;
Tags

Perusahaan

( 1080 )

Mesin Pertumbuhan Baru Chanadra Asri

KT1 15 May 2024 Investor Daily (H)

Emiten petrokimia terintegrasi milik Taipan Parjogo Pangestu, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) optimistis akan mencatatkan kinerja cemerlang setelah mengakuisisi aset Shell Energy and Chemical Park (SECP). Aset kilang minyak mentah dengan kapasitas pemrosesan sebanyak 237.000 barel per hari, ethylene cracker berkapasitas 1,1 juta metrik ton per tahun di Pulau Bukom, serta aset kimia hilir di Pulau Jurong, Singapura ini, diyakini akan membantu meningkatkan  pendapatan Chandra Asri hingga lima kali lipat dalam tiga tahun mendatang. Chandra Asri bersama Glencore Plc telah membentuk perusahaan patungan (joint venture/ JV), CAPGC Pte Ltd, untuk mengaukisisi 100% Ltd.

Dengan kepemilikan bisnis kilang ini TPIA dapat mengolah minyak mentah secara langsung dan menghasilkan produk-produk bahan baku seperti bensin, solar, avtur, dan aspal yang belum dapat di produksi oleh fasilitas TPIA sebelumnya. Sementara itu, dengan adanya Glencore, salah satu trader komoditas terbesar di dunia, sebagai mitra strategis dapat meningkatkan daya saing TPIA di level global melalui jaringan distribusi serta stabilitas suplai minyak. (Yetede)

Tantangan Mengatasi Pengangguran Terbuka

KT3 14 May 2024 Kompas

Berdasar hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakermas) yang diselenggarakan BPS, tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada Februari 2024 sebesar 4,82 %. Angka ini terus menurun sejak Februari 2021 dan sudah lebih rendah dibandingkan kondisi sebelum pandemi Covid-19 di 4,99 % pada Februari 2020. Meski demikian, jumlah pengangguran di Indonesia masih cukup banyak, yaitu 7,20 juta orang dari total 149,38 juta angkatan kerja. TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap angkatan kerja. Pengangguran terbuka tidak hanya terdapat di perkotaan, tetapi juga perdesaan. Pada Februari 2024, baik di perkotaan maupun perdesaan, TPT sudah mengalami penurunan dibandingkan dengan kondisi Februari 2023. Menurunkan tingkat pengangguran masih menjadi tantangan berat.

Dalam membuat kebijakan untuk mengatasi pengangguran, penting juga memperhatikan sektor-sektor ekonomi apa saja yang memiliki potensi untuk menciptakan lapangan kerja. Diversifikasi ekonomi dan peningkatan investasi pada sektor-sektor yang memiliki dampak besar terhadap penyerapan tenaga kerja juga dapat menjadi langkah strategis. Berdasarkan hasil Sakernas Februari 2024, tiga lapangan pekerjaan yang menyerap tenaga kerja terbanyak adalah pertanian, kehutanan, dan perikanan (28,64 %); perdagangan besar dan eceran serta reparasi dan perawatan mobil dan sepeda motor (19,05 %); serta industri pengolahan (13,28 %). Pengembangan terhadap sektor-sektor ini dapat dijadikan pertimbangan untuk menghadapi tantangan pengangguran. Berbagai inovasi dalam menciptakan peluang pekerjaan baru dan memanfaatkan teknologi juga perlu dilakukan.

Oleh karena itu, selain diperlukan inovasi peluang pekerjaan baru, program pelatihan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja juga perlu diberikan kepada kelompok usia muda ini agar mereka mendapat pekerjaan dan mampu berkontribusi terhadap perekonomian. Tidak hanya itu, pendekatan yang inklusif dalam memberikan edukasi kewirausahaan juga perlu dilakukan kepada anak-anak muda sejak di bangku sekolah, terutama bagi mereka yang duduk di bangku SMK, karena pada Februari 2024 TPT tamatan SMK masih merupakan yang paling tinggi dibandingkan dengan tamatan jenjang pendidikan lain, yaitu 8,62 %. Padahal, SMK merupakan pendidikan vokasi yang diharapkan mampu menyiapkan lulusannya menjadi lulusan yang siap terjun ke dunia kerja. Sistem pendidikan harus terus disempurnakan agar sesuai dengan tuntutan pasar kerja modern dan mampu menjembatani kesenjangan (mismatch) antara keterampilan yang dimiliki para lulusan pendidikan dan kebutuhan. (Yoga)


Mengubur Cita-cita Karyawan Hebat

KT3 14 May 2024 Kompas

Saat menjadi pemimpin sebuah perusahaan dan memiliki anggota tim yang hebat, mereka selalu mencapai kinerja puncak, membuat inovasi, tak pernah melewati tenggat kerja, dan juga selalu bisa memuaskan keinginan klien apa yang akan dilakukan ketika mereka ingin pindah departemen? Laman Gallup merangkum perasaan pimpinan dalam tim yang kehilangan karyawan hebat itu. Kehilangan karyawan favorit menciptakan tantangan emosional dan pribadi dalam tim. Semangat tim dapat menurun, produktivitas juga turun, dan meningkatnya kebingungan di antara karyawan lain.

Data yang ada menunjukkan bahwa sebagian besar pemimpin pernah menimbun talenta. Dalam sebuah penelitian yang dikutip MIT Sloan Management Review menyebutkan, 75 % lebih pemimpin secara terbuka mengakui bahwa mereka pernah menimbun talenta alias tidak meloloskan keinginan mereka untuk berkembang di tempat baru. Penimbunan talenta dapat menghambat karier karyawan dan berdampak negatif pada bisnis. Di antara perusahaan-perusahaan yang disurvei itu, organisasi berkinerja tinggi akan dua kali lebih mungkin memprioritaskan perpindahan talenta.

Sementara organisasi berkinerja rendah 2,5 kali lebih mengatakan bahwa perpindahan talenta tidak penting dan mati-matian mempertahankan talenta dalam tim dan tak pernah memberi kesempatan untuk pindah. Laporan Penelitian Mobilitas Bakat pada 2015 yang ditulis Lee Hecht Harrison me- nemukan bahwa 24 % dari 257 organisasi yang disurvei mengatakan, tantangan utama yang dihadapi adalah kurangnya pemahaman organisasi tentang mobilitas bakat dan bagaimana pemanfaatkannya. Banyak pemimpin perusahaan tak mengetahui pentingnya mobilitas bakat di internal perusahaan agar kinerja perusahaan meningkat. Director at No Bull Financial Darren S di akun Linkedin miliknya memberi saran untuk menghadapi situasi seperti ini dan mengakhiri penimbunan talenta yang berkait dengan kultur perusahaan.

Pengembangan harus menjadi bagian dari budaya perusahaan dan pemimpin harus melihatnya sebagai bagian penting dari pekerjaan mereka. Dari situasi seperti ini, perusahaan perlu mendorong pegawai untuk lebih mandiri dengan menciptakan budaya kerja yang lebih dinamis yang seharusnya tak hanya menjadi tanggung jawab pemimpin saja. Karyawan membutuhkan kesempatan untuk menerapkan keterampilan dan menunjukkan kepada pemimpin tentang kemampuan mereka. Langkah itu harus dikombinasikan dengan keinginan karyawan. Di sinilah seorang pemimpin perlu mengetahui cita-cita karyawan sehingga bisa legawa untuk melepas mereka ke tempat yang diinginkan. (Yoga)


Ancaman Pekerja Platform

KT3 11 May 2024 Kompas

Sesuai laporan Organisasi Buruh Internasional (ILO) Indonesia termasuk dalam daftar 15 negara yang memiliki jumlah pekerja platform dalam jaringan (daring) terbanyak di dunia. Persentase porsi pekerja platform daring terhadap total pekerja di Indonesia mencapai 1,5 %. Laporan ILO yang bertajuk ”Realizing Decent Work in The Platform Economy” yang dirilis baru-baru ini menyoroti, kegiatan ekonomi yang dihasilkan dari platform teknologi merupakan salah satu manifestasi digitalisasi industri yang menimbulkan problem kerja layak yang serius. Misalnya, dugaan akses jaminan sosial yang rendah dan pengelolaan tenaga kerja manusia yang dominan berbasis algoritma (Kompas.id, 8/5/2024).

Sejak beberapa waktu lalu, isu ketenagakerjaan di industri digital mulai disorot. Di negara lain, isu ini diawali dengan masalah hak-hak pekerja yang berujung pada keinginan mereka di sejumlah perusahaan teknologi untuk membentuk serikat pekerja, yang memunculkan konflik internal dan mencuat ke publik. Beberapa di antaranya bisa diselesaikan. Namun, tidak sedikit yang masih menggantung, antara lain diberikan izin, tetapi serikat pekerja belum optimal. Laporan ILO di atas lebih banyak menyoroti pekerja yang tidak langsung bekerja di platform. Mereka seperti berada di pasar sekunder industri digital, seperti pengemudi daring, pengantar barang, pengantar makanan, dan penjual daring.

Masalah mereka, terutama yang berada di negara dengan aturan tenaga kerja yang minim, semakin berat karena nyaris tanpa perlindungan formal. Melihat jumlah pekerja yang bergantung pada industri digital itu tinggi, maka tuntutan akan memunculkan masalah. Mereka pasti akan meminta perlindungan yang memadai dan tentu penghasilan yang makin layak. Mereka terkena dampak kenaikan harga kebutuhan pokok sehingga kenaikan pendapatan harus menyertai mereka. Masalahnya, perusahaan teknologi tidak memiliki dana tunai yang memadai. Mereka masih merugi, sementara kenaikan harga layanan masih sulit dilakukan. Perusahaan teknologi kini di simpang jalan. (Yoga)


UMN Career Day 2024

KT3 10 May 2024 Kompas

Terlihat refleksi pengunjung saat berkonsultasi di stan PT Inti Berkat Jaya dalam acara UMN Career Day di Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Tangerang, Banten, pada hari Rabu (8/5/2024). Acara  UMN Career Day ini menawarkan berbagai lowongan magang dan pekerjaan untuk para mahasiswa baik yang masih kuliah di tingkat akhir maupun mereka yang sudah lulus kuliah. (Yoga)

Pasca penutupan Pabrik, Bata Lakukan Penyesuaian Bisnis

KT3 10 May 2024 Kompas

Pihak PT Sepatu Bata Tbk mengakui, pasca-pandemi Covid-19, perusahaan menghadapi banyak tantangan selama empat tahun terakhir, termasuk perubahan perilaku konsumen yang cepat. Dampaknya adalah penutupan pabrik yang ada di Purwakarta, Jabar, sejak 30 April 2024. Bata merasa perlu untuk bertransformasi guna melayani konsumen dengan lebih baik. ”Perusahaan tidak lagi dapat melanjutkan produksi di pabrik di Purwakarta, sebagai gantinya perusahaan akan menawarkan produk-produk baru yang menarik yang dirancang dan dikembangkan oleh Bata serta produsen lokal dari pabrik mitra kami di Indonesia. Banyak di antaranya yang sudah bekerja sama dengan kami sebelumnya,” kata Direktur dan Sekretaris Perusahaan PT Sepatu Bata tbk Hatta Tutuko melalui siaran pers, Kamis (9/5).

Hatta menambahkan, hal ini bukan keputusan yang mudah dan Bata sudah melakukan evaluasi mendalam melalui persetujuan di antara pihak-pihak yang terkait. Penyesuaian-penyesuaian ini juga merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus berkembang dan beradaptasi di masa-masa perubahan ini. Untuk menjaga kelangsungan bisnis jangka panjang, lanjut Hatta, Bata mengambil inisiatif yang bertujuan mengoptimalkan operasionalisasi perusahaan guna memenuhi kebutuhan pelanggan yang terus berkembang melalui pemasok lokal dan mitra lainnya. Bata akan tetap berkomitmen untuk berinvestasi di Indonesia dengan memenuhi permintaan pelanggannya. Bata akan terus berinovasi dan meningkatkan pengalaman pelanggan melalui berbagai cara, baik daring di laman bata.co.id maupun mengintegrasikan pengalaman langsung dari toko fisik. (Yoga)


Chandra Asri Group dan Glencore akan Akuisisi Aset Shell Energy and Chemical Park di Singapura

KT1 10 May 2024 Investor Daily (H)

Perusahaan Solusi Kimia dan Infrastruktur di Indonesia, PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri Group) dan Glencore plc (Glencore) menandatangani Perjanjian Jual Beli dengan Shell Singapore Pte. Ltd (SSPL) untuk mengakuisisi seluruh kepemilikannya di Shell Energy and Chemicals Park Singapore (SECP). Diketahui, Glencore merupakan salah satu perusahaan sumber daya alam terkemuka di dunia. Setelah melalui proses lelang yang kompetitif, CAPGC Pte. Ltd. (CAPGC), perusahaan patungan yang mayoritas dimiliki dan dioperasikan oleh Chandra Asri Group dan minoritas oleh Glencore melalui anak perusahaannya masing-masing, sepakat untuk mengakuisisi  SECP yang terdiri dari kilang minyak mentah dengan kapasitas  pemrosesan sebesar 237.000 barel per hari, ethylene cracker berkapasitas 1,1 juta metrik ton per tahun di Pulau Bukom dan aset kimia hilir di Pulau Jurong. Presiden Durektur dan CEO Chandra Asri Group Erwin Ciputra mengatakan, akuisisi ini merupakan keberhasilan dari strategi M&A terprogram untuk menjadi pemain   kimia dan infrastruktur terkemuka dan akan semakin memperkuat ketahanan bisnis Chandra Asri. (Yetede)

Presiden: Penutupan Pabrik Bata Tak Gambarkan Ekonomi Nasional

KT1 08 May 2024 Investor Daily (H)

Presiden Joko Widodo menekankan bahwa tutupnya pabrik PT Sepatu Bata Tbk tidak menggambarkan kondisi perekonomian Indonesia secara keseluruhan. Pasalnya, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, ekonomi Indonesia pada kuartal I-2024 tumbuh 5,11% secara tahunan (year on year/yoy). Dia menilai, pertumbuhan ekonomi nasional 5,11% menumbuhkan optimisme di tengah resesi global yang terjadi saat ini. Tapi yang jelas secara makro, perkembangan ekonomi kita sangat baik 5,11%, kata Presiden. Presiden menilai tutupnya pabrik sepatu tersebut karena pertimbangan perusahaan yang harus melakukan efisiensi atau kalah bersaing dengan barang-barang baru. Banyak hal," kata dia. Di tempat terpisah, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita  mengatakan, penutupan pabrik sepatu milik PT Sepatu Bata Tbk adalah upaya perusahaan untuk melakukan transformasi bisnis, hingga perseroan dapat kembali sehat dan efisien. "Mereka sedang melakukan transformasi bisnis dan menyesuaikan kegiatan bsinisnya agar lebih efisien. Kita ketahui bersama mereka telah menjual aset dalam rangka menjadikan perusahaan kembali sehat dan efisien," kata dia. (Yetede)

Gelar Private Placement, Merdeka Copper Berpotensi Raup Rp 6,26 Triliun

KT1 08 May 2024 Investor Daily (H)

PT Merdeka Cooper Gols Tbk (MDKA) berpotensi  menghimpun dana segar sehingga US$ 385,68 juta atau setara  Rp6,25 triliun dari rencana penambahan modal tanpa memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD III) atau private placement sebanyak 2,44 miliar saham atau maksimum 10% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor perseroan. Dana tersebut akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan dan ekspansi bisnis perseroan. Secara umum, pelaksanaan PMTHMETD III akan memberikan dampak secara langsung terhadap struktur  permodalan dan likuiditas perseroan. Dengan asumsi harga penutupan saham perseroan per tanggal 3 Mei 2024 sebebsar Rp 2.560 dan kurs tengah bank Indonesia sebesar Rp16.202 per dolar AS, kondisi keuangan dan ekuitas perseroan setelah pelaksanaan PMTHMETD III akan mengalami peningkatan sebesar US$ 386,68 juta," tulis manajemen Merdeka Copper. Manajemen Merdeka Copper mengungkapkan, dalam rangka mengembangkan kegiatan usaha perusahaan serta upaya memiliki kesempatan untuk melaksanakan potensi  ekspansi, perseroan memandang perlu untuk memperkuat struktur permodalannya. (Yetede)

Indofarma Harus Dibenahi Besar-Besaran

KT1 07 May 2024 Investor Daily (H)

Kementerian BUMN selaku pemegang saham mayoritas PT Indofarma Tbk (INAF) 'turun gunung' untuk menyampaikan sengkarut keuangan yang membelit perseroan. Keuangan emiten farmasi itu saat ini, mengalami difisit alias tekor untuk membiayai kebutuhan operasional, salah satunya gaji karyawan. Bahkan, kondisi itu berujung pada gugatan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU). PKPU dilayangkan perusahaan outsourcing, PT Forensight Global, kepada Indofarma pada 29 Februari 2024 dan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat mengabulkannya pada 28 Maret 2024. Mengatasi permasalahn ini, alih-alih menyelesaikannya perkorporasi, Kementrian BUMN justru berinisiatif untuk mengambil langkah radikal  dengan melaksanakan transformasi  besar-besaran secara grup farmasi. "Kami mencoba menyelesaikan secara grup karena Indofarma sedang kami lakukan rasionalisasi dan perbaikan keuangan. Cuma, holding yang akan melayani secara keseluruhan. Jadi kami akan menyelesaikan (permasalahan Indofarma ) secara holding," ungkap Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo. (Yetede)