;
Tags

Perbankan

( 2293 )

Direktur Utama BRI Sunarso Mendapatkan Penghargaan Internasional The Best 'SME Bangker of The Year'

KT1 08 Jul 2022 Investor Daily (H)

Dua penghargaan yang diterima BRI diberikan  oleh The Asset Triple A di Singapore (6/7). Di samping menobatkan Sunarso sebagai The Best 'SME Banker of The Year' BRI juga mendapat penghargaan The Best Treasury & Working Capital-SME'. Hadir langsung menerima penghargaan tersebut Direktur Utama BRI Sunarso dan BRI menjadi satu-satunya yang berasal dari Indonesia  yang memenangkan penghargaan dari The Asset Triple A. Selain Sunarso yang dinobatkan sebagai The Best 'SME Banker of The Year', Industri Achievement Award juga diraih oleh Lay Hua So (Managing Director & Head of Group Transaction  Banking UOP) sebagai Transaction Banker of The Year, Chintan Shah (APAC Head of Cash Management Duetsche Bank) sebagai Cash Management Banker of The Year, Makoto Hasegawa (Head of Transaction  Banking BNP Paribas Japan) sebagai Transaction Banker of The Year, Yvonne Yiu (Regional Co-Head of Global Liquidity & Cash Management, Asia Pacific HSBC) dan Erin Huang (China Head of Cash Management of The Year. Melalui kepemimpinannya di BRI sejak 2019, Sunarso pun kembali menetapkan BRI untuk kembali ke khittahnya sebagai bank UMKM. (Yetede)

Saatnya Bunga Acuan Dinaikkan

KT1 08 Jul 2022 Investor Daily (H)

Untuk menyelamatkan perekonomian nasional, sudah saatnya Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan, BI 7-Day Repo Rate (BI7DRR), yang selama 17 bulan berturut-turut dipatok di level 3,5%. Penaikan BI7DRR diperlukan terutama untuk mencegah pelemahan rupiah lebih dalam akibat pelarian modal asing (capital flight). Pelemahan nilai tukar rupiah secara masif akan memicu inflasi. Laju inflasi yang tinggi bakal menekan daya beli masyarakat, menggerus daya saing dunia usaha, mengganggu ketahanan APBN, dan memangkas pertumbuhan ekonomi nasional. Karena itu, Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada 20-21 Juli mendatang merupakan timing yang tepat untuk menaikkan BI7DRR minimal 25 bps. Apalagi bank sentral berbagai negara, termasuk Bank sentral AS, The Fed, sedang berancang-ancang  menaikkan kembali suku bunga. Selisih (spread) suku bunga domestik dan suku bunga global yang semakin tipis akan membuat  investor asing tergoda untuk keluar dari Indonesia. Mereka akan mengincar negara-negara  lain yang menawarkan suku bunga lebih tinggi. (Yetede)

Saatnya Bunga Acuan Dinaikkan

KT1 08 Jul 2022 Investor Daily (H)

Untuk menyelamatkan perekonomian nasional, sudah saatnya Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan, BI 7-Day Repo Rate (BI7DRR), yang selama 17 bulan berturut-turut dipatok di level 3,5%. Penaikan BI7DRR diperlukan terutama untuk mencegah pelemahan rupiah lebih dalam akibat pelarian modal asing (capital flight). Pelemahan nilai tukar rupiah secara masif akan memicu inflasi. Laju inflasi yang tinggi bakal menekan daya beli masyarakat, menggerus daya saing dunia usaha, mengganggu ketahanan APBN, dan memangkas pertumbuhan ekonomi nasional. Karena itu, Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada 20-21 Juli mendatang merupakan timing yang tepat untuk menaikkan BI7DRR minimal 25 bps. Apalagi bank sentral berbagai negara, termasuk Bank sentral AS, The Fed, sedang berancang-ancang  menaikkan kembali suku bunga. Selisih (spread) suku bunga domestik dan suku bunga global yang semakin tipis akan membuat  investor asing tergoda untuk keluar dari Indonesia. Mereka akan mengincar negara-negara  lain yang menawarkan suku bunga lebih tinggi. (Yetede)

BRI Jauh Dari Episentrum Gejolak Ekonomi Global

KT1 07 Jul 2022 Investor Daily (H)

Didukung nasabah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menyerap sekitar 83,6% kredit, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) jauh dari episentrum gejolak ekonomi global. Selama pergerakan manusia dan aktivitas bisnis kembali normal serta ada kemudahan dalam penyaluran kredit kepada UMKM, kinerja BRI akan terus membaik meski ada kenaikan suku bunga. Merespon ketidakpastian global, demikian Direktur Utama  PT BRI Tbk Sunarso, BRI menyiapkan empat strategi untuk menghadapi tantangan yang datang dari eksternal. Empat strategi yang sesuai business Follow stimulus tersebut adalah, pertama harus ada dananya, dengan memastikan pemerintah  lewat APBN akan turun tangan  dalam memberikan stimulus. Kedua, BRI menyiapkan data pihak-pihak yang bisa mendapatkan stimulus. "Ketiga, kami akan menyiapkan sistem yang kredible dan relieble, agar stimulus tersebut tepat sasaran. Keempat, kami mengomunikasikan stimulus tersebut kepada masyarakat, melalu petugas-petugas di lapangan," ucapnya. (Yetede)

Cara Pasar Menjewer Bank Sentral

HR1 07 Jul 2022 Kontan (H)

Tekanan terhadap rupiah berlanjut. Kemarin, kurs spot rupiah tutup di level Rp 14.999 per dollar Amerika Serikat (AS). Ini level terendah rupiah sejak 6 Mei 2020. Rupiah bahkan sempat mencapai Rp 15.039 per dollar AS. Pelemahan rupiah membuat pasar saham ikut kebakaran. IHSG kemarin turun 0,85% ke 6.646,41. Chief Excekutif Officer Edvisor.id Praska Putrantyo menjelaskan, rupiah memang menjadi biang keladi pelemahan pasar saham kemarin. Senior Analyst Equity Research Emtrade William Siregar mengatakan, asing tak menyukai keputusan Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga di tengah inflasi tinggi. Dus, pelemahan rupiah kali ini ibarat cara pasar menjewer Bank Indonesia (BI) agar menaikkan bunga.

‘BEBAN ABADI’ DI PUNDAK BI

HR1 07 Jul 2022 Bisnis Indonesia (H)

Parlemen punya usul menarik. Legalitas kolaborasi antara Bank Indonesia (BI) dan Pemerintah dalam pembiayaan semasa krisis bakal dipermanenkan. Apalagi, sejauh ini peran BI dianggap signifikan untuk menopang kebijakan fiskal Pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19.Usulan itu termuat dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan atau Omnibus Law Keuangan. Regulasi sapu jagat yang menjadi RUU inisiatif Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) itu mengusulkan agar bank sentral berperan sebagai pembeli siaga Surat Berharga Negara (SBN) di pasar perdana ketika terjadi krisis. Saat ditemui Bisnis, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tidak bersedia memberikan penjelasan mengenai dampak serta peluang dilanjutkannya posisi bank sentral sebagai penopang fiskal dalam Omnibus Law Keuangan. Sejak hawar virus Corona melanda, peran bank sentral memang cukup krusial. BI dan pemerintah tercatat telah menandatangani tiga SKB untuk membantu pembiayaan APBN 2020 hingga APBN 2022.Pada SKB I, pembelian SBN oleh BI di pasar perdana mencapai Rp75,86 triliun baik melalui lelang, lelang tambahan atau Green Shoe Option (GSO), dan penawaran langsung atau private placement. Adapun pada SKB II, BI menanggung beban untuk pembiayaan public goods melalui pembelian SBN dengan mekanisme private placement dengan nilai Rp397,56 triliun. Sementara itu, dalam SKB III bank sentral berkomitmen membeli SBN di pasar perdana senilai Rp224 triliun.

BSI Semakin Fokus Garap Pusat Keuangan Syariah di Dubai

HR1 06 Jul 2022 Bisnis Indonesia (H)

PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) semakin fokus menggarap pasar keuangan di Dubai sebagai pusat ekonomi syariah dunia, seiring penguatan kerja sama oleh Pemerintah Indonesia melalui kunjungan Presiden Joko Widodo ke Uni Emirat Arab (UEA), Jumat (1/7). Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan, dengan hadirnya BSI Representative Office di Dubai International Financial Centre (DIFC), menjadi peluang besar untuk optimalisasi potensi pasar yang bisa digarap BSI di kawasan Timur Tengah. “UAE pusat ekonomi syariah dunia. Potensi pasarnya sangat besar. Hadirnya kami di Dubai akan menjadi penghubung perbankan dan keuangan Indonesia dengan pusat-pusat keuangan syariah dunia lainnya. Jadi kami akan semakin fokus di Dubai, terlebih belum lama ini Presiden Joko Widodo mempererat hubungan Indonesia dengan UEA,” tutur Hery, Selasa (5/7)

MERACIK OBAT BARU BANK GAGAL

HR1 06 Jul 2022 Bisnis Indonesia (H)

Dalam draf Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan atau Omnibus Law Keuangan yang diterima Bisnis, bank gagal baik yang berdampak sistemik ataupun tidak berdampak sistemik disebut sebagai Bank Dalam Resolusi. Dalam ketentuan itu, sebuah bank dikatakan dalam resolusi setelah dinyatakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai bank yang mengalami kesulitan keuangan dan membahayakan kelangsungan usaha, serta tidak dapat disehatkan sesuai dengan kewenangan yang dimiliki OJK. Adapun, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) melakukan tindakan resolusi kepada bank tersebut dengan empat skema. Pertama, mengalihkan sebagian atau seluruh aset dan/atau kewajiban bank kepada bank penerima. Kedua, mengalihkan sebagian atau seluruh aset dan/atau kewajiban bank kepada bank perantara. Ketiga, melakukan penyertaan modal sementara, sedangkan keempat, melakukan likuidasi.


BANK MINI PIKAT KONGLOMERASI

HR1 05 Jul 2022 Bisnis Indonesia (H)

Bisnis bank rupanya masih amat menarik minat konglomerasi. Prospek industri perbankan yang moncer serta penetrasi layanan keuangan digital yang masif membuat aksi akuisisi kelompok usaha besar terhadap bank-bank kecil terus berlanjut. Manuver terbaru dilakukan oleh PT Astra Internasional Tbk. Emiten dengan kode ASII itu mengambil alih 49,56% kepemilikan saham PT Bank Jasa Jakarta melalui entitas afiliasinya, PT Sedaya Multi Investama senilai Rp3,88 triliun. Melalui keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia, Senin (4/7), ASII juga menyampaikan salah satu pemegang saham Bank Jasa Jakarta yakni Welab Sky Limited akan meningkatkan kepemilikannya hingga 49,56%. Pada Desember 2021, Welab yang berbasis di Hong Kong mengumumkan masuk sebagai salah satu pemegang saham Bank Jasa Jakarta dengan porsi kepemilikan sebesar 24%. Dengan pengumuman dari ASII itu, Welab nantinya akan menambah porsi hingga 25,56% di bank tersebut. Kolaborasi antara Welab dengan Astra Group di bisnis keuangan sejatinya bukan hal baru. Welab telah menjalin kolaborasi dengan Astra Group lewat bisnis peer-to-peer (P2P) lending dengan mendirikan PT Astra Welab Digital Arta atau Maucash pada 2018.

Gebrakan Astra masuk ke bisnis perbankan digital kian menyemarakkan konglomerasi di bisnis perbankan. Sepanjang tahun ini, sejumlah perusahaan papan atas seperti Elang Mahkota Group milik keluarga Sariaatmadja, Sampoerna Group, dan Maspion Group, melakukan aksi korporasi di bisnis bank. Ketua Departemen Neobank Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech) Kaspar Situmorang menyatakan kecepatan eksekusi di ekosistem yang dimiliki masing-masing konglomerasi bank digital, menjadi salah satu penentu keunggulan dalam persaingan di industri perbankan berbasis internet. Menurutnya, terdapat empat tipe bank digital di Indonesia yakni pertama, bank digital yang tergabung dalam konglomerasi keuangan; kedua, bank digital yang bagian dari konglomerasi nonkeuangan; ketiga, bank digital bagian dari teknologi finansial (tekfin); dan keempat, bank digital bagian dari perusahaan teknologi.

Serius Terapkan ESG, BRI Siapkan 8 Juta Pohon

KT1 30 Jun 2022 Investor Daily (H)

PT Bank Rakyat Indonesia (persero) Tbk (BRI) berkomitmen untuk mengimplementasikan praktik berbasis lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan (Environmental, social, and governance/ESG). BRI pun akan meluncurkan program dimana setiap nasabah kredit  usaha rakyat (KUR) pada saat akad kredit  akan diberi satu pohon untuk ditanam. Saat ini terdapat 8,1 juta nasabah KUR, sehingga perlu disediakan 8,1 juta pohon. Direktur Utama BRI Sunarso menjelaskan bahwa implementasi ESG merupakan tanggung jawab perseroan untuk mendukung komitmen pemerintah  dalam net zero emission. "Kalau hari ini BRI ngomong ESG karena memang diatur OJK, karena ada aturannya, maka BRI mematuhinya. Kedua, karena BRI itu perusahaan publik, investor besar para CEO-nya kirim surat tentang bagaimana komitmen kami menerapkan prinsip keuangan berlanjutan, liabilitas bagaimana, operasional, kami harus merancang kredit pembiayaan, pastikan pembiayaan tidak pada usaha yang merusak lingkungan ,jadi kami salurkan  kepada kegiatan usaha  berwawasan lingkungan (KUBL)," urai Sunarso. (Yetede)

Pilihan Editor