Industri Kelapa Sawit
( 85 )Emisi Biodiesel Dikaji
Analisis daur hidup biodiesel menunjukan emisis bahan bakar nabati dari pengolahan minyak kelapa sawit lebih rendah jika bukan dari deforestasi. Emisi bisa ditekan lebih rendah jika produktivitas optimal dan limbah cair dari pabrik kelapa sawit tak melepas gas metana setara 20 kali emisi gas karbon dioksida.
Di Indonesia, petani kelapa sawit yang mengelola 40,28% dari total luas lahan sawit menjaga biodiesel Indonesia rendah emisi. Caranya pabrik kelapa sawit didekatkan dengan kebun warga, efisien memakai pupuk, dan meningkatkan produktivitasnya.
Peran Perkebunan Bagi Perekonomian, Kelapa Sawit Dibenci Tapi Dirindu
Indonesia telah bergantung ke perkebunan kelapa sawit. Kelapa sawit menjadi modal pembangunan di daerah pada masa lalu, ceruk devisa nonmigas di masa kini, dan ketahanan energi di masa depan. Salah seorang petani yang sudah menikmati hasil dari kelapa sawit yaitu I Made Gunartha (55) seorang petani di Desa Belantik, Pasangkayu, Mamuju. Setelah 30 tahun, hidup sebagai seorang transmigran di Mamuju, sekarang sudah hidup jauh dari kekurangan. Pasalnya, pendapatannya sudah Rp50 juta per bulan. Belum lagi aset berupa bangunan di Denpasar Rp1,4 miliar, tanah di Nusa Penida Rp6 miliar, kebun sawit seluas 20 ha di Mamuju dan 200 ha di Sampit. Selain itu, masih terdapat bisnis batu bara dan sarang walet yang dirintisnya.
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat sedikitnya ada 10 juta orang keluar dari garis kemiskinan sebagai akibat ekpansi bisnis sawit sejak 2000. Sementara itu, sebanyak 1,3 juta orang diantaranya terdampak langsung keluar dari garis kemiskinan. Industri kelapa sawit juga menyerap 7,5 juta tenaga kerja langsung dan 12 juta tenaga kerja tidak langsung. Perkebunan kelapa sawit rakyat memiliki 2,6 juta unit usaha yang mempekerjakan 4,6 juta orang.
BPS mencatat bahwa nilai ekspor minyak sawit tertinggi pada 2017 mencapai US$22,97 miliar. Namun 2018 mengalami penurunan menjadi US$20,34 miliar akibat melemahnya harga global. Kendati kinerja ekspor minyak sawit tengah tidak menentu dalam 1 tahun terakhir akibat perang dagang AS-China, sentimen negatif Uni Eropa dan produksi yang melonjak tajam, namun pada awal 2019, sektor minyak sawit ikut berkontribusi dalam menjaga cadangan devisa. Penyebabnya, impor migas tertekan turun, efek dari pemanfaatan bauran 20% bahan bakar nabati atau biodiesel (B20) telah menurunkan impor minyak mentah dan bahan bakar minyak (BBM).
RI Maju ke WTO dan Perimbangkan Boikot
Pemerintah Indonesia membawa dinamika terkait isu kelapa sawit dengan Uni Eropa ke organisasi perdagangan dunia (WTO). Pemerintah juga mempertimbangkan untuk memboikot produk-produk Uni Eropa seperti kendaraan roda empat dan pesawat terbang.
Indonesia kecewa karena UE telah memproteksi secara berlebihan komoditas minyak nabatinya yang dihasilkan dari biji bunga matahari dan rapeseed. Pada 13 Maret 2019 Komisi eropa mengeluarkan delegated act dari arahan energi terbarukan (RED) II. Dokumen RED II antara lain berisi tidak direkomendasikanya minyak sawit mentah (CPO) sebagai bahan bakar nabati di wilayah UE. Dokumen RED II berpotensi menggolongkan CPO dalam kelompok tanaman pangan berisiko tinggi terhadap alih fungsi lahan secara tidak langsung (ILUC) yang berakibat pada pembatasan penggunaanya. Ekspor CPO Indonesia pun terancam.
Duta Besar UE untuk Indonesia, Vincent Guerend menyatakan jika memang ada ketidaksepakatan dalam perdagangan, langkah yang tepat adalah membawanya ke WTO. Jadi, pihaknya berpikir bahwa langkah Indonesia membawa dokumen RED II ke WTO sudah tepat untuk menyelesaikan perselisihan dagang.
Pungutan Ekspor CPO 0% Mengurangi Penerimaan
Tuduhan Deforestasi Uni Eropa, Pebisnis Sawit Siapkan Amunisi
CPOPC Sepakat Tolak Kebijakan Antisawit UE
Peluang Kerja Sama Terbuka
CPOPC yang beranggotakan Indonesia, Malaysia dan Kolombia mengusai 90% produksi minyak sawit dunia. Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, CPOPC akan mempertahankan pasar di Eropa dengan kerangka tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).
Saatnya Melawan <font color="red">Kampanye Negatif</font> Minyak Sawit
<font color="orange">Deklarasi CPOPC Melawan Kampanye Negatif</font>, Bersatu Pulihkan <font color="blue">Harga CPO</font>
Penyelamatan Industri Minyak Kelapa Sawit, RI Makin Tegas Hadapi Eropa
Pilihan Editor
-
Terus Dorong Mutu Investasi
25 Jan 2023 -
Proyek MRT East-West Dikebut
24 Jan 2023









