;
Tags

Kerjasama Ekonomi

( 335 )

Disepakatinya Nota Kesepahaman Strategis

KT3 26 May 2025 Kompas (H)

Presiden Prabowo dan PM China, Li Qiang menyaksikan penandatanganan sejumlah nota kesepahaman strategis di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (25/5). Momen ini menandai penguatan kerja sama bilateral Indonesia-China di berbagai sektor. ”Kami telah melaksanakan pembicaraan yang cukup produktif hari ini dan mencapai kesepakatan dalam banyak bidang kerja sama. Kami optimistis, kerja sama ini akan membawa kebaikan bagi kedua bangsa,” kata Presiden Prabowo saat jamuan makan siang bersama PM Li Qiang di Istana Negara, Jakarta, Minggu. Nota kesepahaman itu ditandatangani perwakilan kementerian, lembaga, serta mitra strategis dari Indonesia dan China di ruang kredensial Istana Merdeka. Penandatanganan ini dilakukan seusai pertemuan bilateral antara kedua pemimpin negara.

Nota kesepahaman utama yang ditandatangani Kemenko Bidang Perekonomian RI dan Kemendag Republik Rakyat China adalah Penguatan Kerja Sama Ekonomi di Bidang Industri dan Rantai Pasok. Ditandatangani pula nota kesepahaman trilateral antara Kemenko Perekonomian RI dan Kemendag RRC serta Pemprov Fujian mengenai proyek two countries twin parks. Di bidang keuangan, BI dan People’s Bank of China menyepakati pembentukan Kerangka Kerja Sama Transaksi Bilateral dalam Mata Uang Lokal. Juga kerja sama Dewan Ekonomi Nasional RI dengan Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional RRC dalam kebijakan pembangunan ekonomi. Li Qiang menuturkan, hubungan kedua negara makin erat berkat kepercayaan dan keinginan untuk saling mendukung menuju modernisasi bersama. ”Ke depan, Tiongkok siap berpegang tangan dengan Indonesia mempererat kerja sama bilateral, saling menyukseskan menuju modernisasi, bersama menyambut masa depan gemilang bersama,” kata Li Qiang. (Yoga)


Diplomasi Ekonomi RI-China Semakin Erat

HR1 26 May 2025 Bisnis Indonesia
Kunjungan resmi Perdana Menteri China Li Qiang ke Jakarta pada 25 Mei 2025 menghasilkan 12 kesepakatan kerja sama strategis antara Indonesia dan China di berbagai bidang, menandai peringatan 75 tahun hubungan diplomatik kedua negara. Dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, keduanya menegaskan komitmen untuk memperkuat kemitraan, tidak hanya dalam konteks bilateral tetapi juga demi stabilitas dan kemakmuran kawasan Asia.

Salah satu kerja sama penting yang diteken adalah nota kesepahaman antara Bank Indonesia dan People’s Bank of China mengenai transaksi bilateral menggunakan mata uang lokal. Kesepakatan ini bertujuan mengurangi ketergantungan pada dolar AS dan meningkatkan stabilitas keuangan.

Selain itu, kerja sama juga mencakup sektor ekonomi, kesehatan, pariwisata, kebudayaan, hingga media. Secara khusus, Pandu Sjahrir, Chief Investment Officer Danantara, mengungkapkan bahwa empat perusahaan asal China berencana membangun pabrik di Indonesia yang menyasar sektor strategis seperti baterai kendaraan listrik (EV), mobil listrik, pusat data, dan layanan konsumen. Pandu menekankan pentingnya pembangunan ekosistem EV mengingat kekayaan sumber daya Indonesia, khususnya nikel.

Pandu juga menekankan bahwa Indonesia perlu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor hilir agar mampu mengambil alih posisi strategis dalam industri global kendaraan listrik. Ia menyampaikan optimisme bahwa Indonesia suatu saat bisa menjadi salah satu pemimpin di bidang ini, sembari menyerap ilmu dari China yang saat ini lebih maju.

Perdana Menteri Li Qiang membawa pesan khusus dari Presiden Xi Jinping, menyampaikan harapan terbaik untuk Presiden Prabowo dan menegaskan pentingnya kerja sama Indonesia–China dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan global.

Kerja sama ini menunjukkan peningkatan kepercayaan dan sinergi antara dua ekonomi besar Asia, dengan fokus pada investasi strategis dan pertukaran teknologi untuk pertumbuhan berkelanjutan.

BI dan PBoC Menggunakan Mata Uang Lokal dalam Transaksi Bilateral

KT1 26 May 2025 Investor Daily
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo dan Gubernur People's Bank of China (PBoC) untuk mendorong penggunaan mata uang lokal dalam transaksi bilateral. Penandatanganan tersebut disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Republik Tiongkok Li Qiang. Dalam keterangan tertulis BI, Minggu (25/5/2025), nota kesepahaman tersebut memperkuat nota kesepahaman sebelumnya yang telah ditandatangani oleh kedua bank sentral pada tanggal 30 September 2020, dengan memperluas cakupan kerja sama penyelesaian mata uang lokal bilateral mencakup transaksi berjalan, transaksi modal, dan transaksi keuangan. Nota kesepahaman ini juga melengkapi upaya kerja sama dalam meningkatkan konetivitas pembayaran untuk penggunaan mata uang lokal yang lebih luas dalam transaksi yang diperkenankan akan dituangkan dalam petunjuk pelaksanaan. Nota kesepahaman ini selanjutnya akan mempromosikan pengunaan mata uang lokal dalam transaksi dan investasi bilateral, serta meningkatkan kerja sama moneteantara kedua negara di pasar moneter dan keuangan. (Yetede)

Asean Harus Bersatu Padu Mengatasi Tarif AS

KT1 26 May 2025 Investor Daily
Negara-negara Asia Tenggara yang tergabung dalam Asean harus mempercepat integritas ekonomi regional, mediversifikasi pasar, dan tetap bersatu untuk mengatasi dampak dari gangguan perdagangan global yang diakibatkan oleh kenaikan tarif impor AS. Hal  itu dikatakan Menteri Luar Negeri (Menlu) Malaysia Mohammad Hasan saat membuka perteman para menlu dari Himpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Asean) pada Minggu (25/05/2025) di Kuala Lumpur. "Negara-negara Asean termasuk di antara yang paling terdampak oleh tarif yang diberlakukan AS. Perang dagang AS-China secara dramatis mengganggu produksi dan pola perdagangan di seluruh dunia. Perlambatan ekonomi global kemungkinan terjadi," kata Mohammad. Oleh karena itu, tambah dia, Asean harus memanfaatkan momen ini untuk memperdalam integrasi ekonomi regional. Sehingga Asean dapat melindungi kawasan dari guncangan eksternal dengan lebih baik. Negara-negara Asean, yang banyak bergantung pada ekspor ke AS, terkena tarif yang diberlakukan oleh pemerintahan Presiden Donald Trump mulai dari 10% hingga 49%. Enam dari 10 negara Asean termasuk yang paling terpukul dengan tarif mulai dari 32% hingga 49%. (Yetede) 

QRIS Buka Akses Internasional, Jajaki Kolaborasi Baru

HR1 24 May 2025 Bisnis Indonesia
Bank Indonesia (BI) tengah memperluas kerja sama internasional untuk penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) di berbagai negara. Deputi Gubernur BI, Filianingsih Hendarta, menyatakan bahwa QRIS akan mulai dapat digunakan di Jepang dan China pada 17 Agustus 2025, setelah melalui tahap uji coba atau sandbox sejak 15 Mei 2025.

Selain itu, ekspansi QRIS juga ditargetkan ke India, Korea Selatan, dan Arab Saudi. Di India, kerja sama masih dalam tahap pembahasan teknis antara ASPI dan NPCI International. Sementara di Korea Selatan, kerja sama sedang difinalisasi antara industri dan otoritas keuangan setempat. Untuk Arab Saudi, BI telah mengadakan diskusi dengan Otoritas Moneter setempat.

Perluasan ini merupakan bagian dari strategi BI untuk mendorong digitalisasi sistem pembayaran lintas negara, setelah sebelumnya QRIS telah digunakan di beberapa negara Asia Tenggara seperti Malaysia, Thailand, dan Singapura. Inisiatif ini diharapkan memperkuat konektivitas keuangan Indonesia secara global.

Perlunya Kerja Sama Satgas PHK dan Satgas Investasi

KT1 20 May 2025 Investor Daily
Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid  Ahmad menerangkan, satgas PHK harus berhubungan dengan Satgas Investasi. "Karena yang karena PHK ini juga saya kira mereka sudah punya skill juga bisa dialokasikan pada investasi baru, yang kemudian bisa menyerap tenaga kerja mereka yang memungkinkan terdampak dari situasi ini," kata dia. Satgas PHK sebelum dibentuk pada 1 Mei 2025 ini. Satgas ini dibentuk akibat banyaknya gelombang PHK kian mengkhawatirkan  berbagai sektor industri di tanah air. Pada 2024, terjadi PHK sekitar 80.000 orang, Sementara di kuartal 1-2025 ini jumlahnya mencapai 24.000 orang. Ada pun fokus daripada Satgas PHK ini untuk mencegah pemutusan PHK, menjaga stabilitas ketenagakerjaan, dan memastikan hak-hak pekerja tetap terlindungi sesuai aturan. Tauhid melihat, tugas satgas PHK saat ini masih mencari infromasi dan gagasan terkait sektor lemah atau kuat untuk ke pasar Amerika Serikat. "Misalnya punya 10 komoditas utama ke AS, jadi diindentifikasikan mana yang masih bisa bertahan dan mana yang kena imbasnya (PHK)," kata dia. Untuk meminimalisir semakin banyaknya jumlah perkerja yang kena PHK, Tauhid menegaskan mulai mengkaitkan pekerja tersebut dengan investasi baru. Ini missing linknya yang belum saya lihat saat ini." ucap dia. (Yetede)

RI Gaet Modal Thailand untuk Proyek Strategis

HR1 20 May 2025 Bisnis Indonesia

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk mempererat hubungan strategis Indonesia-Thailand melalui sektor energi dan investasi. Dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Thailand Paetongtarn Shinawatra di Government House, Prabowo secara terbuka mengundang entitas asal Thailand untuk berpartisipasi dalam pengembangan sektor energi di Indonesia, termasuk transisi ke energi bersih dan energi terbarukan.

Sebagai langkah nyata, Indonesia akan mengaktifkan kembali Indonesia-Thailand Energy Forum tahun ini, yang menjadi wadah penting untuk dialog dan kerja sama strategis di bidang energi antara kedua negara. Di sisi lain, kerja sama investasi juga diperkuat melalui pemanfaatan platform sovereign wealth fund (SWF), di mana Indonesia akan menggunakan Danantara sebagai kendaraan utama investasi lintas negara.

Menurut Menteri Luar Negeri Sugiono, kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari diplomasi ekonomi kedua negara dan menunjukkan kesiapan Danantara sebagai superholding yang memiliki mandat mengelola investasi strategis. Ia juga menyoroti peran penting Thaksin Shinawatra, mantan Perdana Menteri Thailand sekaligus ayah PM Paetongtarn, yang kini menjadi bagian dari Dewan Pengawas Danantara, sebagai simbol kedekatan dan kepercayaan antara kedua negara.

Secara keseluruhan, langkah Presiden Prabowo ini mencerminkan arah kebijakan luar negeri yang pro-investasi dan memperkuat ketahanan energi nasional melalui kemitraan regional yang inklusif, strategis, dan berkelanjutan.


PT Bank Mandiri Taspen Menjalin Kerja Sama dengan IFG Credit Life Insurance

KT1 19 May 2025 Investor Daily
PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) dan PT Bank Mandiri Taspen menjalin kerja sama pemasaran produk IFG Credit Life Insurance dalam rangka mendukung layanan perbankan yang terintegrasi. Penandatanganan perjanjian Kerja Sama dilakukan kedua perusahaan dalam memperluas akses perlindungan finansial bagi masyarakat.  Dalam kerja sama ini, Bank Mandiri Taspen bersama IFG Life akan memberikan perlindungan jiwa untuk debitur dan calon debitur  Bank Mandiri Taspen, terutama nasabah UMKM dan Pensiunan, dengan produk IFG Credit Life Insurance yang memberikan perlindungan terhadap resiko meninggal dunia bagi debitur selama jangka waktu kredit. Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi debitur atas kelangsungan kreditnya dan menjaga kualitas kredit di Bank Mandiri Taspen. Direktur Bisnis Korporasi IFG Life Bugi Riagandhy, menyampaikan bahwa kerja sama ini sejalan dengan visi dan misi IFG Life dalam memperluas akses perlindungan asuransi kepada masyarakat Indonesia. Kerja sama ini merupakan bentuk awal kolaborasi strategi dalam mendukung perlindungan menyeluruh bagi debitur dan calon debitur Bank Mandiri Taspen dan membuka peluang kerja sama lain di masa depan. (Yetede)

Trump Angkut Komitmen Investasi Ratusan dari UEA

KT1 17 May 2025 Investor Daily
Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Jumat (16/5/2025) mengakhiri lawatan bisnisnya ke Arab Saudi, Qatar, dan Uni Emirat Arab (UEA). Ia membawa pulang kesepakatan antara lain dengan UEA, yang berjanji meningkatkan nilai investasi energinya di AS menjadi US$ 440 miliar dalam satu dekade mendatang. Trump juga mengatakan bahwa UEA dan AS telah menyetujui jalur bagi negara-negara di kawasan Teluk untuk membeli semikonduktor kecerdasan buatan (AI) canggih dari perusahaan-perusahaan AS. Hal ini sekaligus menandai kemenangan besar UEA untuk menjadi pusat AI global. Trump pulang ke Washington setelah mengadakan  pertemuan dengan para pemimpin negara-negara Teluk pada Jumat. Tujuan utama lawatan ke Timur Tengah adalah mendapatkan komitmen investasi dari para produsen yang kaya akan cadangan energi, guna meningkatkan ekonomi AS dan menciptakan lapangan kerja. Sebelumya pada Maret, UEA telah menyampaikan komitmennya satu pertemuan pejabat seniornya dengan Trump. Saat itu, UEA menjanjikan kerangka kerja investasi selama 10 tahun dengan nilai US$ 1,4 triliun untuk berbagai sektor termasuk energi, kecerdasan buatan, dan manufaktur guna memperdalam hubungan timbal balik. (Yetede)

Misi Besar Membangun Eksositem Digital Indonesia di Tanah Air

KT1 17 May 2025 Investor Daily
Indonesia Digital Forum (IDF) 2025, ajang kolaborasi strategis antar-lembaga digital di Tanah Air, resmi dibentuk. Forum ini menjadi inisiatif perdanaan yang mempertemukan PANDI, APJII, dan ATSI untuk memperkuat ekosistem digital nasional secara merata dan berkelanjutan. Adapun misi besar dari forum ini adakah menjadi bagian dari  kontribusi nyata dalam perjalanan menuju Indonesia Emas 2045. Bertajuk "Kolaborasi Membangun Ekosistem Digital Indonesia," forum yang digagas  ini menjadi agenda strategis tahunan ini menghadirkan para pemangku kepentingan dari beraneka ragam sektor, mulai dari pemerintahan, pelaku industri, praktisi hingga akademisi. IDF 2025 diresmikan oleh Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Rachmad Wibowo, yang menegaskan pentingnya kolaborasi lintas lembaga dalam menghadapi tantangan dunia digital yang semakin kompleks. "TIdak ada instansi yang lebih hebat dari yang lain. Semua pihak punya peran penting. IDF diharapkan bisa menjadi forum tahunan yang memberi masukan  konkret bagi pemerintah," kata Rachmad. Ketua Pengelola nama Domain Indonesia (PANDI) John SIhar Simanjuntak IDF 2025 lahir karena laju disrupsi teknologi yang kian masif, sehingga muncul kebutuhan yang cukup mendesak untuk menghadirkan ruang diskusi yang bersifat strategis dan mampu menjamah banyak. (Yetede)