Perbankan
( 2293 )Bank Sahabat Sampoerna Targetkan Perbaikan 40 Kantor Cabang
Bank Sahabat Sampoerna menargetkan pembukuan sebanyak 30-40 kantor cabang baru dalam beberapa tahun mendatang. Di samping itu, perseroan tetap optimis dapat memacu pertumbuhan kredit pada tahun ini mencapai 10%. Finance Director and Business Planning Bank Sahabat Sampoerna Hengky Suryaputra menyampaikan, bank konvensional lain sudah memiliki banyak cabang dan cenderung sudah mulai mengurangi cabangnya karena transformasi digital yang tengah mereka lakukan. Sebaliknya, hingga saat ini Bank Sahabat Sampoerna memiliki 21 cabang tapi tetap melakukan transformasi digital sejak lama. "Bank Sahabat Sampoerna saat ini memiliki 21 cabang tapi kita melihat setelah melakukan transformasi digital pun cabang-cabang ini masih diperlukan. Oleh karena itu, dalam tiga tahun ke depan kita akan kembali membuka sebanyak 30-40 cabang lagi," kata Hengky saat media visit ke Beritasatu Media Holdings di Jakarta. (Yetede)
Bank Digital Perkuat Sinergi Dengan Induk
Bank-bank digital semakin memperkuat sinergi dengan para pemilik saham atau investor mereka. Sinergi tersebut memanfaatkan ekosistem yang sudah terbentuk dalam memperluas jangkauan pasar.
PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) misalnya, memperkuat sinergi dengan induknya, Bank Rakyat Indonesia (BRI). Kerjasama ini dengan meluncurkan fitur tabungan digital Bank Raya pada super apps BRImo. Lewat sinergi itu, Bank Raya menargetkan bisa mencatatkan akun rekening 1 juta sampai akhir tahun. Per Juni 2022, baru 713.000 rekening.
33 Bank Raih Digital Banking Award
Sebanyak 33 bank meraih penghargaan pada ajang Digital Banking Award 2022 (DBA 2022) yang diselenggarakan secara virtual, Selasa (28/6). Penghargaan yang baru pertama kalinya digelar itu diberikan oleh Majalah Investor-Berita Satu Media Holdings (BSMH) bekerja sama dengan Intellectual Business Community (IBC). Ketua Dewan Juri DBA 2022 Bayu Prawira Hie menjelaskan, pemeringkatan dan pemberian penghargaan ini dimaksud untuk mempercepat transformasi digital perbankan di Indonesia. "Acara ini juga bertujuan untuk membantu pemerintah dan OJK dalam mendorong transformasi digital sektor perbankan, mendorong bank-bank untuk memperbaiki kualitas layanan digital, serta mendorong terjadinya akselerasi pembentukan ekosistem digital perbankan di Indonesia," ujar Bayu dalam pernyataannya. (Yetede)
33 Bank Raih Digital Banking Award
Sebanyak 33 bank meraih penghargaan pada ajang Digital Banking Award 2022 (DBA 2022) yang diselenggarakan secara virtual, Selasa (28/6). Penghargaan yang baru pertama kalinya digelar itu diberikan oleh Majalah Investor-Berita Satu Media Holdings (BSMH) bekerja sama dengan Intellectual Business Community (IBC). Ketua Dewan Juri DBA 2022 Bayu Prawira Hie menjelaskan, pemeringkatan dan pemberian penghargaan ini dimaksud untuk mempercepat transformasi digital perbankan di Indonesia. "Acara ini juga bertujuan untuk membantu pemerintah dan OJK dalam mendorong transformasi digital sektor perbankan, mendorong bank-bank untuk memperbaiki kualitas layanan digital, serta mendorong terjadinya akselerasi pembentukan ekosistem digital perbankan di Indonesia," ujar Bayu dalam pernyataannya. (Yetede)
33 Bank Raih Digital Banking Award
Sebanyak 33 bank meraih penghargaan pada ajang Digital Banking Award 2022 (DBA 2022) yang diselenggarakan secara virtual, Selasa (28/6). Penghargaan yang baru pertama kalinya digelar itu diberikan oleh Majalah Investor-Berita Satu Media Holdings (BSMH) bekerja sama dengan Intellectual Business Community (IBC). Ketua Dewan Juri DBA 2022 Bayu Prawira Hie menjelaskan, pemeringkatan dan pemberian penghargaan ini dimaksud untuk mempercepat transformasi digital perbankan di Indonesia. "Acara ini juga bertujuan untuk membantu pemerintah dan OJK dalam mendorong transformasi digital sektor perbankan, mendorong bank-bank untuk memperbaiki kualitas layanan digital, serta mendorong terjadinya akselerasi pembentukan ekosistem digital perbankan di Indonesia," ujar Bayu dalam pernyataannya. (Yetede)
33 Bank Raih Digital Banking Award
Sebanyak 33 bank meraih penghargaan pada ajang Digital Banking Award 2022 (DBA 2022) yang diselenggarakan secara virtual, Selasa (28/6). Penghargaan yang baru pertama kalinya digelar itu diberikan oleh Majalah Investor-Berita Satu Media Holdings (BSMH) bekerja sama dengan Intellectual Business Community (IBC). Ketua Dewan Juri DBA 2022 Bayu Prawira Hie menjelaskan, pemeringkatan dan pemberian penghargaan ini dimaksud untuk mempercepat transformasi digital perbankan di Indonesia. "Acara ini juga bertujuan untuk membantu pemerintah dan OJK dalam mendorong transformasi digital sektor perbankan, mendorong bank-bank untuk memperbaiki kualitas layanan digital, serta mendorong terjadinya akselerasi pembentukan ekosistem digital perbankan di Indonesia," ujar Bayu dalam pernyataannya. (Yetede)
Mei Tumbuh 10%, DPK Perbankan Capai Rp7.266,8 Triliun
Penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) di perbankan per Mei 2022 mencapai Rp7.266,8 triliun atau tumbuh 10,1% secara tahunan (year on year/yoy). Pertumbuhan DPK tersebut sedikit melambat dibandingkan bulan sebelumnya yang naik 10,3% (yoy), terutama disebabkan oleh perlambatan penambahan tabungan dan simpanan berjangka. Berdasarkan Analisa Uang Beredar Mei 2022 yang dirilis Bank Indonesia (BI), dari golongan nasabahnya, perlambatan tabungan serta simpanan berjangka terjadi baik pada golongan nasabah perorangan maupun korporasi. " Sementara itu, simpanan berjangka mengalami kontraksi sebesar 0,4% (yoy), berbalik arah dari pertumbuhan positif 0,9% (yoy) pada bulan sebelumnya, terutama pada bank yang berlokasi di DKI Jakarta dan Jawa Timur. Disisi lain pertumbuhan giro meningkat dari 18,6% (yoy) pada April 2022 menjadi 23,6% (yoy) pada Mei 2022, baik pada giro rupiah maupun valuta asing," ungkap Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam keterangannya, Senin. (Yetede)
Salurkan Kredit, Bank Digital Mulai Unjuk Gigi
Pada awal kehadirannya, bank digital memberikan pemanis menarik nasabah dengan menggelar berbagai promosi. Kini, kelompok bank ini mulai mengoptimalkan kinerja dengan menyalurkan kredit dan mengoptimalkan pendapatan berbasis komisi.
Direktur Utama BCA Digital, Lanny Budiati menyatakan, telah menyiapkan berbagai strategi di sepanjang 2022. Mulai meningkatkan customer-based berkualitas, mengembangkan produk-produk sesuai kebutuhan nasabah dan masyarakat serta menghasilkan pendapatan. Sementara Bank Neo Commerce mengoptimalkan kredit dan pendapatan berbasis komisi di tahun 2022. Presiden Direktur Bank Neo Commerce, Tjandra Gunawan menyatakan, dalam memacu pendapatan berbasis komisi, juga menggarap bisnis wealth management secara digital.
BRI Setor 27,09 Triliun Ke Negara Sepanjang Tahun 2021
Tak hanya perolehan laba yang signifikan, BRI juga telah menyetorkan dana Rp.27.09 triliun kepada negara sepanjang tahun 2021 lalu. Setoran tersebut terdiri dari pembayaran pajak senilai Rp. 20.17 triliun dan pembayaran dividen atas laba tahun buku 2020 senilai Rp. 6.92 triliun. Menurut Dirut BRI, Sunarso, keberhasilan BRI mencatatkan kinerja gemilang tahun lalu merupakan hasil strategi transformasi BRIvolution 2.0 pada tahun 2020 sehingga BRI mampu menghadapi tantangan dan peluang bisnis yang ada. (Yoga)
BRI Jadi Perusahaan Publik Terbesar di Indonesia Versi Forbes Global 2000
BRI kembali menunjukkan prestasi terbaiknya dengan menjadi perusahaan publik terbesar dan terbaik di Indonesia dalam pemeringkatan Forbes 2022 Global 2000 World Larest Public Companies in Indonesia. Secara sensasional, BRI menempati ranking ke-349 atau naik dari peringkat 362 pada tahun lalu. Untuk meraih posisi bergengsi tersebut, terdapat empat aspek yang dinilai oleh Forbes yaitu, sales, profit, assets dan market value. Dirut BRI, Sunarso mengatakan, prestasi tersebut membuktikan pihaknya mampu menjaga kinerja positif yang berkelanjutan dengan manajemen risiko yang sangat terukur. (Yoga)






