Nusa Tenggara masih diizinkan ekspor tembaga mentah hingga pertengahan 2024.

”Nah, sampai progresnya, komitmennya menyelesaikan (smelter tembaga) dan enggak boleh lebih dari pertengahan tahun depan,” ujar Menteri ESDM Arifin Tasrif seusai mengikuti rapat terbatas terkait ekspor tembaga yang dipimpin Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (28/4). Arifin berencana segera meninjau progres pembangunan smelter PTFI dan PT Amman Mineral Nusa Tenggara pada pekan depan. ”Itu di sana ada juga Amman. Kan, yang ada (tambang) tembaga cuma dua, Amman dan Freeport. Progresnya sampai berapa dulu, ini akan ditinjau minggu depan,” ucapnya. (Yoga)


Sistem Kontrak dan Nasib Pekerja

KT3 29 Apr 2023 Kompas

Kian meluasnya praktik sistem kerja kontrak dan keengganan industri mengurangi ketergantungan pada staf kontrak kian mengancam posisi tawar dan kesejahteraan pekerja. Hasil survei terhadap 1.162 perusahaan yang dirilis JobStreet Indonesia, ”2022–2023 Outlook: Rekrutmen, Kompensasi, dan Benefit”, menunjukkan animo sebagian besar responden mem- pertahankan atau menambah jumlah staf kontrak dalam perekrutan tenaga kerja mereka (Kompas, 28/4). Sistem yang cenderung merugikan pekerja tak terampil ini menjadi problem besar bagi Indonesia karena sebagian besar tenaga kerja kita kurang terampil. Menurut data BPS, Agustus 2022, sebanyak 54,31 % angkatan kerja kita berpendi-dikan SMP ke bawah. Kebutuhan mengatasi angka pengangguran secepatnya dan ketidakmampuan menyiapkan angkatan kerja untuk beradaptasi dengan tuntutan pasar membuat pemerintah terkesan begitu gampang meliberalisasi pasar kerja.

Ada kebutuhan untuk menciptakan iklim investasi yang business friendly, yang diyakini akan menjanjikan penciptaan lapangan kerja seluas-luasnya. Dalam beberapa aspek, hal ini dilakukan dengan mengorbankan perlindungan terhadap pekerja. Serikat pekerja menganggap pemerintah melalui UU Cipta Kerja dan UU penggantinya (UU No 6/2023) telah melempangkan jalan bagi kapitalisme dan perbudakan modern. Dibutuhkan formula seimbang serta adil antara tuntutan mewujudkan iklim investasi kondusif bagi penciptaan lapangan kerja sebanyak-banyaknya dan kewajiban negara memberikan perlindungan serta jaminan kehidupan yang layak bagi warganya. (Yoga)


Warga Negara Indonesia Direkrut Jadi Penipu Daring di Luar Negeri

KT3 29 Apr 2023 Kompas

Fenomena perekrutan tenaga kerja ke luar negeri untuk dipekerjakan sebagai pelaku penipuan daring tengah merebak. Model penawaran perekrutannya muncul di media sosial dan aplikasi pesan instan. Pemerintah diharapkan segera mengupayakan pencegahan dan penegakan hukum yang nyata agar fenomena ini tidak semakin berkembang. Direktur Eksekutif Migrant Care Wahyu Susilo menggambarkan, sepanjang 2022, Migrant Care menerima pengaduan 271 warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja di sejumlah negara, antara lain Malaysia, Kamboja, Filipina, Myanmar, Laos, Arab Saudi, UEA Irak, dan Libya. Dari jumlah itu, 189 WNI mengadu menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) atau perekrutan ilegal, lalu ditempatkan bekerja sebagai penipu daring (online scammer) dan tukang judi daring. Mereka mayoritas ditempatkan di Kamboja. Beberapa di antaranya ditempatkan di Myanmar, Laos, dan Filipina.

”Sebagian besar perekrutan melalui platform digital, seperti Facebook, Telegram, dan Whatsapp. Pelaku biasanya menawarkan promo gaji besar, fasilitas tempat tinggal, makan, pusat olahraga, komisi, dan gratis biaya keberangkatan. Setelah itu, korban umumnya diberangkatkan menggunakan penerbangan carter,” ujar Wahyu, Jumat (28/4) di Jakarta. Dia menduga penawaran gaji yang besar dan kecocokan pekerjaan teknologi informasi menjadi alasan korban bisa terjebak. Dugaan lainnya, korban baru saja kehilangan pekerjaan di Indonesia. (Yoga)


Menteri PUPR: Menteri BUMN Tidak Akan Bentuk Holding BUMN Karya

KT1 29 Apr 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan, Menteri BUMN Erick Thohir tak berencana melakukan merger (penggabungan) atau pembentukan holding (induk usaha) BUMN karya. Menteri BUMN hanya akan membentuk spesialisasi masing-masing BUMN karya. “Kalau menurut Pak Erick (Menteri BUMN) bukan merger,” kata Basuki di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (28/04/2023). Basuki menuturkan belum mengetahui rencana detail transformasi BUMN Karya yang akan dilakukan Kementerian BUMN. Namun, dia dan Erick memang telah menjalin komunikasi setelah muncul wacana transformasi BUMN karya. “Bukan (holding/induk usaha), hanya spesialisasi apa gitu,” imbuh dia. Menteri BUMN Erick Thohir sebelumnya mengatakan, pihaknya akan terus mendorong penyehatan BUMN karya. Kementerian BUMN sudah memiliki peta jalan atau roadmap untuk mentransformasi BUMN karya. Menurut Erick, pihaknya memperbaiki portofolio dan melakukan re-grouping, serta konsolidasi agar BUMN karya bisa memiliki spesialisasi dan keahlian sejalan dengan regulasi industri konstruksi di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Menurut Erick, bukan bisnis yang generalis apalagi palugada. Erick juga menyampaikan pentingnya pembangunan infrastruktur, serta peranan pemerintah dan swasta. (Yetede)

Kuartal I, Laba Bersih Impact, Laba Bukit Asam Turun 48%

KT1 29 Apr 2023 Investor Daily

JAKARTA, ID - PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) mengantongi laba bersih Rp 121 miliar atau naik 47,7% dari Rp 82 miliar pada kuartal I-2022. Hal ini terjadi seiring kenaikan pendapatan sebesar 5,8% menjadi Rp 744 miliar dari Rp 703 miliar. Demikian poin penting laporan keuangan Impact kuartal I-2023, dikutip Jumat (28/4/2023). Selain itu, di periode itu, margin laba kotor perseroan naik menja di 40,7% dari sepanjang 2022 sebesar 34,8%. Alasannya, ada efisiensi biaya produksi, termasuk penurunan harga bahan baku. Perseroan juga mencatatkan penurunan beban bunga, karena pelunasan sejumlah utang bank dari hasil penanaman modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD). Memasuki kuartal II-2023, yang bertepatan dengan Lebaran, perseroan mengantisipasi kinerja yang melandai. Namun, perseroan tetap akan menggenjot kinerja untuk mencapai target laba bersih Rp 390 miliar. Sepanjang tahun 2022, perseroan meraup laba bersih Rp 307,41 miliar dan pendapatan Rp 2,8 triliun, tumbuh 60% dan 7,7%. Pendapatan Impact disumbangkan segmen manufaktur dan distribusi dalam negeri sebesar Rp 2,13 triliun, real estate Rp 34 miliar, serta manufaktur dan distribusi Rp 710 miliar. (Yetede)