;
Tags

Perbankan

( 2293 )

”Quo Vadis” Bank Digital?

KT3 28 Feb 2023 Kompas (H)

Bank digital adalah bank yang memanfaatkan teknologi digital secara intensif, tidak mengandalkan jaringan cabang seperti umumnya bank-bank tradisional. Bank digital digadang-gadang sebagai  terobosan dunia perbankan. Di Indonesia, fenomena ini dimulai dengan Bank Artos yang diubah menjadi Bank Jago oleh Jerry Ng. Hal ini segera menjadi tren. CT Corp mengakuisisi Bank Harda menjadi Allo Bank, Sea Group (pemilik Shopee) mengakuisisi Bank Kesejahteraan Ekonomi menjadi SeaBank, dan Akulaku mengubah Bank Yudha Bhakti menjadi Bank Neo Commerce. Grab dan Emtek pun berpatungan mengakuisisi bank Fama untuk diubah menjadi bank digital. Bank-bank besar pun tak ketinggalan. BRI mereposisi BRI Agro menjadi Bank Raya, BCA mengakuisisi Bank Royal menjadi BCA Digital, dan BNI berniat menjadikan Bank Mayora sebagai bank digital mereka. Kinerja saham bank-bank digital sempat sangat fantastis. Pada Januari 2022, Bank Jago pernah mencapai kapitalisasi pasar Rp 260 triliun dan menjadi emiten terbesar peringkat ke-5. Namun, saat ini kapitalisasi Bank Jago anjlok 85 % dari puncaknya menjadi hanya sekitar Rp 40 triliun. Mirip dengan Bank Jago, kapitalisasi Bank Raya turun 84 % menjadi Rp 10,5 triliun. Kapitalisasi Allo Bank turun 80 persen menjadi Rp 35 triliun dan Bank Neo Commerce melorot 76 % menjadi hanya Rp 8 triliun.

Quo vadis bank digital? Ke mana arah nasib bank-bank digital? Faktor sukses bank digital adalah akses ke ekosistem digital, tidak berbeda dengan zaman dulu ketika semua  konglomerat memiliki bank masing-masing. Salim memiliki BCA, Lippo memiliki Lippo Bank, Sinar Mas memiliki BII, dan CT memiliki Bank Mega, yang menjadi sumber dana murah bagi kelompok usahanya dan sebaliknya mereka juga memanfaatkan captive bisnis kelompok usahanya. Di era digital, strateginya mirip. Bank Jago berharap bisa mengeksploitasi ekosistem GoTo. Allo Bank menggarap bisnis CT Corp. BNC memanfaatkan basis pengguna Akulaku, SeaBank berfokus pada ekosistem Shopee. Adapun ekosistem Grab dan Emtek dipersiapkan untuk digarap oleh Bank Fama. Bedanya, cara menggarapnya lebih berfokus pada pendekatan business to consumer (B2C) dan dilakukan secara digital dengan pengalaman pengguna (user experience) yang lebih terpadu dengan proses bisnis di sektor riil. Faktor kemampuan teknologi digital jelas memegang peranan penting. Bank digital yang dimiliki kelompok usaha pemain digital, seperti Seabank, BNC, serta Grab dan Emtek, akan mendapatkan keuntungan karena kemampuan teknologi digital yang dimiliki oleh induknya. Sebaliknya, bank digital yang dimiliki bank tradisional atau kelompok usaha yang bukan digital harus mau berinvestasi untuk membangun kemampuan teknologi digital yang kuat jika ingin berhasil. Faktor lain yang memengaruhi kesuksesan bank digital, tetapi belum terlalu jelas, adalah regulasi. Jika diatur dan diawasi secara spesifik dan dibedakan dari perbankan tradisional, perbankan digital berpotensi lebih cepat berkembang. (Yoga)


OJK: Merger Bank MNC dan Nobu Lahirkan Bank Lebih Baik

KT1 28 Feb 2023 Investor Daily (H)

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mengumumkan bahwa dua bank yang tengah melakukan merger adalah PT Bank MNC Internasional Tbk dan PT Bank Nationalnobu Tbk (Bank Nobu). Aksi korporasi tersebut diyakini akan menghasilkan bank yang lebih kuat karena didukung ekosistem dua kelompok usaha besar yaitu MNC dan Lippo Group. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan, rencana merger Bank MNC dan Bank Nobu sudah diajukan sebelum deadline akhir tahun 2022. Dia menyebut, sudah ada tim merger dan langkah-langkah realisasi terkait merger kedua bank dengan ekosistem besar tersebut.

Proses penggabungan dua bank tersebut akan rampung pada Juni 2023. “Ini bagus sekali, Bank MNC bergabung dengan Bank Nobu, keduanya punya ekosistem kuat dan isunya bukan lagi memenuhi syarat Rp 3 triliun, tapi merger. Kita sama-sama tahu, MNC dan Lippo konglomerat kuat. Saya yakin bisa sinergi,” ujar Dian dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner (RDK) Bulanan OJK, Senin (27/2/2023). Dian mengungkapkan, komitmen dari kedua pemilik bank tersebut sudah jelas untuk memperkuat kontribusinya terhadap perbankan nasional dan perekonomian Indonesia. (Yetede)


Ekspor Impor Menggeliat, Transaksi Trade Finance Ikut Meningkat

HR1 28 Feb 2023 Kontan

Transaksi perdagangan (trade finance) di industri perbankan terus meningkat. Bisnis ini mampu mendorong pertumbuhan bisnis internasional perbankan. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) misalnya selama tahun 2022 menunjukkan volume pertumbuhan trade finance tumbuh 21% secara tahunan atau year on year (yoy) atau meningkat Rp 102 triliun. Sekretaris Perusahaan BRI, Aestika Oryza Gunarto mengungkapkan, di tahun 2023 BRI optimistis pertumbuhan bisnis trade finance dapat tumbuh sesuai dengan target dua digit. Baik dari fee income maupun dari jumlah transaksi dan volume. Tak mau kalah, Direktur Treasury & International Banking PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Panji Irawan mengatakan, outstanding portofolio Bank Mandiri di luar negeri ada sekitar US$ 8 miliar hingga akhir tahun 2022. Salah satunya mencakup trade finance. Bank BNI juga berhasil mencatatkan pertumbuhan volume transaksi trade finance. Dengan pertumbuhan tahunan sebesar 14,1% yoy pada 2022 atau mencapai Rp 1,26 triliun.

TRANSFORMASI PEDULI LINDUNGI : Keamanan Data Jadi Perhatian

HR1 28 Feb 2023 Bisnis Indonesia

Badan Siber dan Sandi Negara atau BSSN memastikan keamanan data pribadi yang ada di aplikasi Satu Sehat Mobile yang merupakan transformasi dari PeduliLindungi tetap terjaga. Sandiman Ahli Madya BSSN Anton Setiyawan mengatakan, pihaknya berupaya memperkuat keamanan sistem dari platform tersebut. Pengelolaan data pun dilakukan sesuai prinsip yang ada di Undang-Undang. “Kementerian Kesehatan selalu berkoordinasi dengan BSSN terkait dengan penerapan prinsip perlindungan data pribadi,” katanya kepada Bisnis, Senin (27/2). Lebih lanjut, dia menuturkan, BSSN bakal melakukan evaluasi terkait dengan bagian-bagian dari sistem di aplikasi PeduliLindungi untuk mengetahui apa saja yang harus ditingkatkan guna menghindari kejadian yang tidak diinginkan. Sementara itu, lembaga riset siber Communication & Information System Security Research Center (CISSReC) menyebut proses transformasi aplikasi PeduliLindungi jadi Satu Sehat Mobile berpotensi melanggar Undang-undang (UU) No. 27/2022 tentang Perlindungan Data Pribadi.

Penerapan ESG Makin Diakui Dunia, BRI Raih 2 Penghargaan Internasional The Asset Triple A

KT1 27 Feb 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA – Komitmen kuat PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. menerapkan praktik keuangan berkelanjutan di industri perbankan dalam negeri semakin diakui dunia. Terbaru, BRI meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang The Asset Triple A Country Awards 2022 For Sustainable Finance yang diselenggarakan di Hong Kong (23/02). The Asset sebagai pemberi penghargaan adalah lembaga riset dan penerbit berita bisnis serta industri keuangan Asia yang berdiri sejak 1999 dan berbasis di Hongkong. Sedangkan penghargaan The Asset Triple A Awards adalah pengakuan utama bagi mereka yang unggul di industrinya masing-masing. Adapun BRI menerima 2 penghargaan sekaligus sebagai ‘The Best Issuer for Sustainable Finance’ dan ‘Best Sustainability Linked Loan’. Penghargaan diterima langsung oleh Direktur Kepatuhan BRI Ahmad Solichin Lutfiyanto dan SEVP Treasury & Global Services BRI Achmad Royadi. Dalam menerima penghargaan tersebut, BRI juga mengajak perwakilan Insan BRILiaN (pekerja BRI) secara langsung ke Hong Kong untuk menyaksikan dan menerima penghargaan. Insan BRILiaN yang ikut serta merupakan pekerja berprestasi, perwakilan tersebut diantaranya meliputi Kepala Unit (Kaunit), Mantri, Relationship Manager (RM) Kecil, RM Menengah, dan RM Konsumer. (Yetede)

Bank Mega Bagi Dividen Tunai Bagi Rp 2,8 Triliun

KT1 25 Feb 2023 Investor Daily (H)

PT Bank Mega Tbk sepanjang 2022 membukukan laba bersih Rp 4,05 triliun naik 1,11% dibandingkan tahun sebelumnya (year on year/yoy). Perseroan juga dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp 2,84 triliun. Sementara itu, sisa laba Rp 1,21 triliun digunakan sebagai saldo laba, serta Rp 77,66 juta sebagai dana cadangan guna memenuhi ketentuan Pasal 70 UUPT. Sehubungan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan digitalisasi per[1]seroan, maka Bank Mega menambah seorang direktur yang secara khusus bertanggung jawab di bidang information technology. Selain itu, dilakukan pengisian jabatan wakil direktur utama dalam susunan direksi perseroan.

Penambahan ketentuan jabatan wakil direktur utama dalam susunan direksi perseroan. anggota direksi sesuai perubahan angggaran dasar yang telah disetujui dalam RUPST ini. Dirut Bank Mega Kostaman Thayib mengatakan, di tengah kondisi perekonomian yang cukup menantang di sepanjang 2022, Bank Mega berhasil menutup kinerja akhir 2022 dengan membukukan laba bersih sebesar Rp 4,05 triliun. “Perolehan laba bersih Bank Mega dikontribusikan melalui kenaikan net interest income (NII) sebesar 21,24% menjadi Rp 5,87 triliun dari posisi yang sama periode sebelumnya sebesar Rp 4,84 triliun. Bank Mega dari sisi profit berada di urutan ke-7 secara nasional,” kata Kostaman di Jakarta, Jumat (24/2/2023). (Yetede)


BCA Bidik Pertumbuhan KKB Dua Digit

KT1 25 Feb 2023 Investor Daily (H)

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) tahun ini optimistis bisnis kredit kendaraan bermotor (KKB) tahun ini bisa tumbuh dua digit, seiring mobilitas masyarakat yang mulai pulih, sehingga banyak masyarakat yang membeli kendaraan. Guna mendorong target tahun ini, BCA kembali menghadirkan promo bombastis program KKB dan kredit sepeda motor (KSM) sepanjang perhelatan BCA Expoversary 2023 di ICE BSD, Tangerang. Satu hal yang juga membedakan KKB dan KSM tahun ini adalah BCA memastikan aksesibilitas KKB dan KSM bagi seluruh nasabahnya.

Direktur BCA Finance Petrus S. Karim menyampaikan, BCA menawarkan promo suku bunga terjangkau untuk KKB selama Expoversary 2023, “Kami menawarkan suku bunga spesial 2,66% flat p.a untuk tenor 3 tahun. Selain itu, selama perhelatan Expoversary 2023 ini BCA juga menyediakan down payment 0% untuk beberapa tipe mobil,” kata Petrus ditemui di ICE BSD, Tangerang, Kamis (24/2/2023). Di sisi lain untuk KSM, BCA juga memberikan penawaran spesial. Presiden Direktur BCA Multifinance Herwandi Kuswanto, menjelaskan, pihaknya juga memberikan hadiah spesial berbentuk suku bunga 5,66% untuk nasabah prioritas dan solitaire BCA untuk pembelian motor premium. (Yetede

Perbankan Andalkan Kredit Konsumsi

KT3 24 Feb 2023 Kompas

Pemulihan ekonomi yang diperkirakan berlanjut diyakini bakal menjadi pendorong kredit konsumsi tahun ini. Direktur Utama PT Bank  Central Asia Tbk Jahja Setiaatmadja, saat membuka BCA Expoversary ke-66 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Kamis (23/2) mengatakan, konsumsi masyarakat yang membaik akan turut menopang kredit konsumsi. ”Daya beli masyarakat tetap kuat,” ujarnya.(Yoga)

BCA Expoversary 2023 Targetkan Transaksi Rp 20 T

KT1 24 Feb 2023 Investor Daily (H)

TANGERANG, ID – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menggelar BCA Exoversary 2023 sebagai bagian dari perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-66 perseroan. Acara yang menawarkan berbagai macam produk perbankan itu dilaksanakan secara hibrid dan ditargetkan dapat membukukan transaksi hingga Rp 20 triliun yakni Rp 15 triliun secara offline dan online sebesar Rp 5 triliun. BCA Exoversary 2023 secara off ine diselenggarakan dari 23 hingga 26 Februari 2023 di Hall 1-10 ICE BSD Kabupaten Tangerang. Sementara itu, BCA Expoversary online dilaksanakan pada 23 Februari hingga 26 Maret 2023 melalui website expo.bca.co.id. Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja menyatakan, BCA Expoversary kali ini kembali memberikan promo terbaik untuk setiap penawaran atas kredit pemilikan rumah (KPR), kredit kendaraan bermotor (KKB), dan kredit sepeda motor (KSM). Menurut Jahja, BCA Expoversary 2023 ini merupakan BCA Expoversary ke-6 yang diselenggarakan perseroan. Acara ini digelar dengan menggandeng sejumlah par tner seperti developer, dan dealer. Adanya even ini juga turut mendorong pertumbuhan kredit konsumer BCA tahun ini. (Yetede)

Saat Bunga Tinggi, KPR Tetap Deras

HR1 24 Feb 2023 Kontan

Meski dalam era bunga tinggi, perbankan masih yakin penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) bisa tumbuh dobel digit. Bankir menyebut likuiditas yang ditopang dana murah menjadikan bank mampu menahan kenaikan suku bunga. Bank Central Asia (BCA), misalnya, menargetkan, penyaluran kredit di tahun 2023 bisa tumbuh dua digit. Direktur BCA, Haryanto Tiara Budiman menyatakan selain menggelar ekspo, BCA akan menyasar segmen menengah. Saat ini, kebanyakan BCA menyalurkan KPR dengan ticket size Rp 1 triliun. Karena itu, BCA mulai bekerja sama dengan pengembang yang menawarkan produk di harga Rp 350 juta-Rp 500 juta. Adapun penyaluran KPR BCA pada tahun lalu mencapai Rp 108,29 triliun, atau tumbuh 11,0% per tahun. Pada BCA Expoversary 2023, bank berkode saham BBCA ini menawarkan KPR dengan bunga mulai 2,66% fixed satu tahun. Bank Mandiri menargetkan bisnis KPR tumbuh dua digit tahun ini. Tahun lalu, pertumbuhan KPR 8,4% yoy menjadi Rp 50,1 triliun.

Pilihan Editor